Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Wahana Pendulum 360 (sumber : jtp.id)

Jawa Timur adalah sebuah provinsi yang ada di Pulau Jawa. Di provinsi tersebut terdapat sebuah kota yang menyimpan destinasi wisata yang sangat populer, yakni Jatim Park yang ada di kota Batu. Jatim Park atau Jawa Timur Park ini terbagi menjadi tiga bagian yang antara lain adalah Jatim Park 1, Jatim Park 2, dan Jatim Park 3. Nah kalau kamu penasaran dengan apa saja yang ada di Jatim Park 1, maka kamu bisa temukan jawaban lengkapnya di sini. Ada banyak sekali wahana seru yang bisa kamu coba ketika kamu liburan ke Jatim Park. Tanpa berlama-lama mari kita simak langsung daftarnya.

1. Superman Coaster

Wahana yang ada di Jatim Park 1 yang satu ini tentu bisa membuat kamu memompa adrenalin. Kalau kamu suka dengan tantangan, maka kamu wajib banget untuk mencoba wahana yang satu ini. Lintasannya yang berkelok-kelok dan berputar-putar pasti membuatmu merasa deg-degan.

2. Pendulum 360

Di Jatim Park 1 ada lagi wahana yang siap memacu adrenalinmu, yakni Pendulum 360. Di wahana ini kamu akan dibawa berayun- ayun hingga berputar-putar ke udara yang bisa membuat sebuah pengalaman tak terlupakan.

3. Galeri Etnik

Bukan hanya wahana yang menegangkan saja, disini juga ada Galeri Etnik yang siap memberikan banyak edukasi penting. Di galeri ini kamu bisa melihat banyak sekali pameran yang menampilkan adat di banyak daerah di Indonesia.

4. Volcano Coaster

Ingin merasakan bagaimana rasanya menaiki kereta yang kecepatannya sangat tinggi? Kamu bisa mencoba wahana Volcano Coaster di mana kamu akan diajak menaiki kereta menembus gunung berapi yang sedang aktif.

5. Flying Tornado

Ada lagi wahana yang seru untuk kamu coba sebagai penyuka tantangan. Wahana tersebut adalah Flying Tornado. Di wahana ini kamu akan diajak untuk merasakan bagaimana rasanya berada di tengah tornado yang berputar-putar di udara.

6. Sky Ride

Kalau kamu ingin menikmati jalan-jalan santai di udara, maka kamu bisa mencoba wahana bernama Sky Ride. Wahana ini bentuknya seperti sepeda udara yang berjalan di atas rel. Dengan kecepatan yang santai, kamu bisa berkeliling sambil menikmati pemandangan dari atas.

7. Waterboom

Nah, kalau kamu sudah siap untuk basah-basahan, kamu bisa datang ke waterboom yang ada di Jatim Park 1. Di sini kamu tak hanya bisa bermain air dan berenang, namun juga mencoba banyak sekali jenis seluncur air yang seru.

8. Science Center

Masih ada lagi wahana di Jatim Park 1 yang menawarkan rekreasi berbasis edukasi. Tempat tersebut adalah Science Center. Di sini kamu bisa belajar mengenai ilmu pengetahuan yang pastinya sangat seru untuk kamu ketahui.
Selain yang sudah disebutkan diatas, masih ada lagi beberapa wahana seru yang bisa kamu coba selama kamu berada di Jatim Park 1. Penasaran ingin mencoba semuanya? Kamu bisa langsung datang ke sini dengan membeli tiket masuk Jatim Park 1 secara online. Dengan demikian kamu tak perlu repot-repot mengantri untuk membeli tiket karena kamu bisa melakukannya dari mana saja dan kapan saja. Kamu bisa membeli sekaligus tiket masuk wisata Jatim Park 1 untuk kamu dan juga semua anggota keluarga. Dengan begitu kamu bisa liburan ke Jatim Park 1 beramai-ramai bersama keluarga tersayang.

Read More
Suatu hari saat mata masih lemah untuk terbuka, badan jadi goyah karena baru terbangun dari tidur padahal panggilan sholat sudah berkumandang. Keinginan manusiawi muncul. Ingin lanjut tidur lagi. Mau tak mau kupaksakan membasuh diri sebelum melaksanakan kewajiban padaNya. Hanya empat kali sujud tapi selalu memberikan energi baik setiap terbangun.

Energi baik yang selalu membuatku bersemangat menjalani hari. Pagi hari menyiapkan sarapan untuk anak dan suami. Keramaian pasar pun menambah semangat tuk terus beraktivitas. Kebahagiaan senyuman dan tawa anak saat menikmati permainan di taman perumahan.

Sesampainya di rumah, perut berhasrat untuk dipenuhi makanan lagi. Sayangnya, makanan tadi pagi sudah habis. Kulit kotor ubi mengintip dari balik keranjang rotan. Ah, kurebus saja lumayan buat mengganjal perut sebelum makan siang.

Setelah memotong ubi, kumasukkan dalam panci kukusan kemudian kutinggal untuk meninabobokan si kecil yang sudan mulai mengantuk. Aku pun ikut mengantuk. Keroncongan perut terdengar jelas mengingatkanku akan kukusan telo.

Kutengok ke dapur. Tak ada tanda-tanda suara kukusan yang berasal dari air rebusan di bawahnya. Jangan-jangan.....

Ah! Gasnya habis! Hupfff... Sabar ya perut! Ubinya belum matang gara-gara gas habis. Kuambil telepon selularku dan menekan-nekan nomor telepon penjual gas. Setengah jam yang membuat perutku terus berbunyi. Sampai-sampai perut kupenuhi air putih biar diam saja. Butuh waktu setengah jam agar si petugas datang.

"Mas, minta tolong sekalian pasangkan, ya!"

Ketakutanku pada berita-berita kompor meledak karena ada bunyi mendesis di tabung gas membuatku meminta abang penjual gas untuk memasangnya.

"Oh, iya, Mbak."

Sebenarnya memasang itu gampang saja, tinggal begini begitu jadi deh... Tapi...

Setelah terpasang, ada bunyi mendesis yang terdengar dari tabungnya.

Duh, Mas, jangan sampai ada kenapa-kenapa, harapku dalam hati. Maklum, kenyamanan di rumah mertua dulu membuatku tidak pernah memegang langsung masalah pergantian tabung gas. Sekarang, saat suami kerja, hanya abang penjual gasnya saja yang bisa kuandalkan.

Abangnya pun mengulangi pemasangan tabung gas. Dan tetap saja mendesis. Aku jadi panik. Ia pun mengeluarkan karet kecil yang ia taruh dalam tas. Karet yang ada di bibir tabung gas ia ganti dengan karet baru itu.

Setelah dipasang, salah satu telinga abangnya didekatkan pada ujung tabung gas. Ia yakin tidak ada suara mendesis lagi. Ia pun mencoba menyalakan kompor gas.

"Bismillah... ya Allahhh...semoga nggak ada apa-apa," doaku dalam hati. Aku takut Tuhan. Takut kalau ada kenapa-kenapa dengan gasnya. Bayangan-bayangan berita buruk di media yang membuat ketakutanku bertambah.

Melihat abangnya yang tenang, aku mencoba tenang. Api biru keluar dari burner kompor.

Yes, aman!

"Sudah, ya, Mbak."

"Makasih, Mas!"

Abangnya pun berpamitan pulang setelah kuberikan uang tabung gas walaupun dia tidak mau diberikan uang jasa pemasangan gas.

Uh, aku benar-benar merepotkan!

Energi baikku yang sudah terbentuk di pagi hari mendadak hilang karena kelaparan yang tidak terpenuhi dengan makanan akibat kehabisan tabung gas.

********

Mungkin aku terlihat alay ya dengan ketakutan akan kompor gas. Aku juga tidak pernah tahu kapan akan berani memasang sendiri kompor gas. Andaikan ada teknologi yang membuat ketakutanku hilang.

Ah, aku jadi teringat waktu sempat merasakan tinggal di apartemen di Prancis. Aku tidak perlu takut dengan masalah perkomporan karena sumber api kompor disana pakai gas yang disalurkan melalui pipa-pipa. Tak perlu khawatir habis atau menunggu kelaparan karena tidak bisa memasak. Yang paling penting, tentu aman.

Aku jadi membayangkan rumahku dialiri oleh pipa gas.




Mendengar kata pipa gas bumi, ada satu yang muncul dalam benakku. Yaitu salah satu sumber energi yang cukup modern di negara-negara maju, misalnya Amerika, Inggris, Prancis, Jepang, China, Belanda, Australia, dan lain-lain.

Negara-negara itu menggunakan gas bumi dengan perpipaan untuk memasak, pemanas ruangan, dan lain-lain. Di Indonesia, mayoritas rumah tangga masih menggunakan tabung gas untuk memasak yang kita kenal LPG.

BUMN yang mengatur distribusi gas bumi dan transmisinya agar memenuhi kebutuhan domestik dan non domestik adalah Perusahaan Gas Negara atau disingkat PGN.


Gas Bumi Untuk Apa Saja?

Gas bumi bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti, domestik, bahan baku industri, bahan baku pupuk, transportasi, kelistrikan, bahkan gas bumi Indonesia juga diekspor. Menurut SKK Migas, ekspor gas bumi dalam bentuk LNG tahun 2017 adalah yang terbesar sekitar 29,5% sedangkan paling sedikit City Gas sebesar 0,04%.


City Gas ini merupakan program pemerintah untuk menyebarluaskan pemakaian gas bumi melalui perpipaan perkotaan.

Program City Gas

Dengan adanya program ini, rumah tangga di Indonesia sudah ada yang menggunakan gas bumi dari perpipaan. Tahun 2009 adalah tahun pertama rumah tangga di Indonesia menikmati jaringan gas bumi untuk kebutuhan domestik.

Sampai saat ini PGN telah memasok lebih dari 1.658 industri besar dan pembangkit listrik, lebih dari 1.930 pelanggan komersial, dan 204.000 pelanggan rumah tangga.

Konsumen PGN tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota di 12 provinsi, di antaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sorong Papua.

Menurut Kementerian ESDM, hampir 57.000 kepala keluarga sudah menikmati jaringan gas. Berikut data sambungan rumah dari yang terbesar:
- Sidoarjo (8.647 sambungan rumah)
- Rusun Jabodetabek (5.234 sambungan rumah)
- Prabumulih (4.650 sambungan rumah)
- Bekasi (4.628 sambungan rumah)
- Sengkang (4.172 sambungan rumah)
- Jambi (4.000 sambungan rumah)
- Bogor (4.000 sambungan rumah)
- Cirebon (4.000 sambungan rumah)
- Depok (4.000 sambungan rumah)
- Bontang (3.960 sambungan rumah)
- Tarakan (3.666 sambungan rumah)
- Palembang (3.311 sambungan rumah)
- Surabaya (2.900 sambungan rumah)

Sumber disini

Jaringan Gas Amankah?

Gas bumi ini lebih aman disalurkan lewat pipa karena sifatnya tidak beracun, tidak berwarna, tidak berbau, lebih ringan dari udara, bertekanan rendah yaitu 1/10 dari tekanan ban mobil ideal. Karena tidak berbau ini biasanya gas bumi sudah diberi thiol agar tercium bau kalau ada kebocoran.

Tapi bukan berarti harus sembarangan menggunakannya karena ada syarat yang harus dipatuhi pelanggan agar perpipaan aman, seperti:
  1. Jangan pernah membangun atau menambahkan alat pada jaringan infrastruktur tanpa seijin PGN 
  2. Jangan melakukan aktivitas di sekitar jaringan infrastruktur PGN
  3. Hubungi call center PGN 1500645 sebelum melakukan aktivitas pembangunan


Pelanggan jargas juga harus peka dengan adanya kebocoran pipa. Tanda-tanda pipa bocor adalah:
  1. Ada bunyi berdesis
  2. Debu bertiup dari lubang di tanah
  3. Gelembung muncul terus menerus pada daerah basah atau genangan air
  4. Vegetasi mati atau layu pada daerah yang harusnya hijau
  5. Nyala api
  6. Tercium bau gas

Nah, kalau sudah terjadi kebocoran apa yang harus dilakukan?
  1. Jangan panik, kebocoran tidak menimbulkan api
  2. Jangan nyalakan listrik di sekitar kebocoran api
  3. Segera hubungi petugas PGN
Sumber disini


PGN pun memberikan berbagai macam tips untuk oara pengguna jaringan gas bumi.

8 tips aman menggunakan PGN di dalam rumah
  1. Tutup kran gas di dalam dan luar rumah jika meninggalkan rumah dalam waktu lama
  2. Periksa kondisi pipa instalasi dan selang fleksibel beserta sambungannya secara rutin
  3. Jauhkan jaringan instalasi gas dari instalasi listrik di rumah
  4. Letakkan meter gas di lokasi yang tidak terhalang barang dan bisa dijangkau petugas pencatat meter
  5. Letakkan peralatan yang menggunakan gas pada tempat dengan sirkulasi yang baik
  6. Letakkan ventilasi atau eksos pada bagian atas ruangan
  7. Pasang detektor gas agar mengetahui kebocoran gas
  8. Hubungi contact center 1500645

Sumber disini

7 tips penggunaan PGN 
  1. Ikuti petunjuk pencegahan kebocoran
  2. Pastikan selang fleksibel telah terpasang dengan baik
  3. Gunakan selang fleksibel berlabel SNI
  4. Ganti selang fleksibel secara rutin
  5. Bersihkan bagian badan kompor setiap selesai memasak
  6. Bersihkan burner kompor secara rutin
  7. Pastikan nyala api warna biru terang
 
Sumber disini

Penggunaan Jaringan Gas Lebih Ekonomis?

Seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat memasak, Eva triana, warga klender, tidak  pernah khawatir saat kehabisan gas. Ia merasakan manfaat gas kota selama puluhan tahun penggunaan puipa gas alam di rumah susunnya. Gas alam selalua siap digunakan 24 jam. Kalau telat sehari bayar denda Rp. 15.000,-.

Menurut penuturan Sumiatun, pemilik usaha kue Kreasi Fitri di daerah Rungkut Lor Surabaya, setiap bulan ia menghabiskan 10 tabung gas elpiji 3 kg untuk pembuatan kue kering dan basah. Jadi sekitar 170.000 rupiah. Semenjak menggunakan pipa gas, ia bisa menghemat hingga 50% karena sebulan hanya membayar sekitar 80.000 rupiah. Memasak dengan jaringan pipa gas juga tidak perlu khawatir kehabisa gas saat memasak kue. Karena kalau tiba-tiba mati, kue jadi gagal.

Untuk pemakaian normal saja harga 1 tabung gas 12 kg sebulan sampai Rp. 130.000,- sedangkan kalau pakai pipa gas bayar Rp. 80.000,-/bulan.

Apalagi di Sorong, tabung gas elpiji sangat sulit didapat sehingga harga pun bisa naik Rp. 400.000,- /tabung. Jadi masyarakat di Sorong menunggu kedatangan gas elpiji dengan menggunakan kompor minyak tanah.
Ketika tabung LPG naik, maka warga tidak perlu khawatir karena sudah ada sumber alternatif yaitu pipa gas alam. 

Limbah Gas Bumi Ramah Lingkungan?

Pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga juga ramah lingkungan. Terlebih, jaringan gas untuk rumah tangga bisa menjadi pendukung terhadap program-program lingkungan yang dijalankan oleh Pemerintah.

Gas bumi yang bersifat ramah lingkungan bisa dilihat dari, misalnya, pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) hasil pembakaran.

Pengurangan emisi CO2 dari minyak tanah ke gas bumi adalah 1,139 kg untuk penggunaan 1 m3 gas bumi atau 56%.
Pengurangan emisi CO2 dari LPG ke gas bumi adalah 0,218 kg untuk penggunaan 1 m3 gas bumi atau 11%.
Jika kebijakan konversi dari minyak tanah ke gas diterapkan, maka emisi CO2 akan berkurang sebesar 0,15 %.

Gas bumi sebagai bahan bakar lebih bersih karena tidak mengeluarkan banyak asap dan tidak meninggalkan jelaga.

Kenapa Mulai Memikirkan Penggunaan Gas Bumi?

Gas bumi memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan di tanah air. Potensi cadangan gas di tanah air lebih besar daripada minyak bumi.
Maka, dengan kondisi menipisnya sumber daya minyak dan masih banyaknya sumber daya gas, tidak ada lagi istilah tawar-menawar untuk semakin fokus pada pemanfaatan gas bumi.
Berdasarkan wilayahnya, Sumatera Bagian Tengah memiliki 50% total cadangan, Jawa Timur 12%, Sumatera Utara 11% dan Kalimantan 9%.

Tidak hanya itu, peralihan penggunaan tabung gas ke sistem jaringan gas pada rumah tangga juga memberikan kelebihan-kelebihan dari sisi keamanan, ekonomi dan lingkungan.
Langkah strategis yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan bahan bakar gas bumi untuk rumah tangga dan usaha kecil dengan menjalankan program jaringan gas rumah tangga atau gas kota.

Selain itu, konversi penggunaan pipa gas dari tabung gas dapat mengurangi beban subsidi pemerintah untuk rakyat kecil sehingga dapat menghemat pengeluaran pemerintah.

PGN selalu menjamin ketersediaan dan keamanan penyaluran gas bumi untuk memenuhi kebutuhan kita. Berikanlah yang terbaik untuk keluarga.

Bagaimana Mendaftar Jadi Pelanggan Jaringan Gas Bumi?

Menjadi pelanggan jaringan gas bumi, energi baik tiap hari selalu hadir dalam keseharian kita. Semangat baru muncul karena tak perlu ketakutan dengan keamanan jargas. Tak perlu lagi merepotkan penjual gas. Tak perlu menahan lapar karena harus menunggu penjual gas datang ke rumah. Tak usah risau karena harga tabung gas yang naik tiba-tiba. Menjadi rumah tangga yang modern dan peduli lingkungan serta berkontribusi dalam Menbumikan Gas Bumi!

Caranya mudah untuk mendapatkan itu semua:
- Hubungi contact center 1500645 atau buka website PGN disini untuk mengunduh formulir.
- Lengkapi formulir registrasi
- Sertakan fotokopi identitas, rekening listrik, kartu keluarga, dan dokumen lain
- Berikan kepada petugas PGN, bisa melalui apps online, website atau email.
- Setelah itu, PGN melakukan verifikasi dan instalasi penggunaan gas yang dipilih oleh pelanggan
- Pelanggan bisa memilih metode pembayaran bisa melalui ATM, bank, internet banking, minimarket, dan payment point.


- Petugas PGN akan menyiapkan jaringan gas dan instalasi pipa di dalam rumah

 Tertarik menjadi bagian energi baik PGN? Daftar, Aja!


Sumber:
Kementerian ESDM. 2013. Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga
https://finance.detik.com/wawancara/3396628/pgn-buka-bukaan-soal-pengembangan-infrastruktur-gas-bumi
https://www.merdeka.com/uang/jadi-pengguna-gas-bumi-kini-tinggal-pakai-aplikasi-pgn-mobile.html

Read More
Kalau dengar kata whistleblower, saya jadi teringat film yang diangkat dari kisah nyata. Judulnya Whistleblower. Ceritanya seorang anggota PBB yang bertugas di Bosnia untuk mengungkap kasus perdagangan manusia.

Setelah diusut, ternyata oknum yang berbuat adalah salah satu temannya di organisasi tersebut. Dia pun mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap kebobrokan rekannya. Keputusannya menjadi whistleblower dan keluar dari pekerjaannya adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan oleh siapapun yang sudah ajeg dalam berkarir.

Apa itu whistleblower?

Whistleblower dalam bahasa inggris diartikan sebagai peniup peluit. Kalau dalam permainan sepak bola, peniup peluit ibarat wasit tapi ia meniup pluit untuk regunya sendiri yang melanggar.

Nah, kalau dalam dunia nyata, whistleblower diistilahkan pengungkap kebenaran. Istilah ini diartikan untuk pegawai atau orang yang berada pada suatu organisasi atau instansi dan mengetahui kejahatan-kejahatan yang merugikan organisasi kemudian melaporkan kepada pihak berwajib.

Whistleblower di luar negeri?

Ternyata Amerika Serikat mengeluarkan perlindungan terhadap whistleblower sudah lama. Namanya Whistleblower Acts tahun 1970. Selain itu disusul negara-negara lain seperti Michigan (1980), Filipina (1991), Australia CommonWealth (1994), New South Wales (1995), Canada (1996), Australia Selatan (1996), Afrika Selatan (1998), China (2000), Queensland (2000), Kroasia (2003), Kenya (2006), dan Malaysia (2008).
Sumber

Walaupun di Amerika sudah ada undang-undang perlindungan terhadap whistleblower, tetap saja si whistleblower mendapat ancaman bahkan mendapat tuduhan membocorkan informasi organisasi. Tentu menjadi hal dilema bagi whistleblower apakah harus diam saja atau bersuara?

Pada akhirnya beberapa orang di Amerika berani untuk membuka mulut walaupun akhirnya nasib membuatnya dihukum, seperti yang diungkapkan oleh tempo (sumber)

Lawrence Franklin menjalani 10 bulan tahanan rumah karena memberikan informasi rahasia soal Iran untuk dua pelobi pro-Israel. Ada juga Shamai Leibowitz dihukum 20 bulan penjara karena membocorkan informasi kepada blogger. Selain itu, John Kiriakou dihukum 3 bulan penjara karena membocorkan informasi tentang metode interogasi CIA yang dianggap kejam dan melanggar HAM, termasuk waterboarding. Dan masih banyak whistleblower lainnya yang dikenai hukuman karena membocorkan informasi organisasi.

Ini sebenarnya terkait dengan loyalitas seseorang terhadap organisasinya. Biasanya sebelum masuk suatu organisasi dia akan menandatangani sejumlah dokumen terkait kewajiban pegawai untuk menjaga rahasia. Jika dia tidak menepati itu maka akan di proses hukum. Saat itulah seseorang tidak bisa menjadi whistleblower dan sampai kapanpun organisasi itu akan tetap buruk di mata pegawai.

Apakah undang-undang perlindungan whistleblower di Amerika sudah efisien? Bagaimanakah kita bisa mencontoh mereka yang sudah lama memiliki undang-undang itu?

Sebuah program di Amerika bernama Dodd-Frank Act yang muncul tahun 2010 telah berhasil meningkatkan jumlah whistleblower di Amerika. Para pengungkap kebenaran tidak saja diberikan perlindungan dari pembalasan dendam tapi juga penghargaan yang berupa intensif. Tahun 2016, ada 13 whistleblower yang mendapatkan intensif dengan total 111 juta dollar.

Walaupun di kasus terberat para whistleblower mendapat ancaman bahkan penjara, tapi perlindungan whistleblower di amerika jauh lebih baik. Belum lagi program intensif Dodd-Frank bagi kasus yang berhasil diselesaikan karena bantuan whistleblower.

Beranikah jadi whistleblower?

Peniup peluit di Indonesia belum diatur dalam undang-undang. Hanya saksi dan korban saja yang diatur. Walaupun teelihat sama karena sama-sama melaporkan, saksi dan whistleblower adalah dua hal berbeda. Saksi diminta untuk melaporkan suatu kasus jadi dia tidak ada niatan awal untuk melaporkan dan belum tentu berada dalam satu organisasi dengan pelaku. Sedangkan whistleblower memang ada niatan awal untuk melaporkan atasan atau rekannya yang bekerja dalam satu organisasi. Whistleblower sendiri berinisiatif mengungkapkan fakta kejahatan rekannya atau atasannya kepada pihak berwajib.

Whistleblower di Indonesia diatur pada Surat Edaran Mahkamah Agung RI atau SEMA Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perlakuan Bagi Pelapor Tindak Pidana (Whistle Blower) dan Saksi Pelaku yang Bekerjasama (Justice Collaborator). Tapi ternyata di dalamnya hanya mengatakan perlindungan bagi saksi yang dianggap pelapor sama seperti whistleblower. Jadi saksi dan whistleblower sama-sama dianggap pelapor karena ancaman yanf diterima bisa jadi sama.

Kalau perlindungan para saksi sendiri sudah diatur di UU no 13 tahun 2006, PP No. 2 Tahun 2002, PP No. 24 Tahun 2003, dan PP No. 57 Tahun 2003. Perlindungan tersebut pada pelanggaran HAM yang berat,  kasus terorisme, dan pencucian uang. (Sumber)

Kalau di Indonesia ada LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Berpatokan pada Undang-Undang No 13. Tahun 2006 untuk melindungi saksi, korban dan pelapor, apakah benar sudah efisien?

Saya coba-coba membuka website LPSK ternyata ada form untuk menjadi whistleblower atau pelapor tanpa harus memberikan identitas asli. Bahkan LPSK menyarankan untuk membuat akun yang tidak menunjukkan profil diri pelapor. Tidak hanya sekedar melapor tapi juga memberikan bukti berupa dokumen-dokumen yang menunjukkan tindak kejahatan.



Dengan data isian tanpa mengungkapkan identitas seharusnya kita tidak perlu khawatir untuk menjadi whistleblower. Tinggal kita bagaimana bekerjasama dengan LPSK agar tidak ada yang membocorkan identitas kita.

Maka beranikah kamu menjadi whistleblower?
Read More

Kemarin baru dengar ada kecelakaan beruntun di daerah Singosari, Malang, menelan korban jiwa hingga belasan jiwa. Penyebabnya adalah rem blong truk yang akhirnya menabrak kendaraan lain. Korban-korbannya sampai tergeletak di jalan raya.

Membayangkannya saja membuat bulu kuduk berdiri. Kalau sudah begini siapa yang dipersalahkan ? Apalagi kalau penyebab kecelakaannya tidak mau bertanggung jawab. Kadang kecelakaan di jalan raya pun tidak ada yang mau mengaku salah. Semua serba dipersalahkan karena tidak mau bertanggung jawab atas kerugian yang dialami.

Menurut data kepolisian, di Indonesia, rata-rata TIGA orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan jaan. Data tersebut juga menyatakan bahwa besarnya jumlah kecelakaan disebabkan tiga faktor. Faktor-faktor tersebut adalah:
- Faktor Manusia 81% (terkait kemampuan dan karakter pengemudi)
- Faktor Kendaraan 9 % (persyaratan teknik laik jalan)
- Faktor Prasarana dan Lingkungan 30% 

Bahkan menurut Korlantas POLRI, jumlah kejadian kecelakaan di Provinsi Jawa Timur tahun 2013 terbesar se Indonesia.

Kementerian Perhubungan RI memberi aturan-aturan untuk mengurangi kecelakaan di jalan, seperti:
- Pengujian persyaratan laik jalan mobil pengangkutan umum
- Penggunaan helm SNI
- Pelarangan truk membawa penumpang orang
- Pelarangan membawa penumpang motor lebih dari satu orang
- Persyaratan sabuk pengaman mobil
- Persyaratan penghapus kaca mobil
- Waktu kerja pengemudi


Mobil Pengangkutan Umum yang berlalu lalang di jalan raya harusnya sudah lulus uji kir, ini terlihat dari stiker layak jalan yang tertempel pada kendaraan. Dengan uji kir ini harusnya bisa mengantisipasi berkurangnya kecelakaan lalu lintas, dan uji kir bus dan truk itu lebih ketat. 

Tapi apa yang terjadi?

masih ada kecelakaan yang disebabkan hal-hal mekanis seperti rem blong. Apakah uji kir nya seharusnya tidak layak tapi tetap jalan?



Helm yang sesuai SNI ini harusnya sudah lulus uji dari persyaratan-persyaratan yang tercantum pada SNI 1811-2007. Uji yang dilakukan seperti uji penyerapan kejut, penetrasi, kekuatan sistem penahan, kelicinan sabuk, keausan sabuk, ketahanan impak miring dan pelindung dagu. Harga helm SNI ini beragam mulai dari 100.000.


Kendaraan truk atau pengangkut barang memang tidak layak untuk mengangkut penumpang. Selain keamanan tidak terjamin, pasti kena panas dan nggak enak duduk di tempat keras. Jadi lebih baik naik bis saja.


Nih, termasuk aku sering banget naik kendaraan bawa anak padahal ternyata itu membahayakan. Yah, mau bagaimana lagi ya, naik mobil bensinnya mahal sih, kalau motor kan lebih ekonomis. Tetap saja ya nggak aman.


Sabuk pengaman yang masih bisa merespons kejut karena rem mendadak sangat berguna untuk perjalanan menggunakan mobil. apalagi biasanya di mobil dipasang airbag yang akan keluar saat terjadi tabrakan. Airbag ini melindungi kepala, leher dan dada dari benturan. Airbag ini ada yang bagian depan dan ada yang bagian samping.


Tanpa penghapus kaca, pengemudi akan kesulitan untuk melihat kendaraan yang ada di depannya saat hujan deras. Belum lagi kalau mobil tidak ada AC nya, saat hujan malah berembun dari dalam, makanya sering di bersihkan dari dalam.


Kementerian Perhubungan sendiri memiliki lama waktu para pengemudi agar aman mengendarai kendaraan. Waktu kerja paling lama delapan jam sehari untuk kendaraan bermotor. Bayangkan naik motor delapan jam saja sudah bikin sakit pinggang. Makanya perlu ada jeda atau istirahat. 

Nah, poin kedua yang mungkin sering dilupakan pengemudi bahwa harus istirahat minimal 30 menit kalau mengendarai kendaraan selama 4 jam. Lah, padahal suami sering nyetir kendaraan ke Sragen paling-paling istirahat setelah lima jam nyetir pas ke pom bensin, saat mengantuk atau mau sholat. 

Semoga pesan bergambar dari Kemenhub ini menjadi  teguran buat kita agar tetap selamat dalam berkendara.

Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda

Follower