Seperti janji saya di blog saya sebelumnya. Baca di SINI. Sekarang saya ingin berbagi pengetahuan tentang penggunaan audiobook di beberapa negara terutama Australia, Inggris dan Indonesia. Sesi roundtable itu dihadiri oleh beberapa penulis dari Australia, Amerika, Turki, Indonesia, India, Italia, dan mungkin negara lain yang saya lupa darimana saja.

Dalam sesi ini, kita mengajukan beberapa tema yang bisa dibahas. Setelah dibuat daftarnya, kami memvoting tema mana yang menarik. Empat terbanyak itulah yang terpilih. Dan saya memilih tema audiobook. Kemudian saya berkumpul dengan kelompok audiobook.



Saya mengikuti tema ini karena memang penasaran bagaimana perkembangan audiobook di negara-negara luar terutama Australia.

Trend Audiobook di Luar Negeri

Di luar negeri, trend audiobook saat ini populer untuk pembaca perempuan. Mungkin karena perempuan bisa mendengarkan audiobook sambil melakukan pekerjaan rumah atau mengasuh anak. Sedangkan dulu, audiobook sering didengar oleh laki-laki saat mereka sedang menyetir mobil.

Di Australia (mungkin juga negara lain seperti Singapura dan Malaysia), trend audibook ini berbentuk podcast (mirip radio tapi bisa diputar berulang-ulang) dan bisa berlangganan. Isinya bisa berupa majalah, komedi, dan bahasan-bahasan ringan lainnya.
Penulis harus mebaca kontrak secara detail.

Di luar negeri seperti Australia dan Inggris, kebanyakan saat ini menerbitkan buku sekalian membuat rekaman audio dari buku itu. Sedangkan dulu, setelah buku terbit baru dibuat audiobook-nya.

Seorang penulis dari Australia kalau tidak salah, dia sudah menghasilkan sebuah buku dan menjualnya di Amazon. Suatu ketika dia kaget karena menemukan audiobook dari buku dia. Dia pun akhirnya tahu kalau hak versi audionya dijual ke perusahaan lain. Makanya dia berpesan bahwa setiap penulis harus tahu hak penerbitan walau kontraknya panjang. Penulis harus membaca secara detail semua yang ada dalam kontrak.

Genre Audiobook

Genre yang biasanya dibuat rekaman audionya adalah fiksi dan nonfiksi. Meski tidak semua genre fiksi dibuat audionya, seperti puisi masih belum populer dibuat audionya. Yang saat ini lagi populer di luar negeri adalah genre crime fiction, romantic fiction. Sedangkan audiobook untuk genre nonfiksi ini memang dari dulu sudah populer. Kata para penulis ini, rata-rata kalau nonfiksi, pembaca masih malas untuk membaca, jadi membuat audiobook itu adalah salah satu alasan agar mereka tertarik membaca genre nonfiksi.

Perusahaan Audiobook

Di luar negeri, perusahaan audiobook yang terkenal adalah AUDIBLE. Ada website dan aplikasinya tapi berbayat. Kalau di Indonesia aplikasi audiobook namanya AudioBuku yang bisa diunduh di Playstore secara gratis.

Pilih Audio dari Negara Mana?

Aksen adalah salah satu pertimbangan perusahaan penerbitan untuk membuat audiobook. Menurut orang Inggris, aksen orang Australia itu jelek sedangkan aksen Inggris yang lebih disukai di Inggris.

Di Inggris sendiri, aksen seseorang pun bisa menunjukkan status sosialnya. Wow. Di negara itu, aksen seseorang bisa dibagi jadi aksen "atas" dan aksen "bawah". Hmm.. aksen menengah mungkin ada kali ya.

Dan ini mempengaruhi perusahaan audiobook di Australia untuk memilih narator audiobook dari negaranya juga pertimbangan untuk distribusi audiobooknya.

Orang Inggris sendiri tahu mana speaker audiobook berasal dari aksen "atas" dan aksen "bawah" yang dilihat dari cara menyampaikan sesuatu, dari struktur kalimat, dan banyak hal. Aksen "atas" ini biasanya berasal dari golongan keturunan bangsawan, atau memang dari keluarga terpandang, kaya raya, keluarga berpendidikan tinggi sehingga pendidikan dari kecil mempengaruhi cara berbicara dan aksennya.

Audiobook di Indonesia?

Sementara beberapa perpustakaan di Indonesia memang sudah ada yang menyediakan audiobook meski jumlahnya tidak sebanyak perpustakaan di luar negeri.Tak hanya di perpustakaan, di aplikasi Play Store sudah banyak aplikasi Audiobuku Indonesia secara gratis dan berbayar.

Audiobuku bisa jadi solusi untuk siapa pun yang nggak doyan baca buku tapi ingin meningkatkan pengetahuan yang dimiliki. Nggak hanya buat yang malas baca buku, audiobook ini sangat memudahkan bagi penyandang tuna netra untuk tetap bisa memperoleh pengetahuan tanpa harus membaca buku braille. Maklum buku braille di Indonesia juga belum banyak.
Selamat Mendengarkan Audiobook!

Read More
Selain sebagai kota pendidikan, Yogyakarta juga terkenal sebagai kota pariwisata. Yogyakarta selalu menawarkan tempat menarik dan indah untuk dikunjungi. Jika lima belas tahun lalu, wisatawan berbondong-bondong ke Yogyakarta untuk mengunjungi Keraton, Benteng Vredeburg, Malioboro, Pasar Beringharjo, Candi Borobudur dan Candi Prambanan, namun sekarang Yogyakarta juga memberikan pilihan wisata yang lebih banyak dan menarik. Salah satunya adalah wisata petualangan.
Untuk menikmati semua wisata petualangan di Yogyakarta tentu tidak cukup hanya sehari. Selain jaraknya yang cukup jauh antar tempat wisata, waktu berwisata di setiap obyek wisata juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Wisata Cave Tubing Goa Pindul

Ada yang tahu bagaimana tempat wisata Goa Pindul ini tiba-tiba menjadi destinasi popular beberapa tahun lalu hingga saat ini? Semuanya berawal dari sekelompok mahasiswa UGM yang datang untuk melakukan penelitian tentang bebatuan di Goa Pindul yang sudah terbentuk berjuta-juta tahun yang lalu. Setelah melihat keunikan dan keindahan goa tersebut, para mahasiswa tersebut mengusulkan agar Goa Pindul dijadikan tempat wisata air.

Mungkin karena peran masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang besar seperti kelompok Pokdarwis yang aktif, Goa Pindul pun dibuka untuk dijadikan tempat wisata hingga menjadi ramai sampai saat ini. Apalagi adanya peran media sosial membuat tempat wisata ini semakin popular. Masyarakat pun tidak memanfaatkan sungai di Goa Pindul ini untuk mandi dan mencuci karena sudah dilarang akibat adanya tempat wisata ini.

Jika teman-teman akan pergi ke tempat ini, maka kalian harus memperhatikan waktu kedatangan. Karena tempat ini sangat ramai dikunjungi wisatawan, maka saya sarankan untuk datang lebih pagi dari tempat penginapan. Jika sudah siang, Goa Pindul akan terlihat seperti lautan manusia yang sedang berendam di sungai.

Dari kota Yogyakarta membutuhkan waktu sekitar 45 menit jika tidak mengalami kemacetan. Saya sempat mengalami macet di beberapa titik. Belum lagi saya dan keluarga sempat nyasar. Jadi saya tiba di sana sebelum Dzuhur. Oiya, selama perjalanan akan ada banyak orang yang menaiki motor untuk menawarkan tiket masuk Goa Pindul. Nah, jika kalian mau membantu mereka, bisa saja membeli tiket dengan mereka. Meski harganya lebih mahal ya. Jadi mending langsung datang  ke loket di lokasi Goa Pindul.
Sesampainya di sana, kita masih antri bersama pengunjung lain karena waktu itu saya tiba di Cave Tubing siang hari. Paket yang ditawarkan pun beragam.

Tahun 2015, harga tiket untuk Cave Tubing Goa Pindul saja seharga 30ribu, kalau tambah rute ke Kali Oyo menjadi 40ribu per orang selama satu setengah jam. Setelah membeli tiket, maka pengunjung harus menunggu sekitar 30 menit untuk dipanggil oleh petugas loket. Setelah dipanggil, maka kita diminta untuk memakai pelampung dan membawa ban untuk turun ke sungai Goa Pindul. Itu pun kita masih harus menunggu sekitar dua jam! Lama kan! Efek ramai pengunjung jadi harus sabar antri.
Memang kalau kita punya kamera yang bagus untuk berfoto dalam kegelapan, maka wisata Goa Pindul ini bisa membuat banyak orang iri ingin datang. Hehe.

Wisata Cave Gua Pindul Yogyakarta

Apa saja keseruan wisata di Cave Tubing Goa Pindul?

Pertama, kalian akan menikmati air sungai dengan ban dan melewati goa yang banyak stalaktik dan stalagmit-nya. Eh, kalau bisa kalian berada dekat dengan pemandunya, ya. Agar kalian tahu informasi yang diberikan oleh pemandunya.

Kedua, kita akan menikmati sinar matahari yang masuk dari dalam goa. Nah, di tempat ini kalian harus jago mengambil gambar dalam waktu yang cepat karena di belakang kalian akan banyak pengunjung yang antri untuk mengambil foto.

Wisata River Kali Oyo

Setelah menikmati cave tubing Goa Pindul, pengunjung yang memiliki paket wisata ke Kali Oyo akan diantarkan pemandu ke mobil pick-up untuk pergi ke sungai Oyo.

Wisata River Kali Oyo Yogyakarta



Hal-hal yang menarik saat Wisata River Kali Oyo adalah:


Pertama, kita akan melewati sungai kecil yang banyak batunya. Selain itu warnanya biru jernih. Saya benar-benar takjub dibuatnya. Meski, saat wisata river Kali Oyo ini sungainya berwarna cokelat.

Kedua, kalian akan bertualang melewati bebatuan yang licin dengan arus sungai yang cukup deras. Namun jangan khawatir karena pemandu akan membantu kalian melewati sungai tersebut.

Ketiga, menikmati air terjun dan tebing-tebing batu yang cantik dan indah saat menyusuri sungai Oyo.

Wisata Lava Tour Merapi

Awalnya, saya dan keluarga berencana dalam satu hari langsung ke dua tempat agar kami bisa mengunjungi obyek wisata lain. Namun, sayangnya, wisata ke Goa Pindul sudah menghabiskan waktu satu hari. Jadi, pulang dari Goa Pindul kami langsung mencari penginapan yang ada di daerah Sleman. Karena rencananya besok pagi akan ke Lava Tour Merapi.

Besoknya, setelah sarapan di hotel, kami pun berangkat ke Lava Tour Merapi seperti yang sudah saya ceritakan di blog ini.

Terus, apa serunya wisata Lava Tour Merapi?

Pertama, merasakan serunya offroad dengan naik Jeep yang disewa. Semakin berat medan tempuh maka semakin seru perjalanan. Karena waktu itu, kami membawa dua anak kecil, jadi kami meminta melewati medan tempuh yang tidak berat. Tapi kalau kalian mau medan yang berat coba saja minta sama petugas loketnya.

Wisata Lava Tour Merapi Yogyakarta

Kedua, mengenang peninggalan desa yang terkena lumpur panas di Museum Sisa Hartaku. Museum ini tidak seperti museum lain yang memiliki bangunan utuh dan terawat. Museum ini hanya berupa bekas-bekas rumah rusak karena lahar panas dan barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya. Tidak hanya rumah, tapi juga tulang belulang sapi pun juga di museum kan.

Ketiga, melihat puncak merapi dan pekerjaan tambang pasir dari kejauhan. Di tempat melihat puncak merapi ini kita bisa berfoto-foto menikmati indahnya alam Yogyakarta yang dilatari oleh Gunung Merapi.

Keempat, melihat bunker merapi. Bayangkan merasakan tinggal di bunker merapi saat gunung meletus membuat saya merinding. Namun sayang bunker itu sudah tidak berfungsi dengan baik. Jangan sekali-kali berada di dalam bunker saat sudah tidak berfungsi. Karena ketika kondisi di luar bunker sangat panas karena lahar panas yang menjalar maka dampaknya akan terasa oleh orang-orang yang berada di dalam bunker. Bukannya selamat, malah justru membahayakan jiwa. Banyak warga yang meninggal di dalam bunker ini karena saking panasnya kondisi di luar bunker.


Ini yang paling seru sekaligus menggemaskan


Pengalaman wisata petualangan selama dua hari di Yogyakarta memang sangat menyenangkan sekali. Asal jangan sampai kehabisan tempat menginap seperti saya. Rasanya seru-seru gemes.

Beberapa minggu sebelum berangkat ke Yogya, sebenarnya saya sudah mencari lokasi penginapan di Jogja.. Sayangnya karena waktu itu musim liburan jadi banyak sekali penginapan atau hotel di Yogyakarta yang habis.Oiya, itu hotel yang murah ya.  Pada akhirnya, kami mencari satu per satu daerah dekat kampus UGM. Penginapan yang murah memang sudah penuh. Dan syukurnya, ada satu penginapan yang tersisa dan harganya murah. Kami menambah extra bed karena memang banyak anggota keluarga. Haha.

Dan berdasar pengalaman saya, jika kita ingin menginap di suatu tempat, mencari hotel adalah hal yang tidak boleh dianggap sepele. Karena memang waktu itu, penginapan yang saya telepon mengatakan siapa cepat dia dapat. Maka saya tidak bayar dulu. Eh, sampai di Yogya kondisi sudah capek banget tapi belum dapat penginapan.

Nah, kalau saran saya mending ngga usah mengikuti saran pemilik penginapan itu. Kalian langsung saja booking online. Jangan tunggu sampai tiba di lokasi wisata. Kalian bisa mencari hotel dari Pegipegi.

Kenapa harus Pegipegi?

Salah satu agen travel online terbesar di Indonesia yang dibagun sejak 2012 ini sudah bekerja sama dengan sekitar 1700 hotel/penginapan di seuruh Indonesia. Selain itu, pemesanan hotel melalui Pegipegi juga mudah dan user friendly (alias kalian nggak bingung kalau buka Pegipegi). Fitur pemesanan hotel di Pegipegi juga cukup lengkap. Fitur apa saja itu?

Fitur tanggal 

Fitur ini adalah fitur yang wajib ada untuk semua situs pencarian hotel atau pesawat.

Fitur jumlah tamu dan kamar

Karena waktu itu saya dan keluarga banyaak sekali. Satu mobil Avanza penuh. Jadi pas mencari hotel dekat tempat wisata melalui ponsel sempat bingung kira-kira muat atau tidak dan perlu berapa kamar. Dengan adanya fitur jumlah tamu dan kamar ini akan memudahkan kita untuk mendapatkan kamar yang sesuai dengan jumlah tamu dan harga yang terjangkau.

Fitur Filter

Tarif Kamar
Saya paling suka dengan filter tariff kamar yang paling termurah. Karena saya bisa menyesuaikan budget yang saya miliki.

Peringkat Hotel
Jika kalian tidak terlalu memusingkan tariff kamar, tapi lebih mementingkan kualitas penginapan atau hotel maka fitur ini bisa kalian gunakan. Peringkatnya mulai dari 1 sampai 5.

Fasilitas hotel
Jika kalian mencari hotel untuk stay sementara dari aktivitas wisata, kalian bisa memilih beberapa fasilitas yang mungkin menarik kalian, seperti kolam renang atau fasilitas spa. Fasilitas yang ada dalam fitur ini adalah kolam renang, AC, promo hotel, bath tub, TV satelit, dekat mall, koneksi internet di kamar, WIFi gratis di lobi, dekat pantai, ruangan bebas rokok, fasilitas spa, minibal, pusat kebugaran dan pusat bisnis.

Fitur Urutkan
Kita bisa memilih fitur Urutkan ini dari Rekomendasi, Harga rendah ke tinggi, harga tinggi ke rendah, Bintang 1 ke 5, Bintang 5 ke 1 dan nilai ulasan.

Peta
Jadi saya harus meraba-raba sendiri Fitur ini menurut saya sangat memudahkan kalian jika ingin mencari tempat menginap di dekat tempat wisata maka menggunakan fitur ini sangat memudahkan kalian. Selain lokasinya juga dicantumkan harga per kamar.

Begini tampilan dari fitur pemesanan hotel melalui Pegipegi.

Pemesanan hotel di Pegipegi
Dari informasi ini kita jadi bisa membayangkan kamar yang akan ditempati. Misal saya akan datang beramai-ramai, maka saya bisa menentukan apakah harus pesan 1 kamar lagi apa tidak (dilihat dari ukuran kamar)

Yang paling penting, kita harus tahu apakah pemesanan ini refundable apa tidak. Kalau non refundable berarti setelah bayar nggak bisa dikembalikan lagi uangnya, jika kita batal menginap.

Pastikan juga lokasi tempat menginap dekat dengan tempat wisata yang kita tuju jika memang itu menjadi salah satu pertimbangan memilih penginapan.

Kalian juga bisa menggunakan fasilitas yang disediakan di tempat menginap. Jadi, jangan minta yang nggak ada dalam fasilitas yang disebutkan ya. Hehe.



Informasi Dasar, Deskripsi dan Fasilitas Hotel di Pegipegi

Deskripsi Fasilitas Hotel di Pegipegi

Deskripsi Fasilitas Hotel di Pegipegi

Kecuali jika ada kolom permintaan khusus pada kolom isian seperti di bawah ini. Permintaan khusus seperti transfer bandara, kamar lantai atas, kasur ekstra, dll.

Pembayaran Pemesanan Hotel di Pegipegi

Seelah itu, kalian bisa memilih metode pembayaran seperti BCA virtual account, ATM transfer, kartu kredit, internet banking (klikBCA, CIMB clicks) dan cicilan 0% Mandiri.

Setelah yakin, silakan lanjutkan dan detail pembayaran akan dikirimkan lewat email. Setelah itu, konfirmasi jika sudah transaksi pembayaran.

Pemesanan Hotel via Pegipegi


Liburan jadi tenang dan menyenangkan karena nggak perlu ribet harus cari-cari penginapan saat kondisi lagi capek seperti saya. Haha. Selamat liburan!


Referensi
https://www.pindul.net/2015/08/sejarah-dan-asal-usul-goa-pindul.html

Read More

Follower