Perjalanan Wisata ke Belanda! Yeay, travelling!

4 comments
Yeey !
lumayan dapat tiket kereta muraaahhhhh,, yang biasanya Paris-Amsterdam bisa sampe 100an euro, karena ada promo Woman's days, akhirnya cuma dapat 8 euro !! Thanks Allah !!! tp hanya berlaku dari tanggal 18 - 25 maret, itupun belinya hanya di tanggal 8 maret, dan antrinyaaaaa.. ngga nguatin.. karena mumpung promo, jadinya beli deh : Paris - Amsterdam, Amsterdam - Brussels, Cologne - Paris :D

19 maret pun tiba, 
saatnya berangkat dari Gare du Nord. Kereta telat 30 menit. Masuklah ke gerbong Thalyss. Kalo ada kereta cepet namanya TGV, yg ini namanya TGH ngga kalah elite nya.. 


ROTTERDAM

Setelah perjalanan 2,5 jam, aku dan temenku memutuskan untuk mengawali jalan2 di Belanda, dari kota Rotterdam yang terkenal arsitekturnya bagus. Disana kita beli OV-chipkaart merupakan kartu transport, kalau di hitung2 jatuhnya lebih murah. Beli kartunya aja 7,5 euro, trus kita isi 20euro. Dan mulailah perjalanan kita.

Cubic House (Rumah Kubus)



Rumah Kubus (Cubic House)


Yang kebayang, barang-barang di dalam rumahnya akhirnya ditempatkan miring2. Kesulitan tinggal di rumah tersebut, untuk menempatkan barang-barangnya harus disesuaikan dengan bentuk dan luasannya. Nggak hanya tempat tinggal, tapi juga untuk kantor, hotel, rumah makan, tempat jualan souvenir, restoran, dan lain-lain.

DELFT

Setelah jalan ke rumah kubus, kita lanjut ke Delft, tempat oleh2 yang muraaah.. Dan saat kita lagi jalan, kita menemukan Museum Nusantara yang sudah ditutup akibat kekurangan dana dalam perawatan museum tersebut. Padahal senang ada museum negara kita disana, tapi sayang malah ditutup.



Museum Nusantara yang Sudah Tutup


Ruang Terbuka


Sampailah di Place, tempat terbuka yang luas dan dikelilingi oleh bangunan khas, seperti gereja, dan entah apa ini namanya.

ketika cari oleh-oleh, malah ketemu toko yang punya orang indo (setelah diceritain temen, sepertinya nikah sama orang belanda) eh syukur deh dikasih diskon, walo ngga banyak, dan dapat bonus. Dan ada lagi yang paling murah dari semua toko yang berada dekat dengan gereja.

DEN HAAG

Setelah dari Delft, kita lanjut ke Den Haag, karena hari sudah mulai malam, jadinya kita cepet2 balik. Disana kita nginep di tempat temen indo yang juga sekolah disana.

Madurodam

Besoknya, kita pergi ke Madurodam. Perjalanan kesana melewati kawasan dimana nama-nama jalannya mengambil nama daerah di Indonesia, seperti Sumatrastraat, Javastraat, Malakastraat, Madoerastraat, Soendastraat, Balistraat, etc. Dan sampailah kita di Madurodam (Miniatur Belanda)



Madurodam dari depan




Miniatur Belanda, tuh liat skala orang dengan miniaturnya :D


Eh pas mau pulang ketemu orang indo yang mau ke Madurodam juga, dan ternyata rombongan dari semarang, dan termasuk bertemu dengan Ibu Walikota Semarang.

Pasar Malam

Kebetulan sekali ada pasar malam Indonesia di Den Haag, banyak pameran tentang hasil karya tiap daerah dan makanan indonesia. Yang sangat ditunggu2 ituu untuk melepas kangen dengan Indonesia. Untuk masuknya bayar 5 euro.




Semua masakan adaa, dari masakan orang jawa, padang, sumatra, bali, dan akhirnya makanan yang aku pilih adalah Sateee ayaamm, makanan kenangan ;)

Dibandingkan Perancis, di Belanda ini emang banyak toko oriental atau toko cina yang jual makanan indo maupun bumbu2 indo yang harganya murah meriah dibanding perancis, mulai dari pecel blitar, saus indofood, tempe, indomie, kecap bango, agar2 swallow, tepung ayam indo, etc. Sekalinya ke Toko Oriental, bener2 pengen diborong semua, tapi sayang badan ngga kuat bawa,, akhirnya cuma beli tempe seharga 0,99 euro 2 biji. :s

AMSTERDAM

Sudah larut, dan kami pulang ke tempat temen untuk melanjutkan perjalanan esok hari. Besoknya sebelum ke Amsterdam kita ke Keukenhof. Oiya, karena barang yang dibawa cukup banyak, akhirnya pas sampe di stasiun kita titipin di loker, hmm.. lumayan sih harganya, 3 euro, tapi udah cukup barang aku dan temen bisa masuk, jadi bisa patungan eh urunan alias barengan deh.

Keukenheuf

Terus kita ke tourist information trus beli tiket masuk sekalian transportnya kesana 22,5 euro



Pintu Gerbang Keukenheuf


Danau Keukenheuf

Sayangnya pas kesana, masih awal musim semi jadinya belum berbunga :(
jadi berasa jalan2 di hutan aja nih, hmm..



Ini Tulip yang mekar yang ada di ruang pameran, asli kok!



Tulipe sooo beautifuulll 

Perahu yang membawa keliling ladang Tulip, karena Tulip belum bermekaran jadi belum dibuka



Disana juga ada kincir anginnya :D kesampaian juga foto di kincir angin :)
didalam bangunan kincir angin




Lahan pertanian tulipe dari atas kincir angin



Dia atas kincir angin 

Iamsterdam Sign

Iamsterdam Sign ini berada dekat dengan Rijkmuseum di Hoobemastraat.



I amsterdam :D

Keliling Kota dengan Jalan Kaki


Pasar bunga tulipe dan oleh-oleh khas Belanda



Kanalnya bersih kan...


Kapal yang melewati kanal seharga 9-10 euro



Stasiun pusat di Amsterdam


Madame Tussaud

Madame Tussaud masuknya 23 atau 25 euro gt, lupa, hehe.. tapi ngga masuk, udah keburu mau balik lagi ;D

Nah dideket situ ada toko namanya 5 euro, kebanyakan oleh-oleh harganya 5 euro, termasuk baju yang biasanya 10an euro lebih dan tas jinjing.

Oiyaaa kita ke Red Light juga loohh,, byoohhh, astagfirullah,, bener2 ky boneka barbie dehh, dan geleng2 doank liatnya.. tau kan Red Light itu apa ? semacam cewek2 yang dipajang di kaca pake baju seksi dan bisa "ditawar"  dan temen SMA ku yang jadi guide bener2 paham. Pengalaman yaaa??? wkwkwk.. oiya jangan di foto ya, bisa-bisa diamuk mereka.

Tips enak pas travelling di eropa, disaat bawa barang banyak, jadi mending titipin loker, jadi biar nyaman belanjanya. Perbekalan makanan itu penting, jadinya dari Paris, aku siapin nasi ditaruh di tupperware, beserta lauknya, dan bawa kentang goreng, karena lumayan banget tu nahan lapar. Dan Ov-chipkaart emang bener2 muraah, muter2 Rotterdam - Delft - Den Haag - Amsterdam habis 50an euro. Kalo kata temen, dulu ke 3 kota udah habis 150an euro.



DO ;
  • Tiket transportasi menuju ke Belanda murah saat musim dingin
  • Beli OV-Chipkaart di stasiun-stasiun Belanda, itu adalah kartu transportasi umum Belanda. Jatuhnya lebih murah dibanding beli satuan.
  • Bawa jaket tebal saat bepergian di awal maupun penghujung musim dingin, karena anginnya kencang sekali.
  • Ingin hemat, bisa numpang tidur di rumah teman, jika ada yang mengenal. Lebih mudah menghubungi anak PPI yang bersedia menampung.
  • Jika bawaan banyak, cukup titipkan di lemari penitipan stasiun. 

DON'T
  • Jangan datang ke Keukenheuf saat masih awal dibuka! atau awal musim semi, karena bunganya belum bermekaran
  • Saat di Red Light District, jangan ambil foto ya! Jangan ngajak ngobrol juga, bisa disuruh bayar!

Setelah dari Amsterdam perjalanan lanjut ke Belgia, ini Perjalanan Ke Belgia...
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

4 komentar

Utie mengatakan...

Hi Mba Lita!

Huahhhh, makasih ya itinerary-nya, saya akan 4 hari di Belanda sendirian sampai nunggu rombongan tur dateng di hari ke-5, saya bingung mau ngapain aja yaa, masa guling2 di kamar aja, hahahaha

Kebetulan saya suka foto2 dan jalan2 ngalor ngidul jadi itinerary Mba Lita pas bgt!

Salam kenal ya ;)

- Utie

Lita Lestianti mengatakan...

hi Utie, salam kenal juga... semoga bermanfaat yaa.. kalo ada waktu, ke zaanse schan juga , bisa foto pake baju khas belanda dan foto di kincir anginnya.. selamat menikmati belanda :-)

rinda septiani mengatakan...

sepertinya menyenangkan sekali, kapan ya bisa kesanaa

Lita Lestianti mengatakan...

Insyallah suatu saat kesana, hehe

Follower