“Dispepsia,” begitu kata dokter yang mendiagnosis penyakit anakku karena ia begitu sering mengeluh sakit perut. Entah sebelum makan, saat makan atau sesudah makan. Kemudian dokter memberikan resep obat lambung untuk anakku. Saat itu, ia juga terkena penyakit gejala tipes setelah test thypoid di laboratorium.


Kupikir sakit perutnya akan sembuh. Rupanya anakku sakit lagi. Satu minggu sebelum puasa Ramadhan 2021, bahkan tidak Cuma dyspepsia-nya yang kambuh, Raceqy tiba-tiba merasa lemas, demam, diare, dan muntah. Awalnya, aku mengira anakku kecapekan karena kebanyakan main dan asupan makanan sedikit ditambah lagi terlambat makan. Aku juga mengira dia masuk angin jadi aku belikan dia obat masuk angin untuk anak. Aku belikan degan juga karena ku pikir dia salah makan.



Sayangnya, tiga hari berjalan tidak kunjung membuahkan hasil yang menggembirakan. Anakku semakin lemas dan hanya tidur-tiduran di tempat tidur. Muntah setiap makan. Mau tidak mau, aku memeriksakan anakku ke dokter. Dokter pun memberi obat diare, obat lambung dan penurun panas. Sedikit lega sebenarnya karena setelah beberapa hari minum obat dari dokter, anakku berangsur membaik. 


Sekitar seminggu kemudian, suami mengajak kami ke luar kota. Sekitar jam 5 sore Raceqy mengeluh sakit perut dan lapar. Aku sempat bingung karena aku tidak membawa cemilan atau pengganjal perut. Alhasil, aku mencari bakso. Dia pun makan. Setelah tiba di rumah, sepanjang malam dia menangis kesakitan menahan perutnya dan diare masih berlanjut. Besoknya, aku membawanya ke dokter spesialis anak yang buka di hari sabtu pagi. Lumayan jauh dari rumah tapi tidak apa-apa demi anakku segera sembuh.


Dokter mengatakan karena masih ada bakteri diare dalam perutnya makanya masih mencret dan sakit perut. Aku juga bertanya, apakah dia tidak bisa makan-makanan tertentu seperti keju, atau makanan berbahan kacang seperti sate, tahu telor, dan makanan lain yang memicu sakit perutnya. Beliau mengatakan sebenarnya tidak apa-apa. Itu hanya bakterinya belum benar-benar hilang. Selain itu juga sakit perutnya dipicu karena terlambat makan. Benarlah apa yang dikatakan dokter sebelumnya tentang penyakit Dypepsia-nya.


APA ITU DISPEPSIA?

Menurut Halodoc, Dispepsia adalah istilah medis untuk gangguan pencernaan. Orang awam biasa menyebutnya maag. Penyebab dyspepsia ini bisa bermacam-macam seperti alergi makanan, intoleransi terhadap makanan, keradangan, dan lainnya. Penderita dyspepsia akan merasa tidak nyaman pada perut bagian atas seperti rasa penuh, kembung, mulas, bersendawa, mual, muntah atau nyeri.


Pengobatan untuk penyakit dyspepsia ini adalah konsumsi obat yang mengandung antasida untuk mengurangi asam lambung, konsumsi air putih, istirahat dan makan makanan yang ada.


ATURAN AGAR DISPEPSIA TIDAK KAMBUH

Sampai saat ini pun, aku hampir tidak percaya kalau anakku mengalami dyspepsia di usianya yang masih lima tahun. Masih kecil sekali. Mau tidak mau aku harus menerima itu. Aku pun mulai menerapkan aturan di rumah agar dyspepsia-nya tidak kambuh.


Membatasi dan mengatur jam minum susu

Sebelum anakku didiagnosis dyspepsia, frekuensi minum susunya memang sering. Bahkan bisa lima kali sehari. Kuperhatikan, setelah minum susu itu, dia selalu mengeluh sakit perut. Cukup sering. 


Dilemma sebenarnya karena kandungan dalam susu pun bagus. Apakah aku melarang anakku minum susu? Tidak, Aku tidak melarang minum susu sepenuhnya. Aku hanya mencoba membatasi dan mengatur jam minum susu, seperti minum susu sekitar satu jam setelah makan nasi, melarang dia minum susu setelah bangun tidur atau tengah malam. 


Istirahat

Ini juga penting agar daya tahan tubuh anak kuat. Istirahat di siang hari dan tidur malam yang cukup. Anakku sendiri kalau dia sedang asyik main sampai lupa tidur siang. Bagiku ini juga berpengaruh terhadap gejala dyspepsia.

 

Mengatur pola makan

Dokter memang pernah mengatakan agar anakku tidak boleh terlambat makan, dan perut harus terus diisi. Alasannya jika perut terlalu lama dibiarkan kosong maka proses pencernaan akan terganggu, asam lambung bisa naik. Dan menimbulkan rasa tidak enak di perut.


Ngemil Bijak 

Salah satu cara agar dispepsia anak tidak kambuh adalah memberikan cemilan di waktu tertentu. Biasanya setelah waktu makan utama. Menu cemilan yang diberikan pun tidak sembarangan. Aku sebut dengan Ngemil Bijak. Aturan Ngemil Bijak yang aku terapkan untuk anakku yang mengalami Dispepsia adalah:


- Snack time 2-3 kali sehari (pukul 10 pagi, pukul 4 sore dan pukul 9 malam kalau dia belum tidur). Dengan begitu, perutnya selalu terisi makanan karena biasanya di jam-jam tersebut perutnya mulai lapar.


- Makan utama 3 kali sehari dan tidak boleh terlambat (sekitar pukul 7 pagi, pukul 11 siang dan pukul 6 malam.)


- Harus makan utama dulu baru kemudian snack time.


- Makan utama harus pakai nasi. Mungkin karena sebelumnya dia makan bakso dan sakit perut alias perutnya masih kelaparan, makanya aku memberlakukan ini. 


- Minum susu satu kali sehari atau sesudah makan utama. Terus terang aku masih belum berani sering-sering memberikannya susu. Setelah sakit diare itu, aku memang mulai melihat perubahannya setelah dia mengurangi konsumsi susu. 


Alhamdulillah, anak-anakku mau menuruti aturan itu. Jadilah setiap kami akan pergi ke suatu tempat dan kemungkinan akan melewati jam makan utama, aku akan menyiapkan cemilan dari rumah. Entah roti bakar, roti maryam, roti kasih selai, atau biskuit. Kadang nasi dengan lauk seadanya. Anakku malah senang sekali karena selalu ada cemilan di rumah. Tentu saja, ada resiko lain yaitu capek. Selain itu terkadang cemilan di rumah habis dan tidak ada yang bisa dimakan saat snack time. 


KEHABISAN IDE MEMBUAT CEMILAN? 


Sayangnya, ketika stok cemilan di rumah habis, aku harus mencari ide cemilan yang mudah, lezat dan bergizi untuk anakku. Biasanya aku cari resep cemilan atau snack yang mudah di google. Terkadang malah sudah scroll-scroll tapi tetap tidak nemu yang gampang dan yang disukai anakku. Semakin lama, akhirnya aku menemukan situs yang menyediakan banyak sekali resep cemilan lezat dan bergizi yang bisa aku coba di rumah untuk anak-anakku. 


Situs untuk mencari resep cemilan yang lezat dan bergizi adalah snacks-desserts.id. Situs Snacks-Desserts.id menampilkan berbagai macam menu makanan utama, makanan penutup, cemilan dan minuman. 


Situs ini diluncurkan oleh Mondelez Indonesia. Tahu kan Mondelez Indonesia? Mondelez Indonesia adalah perusahaan besar di Indonesia yang berada di bawah Mondelez International yang memproduksi berbagai macam cokelat, biskuit, keju, permen, minuman lezat dan tentu dengan kualitas yang baik. Brand produk yang diproduksi oleh perusahaan besar ini adalah Kraft, Toblerone, Oreo, Biskuat, Cadbury, Ritz, Chips Ahoy dan Belvita. Sebagai perusahaan cemilan terbesar di dunia, tujuan perusahaan tersebut adalah mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi cemilan dengan benar. Dengan tujuan tersebut, Mondelez meluncurkan situs Snacks-Desserts.id.


DAFTAR AKUN DI SNACKS-DESSERTS.ID

Kita bisa memilih menu yang tersedia dan yang cocok untuk kita. Jika ingin melihat resep pilihan chef terkenal, kita harus daftar akun terlebih dahulu. Cara daftarnya pun mudah sekali. 

- Pilih Menu pada tanda garis tiga di bagian kiri situs

- Pilih Sign Up

- Kemudian Isi nama, email, password, tipe bisnis, nama perusahaan, dan nomor telepon


Jika untuk pemakaian pribadi, aku pilih others dan pada kolom bawahnya tulis Privacy atau bisa sebutkan Content Creator atau apa saja yang menunjukkan bukan untuk usaha. Setelah itu nama perusahaan bisa sebutkan saja nama akun media sosial.


- Klik Sign Up


Kemudian coba Login dengan akun yang sudah dibuat tadi.

Setelah terdaftar, kita juga bisa mengedit profile kita melalui My Profile. Kemudian pilih Setting. Di profile tersebut, kita bisa update profile kita jika ingin mengubah informasi yang ada di dalamnya. Kita juga bisa pilih foto profile kita.

Jika ingin log out, langsung saja klik Log Out pada menu situs.




ALASAN CARI MENU DI SITUS SNACKS-DESSERTS.ID

Sebenarnya di Google banyak sekali situs yang menyediakan menu makanan yang bisa diolah. Hanya saja menurut pengalaman, saking banyaknya menu, aku malah semakin bingung. Aku jualah yang harus memikirkan menu apa yang cocok sebelum mengetikkannya di mesin pencari Google. Kalau kehabisan ide, ya sama saja jadinya itu itu saja yang diolah dan ribet. Paling parahnya, aku bahkan tidak mendapatkan resep yang cocok setelah berselancar beberapa jam lamanya.


Beda lagi kalau di Snacks-Desserts.id, menu sudah disediakan di situs tersebut. Aku tidak perlu bingung untuk mencari ide untuk membuat cemilan untuk anak. Beberapa kelebihan mencari resep di situs Snacks-Desserts.id adalah :

Resep menu bervariasi

Ketika aku membuka situs Snacks-Desserts.id, aku senang karena menu di situs ini sangat bervariasi. Mulai dari resep menu khas tradisional Indonesia yang dimodifikasi, menu ala Eropa atau menu yang mendunia, bahkan menu ala Eropa yang dipadukan dengan menu lokal. 


Menu khas tradisional Indonesia yang dimodifikasi ini membuat kita mengenal cita rasa baru dan tidak membosankan. Tentu tetap dikenal oleh lidah orang Indonesia sehingga kita tidak merasa aneh saat mencobanya. Menu khas tradisional yang dimodifikasi ini seperti menu dadar gulung hijau isi keju, bola tahu isi keju, perkedel keju leleh, sempol keju, bola-bola pisang Cadbury, martabak keju lumer, onde-onde merekah, ketan jagung susu keju, nasi goreng salute, pisang rebus gulung keju, es pisang ijo dan lain-lain.



Resep menu ala Eropa atau internasional tapi sederhana juga tersedia di situs Snacks-Desserts.id seperti Burn Cheese Toast Bread, Spaghetti Creamy, Bungeoppang Cadbury Dairy Milk, Bolognaise Cheese Noodle Roll, Mille Crepes, bread pudding, Cheese Cookies, Greek Doughnut Cadbury,  Churros Oreo Red Velvet, dan lain-lain.



Menu lezat dan bergizi

Karena anakku perlu gizi seimbang di masa pertumbuhannya, jadi aku tidak hanya memperhatikan cita rasa yang lezat saja tetapi juga bergizi. Menu-menu makanan yang ada di Snacks-Desserts.id kulihat juga bergizi dimana ada kandungan protein hewani, serat, protein nabati, kalsium tinggi, kalori, dan lainnya. Untuk ngemil bijak tentu harus memperhatikan kandungan yang ada pada menu tersebut.


Terdapat Kategori yang memudahkan pencarian

Kelebihan lainnya adalah situs ini membagi menu resep berdasar kategori jenis makanan seperti keju, biskuit dan cokelat. Tiga kategori ini tentu disesuaikan jenis makanan yang disukai banyak kalangan. Tidak hanya anak kecil tapi juga orang dewasa. Rasanya itu yang enak dan gurih.


Nggak cuma kategori itu aja ya. Masih ada kategori lain untuk mencari resep yang lezat misalnya dari Resep Populer karena paling banyak dilihat orang. Atau ketika aku mau mencari ide resep menu cemilan untuk anak-anak, aku mencari di kategori Cemilan.

Saat aku kebingungan mencari ide untuk makanan utama, aku tinggal pilih menu Makanan Utama. Setelah itu, banyak menu makanan yang bisa membangkitkan selera.

Karena aku penggemar produk Mondelez Indonesia seperti keju Craft maka aku bisa memilih menu melalui kategori Cheese atau kategori berdasar Produk Favoritmu. 



Sayangnya, untuk pencarian menu, tidak ada kolom search. Jadi kalau misal, aku mau lihat kembali resep menu yang sudah aku buat, aku harus cari-cari lagi. Sedangkan kalau ada kolom search tentu akan lebih mudah. Eh, sebenarnya ada satu fitur lagi yang bisa dimanfaatkan. Yaitu fitur Love. Jika kita mengeklik fitur Love ini maka resep menu tersebut tersimpan otomatis di My Profile kita.


Fitur penjelasan yang lengkap 

Salah satu yang diperlukan oleh ibu-ibu sepertiku yang akan mencoba resep adalah keterangan yang jelas tentang pembuatan resep tersebut. Dengan adanya keterangan tingkat kesulitan maka akan memudahkan pencoba resep sepertiku untuk melanjutkan mencoba resep atau tidak. Hehe. Terus terang, pekerjaan rumah yang banyak tapi aku juga harus menyediakan cemilan lezat dan bergizi untuk anak, aku mencari resep yang mudah dibuat tapi sudah mencakup semuanya (gizi dan rasa lezat). 


Aku juga harus memperhatikan lama memasak resep tersebut yang tersedia di situs tersebut. Tentu, dengan keterangan lama memasak, aku jadi bisa mengira-ngira kapan aku harus memulai memasak. Karena aku tidak mau mengganggu jam memasak makanan utama.



Kadang, aku juga mempertimbangkan menu tersebut apakah membuat banyak orang tertarik untuk melihat atau tidak. Seperti jumlah view yang tertera pada keterangan resep. Semakin banyak yang melihat bisa jadi menu tersebut enak rasanya dan gampang diolah.


Bahan mudah, takaran dan instruksi jelas

Aku lebih suka memilih resep menu yang bahannya tidak susah dicari. Sebagian besar resep menu di Snacks-Desserts.id itu bahannya mudah dicari. Nggak perlu susah-susah pergi ke toko bahan kue hanya untuk mencari bahannya. Di minimarket terdekat juga biasanya ada. 


Di rumah, aku memang nggak punya timbangan kue, jadi kalau mau membuat cemilan aku memakai sendok takar saja. Dan menu resep di Snacks-Desserts.id ini punya takaran yang jelas. Jadi jangan takut gagal untuk membuat aneka cemilan. 


Sebelum eksekusi, aku membaca instruksi dalam pembuatan cemilan. Dan bahasa yang digunakan juga gampang sehingga aku bisa memahami instruksi dengan jelas. 


MENCOBA RESEP EGG BOMB DARI SNACKS-DESSERTS.ID

Nah, dari semua menu aku baru dua kali mencoba resep menu di Snacks-Desserts.id. Yaitu Egg Bomb dan Nasi Gurih Keju. Tapi untuk resep yang aku share di sini adalah Egg Bomb.



Alasan aku memilih resep ini adalah :
1. Ada dagingnya sebagai sumber protein hewani yang bagus bagi tumbuh kembang anak.
2. Mudah dibuat.
3. Waktu memasak cuma sebentar.

 
Untuk prosesnya bisa dilihat di Youtube-ku ya.


Selain untuk cemilan anak, sebenarnya resep menu makanan di Snacks-Desserts.id ini juga bisa menjadi pilihan ide kreasi untuk bisnis kuliner apalagi jaman sekarang untuk bisnis kuliner dituntut kreatif. Pas banget bagi teman-teman yang ingin membuka usaha kuliner yang bisa menarik banyak orang. Apalagi produk Mondelez Indonesia ini kan enak-enak.


Kalian yang ingin coba bisnis kuliner atau sekedar untuk ngemil- yang pasti ngemil bijak sesuai kondisi masing-masing- untum anggota keluarga, cobain resep di situs Snacks-Desserts.id yuk! Siapa tahu menjadi bisnis kuliner yang paling dicari dan paling laris di tempat kalian.


Yang pasti, aku nggak perlu khawatir kehabisan ide untuk menyediakan cemilan lezat untuk anakku. Yang pastinya lagi, aku harap  bahwa dispepsia-nya nggak kambuh-kambuh berkat ngemil bijak yang aku terapkan untuk anakku.



Salam sehat selalu!

Read More
Sehat dan Bersih saat Menstruasi


Meskipun saya sudah berusia kepala tiga dan beranak dua, saya coba mengikuti webinar tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Saya bertanya-tanya apakah saya sudah benar dalam menjalani MKM? Atau ternyata ada hal baru yang saya tidak tahu. Ternyata, kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya manajemen kebersihan selama periode menstruasi masih sangat rendah.

  •   Satu dari dua anak perempuan tidak tahu apa yang harus dilakukan saat mengalami menstruasi untuk pertama kalinya.
  • Satu dari tiga anak perempuan mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut.
  •   Satu dari tiga anak perempuan mengganti pembalutnya setiap 4 – 12 jam. Sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari.
  •  Satu dari empat anak Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi tentang menstruasi sebelum mereka mendapatkan menstruasi pertama (UNICEF Indonesia).
  • Satu dari lima perempuan anak tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hamil (SDKI, 2017).
  •  Satu dari enam anak perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih pada saat menstruasi, alasan utama karena takut di bullying apabila ketika menstruasi darah tembus ke rok seragam (UNICEF, 2015).
  • Satu dari dua anak perempuan yang mengetahui bahwa menstruasi itu adalah tanda fisik perempuan bisa hamil (UNICEF, 2019). 

Pada saat menstruasi, risiko infeksi meningkat karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di vagina, akibat turunnya tingkat keasaman vagina karena keberadaan darah haid. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). MKM itu sangat penting karena akan berpengaruh pada kesehatan.


Memperingati hari Kebersihan Menstruasi tanggal 28 Mei, perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia menyelenggarakan Webinar ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ yang diikuti oleh 1.000 perempuan Indonesia.


Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM). Webinar yang dilaksanakan tanggal 27 Mei 2021 ini diisi oleh pembicara yang memang mumpuni di bidangnya, seperti:


Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH

Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM

 

Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.,

Psikolog

 

dr. Dwi Oktavia, TLH, M.Epid

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta

 

Prof Dwiana menjelaskan bahwa Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) dilakukan dengan berbagai cara seperti pengelolaan kebersihan dan kesehatan pada saat perempuan mengalami menstruasi, perempuan harus menggunakan pembalut yang bersih dan diganti sesering mungkin selama periode menstruasi, memiliki akses untuk pembuangannya, serta dapat mengakses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dengan privasi yang terjaga.


Penyakit Infeksi Vaginal

Hal tersebut penting dilakukan agar tidak mengalami infeksi. Penjagaan kebersihan di masa menstruasi yang buruk akan mengakibatkan berbagai macam penyakit Vaginal Infection.

 

Vaginal Infection
Vaginal infection

Vaginosis Bakterialis

Vaginosis bakterialis adalah infeksi vagina yang disebabkan oleh terganggunya keseimbangan jumlah bakteri alami (flora normal) di dalam vagina. Kondisi ini bukan merupakan kondisi berbahaya, tetapi dapat menimbulkan gejala yang menganggu, seperti keputihan dan gatal. Salah satu faktor risiko timbulnya penyakit ini adalah penggunaan berulang/jarang digantinya pembalut serta higienitas yang buruk. Infeksi vaginosis bakterialis berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi HIV, HPV (penyebab Kanker Serviks), dan komplikasi persalinan.

 

Kandidosis vulvovaginalis

Kandidosis vulvovaginitis adalah infeksi saluran reproduksi wanita yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Penyakit ini dapat menyebabkan rasa gatal ekstrem dan pembengkakan pada vagina dan vulva serta keputihan yang menggumpal. Salah satu faktor risiko dari penyakit ini adalah higienitas wanita yang buruk, terutama saat menstruasi. Kondisi organ reproduksi yang terlalu lembab serta iritasi pada penggunaan pembalut yang tidak tepat dapat menimbulkan infeksi ini. Penyakit ini dapat berhubungan dengan risiko HIV dan HPV (penyebab Kanker Serviks).

 

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan kondisi organ sistem/saluran kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi. ISK dapat memberikan gejala yang beragam, mulai dari demam, sakit di perut dan panggul, nyeri saat buang air kecil, muncul dalam dari urine, dan lain sebagainya. Apabila tidak ditangani dengan baik, dapat menimbulkan komplikasi serius hingga bisa menyebabkan kematian. Salah satu faktor risiko dari penyakit ini adalah apabila perempuan memiliki kebersihan yang buruk, seperti pembersihan organ kelamin luar yang tidak tepat dan menggunakan produk yang tidak higienis.

 

Menjaga Kebersihan Selama Menstruasi

Prof. Dwiana juga menjelaskan bagaimana menjaga kebersihan masa menstruasi, seperti:

Cuci bersih pembalut yang sudah dipakai dan masukan ke dalam kantong plastik.

Ini sempat ramai juga di media sosial apakah pembalut bekas pakai dicuci dulu atau tidak. Kalau saya sih lebih nyaman dicuci dulu karena kasihan lah petugas sampah yang mengambil sampah sisa pembalut dan mencium bau amis darah karena tidak dibersihkan. Dan tentunya lebih nyaman saja.

 

Buang Pembalut dengan Benar

Buanglah pembalut yang sudah dipakai ke tempat sampah.

Lipat pembalut dan bungkus dengan kertas bekas atau Koran. Buang sampah pembalut ke tempat sampah. Jangan buang pembalut ke toilet karena akan menyumbat saluran.

 

Apabila menggunakan pembalut cuci ulang, cuci pembalut tersebut setelah digunakan.

Pengalaman saya memakai pembalut yang bisa dicuci ulang adalah bau yang tertinggal ketika dijemur. Meskipun aku cuci lama dan pakai sabun yang banyak, baunya masih ada. Sebenarnya sedikit risih juga. Cara menghilangkan bau tak sedap pada pembalut kain bisa dengan pemberian soda kue pada pembilasan awal dan cuka putih pada pembilasan akhir.

 

Pembalut sebaiknya diganti setiap 4 – 5 jam sekali

Tujuannya agar tidak ada bakteri pada vagina yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.

 

Mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh

Selain menghindari bakteri pada badan maupun vagina, mandi juga memberi kesegaran tubuh.

 

Selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah mengganti pembalut

Hal ini sangat penting dilakukan agar bakteri tidak ada yang menempel pada tangan.

 

Gunakan air bersih yang mengalir saat membersihkan vagina

Tentu saja agar vagina selalu bersih dan tidak menjadi tempat bakteri tumbuh.

 

Bila menggunakan cairan pembersih vagina sedapat mungkin sesuai dengan pH normal vagina.

Ternyata, membersihkan vagina dengan sabun mandi itu tidak bagus karena tingkat pH sabun itu sekitar 9-10 (terlalu basa) sementara tingkat pH ideal vagina berkisar 3,5 – 4,5. Sedangkan jika dibersihkan pakai air saja pH sekitar 7. Dan tingkat pH ideal kulit kita sekitar 5-6.

pH ideal untuk area intim kewanitaan


Sebenarnya kondisi vagina wanita lebih asam dan terdapat bakteri pathogen yang bisa menghambat tumbuhnya bakteri jahat penyebab penyakit. Namun, jika pH vagina terganggu maka akan berbahaya bagi flora area tersebut.

Cara Komunikasi Dengan Anak Remaja Putri Tentang Menstruasi

Sayangnya, informasi tersebut tidak banyak diketahui oleh anak perempuan yang baru mengalami menstruasi padahal informasi tersebut sangat penting. Menurut Psikolog, Anna Surti, anak perempuan yang tak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat menarke. Padahal jika ibu meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini dengan putrinya, banyak manfaat yang didapat, antara lain kesehatan reproduksi yang lebih baik serta kedekatan ibu dan anak. Tidak sedikit anak perempuan yang mencari informasi sendiri dari teman atau internet, dan mendapatkan info yang tidak tepat, padahal berharap bisa membicarakan hal ini dengan ibunya. Oleh karena itu, ibu perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara membicarakan menstruasi.

Edukasi Anak Tentang Menstruasi


Jika tidak dibicarakan akan menimbulkan emosi negative (cemas, takut, malu, marah, dll), ketidaksiapan menghadapi menarke dan kesalahpahaman tentang menstruasi. Sementara jika dibicarakan maka kesehatan reproduksi remaja lebih baik. Remaja akan peduli dengan kesehatan reproduksinya. Selain itu remaja akan menunda hubungan seksual pertama dan tidak dilakukan pada masa sekolah. Resiko masalah kesehatan mental terkait seksualitas juga berkurang. Yang tak kalah penting, relasi ibu-remaja jadi lebih dekat.


Namun, banyak remaja putri yang merasa kesal atau malu jika diajak berbicara mengenai edukasi kebersihan menstruasi bersama ibunya. Seorang ibu pun merasa sulit juga untuk memberikan edukasi kepada anaknya karena beberapa alasan seperti tabu, bingung memulai dari mana, ibu kurang pengetahuan dan remaja juga ragu dengan kemampuan ibu. Oleh karena itu, perlu strategi bicara tentang menstruasi. 


Strategi Bicara Menstruasi





Menurut Bu Anna Surti, tujuh tips bicara menstruasi dengan anak perempuan adalah:

Ingat, Ibu adalah yang paling diharapkan

 

Ibu adalah sumber informasi tentang ‘menstruasi’ yang paling diharapkan oleh anak perempuan. Ibu perlu membekali diri dengan pemahaman yang tepat tentang menstruasi. Ibu perlu paham mana yang MITOS mana yang FAKTA tentang menstruasi. Ibu juga perlu membekali diri dengan cara berkomunikasitentang ‘menstruasi’. Misalnya mitos tentang minum air dingin saat menstruasi karena membuat darah menstruasi menjadi beku dan tidak lancar. Atau mitos lain misalnya tidak boleh keramas saat haid karena akan membuat pori-pori kulit menutup. Semua informasi itu sebenarnya hanya mitos saja.

 

Bicara menstruasi tidak tabu

 

Pembicaraan tentang menstruasi penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan generasi penerus bangsa.

 

Lakukan berulang kali

 

Jangan berpikir topik ‘menstruasi’ bisa dibicarakan dalam 1 kali pertemuan saja. Topik ‘menstruasi’ dapat dibicarakan sejak ada tanda-tanda awal pubertas, atau sebelumnya. Sesuaikan pembicaraan dengan usianya.

 

Bersikap positif

 

Isu-isu pubertas (termasuk menstruasi) bisa merupakan topik yang sensitif buat remaja.

 

 

Banyak bertanya dan berdiskusi

 

Lebih baik banyak bertanya dan mendengarkan jawaban remaja, dibandingkan banyak menceramahi / menasihati. Ibu bisa berbagi pengalaman pribadi secara positif. Jika tak siap menjawab pertanyaan anak, katakan butuh waktu berpikir dulu. Setelahnya cari informasi dan jawablah.

 

Jelaskan secara kongkrit

 

Gunakan gambar anatomi tubuh sederhana sembari menjelaskan. Tunjukkan pembalut dan ajari cara menggunakannya. Penjelasan ini dapat dilakukan dengan games, misalnya Menstrual Maze (Tran & Choi, 2018).

 

Jelaskan juga kepada anak laki-laki

 

Tujuannya agar anak laki-laki dapat lebih menghargai dan memahami perempuan. Anak laki-laki diharapkan tidak mengejek atau mempermalukan anak perempuan yang sedang menstruasi, namun dapat membantu. Bantuan misalnya dengan ikut menutupi teman perempuan yang mengalami ‘bocor menstruasi di roknya’. Contoh bantuan lain misalnya membawakan minuman hangat untuk teman yang lesu karena menstruasi.

 

Edukasi mengenai manajemen kebersihan menstruasi sebenarnya tidak saja dilakukan oleh ibu dari remaja putri tersebut teteapi juga pihak lain yang terkait seperti teman atau saudara perempuan, guru di sekolah, petugas kesehatan dan sumber lain (buku, film/video, artikel, internet, dll). Faktanya, lebih dari 90 persen remaja percaya kepada orang tua dan guru sebagai sumber informasi.

 

Di sekolah, UKS atau usaha kesehatan sekolah merupakan kolaborasi sekolah dengan puskesmas dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah. UKS di sekolah ini bisa memberikan edukasi manajemen kebersihan menstruasi kepada remaja putri. Selain itu, program Aku Bangga Aku Tahu dilaksanakan di sekolah. Penyuluhan rutin ke sekolah terkait kesehatan reproduksi dan Penyakit Infeksi Menular Seksual.

 

Program kesehatan lainnya seperti Posyandu Remaja bermanfaat untuk memfasilitasi dalam memahami seluk beluk remaja semasa puber. Vaksinasi HPV menjadi salah satu pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dengan sasaran anak kelas 5 dan 6 SD untuk mengurangi risiko Kanker Serviks.


Rangkaian Produk Kebersihan Organ Intim kewanitaan

Untuk mendukung program edukasi mengenai manajemen kebersihan menstruasi, Sejak tahun 2017 Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI untuk melaksanakan program tersebut dan membagikan Buku Saku ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ kepada lebih dari 1,000,000 perempuan Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan perempuan Indonesia semakin mengerti cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta dapat terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi.

Bethadine Feminine Care


Mundipharma Indonesia melalui BETADINE® Feminine Care melakukan kampanye edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan, salah satunya dengan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan sehari–hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi di organ kewanitaan.

 

Dalam hal ini BETADINE® Feminine Care menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi, mulai dari pembersih kewanitaan sehari–hari dengan prebiotik; pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih dan prebiotik; pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi area kewanitaan dan antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator; hingga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable.

 

Untuk sehari–hari, BETADINE® Feminine Wash dilengkapi dengan Prebiotik yang merupakan makanan dari bakteri baik dan memberikan perlindungan alami sehari–hari. Untuk infeksi di area kewanitaan, BETADINE®  Feminine Hygiene dengan Povidone–Iodine yang memiliki spektrum luas dan terbukti mengatasi keputihan berlebih, gatal, bau tak sedap dan iritasi ringan yang kerap terjadi saat menstruasi.


Pembelian produk Betadine Feminine Care bisa dilakukan di Shopee atau Tokopedia ya.

 

Yuk, kita jaga kebersihan selama menstruasi dengan langkah-langkah di atas dan bisa dilengkapi dengan Betadine Feminine Wash!

Read More
Food Waste


Enam belas tahun lalu, terdengar suara ledakan keras dan disusul longsor sampah hingga menimbun dua permukiman yang berjarak 1 km dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Leuwihgajah, Bandung. Total 157 jiwa tewas dalam musibah tersebut.


Tragedi tersebut memang sudah lama. Namun seharusnya bisa menyadarkan kita ada hal yang penting yang harus kita lakukan agar tragedi itu tidak terjadi lagi dan mengancam kehidupan orang lain. 


Dan akibatnya?


TPA Leuwihgajah ditutup. Semua sampah dari Bandung Raya menumpuk di Tempat Penampungan Sampah (TPS) hingga TPS tidak mampu lagi menampung sampah. Bandung menjadi daerah yang kotor. 


Sebenarnya kejadian ledakan di TPA tidak saja terjadi di TPA Leuwihgajah. Beberapa lokasi tempat pembuangan sampah di beberapa tempat juga pernah mengalami ledakan gas metan seperti di Mojokerto, di Tasikmalaya, di TPA Suwung (Denpasar, Bali). Bahkan di tingkat internasional pun pernah mengalami hal serupa seperti di TPA Payatas (Filipina) dan TPA Ano Liossia (Yunani).


Bahayanya Sampah Organik

Jika selama ini mindset kita mengatakan bahwa sampah anorganik atau sampah yang tidak bisa terurai seperti plastik dan sterofoam itu berbahaya, maka sepertinya harus pula berpikir bahwa tumpukan sampah organik pun bisa menjadi ancaman besar baik pada keselamatan manusia maupun pada kelestarian lingkungan. Sampah organik yang paling banyak menumpuk di TPA itulah yang memicu munculnya ledakan di TPA. Tentu karena selama ini banyak yang menganggap bahwa -bahkan saya sendiri- sampah organik ini tidak membahayakan karena mudah terurai. Nyatanya, pernyataan itu tidak sepenuhnya benar.


Apa yang membuat sampah organik ini berbahaya? Penyebabnya sebenarnya tergantung pada ada atau tidaknya oksigen dalam pada proses penguraian sampah organik. Penguraian tersebut yang dikenal menjadi dua proses utama yaitu proses aerob dan anaerob. Jika proses aerob membutuhkan oksigen dan menghasilkan kompos, maka proses anaerob ini tidak memerlukan oksigen dan menghasilkan gas metana. Biasanya gas metana ini digunakan untuk biogas atau biomassa.


Proses Terjadinya Ledakan Metana Sampah



Sampah organik yang menumpuk di TPA ini akan mengalami proses anaerob sehingga menghasilkan gas metana apalagi tidak menggunakan sistem pelapisan tanah setiap ketinggian satu meter. Hal tersebut menyebabkan akumulasi gas metan di bagian bawah. Ketika hujan mengguyur sampah, gas metan akan keluar naik karena berat jenis gas yang lebih ringan dari air sehingga gas metan terjebak dan volumenya semakin meningkat. Peningkatan volume gas yang bereaksi dengan udara tersebut akan memicu terjadinya ledakan dan dampak buruk pada nyawa manusia. 


Di Indonesia belum banyak TPA yang memiliki sistem pengelolaan untuk mengolah kembali gas metan sebagai sumber energi sehingga gas metan menjadi zat berbahaya. Oleh karena itu, perlu kesadaran dari masyarakat untuk mengolah sampah organik dari sumbernya atau dari rumah (domestik). Salah satu sampah organik yang cukup besar adalah sampah sisa makanan.


Satu fakta yang cukup mengejutkan adalah ternyata Indonesia menjadi negara kedua dengan sampah makanan (food waste) terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Indonesia diperkirakan menghasilkan sampah sisa makanan sebesar 300 kg per orang per tahun. 

Rangking Food Waste


Sedangkan menurut Media Indonesia, dari total sampah sisa makanan sebesar 1,3 juta ton, sebanyak 113 kilogram per tahun per rumah tangga atau berkisar 28 kilo per orang per tahun untuk sampah domestik.


Dan dari semua jenis sampah makanan (food waste) domestik tersebut, sampah sayuran menjadi jenis sampah terbesar berkisar 7,3 kg.

Food Waste Tertinggi Di Indonesia



Dampak Negatif Food Waste

Sebenarnya dampak negatif sampah makanan (food waste) tersebut sangat luas dan berjangka panjang seperti:


Meningkatkan efek gas rumah kaca

Sampah organik yang selama ini didominasi oleh sampah food waste menumpuk di TPA hingga memicu timbulnya gas metana. Jika zat itu lepas ke udara akan menjadi gas yang 21 kali lebih berbahaya bagi lapisan ozon dibanding karbon dioksida yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor dan asap pabrik. Lama-kelamaan lapisan ozon akan menipis. Tahu sendiri kan bagaimana bahayanya jika lapisan ozon menipis? 


Dampak negatifnya akan menjadi “multiplier effect” bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Cuaca yang tidak menentu membuat kegagalan panen terjadi. Tentunya akan berpengaruh pada produksi pangan yang sangat dibutuhkan manusia. Selain cuaca yang tak menentu, kenaikan muka air laut akan cepat terjadi sehingga banyak pulau-pulau kecil yang mulai tenggelam. Begitu juga kehidupan masyarakat di pesisir yang sering mengalami banjir. Kelangkaan air pun terjadi. Kekeringan terjadi di banyak daerah. Selain itu, keanekaragaman hayati akan punah karena tidak mampu menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang berubah. 


Membuang-buang sumber daya air dan menyia-nyiakan tanah 

Penggunaan air untuk perkebunan atau pertanian tentu tidak sedikit. Menurut FAO, untuk memproduksi 1,3 milyar ton makanan yang terbuang memerlukan volume air 250 km3 per tahun (setidaknya sama dengan volume air danau toba). Wow, banyak sekali ya!


Sementara untuk memproduksi makanan yang terbuang ini diperlukan 1,4 milyar hektar lahan pertanian (28% lahan pertanian dunia) atau sama dengan 1,5 kali daratan China! Padahal lahan yang luas untuk pertanian ini dimanfaatkan untuk kegiatan produksi lainnya yang lebih bernilai tinggi. Begitu juga dengan air yang seharusnya bisa digunakan untuk aktivitas lainnya malah terbuang sia-sia. Bayangkan betapa banyak kerugian yang telah kita peroleh akibat pembuangan sampah makanan. 


Mengancam biodiversitas

Sampah makanan bisa saja mengancam biodiversitas secara tidak langsung. Food loss pada hasil perikanan kelautan bisa menyebabkan kelangkaan karena penangkapan terus terjadi. 


Boros penggunaan minyak bumi

Saat pengolahan tanah untuk lahan pertanian tentu juga menggunakan bahan bakar minyak bumi baik untuk produksi maupun untuk pengiriman hingga ke konsumen. Pemborosan penggunaan minyak bumi yang tidak dihemat juga akan berdampak pada kelangkaan sumber daya minyak bumi. 

Truk Sampah
Truk sampah di lingkungan rumah


Meningkatkan pengeluaran

Di negara maju, kerugian yang diakibatkan oleh food waste sebesar USD 680 juta dan di Negara berkembang seperti Indonesia sebesar USD 310 juta (sustaination.id). Belum lagi jika sampah tidak dipilah juga akan memberikan kerugian keuangan. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Joko Priono di kampus UI, kerugian akibat tidak dilakukan pemilahan sampah sebesar Rp 46 juta, sementara jika dilakukan pemilahan dan pengolahan sampah maka keuntungan yang diperoleh sebesar 73,6 juta.  

Dampak Negatif Food Waste


Jika kita tidak menguranginya dari sekarang maka tentu akan berpengaruh pada kelestarian bumi. Jika kita berpikir salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif tersebut dengan cara memilah sampah sisa makanan atau organik, sebenarnya banyak cara yang lebih bisa berkontribusi untuk mengurangi sampah sisa makanan. Dari hal yang paling sederhana sampai paling kompleks.

Sembilan Cara Hidup Minim Sampah Makanan

Salah satu situs yang fokus pada food waste adalah Bandung Smart Food City yang memiliki program mengurangi sampah makanan.

Saya pun terinspirasi dari situs tersebut dengan membuat sembilan cara hidup minim sampah makanan yang biasa saya lakukan


1. Membuat menu makanan

Sebelum belanja sayur ke pasar, buat rencana menu makanan untuk beberapa hari. Baiknya dua hari karena sayur akan tahan lama dan tidak terbuang. 


2. List bahan yang akan dibeli

Setelah menentukan menu, buatlah list bahan yang akan dibeli. Menurut saya ini lebih efisien dan efektif ketika belanja di pasar katena tidak tergoda membeli bahan di luar list dan menghemat waktu. 


Oiya, daftar yang dibeli pun juga disesuai dengan porsi makan keluarga. Dan biasanya saya membeli sayur yang masih segar sehingga bisa tahan dua hari di kulkas. Kalau sudah agak layu, maka saya tidak akan membeli.



3. Hanya membeli sesuai list

Salah satu cara agar tidak banyak sampah sayur yang terbuang adalah membeli bahan makanan sesuai list/daftar. Selain itu, jumlah bahan yang dibeli disesuaikan dengan kebutuhan memasak. Disini kita harus peka terhadap kebutuhan bahan makanan yang akan dibeli. 


4. Masak secukupnya

Memasak secukupnya memang harus melalui tahap ujicoba. Tentunya porsi satu keluarga beda-beda. Jika ternyata tidak habis, maka makanan yang bisa ditaruh di kulkas lebih baik disimpan di kulkas. Sedangkan sayur-sayuran berwarna hijau tidak bisa dipanaskan jadi tidak perlu disimpan di kulkas. 


5. Mengambil makanan secukupnya

Lebih baik mengambil sedikit-sedikit dan mengambil lagi kalau kurang daripada mengambil banyak dan makanan terbuang.


6. Habiskan makanan

Usahakan habiskan makanan yang diambil. Menghabiskan makanan juga merupakan salah satu cara untuk menghargai pemasam. Dan tentu saja pemasam akan sangat senang jika makanan yang dibuat habis.


7. Saling mengingatkan antar anggota keluarga

Hal yang biasa dilakukan untuk anak saya adalah mengingatkan mereka untuk menghabiskan makanannya. Meskipun sedikit sulit, setidaknya mengajarkan mereka bahwa makanan itu harus dihabiskan. Mengingatkan mereka bahwa banyak orang di luar sana mengalami kekurangan makanan dan gizi buruk. 


8. Sisa makanan untuk hewan

Jika ternyata usaha di atas sudah dilakukan dan masih ada makanan yang tersisa, maka sisa makanan bisa diberikan untuk hewan peliharaan. Bisa diberikan untuk kucing atau ayam peliharaan. 


9. Mengolah menjadi pupuk kompos atau memisahkan sampah sisa makanan/organik

Kalau di lingkungan rumah saya jarang ada kucing atau ayam yang bisa dikasih sisa makanan, jadi sampah sisa makanan dipisahkan dari sampah anorganik lainnya. Setiap hari tertentu, sampah sisa makanan itu diambil oleh petugas sampah.

Pemilahan sampah makanan
Pemilahan Sampah Sisa Makanan Sebelum dimasukkan Tong Sampah Organik


Lebih baik lagi jika di setiap rumah terdapat fasilitas untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos. Selain bagus untuk tanaman tentunya membantu mengurangi penumpukan sampah di TPA.

Minim Sampah Makanan


Perilaku sederhana itu tentunya sangat berpengaruh terhadap volume sampah sisa makanan (food waste) yang terbuang. Apakah kita mau sampah sisa makanan di TPA terus menumpuk bahkan membahayakan lingkungan sekitar? Apalagi setelah kita tahu begitu besar dampak negatif food waste dalam jangka panjang. Jika semua masyarakat memahami bahayanya dan peduli dengan keselamatan masyarakat bahkan kelestarian lingkungan, tentunya beban TPA tidak lagi besar. 

Mulai dari sekarang, mari kita terapkan gaya hidup minim sampah makanan untuk kehidupan bumi yang lebih baik!



Referensi :

https://m.mediaindonesia.com/humaniora/282977/wow-1-orang-indonesia-hasilkan-sampah-makanan-300-kg-per-tahun

https://m.kumparan.com/amp/kumparannews/bom-waktu-itu-bernama-sampah-makanan-1sey9ZZUcFw

http://www.kabar58.com/2021/02/tpa-leuwigajah-meledak-bandung-dijuluki.html?m=1

https://cimsa.ui.ac.id/2020/11/09/food-waste-dan-pengaruhnya-terhadap-lingkungan/


https://sustaination.id/jangan-buang-sisa-organik-di-tempat-sampah/

https://baliexpress.jawapos.com/read/2018/09/25/96529/tpa-suwung-kebakaran-lagi-diduga-akibat-ledakan-gas-metan

https://www.viva.co.id/amp/berita/nasional/289365-tempat-pengelolaan-sampah-di-denpasar-meledak

https://m.ayotasik.com/read/2019/08/27/3065/aktivis-lingkungan-sayangkan-kebakaran-tpa-nangkaleah

https://hsepedia.com/sampah/

https://faktualnews.co/2021/01/25/polisi-lokasi-ledakan-tempat-sampah-di-mojokerto-terindikasi-tidak-terdaftar/251784/amp/

https://sustaination.id/bahaya-sampah-organik/

https://gifood.id/2019/03/19/sampah-makanan-dan-dampaknya-bagi-lingkungan/

https://cimsa.ui.ac.id/2020/11/09/food-waste-dan-pengaruhnya-terhadap-lingkungan/

https://sustaination.id/food-waste-is-stupid-habiskan-makananmu-mulai-hari-ini/


Read More

 

Ketika kabar bahwa rekanku emerging writer UWRF 2019, Nurillah Achmad, sudah berhasil menerbitkan buku solonya, aku begitu antusias menyambutnya. Betapa tidak, menghasilkan karya solo adalah upaya yang berkawan setia dengan disiplin dan komitmen kuat. Jika tidak ada itu semua, tak akan ada karya solo bahkan karya apa pun. Jangan jadikan pemilik blog ini sebagai contoh. Haha.


Tahun 2020 karya Nurillah Achmad yang berjudul Lahbako sudah bisa dicari di toko buku seperti Gramedia. Beruntungnya, aku mendapat kiriman buku karya beliau. Thanks Mbak Yu. Sebagai janjinya, aku mereviewnya di blogku. Tenang, aku tidak akan memberitahu akhir jalan ceritanya. Sebab, kalian pasti tidak akan penasaran lagi.



Sebenarnya, aku sudah menyelesaikan membaca karya ini beberapa bulan lalu. Hanya saja baru sempat menuliskan review novel Lahbako di blog ini sekarang. Yes. Maklum, ibu-ibu sok sibuk di dapur ini kesulitan membagi waktu menulis apalagi ketika gawai tab yang biasa dibuat menulis sudah tidak bisa digunakan. Mood pun menurun drastic. Entah, untuk satu itu aku masih sangat dikendalikan mood. Jangan ditiru, please!


Lanjut.


Judul Novel: Lahbako
Penulis: Nurillah Achmad
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan Ke: 1
Tahun Terbit: 2020
Jumlah Halaman: 165
ISBN: 978-623-00-2374-3
Harga: Rp. 65.000

Lahbako. Tak banyak yang tahu arti dari kata ini selain para penutur lokal Madura. Setelah aku membacanya, ternyata Lahbako ini artinya adalah tanah (Lah) tembakau (Bako). Bisa dibayangkan kalau cerita ini tidak jauh-jauh dari dunia tembakau yang sangat berpengaruh kepada kehidupan penulisnya.


Nurillah Achmad tinggal di Jember. Sementara orang tuanya dulu adalah petani tembakau yang sering mengalami pasang surut panen. Konflik sosial ekonomi yang penulis angkat sebenarnya tidak jauh-jauh dari kehidupan para petani tembakau di sana.


Tak lupa, sebagai lulusan sarjana hukum, penulis juga memasukkan masalah hukum yang sudah biasa di ranah hukum tapi sungguh membuat pembaca sepertiku terhenyak. Aku sudah sering mendengar tentang hukum di Indonesia, tapi ada sisi lain yang membuatku terhenyak. Sebegitu kah hukum di Indonesia?


Bekerja menukar uang dengan pasal, begitu yang tertulis di buku Lahbako. Seolah mencerminkan gambaran tentang hukum di Indonesia. Entah siapa pelakunya.


Tak hanya itu, novel ini juga menceritakan dilematis dan perbedaan pandangan antara seorang anak dan ibunya akan keputusan menjual tanah tembakau atau tidak. Hingga pada akhirnya, permasalahan itu membawa Aram melakukan sesuatu yang tidak biasa bahkan sangat bertolak belakang dengan pekerjaannya sebagai pengacara.

 

Dalam novel ini, pembaca sudah disuguhkan kisah menarik pada bab pertama. Menurutku, penulis berhasil mengisahkan sesuatu yang membuat pembaca bertanya-tanya tentang sebuah kejadian. Meski aku sempat bertanya-tanya apa alasan Aram bisa mengalihkan pasal pengedar menjadi pasal pemakai. Dan semua hanya satu alasan.


Salah satu yang aku suka dari tulisan Nurillah adalah dia suka memberi kejutan di akhir cerita. Dan aku menunggu-nunggu kejutan itu. Meski aku merasa hingga pertengahan novel, kisah ini sedikit lambat mungkin karena adanya narasi yang terselip di dalam cerita ini. Tetapi itu tidak masalah sebagai pendukung dari sebuah permasalahan. Setelah itu ceritanya selalu memberi kisah baru di setiap babnya dan membuat kisah ini begitu menarik.


Dan benar, ada hal yang tak terduga di bagian akhir cerita. Dan inilah memang yang seharusnya diperhatikan oleh siapa pun yang ingin menulis bahwa tidak semua rahasia diungkapkan di bagian awal cerita. Justru harus ada cerita yang diungkapkan di bagian akhir sebagai sebuah rahasia yang patut dibongkar untuk pembaca. Dan hal itu tentu tidak mudah jika tidak dirancang dari awal.


Dua lokasi dalam cerita ini berada di Jakarta dan Tenap di lereng Hyang Argopuro (di Jember, Jawa Timur). Kurasa penulis sudah tepat mengambil lokasi cerita di tempat kelahirannya ini. Menurutku, memang banyak sekali penulis pemula yang terjebak memilih setting tempat tapi tak kuat alasannya. Hanya sekedar tempelan tanpa ada koneksi antara konflik dan setting tempatnya. Sementara Nurillah mampu membuktikannya. Alasannya, kekhasan wilayah itu memang terasa dalam novelnya karena memang Jember terkenal dengan tembakaunya. Dan kuharap banyak penulis lokal yang mengambil cerita di tempat asalnya sebagai bentuk memperkaya kisah sastra yang berdasar kearifan lokal.

 

Satu hal lagi kelebihan Nurillah dalam novel ini adalah ia berhasil melibatkan emosi pembaca ke dalam ceritanya. Mungkin ini akan berbeda setiap pembaca karena subyektivitas dalam penilaian emosi ini begitu kuat. Terkadang aku gemas dengan sikap ibunya. Terkadang, aku juga kesal dengan Aram. Juga dengan ayahnya ketika masih hidup. Cak Wan yang juga kurang ajar. Jika Munawar bisa ditunjukkan lagi adegan sesuai karakternya, mungkin aku juga akan kesal sekali dengan Munawar.


Oiya, tidak mudah membuat novel dengan sudut pandang banyak tokoh. Namun, Nuril paham apa yang harus dia ceritakan dan tidak ketika menulis sudut pandang dari banyak tokoh tersebut.



Well, secara keseluruhan buku ini cukup memuaskan untuk dimiliki mengingat bahasa sastranya yang oke (kuakui ini adalah kelebihan Nuril sebagai emerging writer UWRF 2019 dan aku harus belajar banyak dari karyanya), twist-nya di akhir cerita yang cukup mengejutkan, dan pastinya membuka wawasan kita terkait kehidupan para petani tembakau di timur pulau Jawa, bahkan memberi motivasi bagi petani di seluruh nusantara yang menggantungkan hidupnya pada ketidakpastian hasil produksi pertanian. Sekian review buku Lahbako yang sederhana ini. Semoga tulisanku juga segera selesai dan menyusul Nuril yang sudah terbit. Masyaallah. Sukses terus untuk karyanya Nuril. 

Read More

Tahun ini adalah tahun ke 32 aku terlahir di dunia. Jika ditanya kapan ulang tahun yang paling berkesan? Aku perlu waktu untuk mengingat-ingat kapankah ulang tahun yang paling berkesan? Apakah waktu SD, SMP, SMA, kuliah, kerja atau saat berumah tangga?


Sebenarnya aku tidak begitu banyak mengingat momen ulang tahun yang berkesan. Entah mengapa juga banyak memoriku yang hilang. SMP aku nggak ingat sama sekali momen ulang tahun yang berkesan. Mungkin hidupku terlalu biasa kali ya. Haha. Beda dengan teman-teman SMA ku yang bisa mengingat banyak kejadian yang lucu-lucu.


Setiap momen ulang tahun yang kuingat sama seperti 'menu makanan' yang selalu berbeda. Mempunyai 'cita rasa' yang berbeda. Jadi agak susah membandingkan dua momen yang paling berkesan.


Ulang Tahun Paling Berkesan Saat Sekolah Dasar


Ini adalah salah satu momen yang aku ingat.Hanya saja aku lupa kelas berapa. Kemungkinan antara kelas 1 sampai kelas 3.


Ada satu momen ulang tahun yang paling aku ingat adalah ketika tiba-tiba ibu menyuruhku untuk mengajak teman-temanku di kompleks datang ke rumah setelah maghrib. 


Awalnya aku bertanya untuk apa? Kata ibu, hari itu aku ulang tahun dan akan merayakannya. Betapa senangnya aku waktu itu meskipun aku pun tidak akan ingat hari ulang tahunku kalau tidak diingatkan begitu. Namanya anak kecil belum mikir tentang ulang tahun dan perayaannya. 


mSetelah aku undang semua temanku yang hanya beberapa orang saja, aku pun siap-siap. Aku ingat aku memakai baju mirip gaun yang dibelikan bapak. Sayangnya tanpa lengan jadi mirip model you can see tapi bawahnya rok mekar. Entah lah apa namanya ya?


Terus, aku lihat kue tart yang menggiurkan sudah di depan mata. Ketika semua sudah berkumpul, kami menyanyikan lagu ulang tahun sambil bertepuk tangan. Kalau aku pikir sekarang, wajah temanku waktu itu ada yang senyum dan ada yang tanpa ekspresi. Tak bisa dideskripsikan.


Setelah sesi foto-foto bersama kedua orang tua baru deh aku memotong kue tart nya yang dibantu tangan ibu. Potongan kue pun dibagikan ke teman-temanku yang datang.


Betapa senangnya aku waktu itu. Dan aku berharap temanku juga senang dengan acara yang aku buat.



Ulang Tahun Paling Berkesan Saat SMA


Aku langsung aja ke masa SMA ya karena aku benar-benar tidak ingat dengan masa SMP. Ketika SMA aku bersekolah di sekolah berasrama di Samarinda. Jadi aku juga tinggal di asrama yang satu kompleks dengan sekolahku.


Di asramaku diberlakukan sistem semi militer dalam pengasuhan asrama. Jadi semua kegiatan tidak jauh dengan urusan kedisiplinan, hukuman fisik dan mental. 


Yang paling unik adalah siswa yang baru masuk akan mendapat satu kakak asuh. Untuk mendapatkan kakak asuh pun harus dengan lomba lari cepat-cepatan siapa yang dapat kakak asuh. Dan disetiap kakak asuh berada di sebuah keluarga asuh yang terdiri dari beberapa 'keturunan'. 


Kebetulan karena angkatanku jumlahnya lebih banyak dari angkatan sebelumnya, jadi ada satu kakak asuh yang mendapat dua adik. Bukannya mendapat kakak asuh yang cewek tapi aku mendapat kakak asuh yang cowok. Alhasil, segala urusan di asrama putri diserahkan oleh kakak asuh lain beda keturunan dalam satu keluarga asuh.


Aku mendapat keluarga asuh bernama Oksigen Median. Satu keluarga asuh di sana mendapat tiga nama yaitu Kimia, Matematika dan Fisika. Yang kuingat hanya dua itu nama keluarga asuhku.


Setiap jam makan, sudah ditentukan setiap murid duduk dengan siapa. Biasanya duduk dengan senior kelas 2 dan 3 tapi beda keluarga asuh. Ketika akhir pekan biasanya tempat duduk diatur bersama keluarga asuh. Jadi meja panjang disusun jadi satu dan semua keluarga asuh duduk bersama.


Momen makan bersama keluarga asuh adalah momen menyenangkan menurutku. Karena selalu ramai dan semakin mempererat hubungan dengan senior.


SMAN 10 Melati Samarinda
Gambar hanya contoh tapi mirip seperti itu. Dulu kursinya masih bahan alumunium.


Aku lupa apakah saat makan bersama keluarga itu aku sedang berulang tahun atau tidak. Yang aku ingat, keluarga asuhku beramai-ramai menumpukiku ompreng tempat makanan setelah selesai makan. 


Menjadi sebuah tradisi ketika ada yang berulang tahun, maka teman atau senior yang memiliki hubungan dekat akan menumpuki ompreng setelah makan. Harusnya setelah makan setiap murud membereskan ompreng makanannya sendiri terkecuali kalau ada yang berulang tahun. Alhasil, aku harus membereskan semua ompreng yang bertumpuk di depanku secepat mungkin tanpa ada bantuan. 


Ompreng


Di sisi lain aku kesal tapi aku harus menerimanya dengan baik. Alhamdulillah aku tidak dilempar tepung dan telur yang baunya bikin muntah.



Ulang Tahun Paling Berkesan Saat Kuliah


Aku benar-benar sudah lupa atas kejadian ulang tahun saat kuliah. Cuma ada satu momen ulang tahun paling berkesan saat aku kuliah yaitu merasakan salju tepat di hari ulang tahunku.


Seumur hidup aku nggak pernah melihat salju dan salju turun tepat di hari ulang tahunku yang ke 24 tahu seperti yang sudah pernah aku tulis di sini.


Rasanya senang. Meskipun aku tidak merayakan bersama keluarga, aku cukup senang menikmati salju yang turun dengan derasnya di usia 24 tahun. Tak peduli dingin sampai ujung kaki terasa beku, bibir kering, mata berair dan hidung memerah mampet, aku menerobos hujan salju yang sangat jarang turun. Mencari spot terbaik untuk berfoto-foto. Bahkan berlanjut keesokan harinya.


Salju di Eiffel
Semoga ultah selanjutnya dapat tumpukan duit ya wkwkw amiin


Demikianlah beberapa momen ulang tahun yang paling berkesan saat menempuh pendidikan. Selanjutnya momen ulang tahun hanyalah momen untuk mengingat betapa diri ini harus menjadi manusia yang lebih baik lagi dalam beribadah. Menjadi pengingat diri bahwa hidup cepat sekali berjalan dan menjadi evaluasi terhadap apa yang sudah aku berikan untuk orang tua dan keluargaku. Kadang malah sedih karena aku tidak bisa berbuat banyak untuk menjadi orang yang bermanfaat. Meskipun setidaknya menjadi orang yang paling dibutuhkan di dunia ini oleh dua anakku.

Read More

Follower