Multi-Band CItra Digital

2 comments
Setelah mengetahui resolusi dan tipe data citra digital, maka sekarang akan membahas multi-band citra digital.

Satelit penginderaan jauh membawa beberapa sistem sensor secara simultan, sementara setiap sensornya menghasilkan band citra. Setiap band merupakan hasil rekaman sensor dengan lebar kepekaan (batas-batas atau domain pada spektrum gelombang elektromagnetik) tertentu. Masing-masing band memiliki ciri kepekaan tersendiri dalam mendeteksi unsur-unsur spasial (aplikasi):

Band 1 (biru)
Merupakan band yang relatif pendek tetapi memiliki daya penetrasi yang lebih baik dari yang lain, sehingga sering dipikih untuk mengamati unsur-unsur aquatic ecosystem. Oleh karena itu, tidak heran jika band ini biasa dipakai untuk mendeteksi keberadaan sedimen di perairan, pemetaan coral-reefs, dan kedalaman air (batimetri). Akan tetapi, band ini paling banyak noise-nya.

Band 2 (hijau)
Kualitas band ini tidak jauh berbeda dengan band 1, tetapi tidak seekstrim itu. Band ini dipilih untuk mengamati kehijauan unsur-unsur vegetasi.

Band 3 (merah)
Karena unsur-unsur vegetasi menyerap hampir semua cahaya merah (oleh karena itu band ini dikenal sebagai band penyerap klorofil), maka band ini diperlukan untuk membedakan unsur-unsur vegetasi dan unsur-unsur tanah (soils), dan bisa juga digunakan untuk memonitor kesehatan unsur-unsur vegetasi.

Band 4 (near infrared)
Karena air akan menyerap hampir semua radiasi elektromagnetik pada domain ini, maka unsur-unsur (tubuh) air akan nampak sangat gelap. Hal ini sangat berbeda dengan pantulan yang agak cerah pada unsur tanah dan unsur vegetasi. Oleh karena itu, band ini sangat baik untuk mendefinisikan batas air-daratan dan tipe/kelas unsur vegetasi.

Band 5 (SWIR)
Band ini sangat sensitif terhadap kelembaban, karena itu dapat digunakan untuk memonitor kelembaban unsur tanah dan unsur vegetasi. Selain itu, band ini juga baik dalam membedakan unsur awan dan salju.

Band 7 (SWIR)
Band ini dapat digunaka untuk pengamatan kelembaban unsur vegetasi (walaupun untuk hal itu band 5 lebih disukai), selain untuk pemetaan unsur tanah dan geologi (batuan)

Band 6 (LWIR, thermal infrared)
Band ini merupakan band thermal, artinya band ini dapat digunakan untuk mengukur suhu permukaan. Selain itum band ini juga sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan aplikasi geologi, tekanan suhu tumbuhan, untuk membedakan unsur awan dan tanah yang kenampakannya cukup terang.

Setiap (individu grey scale image) yang merupakan bagian dari citra multi-band (atau multispektral) dapat digunakan bersama dengan dua band citra yang lain untuk membentuk tampilan citra berwarna (komposit). Dengan kombinasi band ini, setiap pengguna dapat membentuk berbagai tampilan citra berwarna.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

2 komentar

Anonim mengatakan...

makasih artikel nya. izin menyadur utk tugas take home saya.

salam kenal saya mhs planologi universitas islam bandung

Lyeta mengatakan...

okeh :) salam kenal juga..

Follower