Tugas - Pengalaman

No Comments
Perkuliahan di tata kota (planologi) mengharuskan mahasiswanya melakukan studi di luar kota, seperti yang aku rasakan. Di Fakultasku, jurusanku lah yang paling terkenal suka ‘jalan-jalan’ alias ‘survey’! jurusan lain sih menganggap itu enak banget bisa jalan-jalan. Enak sih enak, tapiiii... muke gilee.. ngeluarin duit banyak banget buat survey dan laporan. Laporan juga ga nanggung-nanggung, padahal udah disingkat masih aja tuebel banget. Bisa sampai 400an lembar tuh.


Survey pertama sih di malang-malang aja (waktu itu studio permukiman kota atau APPK). Beuhh.. survey satu kelurahan ngedata rumah-rumah. Survey kedua di desa terpencil di kabupaten malang yang notabenenya jauh dari pusat kota. Survey ketiga di desa kabupaten pasuruan. Survey selanjutnya di kota madiun, kemudian kota jogja, dan terakhir di gresik.

Nah karena udah pernah di survey, akhirnya skripsiku nyantol di gresik, tepatnya di kecamatan driyorejo. Salah satu sobat dan perjuanganku ngambil di ujungpangkah gresik.

Ni pengalaman waktu di pesisir ujungpangkah. Kita berdua ditemani pemilik perahu dan mbak Rosa sebagai pemilik tempat tinggal. Kita pergi ke tanah oloran di paling ujungnya ujungpangkah. Padahal warga ujungpangkah sendiri jarang sekali yang pergi kesana. Oiya, pengertian tanah oloran adalah tanah yang terbentuk dari sedimentasi yang ada di muara sungai. Selebihnya gitu deh pengertiannya.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar

Follower