Menjalankan bisnis bisa dikatakan tidak mudah apalagi di jaman pandemi Covid-19 seperti ini dimana banyak pebisnis yang gulung tikar. Pengalaman keluarga saya yang sudah lama berbisnis juga mengalami kondisi surut ketika masa pandemi. Banyak orang yang bekerja dari rumah membuat tempat berjualannya sepi. Pasar pun sepi karena orang tidak keluar rumah. Karyawan terpaksa diliburkan untuk mengurangi beban pengeluaran.



Produk Penjualan Yang Mengalami Pasang Surut di Masa Pandemi Covid-19


Ada beberapa produk yang justru berkembang di masa pandemi. Ada juga produk yang semakin surut di masa pandemi. Semua dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat untuk tetap di rumah. Sama halnya dengan bisnis pakaian seperti jilbab dimana orang tidak perlu membeli jilbab banyak karena hampir tidak pernah keluar rumah. Meskipun begitu tetap saja ada yang membeli jilbab karena merasa harus tampil berbeda saat akan kuliah online atau kerja online.

Produk penjualan seperti masker, oxymeter dan vitamin merupakan produk yang sering dicari selama pandemi. Semua produk memang tergantung trend yang terjadi di masyarakat saat ini.

Cara Mengelola Bisnis Pakaian Selama Masa New Normal

Namun, kondisi perekonomian yang mulai bangkit ini, pebisnis harus jeli terhadap trend bisnis saat ini. Pebisnis harus mulai memperhatikan beberapa hal yang bisa disimpulkan bagaimans cara mengelola bisnis pakaian selama masa New Normal.

1. Memiliki berani mencoba dan berinovasi


Sudah diakui bahwa pandemi memang mengubah segalanya dalam berbisnis. Namun, jika tidak memiliki keberanian untuk mencoba hal baru adalah alasan tidak berkembangnya suatu bisnis. Karena bisnis yang berhasil juga biasanya berawal merangkak dari bawah. Pebisnis juga dituntut inovatif akan produk yang dijualnya. Bisa dilihat dari produknya yang unik dan berbeda ataupun pemasarannya yang kuat dan inovatif.



Seorang pebisnis harus juga peka menangkap peluang dengan kondisi yang ada. Di masa sekarang dimana kantor, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya sudah mulai ramai, maka perlu bisnis yang tetap inovatif dan kreatif. Tak hanya offline, pengembangan bisnis juga bisa dilakukan secara online.



Dengan kecepatan internet dan jasa pengiriman, harusnya penjualan online sudah bukan menjadi kendala. Pebisnis bisa menawarkan produknya dengan berjualan di social media atau marketplace. Pebisnis juga bisa mencontoh cara marketing yang efektif agar produk bisnis laku terjual.



2. Memiliki ketelitian


Pebisnis juga perlu melakukan perhitungan terhadap barang yang dijualnya, mulai dari pembelian dari seller, transportasi untuk barang, pemasaran hingga pengemasan saat pengiriman. Bahkan pebisnis yang mengambil produk dari luar kota juga bisa mulai memasukkan anggaran tes swab atau antigen.



Tak bisa dipungkiri bahwa pengemasan yang kreatif meskipun sederhana juga menjadi nilai tambah kepuasan pelanggan untuk membeli produk yang dijual. Semua harus dihitung agar ketika produk yang dijual untungnya kecil tapi tidak merugikan karena sudah dihitung dengan baik. Misalnya, saat akan berbisnis pakaian maka harus diperhitungkan berapa pakaian yang harus dibeli dari seller agar menghasilkan keuntungan yang sudah ditentukan.



3. Perhatikan trend pembelian


Meskipun sekarang masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali, tapi sudah tidak seperti dulu. Aktivitas di luar dilakukan terbatas pada tempat dan waktu tertentu. Pebisnis harus memperhatikan trend pembelian. Misalnya di masa pandemi ini banyak orang yang akhirnya jarang keluar rumah sehingga dianggap tidak perlu membeli pakaian padahal tidak selamanya mereka tidak membeli pakaian.



Pebisnis bisa memilih produk pakaian yang sering dipakai di rumah, misalnya kaos, celana atau pakaian dalam. Atau produk pakaian seperti jilbab yang memang orang perlu tampil di depan layar laptop atau ponsel karena harus kerja dan kuliah dari rumah. Pebisnis harus mulai memutuskan produk yang dijual ke masyarakat. Bukan berarti pebisnis harus ikut-ikutan dengan trend yang ada. Setidaknya, ketika mengikuti trend maka konsumen akan mudah didapat.



Demikianlah, cara mengelola bisnis pakaian agar mampu bertahan di masa pandemi. Hal-hal tersebut harus diperhatikan untuk bisa mempertahankan bisnis yang sudah berjalan. Pebisnis harus bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi saat ini dengan melakukan pembaharuan-pembaharuan yang kreatif dan inovatif.
Read More

Saat anak sudah menginjak usia tiga tahun, biasanya orang tua mulai mengajarkan anak membaca angka. Ada juga orang tua yang mengajarkan anak membaca dimulai usia 4 tahun saat masuk sekolah TK.


Mengajarkan anak menghafal angka ada yang susah dan ada yang mudah. Ada anak yang dengan mudah menyerap apa yang diajarkan. Ada juga anak yang justru masih suka bermain dan kurang tertarik memperhatikan apa yang diajarkan. 


Jika ada yang bertanya pada usia berapa anak mulai belajar angka? Maka tergantung kesiapan individunya. 


Terus terang sih ada kekhawatiran kalau pas SD anakku belum mengenal angka satu pun. Tapi entah berjalannya waktu seperti memberi jalan aja kalau ini waktunya ngenalin anak sama angka dan huruf. Jadi minat dia muncul sendiri menulis dan mengenal bentuk. Dia tanya-tanya ini apa itu apa. Ya sekalian deh aku fasilitasin. Karena aku juga nggak mau maksain anak belajar di masa usia dini. Ya sesuai kemauannya aja.

Belajar angka bagi anak PAUD atau TK memang susah-susah gampang. Pengalaman saya saat mengajarkan angka dua anak saya juga berbeda. Di usia 3 tahun anak kedua saya masih susah untuk membedakan bentuk angka. Sementara ada anak lain di usia yang sama sudah bisa membaca angka. Anak pertama saya sudah mulai bisa membedakan angka dan lancar di usia 5 tahun. Meski kadang masih terbalik angka 6 dan 9. 


Sebenarnya semua anak kondisinya berbeda tapi saya tetap punya target agar anak saya TK sudah bisa baca angka. Cara mudah menghafal angka anak TK adalah dengan memberikan media belajar yang interaktif.


Cara Mudah Menghafal Angka Untuk Anak TK

Nah ada beberapa cara yang saya lakukan agar anak usia TK menghafal angka dengan mudah.

1. Menonton Video Angka

Saya termasuk ibu yang jarang memberikan tontonan di Youtube karena saya tidak mau anak saya jadi ketergantungan sama gawai. Hanya sesekali saja dan dengan jangka waktu tertentu.


Tapi kalau ada edukasinya saya bersemangat seperti mengenal angka lewat video Youtube. 


Video itu saya putar beberapa kali sampai anak saya mulai hafal. Besoknya saya putar lagi khusus video menghafal angka. Lama-lama anak akan hafal dengan bentuk-bentuk angka. Lebih bagus lagi kalau angka yang diajarkan memiliki bentuk-bentuk yang bisa dikenali anak. Misalnya angka 2 seperti bebek, angka 4 seperti kursi terbalik, dll.


2. Jalan Sambil Belajar

Suasana hati yang lagi senang biasanya seorang anak akan lebih mudah menangkap pelajaran. Ketika saya sedang jalan ke suatu tempat dan menemukan angka-angka sepanjang perjalanan, saya kadang menunjukkan angka berapa saja. Menurut saya itu lebih efektif. Anak mencoba mengingatnya sedikit demi sedikit.


3. Menirukan Tulisan

Cara belajar angka anak TK dengan menirukan tulisan ini bisa dibilang cara mengajar konvensional tapi ini bisa jadi efektif untuk beberapa anak. Misalnya ibu menuliskan angka 1 sampai 10 kemudian anak menirukan tulisan ibu. Pada awalnya anak akan kesulitan. Ibu bisa membantu dengan memegangi tangannya. Jika anak belum terbiasa memegang pensil, ibu bisa mengajarkan memegang pensil terlebih dulu kemudian mengajarkan garis lurus, melingkar, miring ke kanan dan ke kiri.


4. Membelikan Buku 

Membelikan buku adalah salah satu cara belajar untuk mengenalkan  angka pada anak. Biasanya saya membelikan buku-buku berhitung atau buku menulis angka atau buku aktivitas yang ada belajar berhitung. Angka-angka dalam buku itu hanya berupa titik-titik kecil dan anak diminta menyambungkan titik-titik hingga membentuk angka. Sayangnya cara ini kurang berhasil diterapkan pada anak saya. Dia kurang tertarik menulis di buku yang mungkin terlihat dia membosankan.


5. Bermain Sambil Belajar

Cara mengajarkan anak membaca dengan mudah bisa dengan metode bermain sambil belajar. Saya balik ya bukan belajar sambil bermain hehe.


Jadi anak memang disuruh bermain dan di dalam permainan itu ada banyak hal yang bisa dipelajari seperti mengenal angka. Media permainan sekaligus untuk belajar adalah puzzle angka atau papan angka. Bisa juga dengan bermain game. 


Ketika anak saya dulu masih belajar menghafal angka, saya sempat berikan game di gawai khusus permainan angka dalam jangka waktu tertentu. Dan dia lebih cepat menghafal. Orang tua pun tidak perlu menguras emosi untuk mengajarkan anak membaca. 


Itulah lima cara saya untuk mengajarkan anak membaca angka. Nah, saya mau rekomendasikan permainan game belajar menghafal angka untuk anak usia dini (PAUD /TK). 



Game Online Plays.org

Namanya game plays.org. Apa sih plays.org itu? Plays.org adalah game online gratis berbasis browser yang menyediakan berbagai macam game. 


Pendiri game online ini adalah sepasang suami istri yang juga senang bermain game. Mereka memberikan hiburan bagi siapa saja yang belum sempat menikmati video game di jaman dulu juga mereka yang biasa main game tapi harus upgrade pembayaran agar bisa bermain game karena game ini gratis.


Apa kelebihan game plays.org?


1. Tanpa perlu menginstal

Game plays.org tidak perlu diinstal di ponsel jadi tidak perlu khawatir jika akan menghabiskan ruang penyimpanan ponsel. 


Buibu bisa masuk ke websitenya plays.org dan bisa pilih banyak game di sana. Sedangkan game yang khusus belajar angka anak TK sudah saya pilah-pilih ya. Akan saya jelaskan nanti.


2. Tanpa perlu register atau sign in

Kita tidak perlu ribet harus mendaftarkan email kita atau sign in saat akan bermain game di plays.org. 


Tanpa mendaftar kita sudah bisa bermain tapi jika ingin mendaftar pun bisa klik register di tampilan menu. Kelebihan registrasi di Plays.org yaitu kita bisa menyimpan game online yang kita mainkan. Jadi ketika pindah browser atau pindah desktop tinggal sign in saja maka game online kita masih ada.


3. Banyak pilihan permainan

Jika Buibu membuka plays.org maka akan ada banyak pilihan game di Beranda. Sebenarnya tidak cuma itu. Ada banyak permainan yang bisa dilihat di bagian kategori. Jangan kaget karena banyak sekali. Sebenarnya satu games bisa beberapa kategori. Jadi setiap membuka kategori Addition maka akan ada game yang sama dengan Education. Meskipun begitu, sejak diluncurkan bulan Januari 2021, permainan di plays.org sudah mencapai 1000an permainan. Bahkan sekarang setiap hari akan terus bertambah beberapa game dan bisa dipilih dari Menu New.


4. Bisa dimainkan di ponsel dan desktop

Semua game di Plays.org bisa dimainkan di dua tampilan baik desktop ataupun ponsel. Biasanya kalau ponsel harus diatur landscape dulu untuk beberapa permainan.


5. Ada penjelasan sebelum mulai permainan

Bagi yang bingung cara bermainnya, sebelum memulai permainan akan ada penjelasan singkat tentang permainannya. 


6. Loading cepat

Sebagian besar game dibuat sebagai aplikasi web JavaScript ringan sehingga loading time cepat. Tapi ketika mau ingin bermain lagi, disarankan untuk menghapus cache di web browser sehingga saat bermain permainan selanjutnya loading bisa cepat.


7. Gratis

Sebagian besar game di Plays.org adalah gratis. Jadi benar-benar Plays.org membuat kita bersenang-senang dan menghibur diri.


8. Ada Review Tiap Game

Sebelum memulai main game online Plays.org, teman-teman bisa melihat review game tersebut di bagian bawah setelah mengklik game online yang dipilih sehingga bisa memutuskan ingin melanjutkan permainan atau tidak. 



Rekomendasi Game Online Plays.org untuk Belajar Angka

Nah, seperti yang saya janjikan, jenis game apa yang cocok untuk belajar angka anak TK? Ada beberapa permainan edukasi untuk anak TK belajar angka yang saya temukan adalah:

1. Complete The Sequence: Ordering Numbers Practice Game for Kindergarten

Permainan game ini dilakukan dengan melanjutkan angka yang sudah disusun sebelumnya. Pemain mengambil bubble angka yang sesuai dengan urutan tersebut dan menaruhnya dalam kotak dengan kursor. Permainan ini melatih kecepatan berpikir dan kecepatan gerak tangan untuk cepat memilih angka.



2. Connect the Dots Ocean Animals for Kids

Permainan ini menghubungkan titik-titik yang bernomor. Dengan bermain ini maka anak belajar menghubungkan angka-angka secara berurutan. Setiap stage akan berbeda jenis hewan lautnya. Jika sudah selesai maka akan membentuk satu jenis hewan laut. 



3. Find The Number: 1-10 Recognition Math Game for Kids

Nah permainan ini butuh kejelian bagi mata anak karena angka-angka yang harus dicari ada di antara angka lainnya. Game ini menuntut anak untuk sabar dan teliti. Dengan game ini anak jadi harus mengulang-ulang bentuk angka sambil mencari yang mirip sehingga anak jadi hafal angka. Jangan sampai ada yang tertinggal ya. 



4. Blast Off Numerical Order: Number Counting Game

Bagi anak yang suka dengan kehidupan astronot, game ini cocok sekali untuk dimainkan. Grafisnya juga bagus. Anak diminta untuk mengurutkan angka yang bercampur dan menyusunnya di bentuk geometri yang telah disediakan.



5. Missing Number Game

Dalam permainan ini, anak diminta mencari angka yang hilang pada waktu tertentu. Game ini melatih kecepatan berpikir anak.



6. Number Writing

Jika saya biasa meminta anak menulis angka di atas kertas, dalam game ini anak bisa menuliskan angka sesuai dengan petunjuk yang terlihat. Ini bagus untuk melatih anak mengingat angka tapi jika ingin membuat anak terbiasa menulis dengan pensil maka game ini mungkin bukan menjadi pilihan. Hanya untuk belajar mengingat saja.



Nah, itulah rekomendasi game online Plays.org untuk belajar menghafal angka untuk anak TK. Mungkin teman-teman punya pengalaman dalam mendampingi anak belajar menghafal angka? Bagaimana caranya dan pakai media apa? Share ya!

Read More


Teman-teman mau jualan pulsa? Nah, agar bisnis jualan pulsa teman-teman dapat berjalan lancar dan memiliki untung melimpah maka perlu mengetahui tips-tips cara jualan pulsa. Menjalankan bisnis pulsa merupakan hal yang sangat menguntungkan karena bisa dilakukan di rumah.

Terutama, di tengah era digital ini setiap orang dituntut untuk selalu terhubung ke sosial media sebagai sarana berkomunikasi. Agar media sosial dapat diakses maka pasti dibutuhkan pulsa untuk membeli paket internet. Bagi pemula yang ingin membuka bisnis jualan pulsa, yuk simak beberapa tips berikut ini agar untungmu melimpah.

Saat ini jualan pulsa juga tidak hanya sekedar menjual pulsa telepon dan paket internet saja. Namun, biasanya juga melayani pembelian token listrik hingga PDAM.

Tips Jualan Pulsa Untuk Pemula


Terlebih dengan adanya aplikasi online Akuntansi yang menyediakan jasa pulsa semua operator tentu akan memudahkan agen pulsa. Nah, agar jualan pulsa Anda untungnya semakin melimpah perhatikan tips berikut ini.

Siapkan Modal Secukupnya


Bisnis jualan pulsa memang tak membutuhkan modal yang besar, namun setidaknya teman-teman harus memiliki handphone yang dapat mendukung bisnis teman-teman. Misalnya, jika jualan pulsa teman- makin laris maka satu server saja tak cukup. Hal ini untuk berjaga-jaga apabila terjadi gangguan pada server tersebut.

Sehingga agar Anda selalu siap melayani kebutuhan pulsa pelanggan maka dibutuhkan dua server yang berbeda. Namun, pasti dibutuhkan ketelitian dalam menulis transaksi pembukuan jualan. Maka dari itu, agar keuntungan jualan pulsa melimpah sebaiknya pilihlah agen pulsa yang mampu mencatat pengelolaan keuangan teman-teman, misalnya Aplikasi Akuntansi.

Pelajari Informasi Terkait Bisnis Pulsa

Meskipun bisnis jualan pulsa tidak ribet, tetapi tetap dibutuhkan pengetahuan dan informasi seputar bisnis pulsa jika ingin omzet teman-teman melimpah. Untuk memulainya, teman-teman bisa mencoba mencari informasinya di internet atau bertanya kepada agen pulsa yang sudah berpengalaman.

Informasi penting yang bisa teman-teman cari seperti bagaimana cara membeli saldo pulsa yang dijual dan cara mengisi pulsa tanpa saldo. Selain itu, cari juga distributor yang menyediakan pulsa dengan harga lebih murah dibanding yang lainnya.

Lakukan Survey Harga Pasaran Pulsa

Supaya untung teman-teman makin melimpah, perlu juga melakukan riset pasar harga pulsa terlebih dahulu. Cara ini bisa dilakukan dengan bertanya langsung kepada pelanggan atau mencoba membeli pulsa di outlet lainnya.

Setelah mengetahui harga pasarannya, kemudian teman-teman bisa menentukan harga transaksi pulsa yang teman-teman jual. Tips agar calon pelanggan tertarik membeli pulsa di tempat teman-teman maka bisa menerapkan harga sedikit di bawah standar. Meskipun untungnya lebih kecil, namun jika jualan pulsa teman-teman laris pasti bisa meraup untung berlimpah.

Jangan Mau Pembayaran Pulsa Diutang


Walaupun terkesan wajar, namun pembayaran pulsa yang diutang justru akan menghambat bisnis jualan pulsa teman-teman. Apalagi jika pelanggan tak kunjung membayar utangnya, maka teman-teman pasti kebingungan memutar modal untuk melakukan pengisian deposit.

Jadi biar aman, sebaiknya jangan mau pulsa teman-teman di-bon baik itu nominal kecil maupun besar. Karena, jika saldo deposit teman-teman sampai habis pasti mengecewakan pelanggan lainnya.

Fokus Pada Pendapatan Jualan Pulsa

Masih terkait dengan harga transaksi, keuntungan jualan pulsa sangat bergantung pada jumlah transaksi. Sebagai contoh, teman-teman menetapkan keuntungan tiap transaksi adalah Rp500 dan rata-rata dalam sehari ada 100 transaksi. Maka dapat dihitung dalam sebulan keuntungan teman-teman adalah Rp500×100×30 = Rp1.500.000.

Meski keuntungan per transaksi sedikit namun tentu lebih baik ketimbang mengejar untung banyak tapi jumlah penjualan sedikit. Agar untung makin melimpah, teman-teman juga bisa memulai promosi melalui orang terdekat atau sosial media.

Demikian tips mengenai jualan pulsa agar untung melimpah. Nah, jika teman-teman tertarik membuka peluang usaha jualan pulsa kini bisa dilakukan melalui aplikasi BukuWarung. Di sini teman-teman bisa melakukan pencatatan transaksi pembayaran secara otomatis dan tak ribet.




Tak hanya menjual pulsa saja, di BukuWarung juga dapat melakukan pembayaran paket inernet, tagihan air dan listrik, serta masih banyak produk lainnya. Dengan BukuWarung, teman-teman juga dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan mudah. Yuk ketahui fitur menarik lainnya dengan mengelik tautan berikut: https://bukuwarung.com/fitur-pembayaran/jual-pulsa
Read More


Kalian yang jadi juru masak keluarga kerasa nggak kalau selama pandemi gas tabung hijau cepat habis? Terus listrik juga membengkak.

Sama! Saya juga.

Kok bisa cepet banget ya habisnya. Kok listrik jadi boros banget ya.

Sebenarnya wajar sih ya karena kan anggota keluarga pada di rumah semua. Kegiatan memasak jadi lebih sering.

Suami yang biasa makan di luar saat kerja jadi harus makan di rumah. Porsi memasak jadi lebih besar. 

Laptop dan handphone lebih sering disambingkan ke listrik.

Saat memasak, biasanya saya memasak saat pagi dan malam saat suami di rumah. Kalau siang, saya jarang masak karena hanya saya dan anak-anak di rumah jadi makan seadanya.

Nggak hanya memasak makanan utama saja tetapi saya juga memasak untuk cemilan seperti pisang goreng, bakpao kukus, french fries, dan lainnya.

Makanya konsumsi tabung gas jadi meningkat. Tapi sebenarnya di balik itu kita sudah menghabiskan banyak sekali sumber daya yang tak bisa diperbarui.

Sebagai juru masak keluarga, saya harus sering beraktivitas di dapur dan pasar. Dan itu sering membuat saya mengeluh dalam hati atau pun diucapkan seperti ini:

“Duh, masak gini aja sampai gobyos. Keringatan!”

“Waduh! Listrik matiii. Kueku gimanaa?!”

“Ya Allah. Listrik bulan ini kok membengkak?!”

“Panas banget sih hari ini. Beli sayur ke pasar saja bisa sampai wajah gosong.”

Atau...

“Mahal banget sih harga cabe.”

Saya sadar ujung-ujungnya yang saya salahkan adalah alam.

Lah tapi saya pikir-pikir, ngapain juga menyalahkan alam?

Musim panas yang panas banget. Musim hujan yang bikin gagal panen. Musim hujan yang nggak menentu sering bikin listrik mati. Atau nggak kenal musim listrik juga mati.

Sebenarnya kalau dipikir-pikir lagi ya sebenarnya segala yang saya rasakan adalah bermula dari satu titik. Yaitu perilaku manusia yang mementingkan keinginan tanpa memikirkan alam.

Semua fenomena alam yang terjadi. Banjir yang terjadi, salah satunya, disebabkan oleh konversi lahan hijau menjadi lahan terbangun. Banyaknya lahan terbangun ini membuat panas tidak bisa diserap tanah dan kembali ke atmosfer. Tentunya itu menyebabkan pemanasan global yang pada akhirnya juga menyebabkan es di kutub mencair dan menaikkan muka air laut serta banjir di beberapa kota. 

Banjir itulah yang membuat petani mengalami gagal panen. Stok pangan berkurang dan membuat harga melambung tinggi.

Dan yang terakhir itu seringkali membuat juru masak pusing. Kita harus beli bahan pangan dengan harga yang mahal? 

Dan salah satu pemicunya adalah pemanasan global.

Ngomong-ngomong tentang pemanasan global, ternyata peningkatan suhu bumi kita memang sudah mendekati ambang batas 1.5°C yaitu sekitar 1.1 °C. Kelihatannya cuma sedikit ya naiknya. Tapi kenaikan suhu itu berdampak pada kehidupan kita. 

Jika kita tidak melakukan perubahan, suhu bisa meningkat hingga 2 °C pada tahun 2060 dan 2,7°C di akhir abad ini. 

Jika kita tidak melakukan mitigasi perubahan iklim sejak dari sekarang maka pertumbuhan pemanasan global hingga mendekati 4°C di tahun 2100 (high growth). Tapi jika kita melakukan mitigasi perubahan iklim SEJAK DARI SEKARANG, maka emisi CO2 akan konstan atau setidaknya peningkatan emisinya rendah (low growth).

IPCC Scenario 


Apa dampaknya jika suhu global naik 1,5°C? Yang terjadi sudah kita rasakan seperti gelombang panas, suhu dingin ekstrem, curah hujan ekstrem, kekeringan, ketersediaan air berkurang, dsb.

Bayangkan bagaimana jika beberapa tahun lagi mengalami kekurangan air? Padahal air digunakan untuk memasak, mandi, mencuci, dsb.

Jika sudah langka, kita harus beli air dengan harga yang sangat mahal. Semakin meningkat suhu global bumi maka semakin rentan juga kelangkaan air terjadi.

Juru masak makin pusiiinng.

Jika mau menyalahkan manusia? Kira-kira siapa yang patut disalahkan? Manusia yang mampu menguasai hulu dan hilir perekonomian dunia? Atau manusia yang tak punya kuasa apa pun terhadap penguasaan sumber daya alam?

Bukan A juga bukan B. Semua punya potensi sebagai penyumbang perubahan iklim. Sumber daya yang kita konsumsi bisa saja menjadi penyumbang gas rumah kaca.

Makanya jangan menganggap kalau juru masak di rumah saja itu tidak menjadi pendonor jejak karbon ke udara. Siapa bilang? Juru masak bisa menjadi pendonor jejak karbon ke udara.



Penggunaan energi merupakan sumber terbesar dalam emisi gas rumah kaca.

Sebagai juru masak, saya menyadari saya masih kurang bijak dalam penggunaan energi listrik dan gas tabung hijau. 

Padahal energi listrik berasal dari batu bara yang ditambang jauh di dalam bumi. 

Gara-gara penambangan batu bara yang terus menerus, sebagai sumber pembangkit listrik, negara kita terancam gagal mencapai target dalam Persetujuan Paris atau Paris Agreement. 

“Perjanjian Paris adalah perjanjian dalam Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) mengenai mitigasi emisi gas rumah kaca, adaptasi, dan keuangan, yang dilaksanakan di Paris, Prancis pada tahun 2015.”
Tahu kan kalau penggunaan batu bara dalam pembangkit listrik bisa melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer?

Bahan bakar fosil seperti batu bara terus dieksploitasi demi kebutuhan manusia dan pengolahannya juga melepaskan emisi gas rumah kaca ke atmosfer. 

Makanya rasanya tak elok jika harus menuduh siapa yang patut disalahkan karena saling menyalahkan tidak jua mampu mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dan penggunaan energi di dalam rumah sering disepelekan. Sebagai juru masak keluarga, apa yang bisa saya lakukan? 

Seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari di rumah dan tak ke mana-mana juga bisa menjadi penyumbang gas rumah kaca, menjadi orang yang berkontribusi dalam perubahan iklim. 

Misalnya listrik.

Menurut situs McGinley, untuk menyalakan satu bohlam 100 watt selama setahun akan membutuhkan 325 kg batu bara

Banyak banget kan! 

Pada pembangkit listrik tenaga batu bara, hanya 40% energi panas batu bara yang diubah menjadi listrik. Sisanya menjadi emisi yang menambah gas efek rumah kaca dan membuat bumi semakin panas. 

Saya di rumah, sumber listrik yang cukup besar watt-nya adalah oven listrik. Saya cukup sering menggunakan oven listrik untuk memasak kue, ayam atau sekedar memanaskan makanan. Oven listrik ini dayanya besar.

Begitu juga saat menggunakan gas elpiji. Kadang masih saja saya berperilaku boros menggunakannya.

Padahal gas elpiji tersebut berasal dari gas bumi yang dicairkan dengan komponen utama propana dan butana. Semakin boros menggunakan gas elpiji maka semakin banyak gas bumi yang dieksploitasi.

Maka di bulan Oktober ini, untuk memperingati Sumpah Pemuda, saya sebagai #MudaMudiBumi berikrar menjadi juru masak yang berperilaku cerdas dan hemat saat menggunakan oven listrik maupun kompor.




Inilah #TimeforActionIndonesia saya menjadi juru masak yang berperilaku hemat dan cerdas saat memasak :

1. Menggunakan wajan atau panci yang lebar sehingga bisa menyebarkan panas secara efektif. Dengan begitu makanan cepat matang dan penggunaan gas tabung hijau tidak boros.

2. Menggunakan tutup panci saat memasak. Udara panas terperangkap di dalam panci sehingga masakan lebih cepat panas dan matang. Dengan begitu gas elpiji bisa lebih hemat.

3. Menggunakan api kecil. Api yang terlalu besar hingga melewati wajan panci hanya membuat boros gas elpiji. Suami saya pun sering mengingatkan untuk tidak menyalakan api terlalu besar karena boros. Suami mengatakan kalau api yang panas iu api biru. Jadi saat api dibesarkan yang muncul malah api merah yang malah membuat gas cepat habis.

4. Memasak sayur dalam waktu yang singkat. Memasak sayur yang terlalu lama membuat penggunaan gas elpiji lebih boros. Ditambah lagi kandungan gizinya akan ikut hilang. 

Biasanya saya memasukkan sayur, seperti bayam, kangkung, daun ketela, saat air sudah mendidih dan menunggunya sekitar maksimal 4 menit kemudian kompor dimatikan. 

Eits. Tidak langsung mengangkat sayur yang direbus. Setelah kompor dimatikan, saya membiarkan sayuran di dalam panci untuk proses pematangan lebih lanjut.

5. Masak secukupnya disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga agar tidak banyak makanan yang terbuang baik oven listrik atau kompor gas.

6. Menyiram tanaman dengan air sisa cuci sayur dan beras. Ketika saya mencoba mengumpulkan air bekas cuci sayur dan beras ternyata bisa terkumpul satu panci besar. 

Sayang sekali kalau langsung dibuang, jadi saya menyirami tanaman dengan sisa air tersebut. 

7. Belanja sayur tanpa meninggalkan jejak karbon seperti bersepeda. Selain hemat, naik sepeda berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

8. Menggunakan oven listrik hanya sesekali. Tujuannya agar lebih hemat listrik. Kalau pun harus memakai oven listrik maka harus menggunakan suhu yang sesuai dengan yang dimasak, meletakkan makanan di urutan rak yang benar dan tidak membuka pintu oven saat memasak.



Dengan perilaku sederhana dalam dunia memasak di keluarga saya setidaknya saya akan membantu mengurangi penggunaan energi listrik dan gas bumi yang bersumber dari alam. 

Tidak mudah memang berikrar untuk menjadi bagian dalam mitigasi perubahan iklim. Tapi kalau kita tidak melakukannya dengan sungguh-sungguh maka high growth yang akan terjadi. 

Jadi kenapa kita tidak berbuat baik pada bumi kita?

Apa yang saya lakukan itu memang #UntukmuBumiku agar bumi tetap baik seperti yang selalu bumi berikan untuk kita.

Bagaimana dengan kalian?




Referensi:

https://migas.esdm.go.id/post/read/Mengenal-Jenis-jenis-Gas-Bumi

https://www.mcginley.co.uk/news/how-much-of-each-energy-source-does-it-take-to-power-your-home/bp254/

https://www.edie.net/amp-news/11/Boris-Johnson-pledges-action-on--coal--cars--cash-and-trees--at-COP26/

https://www.ipcc.ch/2021/08/09/ar6-wg1-20210809-pr/

https://www.kompas.com/sains/read/2021/08/24/170200623/5-dampak-perubahan-iklim-jika-suhu-bumi-naik-2-derajat-celsius

https://politicstoday.org/un-climate-change-report-global-warming-red-red-code-for-humanity/

https://www.bbc.com/news/science-environment-58130705.amp

https://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150528_dunia_india_panas.amp

https://earthobservatory.nasa.gov/features/GlobalWarming/page5.php

Read More


Menyesap teh pagi hari ditemani biskuit adalah me time yang menenangkan sebelum anak-anak terbangun dan keriweuhan terjadi. Tangan kiri sibuk mencari berita yang menarik dari layar smartphone.

Harapannya, bahan bacaan menjadi pelengkap agar otak memiliki nutrisi yang berkualitas. Nyatanya, berita pagi itu sering membuat geleng-geleng kepala. 

Sekarang banyak sekali berita yang hanya mengandalkan sensasi dibanding kualitas isi. Lebih suka nuansa viral dibanding berita yang bersifat intelektual.

Bukan bermaksud menyombongkan diri. Kadang kesal dengan berita yang memiliki judul yang bombastis ketika dibuka ternyata isi artikelnya membuat skeptis.  

Di balik artikel bombastis itu, banyak masyarakat yang terpuruk perekonomiannya dan harus berjuang untuk hidupnya.

Pandemi Mengubah Segalanya 

Tak jauh-jauh, om saya sedang mengalaminya. Tahun-tahun sebelum pandemi adalah masa kejayaannya. Bisa membangun rumah yang bagus, mobil, motor, dan bisa mendaftar haji plus, hanya dengan berjualan jilbab di pasar dan di depan pabrik. 

Setiap hari, subuh hingga siang beliau berangkat ke pabrik untuk menggelar lapaknya. Sore sampai malam beliau berjualan di pasar dekat rumahnya. Kerja kerasnya itu membuahkan hasil.

Ketika pandemi berlangsung, semua orang diminta belajar dan bekerja dari rumah. Pabrik tempat berjualan sepi. Pasar Sepi. Hasil penjualan om berubah drastis. Pendapatannya menurun. Seolah-olah sudah tidak ada tempat yang representatif untuk berjualan.

Saran telah diberikan oleh keluarga besar seperti berjualan secara online. Namun, beliau justru tidak yakin dengan pemasaran dan persaingannya. 

Beliau bukanlah orang yang mengerti soal penggunaan aplikasi market place dan media sosial. Beliau hanya bisa membuka aplikasi chat dan membaca berita online. 

Akhirnya, beliau masih tetap berjualan di pasar dan di depan pabrik menunggu pembeli.

Mungkin karena om saya tidak tahu apa yang harus dilakukan pertama kali saat ingin mengembangkan usaha offline menjadi online. 

Beliau terlalu takut karena kurangnya informasi terkait memulai penjualan online. Beliau juga takut jika tingkat keamanan penjualan online yang rendah karena harus transfer lewat bank. Belum lagi kekhawatiran akan penipuan online. Tidak tahu harus melakukan apa untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut.




Saya yakin tidak hanya om saya saja yang mengalami kekhawatiran seperti itu. Banyak masyarakat Indonesia yang terkena dampak pandemi tapi tidak berani memulai bisnis online karena kurangnya informasi.

Selain om saya, tak sedikit usaha yang meredup bahkan mati tak terlihat geraknya sama sekali. Masih ada yang mencoba bertahan meski tak bisa bernafas lega. Ada pula yang semakin berkembang di tengah keterpurukan ekonomi.


Fortune Hadir Membangkitkan Optimisme

Seperti Henry Robinson Luce, di tahun-tahun Great Depression atau keterpurukan perekonomian di Amerika tahun 1929, Luce malah meluncurkan majalah bisnisnya yang bernama Fortune. Ia berharap keberuntungan hadir di tengah-tengah kesemrawutan ekonomi.


CEO IDN Times Majalah Fortune Indonesia
CEO IDN Media bersama Majalah Fortune Indonesia (Sumber: IDN Media)


Di tengah pandemi sekarang ini, pada masa banyak bisnis yang kolaps atau berjalan lambat, William Utomo dan Winston Utomo selaku CEO IDN Media mencoba memberikan asa dan membangkitkan optimisme dengan menghadirkan media informasi bisnis dan ekonomi, Fortune Indonesia yang diintegrasikan ke dalam ekosistem IDN Media.

“Tak semata-mata hadir sebagai sumber informasi bisnis yang terpercaya atau penyedia perspektif yang mendalam, kami berharap Fortune dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia: memandang jauh ke berbagai peluang, melihat kesempatan di tengah problema, dan mengubah pejuang menjadi pemenang.

Tak hanya majalah Fortune Indonesia saja, website Fortune Indonesia juga dihadirkan agar masyarakat Indonesia bisa mengakses informasi bisnis dan ekonomi bahkan bisa memberikan inspirasi serta suntikan semangat bagi para pelaku bisnis yang jatuh perekonomiannya akibat pandemi.

Alasan Pebisnis Online Harus Membaca Artikel dari Situs Media Fortune Indonesia

Segera saya meluncur ke situs Fortune Indonesia untuk membaca-baca artikel dari media bisnis dan ekonomi yang terkemuka. Saya menyimpulkan beberapa alasan kenapa Pebisnis Online Harus Membaca Berita dari Situs Media Fortune Indonesia yaitu:



Memudahkan mencari artikel yang dituju

Begitu saya membuka situs Fortune Indonesia, desain situs yang minimalis membuat mata saya langsung tertuju pada banyak pilihan artikel yang siap dibaca. Tidak perlu bingung dengan tampilannya karena pengunjung langsung fokus pada tujuan di dalam situs. Pengunjung situs bisa langsung memilih judul artikel yang banyak ditampilkan dalam halaman beranda. Pengunjung bisa melihat artikel-artikel terbaru dari beberapa kategori.

Di bagian bawahnya terdapat beberapa artikel berdasarkan kategori yang ada. Di situs Fortune Indonesia ini terdapat tujuh kategori berbeda, seperti Market, Business, Finance, News, Tech, Sharia dan Luxury.




Kategori Market ini untuk berita pergerakan dan prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kategori Business untuk berita perkembangan bisnis, perusahaan, inovasi dan profil tokoh. Kategori Finance untuk berita ekonomi, kebijakan BI, pajak, perbankan dan Asuransi. Kategori News untuk berita politik, kesehatan, industri, energi dan internasional. Kategori Tech untuk gadget, software, AI, aplikasi dan teknologi terbaru. Kategori Sharia untuk berita ekonomi, investasi, asuransi, investasi dan perbankan syariah. Kategori Luxury untuk barang mewah, gadget, travel, hotel dan kuliner.

Tampilan yang sederhana ini bisa memudahkan om saya untuk membaca artikel tanpa kesulitan memilih judul artikel.

Loading time-nya cepat

Ada satu artikel menarik di kategori Tech yang menjawab kekhawatiran om saya mengenai memulai berjualan online. Saya pun mengklik artikel yang membahas tips penting berjualan online. Dalam waktu dua detik, artikel telah terbuka. Tidak perlu waktu lama (loading time) untuk membuka artikel di situs Fortune Indonesia. Sekitar 2 detik artikel sudah bisa dibuka (jika jaringan internet stabil ya).

Jadi kita tidak perlu menunggu lama karena menunggu membuat pengunjung buru-buru keluar dari situs tersebut.

Konten yang aktual, faktual dan terpercaya

Dalam artikel yang saya buka, artikel tersebut membahas tentang tips membuka usaha online. Seperti melakukan riset, memilih produk yang mau dijual, memilih pemasok yang tepat, menentukan nama toko yang unik, dan memanfaatkan media sosial serta e-commerce.

Konten yang disediakan sebenarnya bisa menjawab kekhawatiran om saya. Pastinya konten yang disediakan mengikuti perkembangan bisnis terbaru.

Dalam artikel lain juga dibahas, langkah apa yang harus dilakukan sebagai pebisnis online pemula. Seperti halnya konten lain yang mampu menciptakan inovasi bagi pelaku usaha online seperti berjualan dengan Live Streaming yang ternyata bisa membuat penjualan meningkat.

Bagi orang awam seperti om memang tidak mengetahui apa itu Live Streaming. Namun jika membaca artikel tersebut setidaknya jadi mengerti apa itu Live Streaming dan mengerti apa yang harus dilakukan untuk mempromosikan produknya. Dengan interaksi langsung antara brand dan konsumen jadi kunci maka penjualan bisa meningkat.

Judul Artikel di Situs Fortune Indonesia Yang Menarik


Teknologi di jaman ini memang semakin canggih tapi yang harus diketahui bahwa penjahat siber juga bergerak cepat. Keamanan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dengan membaca salah satu artikelnya, pebisnis online juga bisa tahu media sosial mana yang menunjukkan perilaku berbelanja yang paling dominan.

Jangan khawatir dengan informasi yang diberikan media Fortune Indonesia karena sumber yang diperoleh untuk menulis tulisan adalah sumber yang bisa dipertanggungjawabkan

Didukung dengan data statistik

Memang tidak semua konten artikel di situs Fortune Indonesia disajikan dengan data statistik tapi ada juga konten artikel disajikan dengan prosentase untuk mendukung artikel yang dibahas. Data statistik yang disajikan bisa membantu memberikan keputusan bagi pebisnis online. Pengunjung yang juga pebisnis online ataupun calon pebisnis online bisa mengantisipasi bahaya saat berjualan online. Salah satu kutipan dalam artikel yang menyajikan data statistik:

Kategori paling banyak dibeli saat belanja online
Peringkat teratas adalah fesyen dan aksesori, dengan persentase 71 persen. Lalu diikuti oleh kecantikan dan perawatan tubuh (64 persen) dan elektronik (54 persen).
Di posisi keempat ada makanan dan bahan makanan (54 persen), kemudian kebersihan dan kesehatan (53 persen), peralatan rumah tangga (47 persen), perjalanan dan rekreasi (32 persen), serta peralatan anak dan bayi (24 persen).

Memberikan Inspirasi

Fortune Indonesia diharapkan mampu memberikan inspirasi terhadap pebisnis yang dilakukan dengan cara menyebarkan artikel terkait tokoh yang sukses di dunia bisnis.

In-depth reporting dengan sudut pandang yang berbeda

Tulisan-tulisan yang ada memberikan sudut pandang yang berbeda dan analisis yang mendalam (in-depth reporting) dengan teknik storytelling. Berita dan isu terkini di Fortune Indonesia diulas secara mendalam untuk mengetahui sesuatu yang baru di balik peristiwa.

Hal tersebut membuat artikel Fortune Indonesia selalu fresh, menarik untuk dibaca dan bisa memperkaya wawasan dan pengetahuan pembaca.

Bahasa yang mudah dipahami

Salah satu penyebab masyarakat tidak mau membaca berita bisnis dan ekonomi adalah bahasa yang sulit dipahami. Saya pun yang bukan lulusan ekonomi dan bisnis akan membaca berulang kali artikel yang menggunakan bahasa yang berat. 

Artikel di situs Fortune Indonesia memiliki bahasa yang mudah dipahami oleh kalangan yang menjadi sasaran Fortune Indonesia seperti para pemimpin di industri bisnis, termasuk pengambil keputusan, pengusaha, eksekutif, dan calon pebisnis profesional, generasi milenial dan generasi Z. Jika ada istilah asing dalam artikel biasanya penulis akan menjelaskan secara singkat maksud istilah tersebut.

Iklan tidak mengganggu

Iklan dalam situs Fortune Indonesia ditempatkan di sebelah kiri, kanan dan bawah halaman. Menurut saya, tata letak iklan itu tidak mengganggu pembaca saat akan memilih artikel baik tampilan desktop maupun ponsel.


Pebisnis Online
Penempatan Iklan dalam Situs



Pilihan Bacaan Tepat Untuk Pebisnis

Dari alasan itulah maka media Fortune Indonesia direkomendasikan bagi pebisnis untuk menjadi inspirator dalam pengembangan usaha karena memiliki informasi yang lengkap dan analisis yang mendalam.

Seperti yang diungkapkan oleh Hendra Soeprajitno, Editor-in-Chief Fortune Indonesia.

“Dunia bisnis pastinya penuh tantangan, namun, di balik semua itu, pasti ada peluang yang bisa kita telaah, persiapkan, dan jalankan. Kita tidak bisa hanya mengikuti arus, melainkan harus menjadi game changer. Hal yang sama juga berlaku bagi FORTUNE Indonesia.”

Memang benar jika bisnis itu penuh tantangan tapi kita bisa melihat peluang dari masalah yang ada. 

Membaca artikel bisnis di situs Fortune Indonesia bisa memberikan informasi, menjadi inspirasi dan bisa menangkap peluang untuk pengembangan bisnis baik offline maupun online.

Lebih khusus lagi, membaca artikel di situs  Fortune Indonesia setidaknya ketakutan dan kekhawatiran Om saya bisa berkurang untuk memulai bisnis online karena sudah mendapat informasi apa yang harus dilakukan. 

Semoga media Fortune Indonesia tetap bisa memberikan informasi yang aktual, faktual dan terpercaya. Bahkan bisa menjadi inspirasi setiap pebisnis Indonesia untuk menjalankan usahanya. 
Read More

Follower