Melaporkan Kasus Penipuan Online ke Polisi

1 comment
Jual beli online tentu saja ada resiko. Selain barang lama sampai tujuan, barang tidak cocok, kemungkinan terburuk adalah ditipu! Yap, dan itu udah terjadi sama diriku dan suami di awal bulan Juli 2015.

Ceritanya suami beli barang online. Velg enkei, murah. Setelah komunikasi, sang penjual memberi no rekening. Rekening istrinya. Suami minta foto KTP, dikasih KTP penjual. Suami tentu saja nggak mau, maunya KTP sesuai nama di rekening. akhirnya dikasih KTP istrinya juga. Ini penampakannya.

    


Biasanya ni, kalau udah begini, suami mesti nanyain, ini KTP bener apa nggak. Saat itu suami nanya, dan saya malah husnuzon, jadi menganggap KTP itu benar. Andaikan saya teliti, ga ketipu begini.

Padahal kalau kita mau teliti itu KTP palsu! Iya! coba cek aja, bisa tahu dimana palsunya nggak? Itupun aku mempelajarinya karena sering punya KTP pindah-pindah dan selalu memperhatikan angka NIK itu.

Setelah beberapa lama dihubungi ternyata, tidak ada kelanjutan, ditelepon tidak diangkat, di sms sempat dibalas setelah itu tidak dibalas, Di whatsapp juga tidak dibaca. Tapi nyambung.

Baiklah, setelah itu saya baru meneliti lagi KTP nya.

Benar saja kan!

Tipsnya ni melihat KTP itu palsu atau tidak. Lihat tanggal lahirnya. Di KTP pria itu lahir 08-07-1980. Tapi beda dengan NIK. Coba langsung lihat di angka 080791. itu artinya dia lahir 8 Juli tahun 1991. Beda sekali dengan yang tertera di bawahnya. Nah kalau 320227 itu nomor wilayah kabupatennya. Banyak di internet, KTP kabupaten Sukabumi yang benar. itu bisa diindikasikan nama daerahnya. Walaupunbukan patokannya.
Baguslah, kita ketipu!

Ternyata teman suami saya juga transaksi ke orang dengan foto yang sama, beda KTP, beda nama, beda kabupaten, tapi tanggal lahir dan alamat sama, Masak iya alamat sama kabupaten beda.

Hmmpf. mana hari itu hari weekend. Nggak ada bank yang buka. Mau melaporkan segera juga tidak mungkin. Akhirnya kita melapor kasus penipuan ke kepolisian. Dengan membawa Surat Kronologis Kejadian. Kita pergi ke polsek terdekat.

Setelah berkisah begitu banyak, akhirnya dikasih wejangan-wejangan sama bapak polisi. Dan dari wejangan itu, ada hal yang harus diingat bagi pelapor sekalian.

Setelah mengobrol sekian lama, akhirnya dipanggil juga untuk dibuatkan surat pelaporan penipuan.
Bentuknya seperti ini.

Surat tanda penerimaan laporan kehilangan


setelah dapat surat laporan tersebut, kita menunggu hari senin untuk Melaporkan dan Memblokir Rekening Penipu ke Bank dengan membawa surat kronologis kejadian dan juga surat permohonan pemblokiran. Silakan baca disini proses Melaporkan dan Memblokir Rekening Penipu ke Bank.

Begitulah ceritanya, melaporkan penipu ke polisi.


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar

  1. Jika anda semua menemukan bentuk penipuan secara online, jangan ragu untuk laporkan langsung ke kepolisian dan share juga semua bentuk penipuan online dan kejahatan online ini langsung ke situs www.laporpolisi.com , media online sharing berbagai informasi cyber crime di indonesia

    BalasHapus

Follower