Fungsi jam tangan sekarang ini bukan hanya sekedar alat untuk menunjukkan waktu saja, namun lebih dari itu jam tangan ini dipandang sebagai aksesoris yang bisa mendukung penampilan penggunanya menjadi lebih menarik lagi. Sehingga sangatlah penting untuk memperhatikan jam tangan yang benar-benar berkualitas dan cocok dengan teman-teman. Karena saat ini banyak sekali produk jam tangan yang dijual di pasaran dari berbagai merk, salah satunya adalah jam tangan Nautica.

Bagi anda yang membutuhkan jam tangan berkualitas, berikut 8 jam tangan Nautica terbaik :

1. Nautica Crissy Field NAPCFS902 – Kuning

Nautica Crissy Field NAPCFS902 – Kuning ini merupakan jam tangan pria yang sangat sederhana dengan dial bendera gaya Nautica di angka indeks. Lalu disematkan warna kuning pada dial yang disesuaikan dengan warna silicona yang dihiasi dengan logi N83. Dengan menggunakan jam tangan ini akan membuat penampilan semakin keren dan sporty.

Crissy Field NAPCFS902
Crissy Field NAPCFS902


2. Nautica Forbel (NAPFRL00)

Nautica Forbel (NAPFRL00) ini merupakan analog watch yang memadukan stainless steel case & leather strap. Selain itu, jam tangan ini memiliki tampilan index numeral, day display window pada posisi angka 12, dual time pada posisi angka 9, date display window pada posisi angka 6, detail time marking, dan setting crown. Bukan hanya itu, jam tangan ini memiliki water resistant 100 m.

Nautica Forbel (NAPFRL00)
Nautica Forbel (NAPFRL00)



3. Nautica (NAPFRB)

Nautica (NAPFRB) ini merupakan jam tangan analog yang memadukan stainless steel case & rubber strap dan black dial. Selain itu, Nautica (NAPFRB) didesain trendy dengan tampilan bezel berdetail time marking, index numeral, dan date display window pada posisi angka ini juga memilki fitur water resistant 100 m. Jam tangan pria yang satu ini memiliki tampilan sporty yang bisa anda gunakan untuk acara kasual. 

Nautica (NAPFRB)
Nautica (NAPFRB)


4. Nautica Acra Beach NAPABF917 Biru

Nautica Acra Beach NAPABF917 Biru ini merupakan jam tangan pria sport dengan case berdiameter 43 mm berwarna silver. Selain itu, jam tangan yang satu ini juga memiliki tali silicone berwarna biru, dial berwarna biru, dan tahan tekanan air sampai dengan 50 cm. Dengan menggunakan jam tangan ini akan membuat penampilan semakin keren dan sporty.

Nautica Acra Beach NAPABF917 Biru
Nautica Acra Beach NAPABF917 Biru



5. Nautica Surf Park NAPSPS904 – Biru

Nautica Surf Park NAPSPS904 – Biru ini merupakan jam tangan sporty & casual dengan case yang terbuat dari bahan plastik yang ringan sehingga cocok digunakan untuk berolahraga. Ditambah dial berwarna biru dengan bendera gaya Nautica sebagai indeks angka. Selain itu, juga terdapat warna kuning pada dial, jarum detik & case sehingga membuat tampilan jam tangan ini semakin menarik dengan warna biru navy pada case dan strapnya.  

Nautica Surf Park NAPSPS904 – Biru
Nautica Surf Park NAPSPS904 – Biru




6. Nautica (NAPN03006) Silver

Nautica (NAPN03006) Silver merupakan jam tangan analog pria yang memadukan stainless steel case & link bracelet dan blue dial. Selain itu, jam tangan yang didesain kasual dengan tampilan index numeral dan date display window pada posisi angka 3 ini menggunakan Japan Quartz Movement dan memiliki water resistant 50 m. 

Nautica (NAPN03006) Silver
Nautica (NAPN03006) Silver



7. Nautica Pacific Beach NAPPBP901 Biru

Nautica Pacific Beach NAPPBP901 Biru ini merupakan jam tangan sport dengan case berdiameter 44 mm berwarna sliver. Selain itu, jam tangan ini dibekali tali silicone berwarna biru, dial warna hitam. Yang menariknya, jam ini juga tahan tekanan air sampai dengan 100m. 

Nautica Pacific Beach NAPPBP901 Biru
Nautica Pacific Beach NAPPBP901 Biru



8. Nautica Cocoa Beach NAPCBF915 Kuning

Nautica Cocoa Beach NAPCBF915 Kuning ini merupakan jam tangan sport dengan case berdiameter 43 mm berwarna sliver. Selain itu, jam tangan ini dibekali tali silicone berwarna kuning, dial warna hitam. Yang menariknya, jam ini juga tahan tekanan air sampai dengan 50m. 

Nautica Cocoa Beach NAPCBF915 Kuning
Nautica Cocoa Beach NAPCBF915 Kuning


Kalau kalian suka yang mana?

Read More

 

Saat berkaca, aku selalu sedih saat melihat kulit wajahku yang kusam dan kering sehingga membuat kulitku terlihat menghitam. Belum lagi beberapa bagian wajahku muncul flek atau bintik kecil berwarna cokelat. Aku sempat khawatir bagaimana kulitku beberapa tahun ke depan kalau tidak dirawat saat ini.  Sampai saat ini pun aku belum berani untuk pergi ke skin care karena masa pandemi. 

Brightly Serum Scarlett Whitening
Face Care Scarlett Whitening

Tak ada cara lain selain merawat wajah di masa pandemi selama di rumah saja. Salah satu caranya yaitu dengan memakai serum. Di pasaran, serum ini pun banyak pilihannya. Aku sempat bingung memilih serum yang memang pas buat wajahku. Hanya saja aku memilih Serum produk terbarunya Scarlett Whitening.


Jenis dan Kandungan Serum Scarlett Whitening

Scarlett Whitening memiliki dua jenis serum yaitu:

1. Acne Serum

Serum ini memang ditujukan bagi wajah yang berjerawat karena memiliki kandungan :

- Tea Tree Water yang melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi jerawat, melembabkan kulit, membantu mengurangi bruntusan dan mengurangi minyak di wajah.

- Jeju Centella Asiatica untuk menjaga kelembaban kulit, mengurangi peradangan, mencegah dan mengurangi kerusakan kulit dan mempercepat penyembuhan luka pada kulit.

- Vitamin C untuk membantu menghilangkan fleks dan bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

- Salicylic Acid untuk meredakan peradangan yang terjadi saat jerawat muncul, mengangkat kotoran penyumbat pori pori yang berpotensi menjadi komedo.

- Liquorice Extract yang kaya akan vitamin dan mineral untuk menutrisi kulit, melindungi kulit dari pada paparan sinar matahari, mengatasi jerawat dan kulit kemerahan, mencegah hiperpigmentasi dan menyerap kelebihan minyak di wajah.

Warna Acne Serum ini berwarna ungu.


2. Brightly Serum

Sedangkan Brightly Serum untuk wajah dengan kondisi normal, tidak berjerawat. Aku memilih Brightly Serum karena memang cocok untuk jenis kulitku yang normal dan memang aku butuhkan untuk mencerahkan kulit. Oiya, warna Brightly Serum ini berwarna pink. 

Beberapa kandungan dari Brightly Serum adalah:

- Lavender Water untuk melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi peradangan pada kulit, detoksifikasi kulit meningkatkan sirkulasi darah dan menghaluskan kulit.

- Phyto Whitening untuk mencerahkan wajah dalam waktu dan sangat aman bagi kulit, tanpa menyebabkan iritasi.

- Niacinamide untuk melembabkan kulit, mengatasi jerawat, menyamarkan noda hitam, dan mencegah kanker kulit melanoma.

- Glutathione untuk meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas, membuat kulit lebih sehat dan terlihat glowing.

- Vitamin C untuk membantu menghilangkan flek dan bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

 

Brightly Serum Scarlett Whitening


Alasan Menggunakan Brightly Serum

Beberapa alasan memilih Brightly Serum Scarlett Whitening adalah :

1. Kandungan yang dibutuhkan untuk kulit

Brightly Serum Scarlett Whitening memiliki kandungan yang cukup lengkap juga kandungan yang memang sangat dibutuhkan oleh wajahku. Kandungan itu juga merupakan kombinasi antioksidan. Tahu sendiri kan antioksidan itu apa, yang mencegah timbulnya bintik coklat yang bisa memicu kanker kulit. Naudzubillahi mindzalika.

Kandungan di Brightly Serum ini adalah Phyto Whitening dan Glutathione itu yang bisa membuat wajahku terlihat lebih cerah. Niacimanide dan Vitamin C yang bisa menyamarkan noda hitam bekas jerawatku. Juga kandungan lain untuk menghaluskan kulit wajah. 

 

Manfaat Kandungan Brightly Serum Scarlett Whitening


2. Terdaftar BPOM

Kosmetik apapun memang seharusnya sudah terdaftar BPOM. Produk yang sudah lulus uji BPOM itu terjamin aman. Produk terbaru serum Scarllet Whitening sudah memiliki ijin produksi dan distribusi dari BPOM. Jadi tidak perlu khawatir dengan kandungannya.

BPOM Brightly Serum : NA18201901367

 

Kandungan Serum Scarlett Whitening


3. Bentuk botol serum yang unik

Botol serum dari Scarlett ini bentuknya kecil dan unik karena terdapat pipet untuk memudahkan mengambil cairan serum dalam botol agar tidak tumpah. Sayang banget kan karena keteledoran kita, serum jadi berceceran. Apalagi cairan serum di botol ini 15 ml. Benar-benar harus hati-hati ya biar tidak terbuang sedikit pun.

 

Botol Serum Scarlett Whitening yang unik


4. Harganya terjangkau

Untuk kedua jenis serum itu, harganya cukup terjangkau yaitu Rp. 75.000,- untuk masing-masing produk. Pemesanan serum Scarlett Whitening bisa melalui shopee (Scarlett_whitening).


Pemakaian Brightly Serum Scarlett Whitening

Pemakaian ini tergantung kebutuhan kulit ya. Jika jerawat maka bisa memakai Acne Serum. Sedangkan tidak jerawat bisa memakai Brightly Serum. Oiya, kalau wajah sedang breakout tidak disarankan untuk dipakai bersamaan.

Cara pemakaiannya cukup tiga tetesi cairan dengan pipet dan menaruhnya di telapak tangan. Biasanya sih aku cuma dua tetes aja itu pun sudah mengjangkau seluruh kulit wajah. Kemudian olesi ke wajah sedikit demi sedikit yang penting rata.

Tekstur Brightly Serum ini halus.  Cepat meresap ke dalam kulit. Berwarna pink. Efeknya setelah beberapa saat memakai serum kulit menjadi lebih lembap dan tidak kering.

Oiya di bagian bawah botol serum ada keterangan tanggal kadaluarsa produk. Sebagai antisipasi kalau produk yang kita beli melewati kadaluarsa lebih baik segera cek ya setelah membeli agar aman di kulit.

Kadaluarsa Scarlett Whitening

 

Whitening Facial Wash : Pemakaian Sebelum Serum

Sebelum aku pakai serum, aku pakai Whitening Facial Wash dulu saat mandi. Tujuannya biar kotoran di kulit hilang dan wajah tidak kusam. Setelah itu aku baru pakai serum.

Aku pakai itu wajahku sedikit lebih cerah dan segar. Soalnya kandungannya juga bagus. Ada glutathione, Aloevera, Rose Petal dan Vitamin E.

  


Dan ini sudah tiga minggu aku pakai face care dari Scarlett Whitening (Serum dan Facial Wash). Hasilnya wajahku tidak begitu kusam dan kering lagi. Aku jarang banget pakai bedak jadi masih pede lah kemana-mana nggak pakai bedak. hehe. Kadang meskipun pakai masker pas lagi foto2 kemana gitu kan jadi nggak pede karena kusam.


Buat teman-teman yang mau coba skin care ini bisa dm IG @scarlett_whitening ya.

Read More

Seperti yang aku ceritakan di artikel sebelumnya, aku termasuk orang yang tidak melakukan persiapan kerja saat akan melamar pekerjaan. Semua hanya bermodal melihat di internet, baca-baca, edit, salin dan tempel saja surat lamaran kerja yang ada di internet. Hasilnya memang jadi kurang maksimal dan kurang berkarakter. Saat ada panggilan wawancara pun aku tidak mempersiapkan dengan baik. Jadi ya hanya mengikuti alur saja padahal interview itu juga ada aturannya. Apalagi jika ingin melamar di perusahaan besar yang banyak orang asing. Bahasa Inggris jadi nomor satu deh.


Aku pernah wawancara lewat telepon dan dalam bahasa Inggris. Meski yang wawancara adalah orang Indonesia, aku sempat kagok. Bingung mau ngomong apa. Selain pertanyaannya yang membutuhkan jawaban diplomasi, aku  juga tidak melatih bahasa Inggrisku. 


Alhasil, aku gagal total!


Kalian jangan sampai ya gagal sepertiku. Sekarang banyak pelatihan sukses interview yang bisa diikuti agar kalian bisa lebih siap menghadapi interview. Salah satunya yang mengadakan pelatihan secara onl2ine adalah Skill Academy. 



Skill Academy ini adalah platform atau aplikasi kursus online yang dikembangkan dari Ruang Guru untuk memenuhi kebutuhan pelatihan dan pengetahuan dalam menghadapi persaingan dunia kerja. 


Seorang temanku, namanya Tara, pernah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh aplikasi kursus online Skill Academy. Qodarullah, dia mendapat kartu pra kerja yang bisa dimanfaatkan untuk mengikuti pelatihan di Skill Academy. Dia mengambil pelatihan sukses interview karena memang dia ingin mencari kerja. 


Alasan Memilih Pelatihan di Skill Academy

Tara memilih salah satu pelatihan yang dia butuhkan saat akan mencari kerja dengan memanfaatkan kartu prakerja. Menurut Tara, ada beberapa alasan kenapa dia memilih pelatihan kursus online di Skill Academy yaitu:


1. Judul menarik 

Pelatihan yang ada di aplikasi kursus online Skill Academy memang menarik orang untuk mengikuti pelatihan di sana. Begitu juga menurut Tara. Tara begitu tertarik setelah membaca judul pelatihan di sana dan mengikuti pelatihan di sana. 


2. Deskripsinya lengkap

Salah satu kelebihan deksripsi yang lengkap adalah pengguna menjadi punya bayangan tentang pelatihan tersebut akan seperti apa sehingga pengguna tidak perlu bertanya-tanya. Pengguna jadi tidak ads keraguan untuk memilih pelatihan di aplikasi kursus online Skill Academy. Materi tentang apa maka deskripsinya menjelaskan apa saja yang akan dipelajari dan profil pembicaranya yang cukup menarik.





3. Bagian dari Ruangguru group yang terkenal

Beberapa tahun terakhir, Ruangguru memang mampu menarik animo masyarakat/pelajar untuk belajar di sana. Platform tersebut terus berkembang. Karena Skill Academy merupakan bagian dari Ruangguru maka Skill Academy tentu bisa dipercaya. Kelasnya pasti menarik karena dikemas secara milenial.


4. Harga yang standar cenderung murah

Banyak lembaga lain yang mengadakan pelatihan sejenis dengan harga yang berbeda-beda. Apa yang menjadi kekhawatiran pengguna adalah kredibilitas lembaga tersebut. Apakah pantas harga segitu sebanding dengan materi yang didapatkan? Tentu kita tidak mau rugi kan sudah mengeluarkan uang untuk pelatihan ternyata materinya kurang mendalam. Sedangkan di Skill Academy harga pelatihan yang murah juga dapat materi yang bagus. Saat pelatihan, selain dikasih teori juga dikasih contohnya. Tara mendapat ilmu baru tentang bagaimana harusnya menjawab saat interview pekerjaan dan langkah-langkahnya. Jika diberi nilai antara 1-5, Tara memberi nilai tiga untuk soal harga pelatihan di Skill Academy. Artinya harganya masih standar dan tidak terlalu mahal. Harganya terjangkau. Di Skill Academy juga banyak diskon atau promo pada pelatihannya. Diskonnya bisa sampai 85% loh!



5. Pelayanan pengguna yang baik

Ketika pengguna memutuskan memilih pelatihan yang akan diikuti, maka pengguna diharapkan bisa mengikuti kelas dengan baik dan secara menyeluruh. Pelayanan pengguna di Skill Academy sangat aktif seperti mengirimkan email pemberitahuan. Dari nilai 1-5, Tara bisa memberi nilai 5 untuk pelayanan pengguna. Artinya pelayanan sangat baik sekali.


6. Sertifikat langsung jadi

Sistem dalam Skill Academy sudah otomatis. Setelah pelatihan selesai dan review di Skill Academy dan di Tokopedia, pengguna akan langsung mendapatkan sertifikat. Sama seperti nilai pada pelayanan pengguna, Tara memberi nilai 5 pada sertifikat dimana sertifikat sangat mudah didapatkan. 


7. Mudah aplikasinya

Selama Tara mengikuti pelatihan di Skill Academy, Tara tidak pernah mengalami kesulitan saat menggunakan aplikasi atau menggunakan petunjuknya. Aplikasinya juga tidak pernah eror sama sekali. Jika diberi nilai 1-5, maka Tara memberi nilai 5 pada kemudahan aplikasi pelatihan Skill Academy.

Testimoni Pelanggan Skill Academy

Testimoni Pelanggan Skill Academy


Oiya, bagi kalian yang mendaftar pelatihan Skill Academy dengan menggunakan kartu pra kerja, setelah selesai pelatihan pertama dan mendapat sertifikat, bulan depan sudah dapat insentif uang tunai 600rb/bulan selama 4 bulan. Enak kan! Sayangnya beberapa pengguna kartu pra kerja tidak memanfaatkan pelatihan di beberapa platform yang disediakan. Hasilnya, saldo yang ditarik kembali oleh pemerintah. Sayang banget kan! Yuk, kalau kalian bisa mendapat kartu prakerja, harus dimanfaatkan banget ya untuk mendapat ilmu baru demi menambah skill. 


Read More

Ketika mempunyai anak laki-laki, pasti akan mikir tentang sunat, metode sunat, dan kapan enaknya sunat atau khitan? Aku yang punya dua anak laki-laki sempat belum punya bayangan kapan harus sunat. Tapi aku sudah punya rencana nanti dua anakku akan disunat bersama-sama.


Membujuk anak agar mau khitan atau khitan

Tidak semua anak mau menerima tawaran di khitan, termasuk anakku. Mungkin semua bermula dari orang2 yang menakut-nakuti anak kecil kalau nakal akan disunat atau dipotong. Dan itu membuat anak kecil akan membayangkan betapa mengerikannya di khitan. Ketika orang tua mengajak anak dikhitan, si anak langsung marah-marah, nangis-nangis dan mungkin bisa sampai ngamuk-ngamuk. Itu terjadi pada anakku.

Suatu ketika ada program sunat gratis yang diselenggarakan Rumah Sakit Universitas Islam Malang (Unisma). Aku mencoba kontak nomor yang tertera. Sebenarnya aku ingin tahu pakai metode apa. Aku nggak mau kalau pakai khitan konvensional (bukan laser) karena repotnya pasti double. Kalau kata suami sih pastinya laser. Tapi narahubung malah meminta data anakku. Lah, tanpa pikir panjang langsung aku isi aja. Akhirnya aku masuk grup whatsapp khusus orang tua peserta khitan. Belum ada jawaban tuh pakai metode khitan apa. Pikirku, kalau bukan laser aku masih bisa mengundurkan diri H-3 acara. Tak lama, dijawab metodenya laser. Alhamdulillah. Aku kabarilah keluarga di Malang kalau Raceqy dan Ghalib akan khitan hari sabtu. Utinya senang banget. Dampai dibelikan sarung, baju baru dan sandal baru. haha.


Beritahu alasan khitan pada anak

Awalnya, Raceqy teriak, marah dan nangis ketika aku bilang Raceqy mau dikhitan. Oiya, karena dia marah-marah kalau aku bilang sunat atau khitan akhirnya aku bilang 'dibersihkan' ujungnya biar tidak sakit. Dia tetap tidak mau dan jerit-jerit. Dia meminta kalau tidak mau dibersihkan. Aku nggak menjawab. Sepertinya dia sudah tahu kalau dikhitan itu sama dengan dibersihkan. Sementara adiknya biasa saja. Mungkin karena masih 3 tahun jadi dia belum tahu apa-apa.

Aku coba segala cara untuk membujuk anakku dikhitan. Aku bilang kalau orang muslim itu harus dikhitan. Khitan dapat membedakan orang muslim dan non muslim. Khitan itu wajib bagi anak laki-laki. Tapi ya namanya anak kecil mana ngefek kalau dikasih alasan abstrak begitu.

Pada akhirnya, aku jelaskan sampai urat leher rasanya mau copot. Aku bilang, kalau tujuan dibersihkan ujungnya (maksudnya khitan) adalah agar tidak ada kuman yang berkumpul di bagian ujung lias untuk mencegah penyakit. Oiya, sebelum khitan anakku pernah mengalami sakit saat pipis dan sering sakit perut. Aku bilang aja kalau kuman di ujung titit bisa membuat sakit di perut dan saat pipis juga sakit. Dan itu kuulang-ulang terus. Bahkan sampai kutunjukkan kuman di internet. Kutunjukkan pula penyakit-penyakit yang mungkin muncul ketika tidak dikhitan.

Terus aku cerita kalau omnya pernah terkena hernia terus dikhitan sekalian. Eh, entah kenapa malah dianggap gara-gara nggak dikhitan malah kena hernia. wkwkwk. Mungkin karena aku ceritanya dari penyakit dulu makanya dianggap begitu.

Tapi baguslah, akhirnya anakku diam dan mau dibersihkan alias dikhitan. Aku juga mengiming-imingi makan es krim setelah dikhitan karena kupikir setelah khitan laser anak masih bisa jalan-jalan. Nyatanya. wkwkwk.


Proses khitan gratis

Ketika tiba di RS Unisma sekitar jam setengah 10, aku kira sudah langsung dipanggil mengingat aku juga datang terlambat. Peserta khitan dibagi menjadi dua gelombang untuk menghindari terjadinya kerumunan. Gelombang pertama jam 7 pagi sedangkan gelombang kedua jam 9 pagi.

Setelah mengisi presensi, di gedung lantai 6 aku dan anak-anak menunggu dipanggil bersama peserta gelombang kedua lainnya. Sekitar 20 menit menunggu akhirnya semua peserta disuruh ke lantai 7. Beberapa peserta sudah dipanggil. Suara jerit tangis anak-anak begitu terdengar. Aku khawatir jika anakku terpengaruh dan ikut menangis. Jadilah tantenya yang ikut menemani mencoba mengajak ngobrol. Haha. Sementara aku merasa deg-degan. Sudah kebayang yang nggak-nggak. Kebayang dua anakku nangis jerit-jerit.

Akhirnya dikasih nonton Youtube Upin Ipin. Haha. Solusi terakhir. Nama anakku dipanggil karena dua bersaudara dikasih satu ruang yang sama dan diberi urutan terakhir. 

Pas masuk kamarnya, anakku kedua mulai nempel ke ayahnya nggak mau dilepas. Sementara aku membujuk Raceqy untuk naik di tempat tidur. Awalnya dia nggak mau. Malah minta Upin Ipin akhirnya dikasih deh. Dia tidur sambil nonton Upin Ipin. Ketika dibuka celananya pun tidak protes. Bahkan sampai selesai dikhitan dia tidak menangis, tidak menjerit atau menunjukkan reaksi berlebihan. Kekhawatiranku nggak terjadi. 

Ketika Ghalib yang mau ditidurkan, dia menangis menjerit minta gendong. Nendang-nendang pula. Duh, aku mulai pusing. Mau tidak mau dengan segala upaya dan mengerahkan orang banyak, anakku berbaring dengan sangat terpaksa dan masih menangis. Ditawari nonton Upin dan Ipin pun juga nggak mau. Sepanjang dikhitan, aku memegang tangan. Sementara ayahnya mencoba membujuk. Kutahu suami pasti nggak tega ngelihat si Ghalib mengeluarkan air mata menangis sedih.

Sepanjang dikhitan aku pun nggak berani melihat. Yang aku lihat alat laser, suntikan, dan benang berseliweran di depanku. Ternyata meski dilaser, tetap saja dijahit. Dan jahitan itu yang cukup lama dibersihkan. Sekitar 15 menit akhirnya selesai juga prosesnya. Ghalib dipakaikan celana khusus khitan yang ada tempurungnya. Lumayan untuk menghindari gesekan pada luka. 

Khitan Anak 5 Tahun
Ketika Raceqy selesai khitan


Waktu yang tepat untuk khitan anak

Sebenarnya menurut Islam sendiri, tidak ada batasan usia khitan. Bisa saat bayi, balita atau pas anak-anak. Aku sebenarnya juga tidak ada patokan dan nggak ada bayangan kapan anakku khitan. Tapi karena ada khitan gratis mungkin inilah waktu yang tepat. 

Menurut pengalamanku, khitan sebaiknya dilakukan ketika anak sudah bisa bilang buang air kecil atau buang air besar sendiri. Kalau nggak sekalian masih bayi baru lahir saja. Kenapa? Karena meskipun laser, anak masih perlu penyesuaian dengan jahitan setelah laser. Lukanya masih terasa dan tidak boleh kena air sekitar seminggu. Anakku Ghalib jadi sering ngompol sembarangan dan nggak mau pipis di kamar mandi. Mungkin dia takut kalau airnya kena bagian lukanya. Tapi kalau sudah bisa ngomong seperti Raceqy lebih enak nggak perlu ngepel sering-sering. Ghalib juga sudah nggak mau dipakaikan popok jadi agak susah kalau diajak jalan jauh. hiks. Pernah sedikit kotorannya jatuh di keset dan pada ngga tahu. Ngertinya pas aku masuk kamar dia berdiri di pojokan sambil berekspresi mau buang air besar. Langsung aku bawa ke kamar mandi. Beruntung aku nggak menginjak keset. 


Hal yang dilakukan setelah khitan

Berjalan sebentar

Setelah khitan, saat bius habis, anakku menangis karena merasa sakit. Mau pipis saja nangis teriak-teriak dulu. Takut kesakitan. Mau buang air besar juga takut padahal kan nggak kena depannya. Bawaannya tidur-tidur saja di kamar sambil nonton film di ponsel. Tapi pas saudaranya datang dia langsung main-main meski jalannya sedikit kesulitan. Dokter menyarankan memang tidak boleh banyak gerak tapi tetap harus bergerak sedikit seperti berjalan ke depan kamar dan kembali lagi.

Tidak boleh dikasih minyak tawon

Orang dulu bilang biar lukanya cepat kering harus dikasih minyak tawon, sementara dokternya melarang karena kasihan akan kepanasan. Beberapa orang tua malah dikasih macam-macam, seperti saleb atau obat apa gitu tapi aku tidak berani. Cukup rutin minum obat dari dokter.

Makan apa saja

Beberapa orang tua menganggap khitan seperti habis operasi caesar jadi pantang makanan tertentu. Bahkan ada yang merasa hasil jahitan khitan tidak cepat kering karena sering makan sup atau berkuah. Kata dokter justru nggak pengaruh. Dimakan saja semua tanpa pantangan. Itu mitos saja sepertinya.


Tidak boleh terkena air

Nggak banyak yang kulakukan setelah anak khitan. Paling-paling tidak boleh kena air dulu sampai seminggu, tidak boleh mandi, minum obat dan makan apa saja. Jadi ketika buang air bersih cukup dibersihkan pakai tisu.

Sebenarnya aku risih sendiri melihat anakku nggak mandi karena kulit terasa lengket atau pliket. Jadi tetap aku mandikan di hari ketiga dengan cara tertentu, seperti membasuh dan memberi sabun pada paha dan kaki, bagian punggung, pantat, dan tangan. Sementara bagian dada depan dan perut aku basuh dengan air dan sabun sedikit dan pelan-pelan. 

Kontrol setelah khitan

Sebenarnya ada yang merasa tidak perlu khitan karena sudah kering jahitannya. Padahal ketika kontrol itu dokter akan melihat lebih detail apakah lukanya sudah kering atau sedikit lagi kering. Biasanya dokter juga akan menyarankan sesuatu saat kontrol, seperti mandi air hangat ketika lukanya sudah kering (waktu itu dokternya bilang hari sabtu). Dokternya bilang sudah mulai kering jangan dikasih air dulu. Hari sabtu sudah boleh mandi dengan berendam air hangat. Tapi hari sabtu sekarang aku masih belum berani memandikan berendam air hangat. Katanya anak-anak kadang masih sedikit sakit kalau dibersihkan dengan tisu. Kadang muncul darah sedikit. Alhamdulillah obat habis sudah nggak kelihatan lukanya. Cuma Raceqy belum berani lepas celana khitannya. Haha.


Bersyukur banget bisa ikutan khitan yang diadakan Unisma dalam rangka Harlah NU. Mungkin kalau tidak begitu, aku malah menunda-nunda mengkhitankan anak. 


Read More

Sepuluh tahun yang lalu, setelah lulus kuliah alias menjadi fresh graduate, aku selalu dihadapkan oleh banyak hal saat mendaftar pekerjaan. Seperti kurangnya penguasaan bahasa Inggris dan kurang mahirnya dalam penguasaan software pemetaan yang dibutuhkan suatu perusahaan. Banyak sekali perusahaan bonafid yang meminta persyaratan bahasa Inggris yang bagus, seperti nilai TOEFL dengan skor minimal sekian. Sementara skor TOEFL ku saat itu masih sangat rendah yaitu 450 saja belum sampai. Memang sih saat itu aku tidak pakai kursus bahasa Inggris. 


Aku sadar, aku harus berkembang untuk bisa berkompetisi dengan pesaing di luar sana. Aku tidak bisa mengandalkan kemampuanku yang begitu-begitu saja. Pikirku, kalau aku mampu bersaing maka aku akan mudah masuk ke dalam dunia kerja. Jadilah, aku mulai ikut kursus bahasa Inggris seperti TOEFL di luar kampus. Cuma aku memang tidak maksimal waktu itu. Dan aku hanya berani melamar di satu kantor perencanaan di Jakarta. Sayangnya, untuk standar hidup di Jakarta, gaji di sana rasanya tidak cukup. Orang tuaku pun tidak setuju karena mungkin takut anaknya jadi ‘kelaparan’ karena gaji yang kurang. Dan aku pun juga tidak berani menawar gaji karena tak ada kemampuan hardskill yang menjual. Apalagi saat itu aku masih fresh graduate. Siapa aku gitu loh?!


Apalagi pengetahuanku membuat Curriculum Vitae (CV) yang menarik saja masih sangat rendah. Alhasil mau dilirik perusahaan besar saja susah. Baru dilirik saja sudah tidak diminati. Jaman dulu mah siapa yang bisa mengajari membuat CV dengan baik kalau tidak mencari di internet atau ikutan kursus yang harganya fantastis untuk mahasiswa yang baru lulus. Apalagi untuk mencari pekerjaan pun tidak ada yang bisa dimintai pendapat atau tidak ada mentor khusus selama lulus. Alhasil persiapan menghadapi dunia kerja juga kurang.


Aku pun tidak berani melamar pekerjaan di luar bidangku karena aku tidak punya pengetahuan tentang pekerjaan di luar bidang perkuliahan. Apalagi sekarang dimana saat ini dunia sudah memasuki industri 4.0 dimana kemajuan teknologi menjadi fokus pengembangan. Kebutuhan dan tantangan juga semakin meningkat. Persaingan dunia kerja di era globalisasi saat ini semakin ketat. Dampak buruknya jika tidak mampu menghadapi persaingan tersebut adalah jumlah pengangguran yang semakin meningkat. 


Penguasaan Hardskill dan Softskill

Aku bisa membayangkan bagaimana para fresh graduate saat ini harus berjuang bersaing dengan banyak lulusan perguruan tinggi yang bonafid. Oleh karena itu, seseorang yang akan memasuki dunia kerja harus memiliki kemampuan baik hardskill maupun softskill. Kemampuan hardskill itu diperoleh dengan mengikuti kelas di sekolah atau perkuliahan atau training dan biasanya tercantum dalam portofolio kita seperti penguasaan ilmu pengetahuan, komputer, bahasa Inggris, teknik menulis, desain web, desain gambar, dan lain sebagainya. 


Sementara kemampuan softkill bisa dipelajari tanpa perlu mengikuti training atau tidak diajarkan dalam lembaga pendidikan seperti kemampuan presentasi di depan umum, kemampuan persuasive untuk menarik orang saat berbisnis, berorganisasi, berinteraksi dengan orang, bekerja dalam kelompok, berpikir kreatif, dan lain sebagainya. Maka jika ingin melatih kemampuan softskill maka seseorang harus terjun langsung dalam sebuah sistem sehingga kemampuan tersebut akan terasah, seperti mengikuti organisasi saat sekolah atau kuliah, berani menerima tanggung jawab menjadi koordinator kelas, berani menerima tantangan baru, maupun magang. Sebenarnya saat ini pun sudah banyak materi yang memberikan penjelasan tentang teknik presentasi yang baik dan public speaking yang memikat. Hanya saja memang perlu latihan dan dipraktikkan.


Banyak sekali manfaat yang diperoleh untuk mengasah kemampuan hardskill dan softskill, seseorang bisa masuk ke dalam dunia kerja yang kompetitif, gaji mencukupi, dipercaya banyak orang, disegani, dan tidak mudah berputus asa ketika seseorang berada di posisi bawah. 


Cara Mengasah Kemampuan Hardskill dan Softskill

Namun, jika di perkuliahan tidak pernah mengikuti kursus atau pun terjun langsung untuk berorganisasi, maka ketika lulus adalah waktu yang tepat untuk mengasah kemampuan hardskill dan softskill. Beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan hardskill dan softskill adalah dengan mengikuti magang atau kursus. 


Semenjak satu tahun lalu, dunia dihadapkan dengan kondisi pandemic Covid-19 yang menyebabkan seluruh aktivitas di luar rumah dibatasi sehingga untuk mengikuti kursus ataupun magang pun menjadi sangat sulit dilakukan bagi para fresh graduate yang sedang mencari pekerjaan. Namun, bukan berarti kita tidak bisa mengasah kemampuan hardskill dan softskill karena di rumah saja.


Justru karena di rumah saja, seorang fresh graduate memiliki waktu yang banyak untuk mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai macam kursus online persiapan kerja. Tak hanya itu, luangnya waktu bisa menjadi kontemplasi diri bagi fresh graduate untuk berkembang ke arah mana. Tidak seperti diriku waktu itu yang tidak berani mencoba hal baru di luar bidang perkuliahan karena minimnya pengetahuan. Sekarang sudah banyak kursus online persiapan kerja dari berbagai bidang. Tidak hanya dalam bidang bisnis dan keuangan tetapi juga dalam bidang teknologi dan pengembangan diri. Jadi tidak hanya berfokus pada kemampuan hardskill saja tetapi juga kemampuan softskill. Dan kursus online di jamanku baru lulus S1 sangatlah mahal. Tidak seperti sekarang yang terjangkau. 

 

Mengikuti Kursus Online Persiapan Kerja Skill Academy by Ruangguru

Apa itu Skill Academy by Ruangguru

Skill Academy merupakan inovasi terbaru dari Ruangguru, sebuah perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan dan telah memiliki lebih dari 22 juta pengguna dari 100 bidang pelajaran. Aplikasi Skill Academy dikembangkan oleh tim terbaik dari Ruangguru. Skill Academy sudah digunakan 4 juta pengguna dan mendapat penghargaan dari Dailysocial dan Best Personal Growth App dari Google Play Store. 


Di Skill Academy ini tersedia berbagai kelas untuk pengembangan bisnis sampai pada hobi dengan harga yang terjangkau. Ratusan kelas online yang diselenggarakan Skill Academy ini merupakan kelas terpopuler dan terefektif di era milenial sekarang ini. Materi juga disampaikan langsung oleh instruktur handal di bidangnya. Kursus online persiapan kerja Skill Academy by Ruangguru memungkinkan siapapun untuk berani maju karena pengembangan skill dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. 


Untuk siapa saja kursus online persiapan kerja Skill Academy?

Skill Academy bisa diakses oleh siapa saja yang ingin mengembangkan karir baik mahasiswa fresh graduate ataupun umum. Bahkan Skill Academy secara khusus memberikan programnya bagi perusahaan untuk peningkatan kompetensi karyawan perusahaan. Bahkan Skill Academy sudah dipercaya oleh kementerian, lembaga dan instansi atau perusahaan besar seperti :

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Bank BTN
  • Tripatra
  • KPN Corp
  • Tokopedia
  • Pertamina
  • Nestle
  • Kementerian Perindustrian
  • Nutrifood
  • Prudential
  • Ristekdikti
  • Surveyor Indonesia
  • Perumnas
  • Indonesia Power
  • Kementerian Ketenagakerjaan
  • Bank Indonesia
  • IDX
  • Astra Motor
  • OCBC NISP
  • Daihatsu
  • Kapal Api
  • Eigerindostore.com
  • East Bali Cashews
  • PT. Arutmin Indonesia
  • ASDP
  • Hardaya Perkasa
  • Multicrane Perkasa
  • Borwita
  • Bhumi Rantau Energi
  • STP
  • Telkom Corporate University
  • PGN
  • Jenius
  • SSG
  • Amman Mineral


Apa manfaat yang diperoleh mengikuti kursus online persiapan kerja Skill Academy?

Dengan mengikuti kursus online persiapan kerja Skill Academy by Ruangguru, maka pengguna akan mendapat ilmu pengetahuan dan pengalaman baru untuk meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi persaingan kerja yang ketat. Pengguna akan merasa siap dan percaya diri untuk masuk ke dunia kerja karena sudah memiliki bekal ilmu persiapan kerja. 


Bagaimana akses menjadi pengguna Skill Academy?

Untuk menjadi pengguna Skill Academy, sangatlah mudah. Tinggal daftar saja melalui email maka secara otomatis akan terhubung dengan Skill Academy. 


Apa saja kursus online persiapan kerja Skill Academy?

Kelas-kelas yang ada di Skill Academy didasarkan pada kebutuhan dan tuntutan di dunia kerja. Pengguna bisa memilih kelas yang sesuai dengan bidangnya maupun minatnya. Penggunaan filter pencarian memudahkan dalam mencari kursus online yang diminati sesuai harga, durasi dan urutan.



Beberapa kelas online Skill Academy adalah:


Kelas pengembangan diri terbaik

Sebagai seorang pencari kerja pastinya perlu kursus untuk pengembangan diri. Kelas ini bertujuan untuk mengasah kemampuan baik hardskill maupun softskill yang sesuai minat maupun bakat. Tidak hanya untuk pebisnis pemula saja, di kelas ini juga bisa melatih kemampuan menulis naskah film, menjadi seorang aktor yang dibimbing oleh sang actor langsung. Yang pasti tidak diragukan lagi fasilitatornya karena langsung dibimbing langsung dengan para ahlinya. Karena memang kursus online itu tidak bisa sembarang pengajar tapi harus yang sudah punya pengalaman tentang skill tersebut. Misalnya saat mengikuti kelas menjadi aktor dibimbing oleh Fedi Nuril, kelas fashion oleh Ivan Gunawan, dan kelas menjadi Youtuber professional oleh Gita Savitri.

Beberapa kelas yang ditawarkan saat ini seperti kelas Makeup, kelas fashion, kelas Youtuber professional, menjadi actor, bahasa Inggris, Teknik Memandu Talk Show, menulis naskah film, kelas presentasi, digital literacy, membuat brosur digital, korespondensi, mengelola stress, berpikir kreatif, dan lain sebagainya. 


Kelas Bisnis dan Keuangan Terbaik

Kelas ini diberikan tentunya memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan mengelola bisnis dan keuangan sehingga bisa memberi kesuksesan bagi pebisnis. Kelas online Skill Academy yang diberikan terkait dengan pengembangan usaha atau UMKM, tutorial, pengelolaan keuangan, motivasi memulai bisnis, strategi bisnis, dan lain sebagainya. 



Kelas teknologi dan software terbaik

Pekerjaan berbasis teknologi informasi dan jaringan komputer saat ini mulai berkembang pesat ditambah lagi pekerjaan di dunia digital sekarang semakin diperlukan. Dengan mengikuti kelas ini, setidaknya calon pekerja memiliki pengetahuan tentang penguasaan teknologi informasi dan computer.   Kelas teknologi dan software terbaik di Skill Academy berkaitan dengan pengolahan dan analisis data dengan software, pemrograman, penggunaan jaringan computer Cisco, penggunaan software menulis, desain grafis, produksi audio digital, dan lainnya. 



Kelas persiapan tes terbaik

Kelas persiapan tes ini tidak hanya berkaitan dengan persiapan tes TOEFL untuk masuk kerja, tetapi juga persiapan tes CPNS. Bahkan ada juga kelas untuk persiapan masuk kampus Ivy League. Tahu kan? Kampus-kampus elit atau bergengsi di Amerika seperti Harvard University, Yale University, Cornell University, dan lain sebagainya. Jangan khawatir dengan kredibilitasnya karena instrukturnya yang handal dan memiliki ilmu dan pengalaman yang mumpuni. Sebut saja Ali Fikrie yang merupakan instruktur pada kursus online Bahasa Inggris dan TOEFL PBT. Ternyata beliau sudah lama menjadi trainer TOEFL dan menjadi penulis buku best seller Top Master TOEFL.



Kelas pemasaran terbaik

Kelas ini dengan kelas bisnis sebenarnya saling mendukung. Kalian yang ingin memulai bisnis bisa memadupadankan kelas-kelas yang ada dalam klasifikasi tersebut agar kalian menjadi percaya diri untuk memulai bisnis. Pemasaran ini dipisah dari kelas bisnis karena ilmu pemasaran bisnis memang tidak sederhana. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pemasaran seperti digital marketing, teknik storytelling dalam pemasaran, konten marketing, video marketing, dan lain sebagainya. Bagi kalian yang sudah memiliki bisnis dan hanya perlu jangkauan luas dari bisnis kalian maka kelas ini bisa menjadi rekomendasi untuk melakukan pemasaran. 



Kelas paket

Kelas paket ini merupakan gabungan dari beberapa kelas online yang saling berkaitan satu sama lain dalam satu tema besar. Seperti sukes kerja sampingan di masa Corona, paket mahir berbahasa Inggris, teknik lamar kerja di masa Corona, jago bicara di depan umum, menjadi content writer andal, dan lain sebagainya. Tentunya harganya sudah disesuaikan. Kelas paket ini tentu lebih murah jika dibandingkan dengan per satuan kelasnya.



Kelas mitra Skill Academy by Ruangguru

Selain kursus online yang dikelola oleh Skill Academy sendiri, terdapat kelas mitra yang merupakan pihak yang bekerjasama dengan Skill Academy. Bedanya, di kelas mitra ini kita tidak bisa melihat siapakah yang menjadi instrukturnya. Hanya profil perusahaan secara umum. Banyak kelas online yang diselenggarakan oleh mitra Skill Academy. 


Career mentoring

Dalam sesi ini, pengguna akan dibimbing fasilitator handal dalam mendapatkan pekerjaan, misalnya dengan membahas tuntas pembuatan CV, surat lamaran, menghadapi interview, menulis email dan follow-up notes, menyusun profil di Linkedin, dan mengasah soft skill. Alasan mengikuti sesi ini karena bimbingan dilakukan secara lebih intensif. Tidak hanya pemaparan materi yang interaktif, tapi juga bertanya secara detail kepada fasilitator. Fasilitatornya adan Human Resources yang berpengalaman


Apa kelebihan kursus online persiapan kerja Skill Academy?

Mengikuti kursus online Skill Academy maka kita akan mendapat materi berupa video, pretest, test, sertifikat dan dokumen. Selain itu, banyak kelebihan yang ditawarkan ketika mengikuti kursus online Skill Academy seperti : 

Ada flash sale

Pasti semua suka ya kalau ada flash sale. Dimana-mana itu ya. Kelas online Skill Academy ini memiliki banyak flash sale. Sering-sering saja cek kelas yang ingin teman-teman ikuti apakah ada flash sale atau tidak. Diskon ini terbatas dalam waktu tertentu. Oiya, bagi kalian penerima kartu Prakerja, flash sale ini tidak bisa menggunakan kartu Prakerja ya.


Banyak kelasnya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalau kelas online Skill Academy ini banyak sekali sesuai dengan temanya dan yang paling dibutuhkan di jaman sekarang.


Harga terjangkau

Harga untuk mengikuti kelas online bervariasi dari Rp. 300.000,- hingga satu jutaan rupiah. Namun, jangan khawatir karena kelas online Skill Academy by Ruangguru banyak potongan diskonnya hingga 89% sehingga jatugnya jadi lebih murah. Bandingkan saja dengan kelas online di luar sana dengan instruktur yang memadai.


Menjadi lembaga pelatihan kartu Prakerja

Kartu Prakerja ini adalah program bantuan dari pemerintah yang ditujukan kepada pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Kartu Prakerja ini disiapkan bagi warga Indonesia yang bingung mencari kerja, ingin lebih kompeten dan bisa mengembangkan diri tanpa harus keluar biaya banyak. Coba deh daftar. Lumayan kan bisa ikut kursus online Skill Academy dengan instruktur handal dan harga yang murah.


Dilakukan dengan online. Dengan keterbatasan waktu bagi pengguna memang bisa menjadi kendala untuk mengikuti kelas online. Namun dengan kelas online maka memudahkan pengguna untuk tetap bisa mengembangkan diri tanpa dibatasi dengan jarak dan waktu. Dengan begitu, pengguna tetap bisa dibimbing oleh instruktur handal. Apalagi di masa pandemic begini, rasanya kursus online menjadi salah satu solusi untuk tetap bisa mengembangkan diri tanpa harus keluar rumah.


Rekomendasi instruktur

Saya sempat khawatir dengan instruktur kelas online yang kurang professional atau handal. Ternyata tidak. Para instruktur kelas online Skill Academy merupakan instruktur yang memiliki banyak pengalaman pada kelas yang diajarnya. Hal itu terlihat dari profil yang ada dalam websitenya. Jika ingin mencari informasi tambahan dari instruktur tersebut mungkin teman-teman bisa mencarinya di google.


Terdapat sertifikat

Mau tidak mau sertifikat adalah sesuatu yang wajib dimiliki oleh seseorang yang sudah mengikuti kursus online dan akan mencari kerja. Karena sertifikat seumpama “tiket” seseorang untuk memperoleh pengakuan dari orang.


Ada voucher

Bagi kalian yang baru membeli kelas dari mitra Skill Academy, maka kalian bisa menukarkan kode voucher teman-teman.


Pembayaran kursus online yang mudah

Pembayaran kursus online Skill Academy bisa menggunakan Tokopedia, Bukalapak, Pintaria namun tidak bisa dilakukan dengan saldo prakerja. 


Rating dan komentar

Rating dan komentar dalam setiap kelas online memudahkan kita untuk meyakinkan diri memilih kelas online yang mau diikuti.


Mempersiapkan diri di dunia kerja tidak mudah. Tidak hanya membuat CV, surat lamaran, kirim, dan selesai. Tidak. Tentu ada teknik tertentu agar CV, surat lamaran bisa diterima perusahaan atau instansi. Kalau sudah membekali diri dengan materi di kelas online Skill Academy by Ruangguru seperti career mentoring, bahasa Inggris, dan kursus online lainnya, maka harusnya tidak perlu khawatir lagi untuk masuk ke dunia kerja. Kita menjadi lebih siap menghadapi persaingan yang ketat sehingga bisa membekali diri yang lebih berkualitas.


Informasi lebih lanjut bisa kunjungi website Skill Academy, Instagram Skill Academy, Youtube Skill Academy, Blog Skill Academy dan Blog Daftarprakerja.



Referensi:

https://accurate.id/marketing-manajemen/pengertian-hard-skill/

https://www.cermati.com/artikel/amp/punya-4-hard-skill-ini-karier-kamu-dijamin-makin-bersinar

https://skillacademy.com/


Read More


Dunia Siniar

"You are never too old to set another goal or to dream a new dream."

- C. S. Lewis

 

Rasanya hatiku langsung tergugah ketika membaca quote itu. Tergugah untuk mewujudkan keinginan lama yang pernah terlupakan bertahun-tahun lamanya. Mungkin bukan keinginan yang persis seperti dulu lagi. Setidaknya di dunia yang sama.


Sejak SMA, aku sangat suka sekali mendengarkan radio. Suara penyiar yang merdu kadang membuatku iri. Namun, keinginan itu hanyalah sebuah mimpi yang tidak perlu diseriusi untuk dilanjutkan. Aku tahu orang tua mungkin kurang setuju jika aku memilih menjadi penyiar. Aku sadar diri juga kalau suaraku kadang terdengar cempreng. Meskipun begitu, aku selalu saja menjadi pembaca UUD'45 bahkan sejak masih SD hingga SMA. Apakah itu adalah pertanda suaraku memang terdengar merdu? Ah! Aku terlalu pede!


Ketertarikanku dengan dunia broadcasting membuatku membeli buku tentang pekerjaan penyiar radio. Lagi-lagi, buku itu hanya berakhir di rak buku. Aku tidak ada keberanian untuk mewujudkannya.


Suatu siang, ketika aku baru menjadi mahasiswa baru di Fakultas Teknik, aku sedang duduk bersama teman satu kelompok yang berbeda jurusan untuk mengerjakan tugas. Tiba-tiba seorang teman heran dengan kecerewetanku. Mungkin aku terlalu sering mengoceh sampai telinganya seperti dijejali kertas-kertas. Sumpek. Mungkin itu adalah kata yang tepat.


Iseng saja aku berkata, "Sebenarnya aku tertarik dengan penyiar radio." Keinginan itu terucap begitu saja tanpa pikir panjang.


"Oh, pantes!" ujarnya. Aku sedikit terkejut. Pantas suaraku bagus atau pantas aku cerewet? Haha. Mungkin lebih tepatnya karena aku bercerita panjang dan lebar tanpa jeda.


Tahun demi tahun berganti. Tugas kuliah yang padat membuatku tidak lagi berjumpa dengan temanku itu. Hingga akhirnya, dia menanyakan keinginanku itu apakah sudah terwujud? Aku sempat lupa beberapa saat kemudian dia mengingatkanku. Lantas aku tertawa. Kuanggap keinginanku itu tidak serius. Rupanya dianggap serius sama dia.


"Sudah. Sudah. Nggak serius itu," jawabku kala itu.


Sekarang, membaca quote di atas, aku tersadar bahwa tak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian dan tujuan yang ingin dicapai. Apakah sekarang waktu yang tepat untuk mewujudkan itu?



Mengingat, kondisi sekarang yang sudah berumah tangga dan memiliki dua buah hati berbeda dengan dulu yang masih single dan mudah untuk melakukan mobilisasi kemana saja dan kapan saja. Aku tidak mungkin lagi menjadi penyiar radio karena selain kondisi tersebut usiaku pun sudah terlambat. Tapi, apakah benar-benar terlambat terjun di dunia suara? Sepertinya tidak juga. Mari kita lihat kisahku selanjutnya.

 

Awal Mula Berkarya di dalam Dunia Siniar

Perkembangan dunia siniar saat ini semakin pesat dibarengi kemajuan teknologi. Apalagi para pendengar siniar rata-rata adalah anak muda usia 20-35 tahun. Content Creator di siniar juga semakin berkembang.


Tahun 2020 kemarin aku melihat sebuah pengumuman di media sosial tentang kelas Podcast buat pemula dari Siberkreasi. Aku pun teringat dengan keinginan lawasku itu. Meski aku tidak mungkin menjadi penyiar lagi, kusadar diri usia dan kemampuan tidak nutut. Jadi aku menganggap ini kesempatanku untuk menyalurkan hobiku dalam 'bersuara'.


Karena aku belum tahu apa-apa tentang dunia siniar, maka aku mendaftar kelas Podcast Siberkreasi Batch 2 yang bekerja sama dengan Kemenkominfo tersebut. Tujuannya tak lain agar aku bisa lebih aham dengan dunia siniar.


Ternyata, ilmu tentang dunia siniar bagi orang baru sepertiku begitu banyak. Materi diberikan sekitar dua kali pertemuan selama tiga bulan. Senang rasanya bisa mengikuti kelas tersebut karena aku jadi tahu banyak hal tentang dunia siniar.


Aku jadi tahu bagaimana persiapan rekaman dengan membuat script, pembagian season dan episode, teknik merekam dengan ponsel atau dengan mic, alat-alat apa saja yang biasa dipakai untuk rekaman, teknik auditing audio dengan aplikasi di ponsel atau di PC, dan cara memublikasikan di Anchor, editing sampul, monetisasi, bahkan sampai branding suara kita.


Belum sampai disitu, Siberkreasi menyelenggarakan lagi Master Class podcast. Tak ingin melewatkan, aku ikut mendaftar.


Aku bisa menyimpulkan sebenarnya lingkup podcast lebih luas dibanding blogging. Podcast itu sebenarnya blogging yang disuarakan. Itu menurutku sebagai podcast pemula ya.


Bedanya, blogging itu ditulis dan podcast itu direkam. Semua sama-sama membutuhkan perangkat untuk editing. Kalau blogging memerlukan editing gambar dan video untuk mendukung isi konten. Sementara kalau podcast membutuhkan editing audio, gambar, audiogram dan bisa juga video singkat hanya untuk promosi podcast.


Blogging juga perlu platform untuk menulis, bisa Wordpress atau Blogger. Sementara podcast perlu platform seperti Anchor.fm yang bisa memublikasikan hasil rekaman, membuat episode, mengedit audio, menambah latar musik, dan personalisasi akun podcast kita.

 

Siniar : Inovasi Media Berkarya di Era Digital

Karena podcast termasuk dunia suara, jadi podcast itu sebenarnya hampir mirip dengan radio. Hanya saja podcast itu bisa didengarkan secara on-demand dengan aplikasi kapan saja dan dimana saja. Podcast itu bisa didengarkan sambil beraktivitas lain dan bisa jadi pengisi kebosanan ketika sedang menunggu sesuatu, seperti di tengah kemacetan atau menunggu antrian.

 

Kenapa sih Memilih Podcast?

Nah, kenapa sih aku memilih podcast sebagai ruangku untuk berkarya?


1. Mencoba hal baru. Aku termasuk orang yang kalau penasaran dengan hal baru ingin mencoba. Dunia siniar ini termasuk hal baru buatku. Hanya pernah mendengarkan beberapa episode tapi tidak pernah tahu bagaimana cara membuatnya. Harapanku, pengalamanku tentang podcast bisa lebih baik.


2. Hobi. Seperti yang aku ceritakan sebelumnya kalau aku tertarik dengan dunia "suara", bukan dunia tarik suara seperti menyanyi ya! Senang saja rasanya berceloteh dengan gaya ala penyiar radio meskipun suaraku tidak sebagus penyiar radio. Rasanya pas ya dengan statusku saat ini sebagai emak-emak yang suka mengomel. Bagus deh kalau aku ngomel-ngomel pakai intonasi ala penyiar radio. Sekalian latihan, kan! 


3. Menambah jaringan pertemanan. Menjadi podcaster tentunya akan terhubung dengan jaringan pertemanan yang lebih luas. Dari jaringan pertemanan ini setidaknya aku bisa belajar mengolah suara karena mendengarkan suara-suara para master di podcast. Belum lagi jika tergabung dalam komunitas maka ada saja program untuk pengembangan diri, seperti review podcast kita dari para masternya, mengikuti challenge bersuara, dan lain sebagainya.


4. Menambah ilmu dan pengalaman. Jelas sekali ini ilmu dan pengetahuan tentang podcaster akan bertambah ketika kita masuk ke dalam dunia siniar. Pengalaman pembuatan script, rekaman, editing audio, audiogram dan lain sebagainya adalah hal yang sangat baru buatku.


5. Dekat dengan pendengar. Karena produk dari podcast ini adalah audio atau suara kita jadi seolah-olah podcaster dan pendengar itu tidak ada jarak. Seperti memiliki kedekatan yang erat. Meski tak bertatap muka namun terasa sedang duduk bersebelahan dan bercerita tentang banyak hal.


6. Bisa monetisasi. Sebenarnya poin ini bukan menjadi hal utama buatku. Hanya saja jika podcast-ku bisa dimonetisasi kenapa tidak? Oiya, monetisasi ini tidak melulu untuk mendapatkan uang ya, tetapi juga mendapatkan sebuah produk untuk direview. Sesuatu yang kita peroleh ketika mengembangkan podcast. Dan karena aku baru sekitar 30 episode jadi aku belum monetisasi. Belum maksimal sih. Ah! Semoga setelah ini bisa dimonetisasi.

 

7. Sebagai media pembelajaran untuk milenial. Salah satu tujuan terakhirku adalah podcast bisa menjadi media pembelajaran untuk milenial dan membuka pikiran tentang suatu fenomena. Sebenarnya aku juga tidak ingin podcast-ku terlalu berat untuk didengarkan tetapi ada entertain dan edukasinya. Karena kalau sasaran anak milenial yang suka dengan acara hiburan, jadinya tujuan media pembelajaran yang kaku akan sulit diterima. Makanya aku masih berusaha membuat podcast dengan tema yang ringan dan bisa diterima.

 

Alasan Memilih Podcast
Alasan Memilih Podcast

Terjun Langsung ke Dunia Siniar

Tak perlu waktu lama setelah kelas Master selesai, aku mulai merancang apa yang aku jelaskan di podcast. Belum sempat melakukan rekaman, komunitas The Podcasters Indonesia yang menyelenggarakan dua kelas podcaster mengadakan tantangan 30 Hari Bersuara.


Ah, kesempatan nih untuk mengisi konten podcast! Pikirku waktu itu. Namun, tetap saja ada terbersit dalam kepala, "Apakah aku yakin bisa melewati tantangan 30 Hari Bersuara? Mengingat 30 hari adalah waktu yang cukup panjang. Aku pernah mencoba menulis setiap hari menulis saja selalu ada yang bolong, apalagi ini bersuara yang aku tidak pernah terjun langsung ke dalamnya.


Kira-kira aku bisa nggak ya? Yakin anakku nggak keteteran? Kerjaan lain juga nggak keteteran? Terus kapan aku harus podcast? Pastinya malam hari saat semua sudah tidur. Apa aku bisa menahan kantuk malam-malam demi rekaman?


Setelah mencoba menjawab pertanyaan itu dan antisipasi semua yang mungkin terjadi, akhirnya aku mendaftarkan diri untuk mengikuti challenge 30 Hari Bersuara dari The Podcasters Indonesia. Yeay!

 

 

Persiapan Produksi Podcast

Aku sempat menganggap produksi podcast itu susah sekali. Namun, aku coba membuatnya. Banyak persiapan yang kulakukan sebelum produksi podcast.


1. Menentukan nama dan niche podcast

Menentukan nama dan niche podcast ini termasuk cukup sulit karena nama podcast lebih baik yang mudah diingat dan niche yang tidak biasa. Ada beberapa pilihan niche waktu itu, seperti parenting, literasi, sastra atau fiksi, ataukah tentang latar pendidikanku dalam bidang perencanaan kota? Aku memutuskan mengambil sesuai latar pendidikanku. Alasannya sih agar aku tidak sampai melupakan ilmu yang aku dapat.


Tapi apakah akan ada yang mendengar? Mengingat aku ingin tujuan podcastku itu menghibur tapi juga mendidik, tidak berat dan dekat dengan keseharian, apalagi usia milenial (sekitar 20an) yang lebih banyak mendengar podcast.


Aku sempat bingung dengan niche podcast yang mau aku buat. Memang sih bisa saja kalau gado-gado tapi katanya lebih baik podcast memiliki niche khusus. Akhirnya aku membuat nama Kotakatalita dengan niche perkotaan atau segala hal yang ada di kota dan desa.

 

2. Install aplikasi pendukung podcast

Beberapa aplikasi yang aku gunakan untuk podcast adalah Anchor.fm, Spotify, Audilab, Canva, Headliner. Untuk merekam suara sebenarnya bisa menggunakan Anchor.fm, tetapi kurang leluasa jadi aku menggunakan perekam suara yang sudah tersedia di ponsel. Untuk mengedit audio atau hasil rekaman, aku memakai Audilab.


Sebenarnya aku mau mencari aplikasi Audicity versi ponsel atau paling tidak mirip Audicity di PlayStore jadi bisa menambah audio di layer kedua dan ketiga kemudian bisa diedit volumenya ketika aku ada suara sedang berbicara. Namun, ternyata sangat susah sekali mencarinya karena Audicity ini hanya bisa digunakan di PC. Dan, Audicity ini salah satu software yang direkomendasikan saat ikut kelas podcast Siberkreasi.


Mencari aplikasi editing audio di Play Store ini juga cukup lama karena aku harus mencari yang tidak berat di ponsel tapi punya fitur yang cukup dasar seperti cut, mix, trim, dan efek. Bolak-balik aku instal dan uninstall aplikasi dari Play Store karena banyak yang tidak cocok. Akhirnya, aku menemukan Audilab. Memang sih sedikit terpisah-pisah untuk editing, tapi lumayan lah untuk edit audio.


Aku juga menginstall Spotify Lite yang lebih ringan dibanding Spotify untuk mendengar podcast. Setelah kita mengunggah hasil edit rekaman kita di Anchor.fm, maka secara otomatis podcast kita akan muncul di Spotify, Google Podcast, Breaker, PocketCasts, dan Radio Public.


Sedangkan saat editing gambar sampul episode podcast aku pakai Canva yang memiliki banyak template gratis dan menarik. Tidak cuma itu, aku menginstal Headliner untuk membuat Audiogram yang bisa memunculkan gelombang suara kita pada sebuah gambar. Audiogram ini pas sekali untuk promosi episode podcast kita di media sosial seperti Instagram.

 

3. Membuat akun Podcast

Mungkin banyak yang bingung bagaimana caranya membuat podcast? Sebelum melakukan rekaman, maka kita harus punya akun podcast dulu. Membuat akun podcast ini bisa dilakukan di Anchor.fm. Tinggal masukkan saja nama podcast, deskripsi podcast, kategori podcast dan bahasa podcast.

 

4. Mempersiapkan perlengkapan podcast

Membuat podcast tentu aku harus mempersiapkan perlengkapan yang memadai. Karena aku hanya memiliki alat yang terbatas maka aku cuma menggunakan ponsel saja. Sedangkan kalau lihat podcast-podcast senior, alat-alat mereka begitu komplit, seperti:

- Microphone

- Pop filter

- Audio Interface

- Headphone

- Digital Audio Workstation

- PC

 

Memulai Produksi Podcast

 

Setelah persiapan selesai, aku juga melakukan beberapa hal hingga podcast Kotakatalita siap diperdengarkan kepada khalayak.


1. Pembuatan Script

Oiya, awalnya aku membuat trailer untuk menjelaskan secara singkat tentang podcast yang aku beri nama Kotakatalita. Podcast yang bercerita tentang segala hal yang ads di kota dan desa.  Sebelum rekaman trailer, aku membuat script.


Sempat salah berkali-kali. Aku tulis ulang lagi. Rekaman berkali-kali. Ternyata prosesnya memang tidak gampang. Apalagi tidak terbiasa berbicara dengan intonasi yang menyenangkan. Akhirnya aku sudahi saja membuat trailer. Mungkin nanti aku akan merekam ulang lagi.


Aku mulai berkonsentrasi dengan challenge 30 Hari Bersuara. Aku membuat script di siang hari sesuai dengan tema yang sudah ditentukan. Script yang aku tulis berupa paragraf lengkap alias bukan berupa poin-poin. Alasannya karena aku belum terbiasa berbicara tanpa teks. Ngomong sendiri dengan poin-poin itu membuatku khawatir tidak akan bisa ngomong.

 

2. Proses Rekaman

Nah, ini dia yang agak deg-degan. Pertama rekaman aku jongkok di ruang tamu dan ditutupi selimut saat malam hari. Terus ketika ada suara tokek dan kodok, terpaksa aku harus mengulang karena suara hewan itu masuk ke rekaman. Terus aku coba rekaman di bawah meja. Ternyata ada suara noise cukup mengganggu. Dan aku baru sadar kalau aku berada sekitat 1,5 meter dari kulkas. Itu sangat mengganggu. Akhirnya aku masuk ke dalam mobil. Haha. Dan hasilnya lumayan. Noise jauh berkurang. Suara kodok dan tokek tidak terdengar.


Saat aku rekaman menggunakan ponsel pun posisinya seperti orang sedang menelepon. Jadi ponsel ditaruh di telinga. Proses rekaman tema pertama membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit hanya untuk podcast lima menit karena harus cari tempat yang pas. Jadi aku mengulang berkali-kali karena merasa intonasi kurang, belepotan, dan lain-lain.


Daripada aku mengulang terus, besok-besoknya setiap aku salah omong aku tetap melanjutkan rekaman tapi hanya mengulang di bagian yang salah saja. Selanjutnya yang salah itu akan aku hapus lewat aplikasi.


Hasilnya bagaimana merekam pakai ponsel? Suara memang terdengar nyaring tetapi saking dekatnya dengan ponsel jadi suara menarik nafas saja kedengeran atau bunyi lidah klak klak juga kedengeran. Sementara ketika aku ikut kelas Siberkreasi, suara klak klak itu mengganggu kualitas dan bisa diedit dengan software jadi suara bisa lebih halus.

 

3. Editing Audio

Sebenarnya bisa juga kok setelah rekaman, hasilnya langsung diunggah di Anchor.fm dan ditambah dengan latar musik. Lebih simpel. Tapi aku masih harus mengeditnya di aplikasi karena ada beberapa bagian yang harus ku hapus, seperti omongan yang salah dan jeda yang terlalu lama. Aku juga menambah volume, memberi efek dan menghapus noise agar terdengar lebih jelas.



Nah, paling sebal itu, kalau aku merekam lebih dari 10 menit ternyata memori sudah penuh. Pada akhirnya beberapa foto, video, dokumen aku pindahkan dulu ke Drive atau aku hapus. Bahkan beberapa aplikasi yang belum dipakai terpaksa aku uninstall. Baru deh bisa lagi mengedit suaranya.

 

4. Editing Sampul

Pembuatan grafis untuk sampul ini setidaknya mampu menarik perhatian pendengar. Setelah selesai edit audio, aku menggunakan aplikasi Canva untuk membuat sampul episodenya karena prosesnya lebih sederhana.


5. Publikasi di platform

Rasanya hati begitu bahagia ketika hasil edit rekaman aku unggah ke Anchor.fm. Aku pun memilih-milih musik latar pada rekaman podcastku. Kelegaan begitu kuat terasa ketika audio ditambahkan ke segmen episode, menulis judul, menambahkan deskripsi, mengunggah ganbar sampul dan tulisan publish di pilih.


Yeay! Episode podcast berhasil dipublikasi. Hanya dalam waktu sekitar sepuluh menit, episode podcast sudah bisa didengarkan di Spotify, Google Podcast, Breaker, PocketCasts dan Radio Public. Sekarang sudah ada 32 episode podcast yang bisa didengarkan di podcast Kotakatalita.

 

6. Membuat audiogram

Eh meskipun senang melihat episode podcast sudah bisa didengarkan di Spotify, aku masih harus memublikasikan di Instagram Kotakatalita dengan tampilan unik audiogram. Di aplikasi itu, tinggal memilih episode yang sudah dipublish maka gelombang suara akan muncul. Kita bisa pilih berbagai macam gelombang suara.

 


 

7. Publikasi di sosial media

Proses terakhir inilah yang menentukan jumlah pendengar podcast. Atas saran podcaster senior bahwa lebih baik ada media sosial khusus untuk podcast. Dan aku akhirnya membuat Instagram Kotakatalita hanya untuk podcast tentang perkotaan.

 

Kendala-Kendala Produksi Podcast

Meskipun membuat konten di podcast Kotakatalita sudah mencapai 32 episode, bukan berarti aku tidak mengalami kendala dalam produksi podcast. Membuat konten secara teratur demi meningkatkan jumlah pendengar itu memiliki tantangan tersendiri buatku apalagi selama ini aku melakukan produksi podcast di ponsel saja. Bagi teman-teman yang mau produksi podcast lewat ponsel mungkin juga perlu mengantisipasi kendala podcast lewat ponsel seperti yang aku alami. Kendala selama produksi podcast lewat ponsel yang aku alami yaitu:

 

1. Noise yang masih muncul

Lingkungan rekaman itu sangat mempengaruhi juga kualitas suara. Biasanya orang merekam di lingkungabbn yang sepi tapi kalau di rumahku dimana antar tetangga itu sangat dekat, tentu saja akan ada suara-suara lain yang terdengar. Memang bagusnya di ruangan yang tidak terdengar suara burung, motor, atau tetangga sedang berbicara.


Penggunaan alat rekaman memang sangat mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan. Tantangan rekaman menggunakan ponsel adalah suara noise yang masih terdengar dan suara lidah yang terdengar klak klak klak. Dan itu sangat mengganggu. Beda sekali kalau mendengar podcaster lainnya, apalagi yang podcast exclusif, rekaman audio mereka tidak terdengar suara noise, atau bahkan suara klak klak lidah dengan mulut. Beda sekali denganku yang memakai rekaman ponsel. Suara noise dan bunyi klak klak tetap ada. Biasanya podcaster pro memakai microphone, pop filter, dan disambungkan ke PC/laptop untuk proses rekaman sehingga suara bisa lebih jernih. Tujuan pop filter ini memang meminimalisir suara noise.


Sebenarnya aku sudah mencoba menghilangkan suara yang mengganggu itu dengan aplikasi. Sayangnya, suara itu tetap saja muncul. Akhirnya aku biarkan saja. Ada rasa kurang puas saja dengan kualitas suara yang ada.

 

2. Ruang penyimpanan yang terbatas

Salah satu hal yang paling menyebalkan saat edit audio di ponsel adalah ruang penyimpanan yang terbatas. Pada akhirnya, aku terbatas untuk berbicara karena semakin lama waktu maka ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan file semakin besar. Sementara untuk edit rekaman 10 menit saja aku sampai mengorbankan beberapa aplikasi untuk dihapus. Biasanya aku antisipasi untuk membiarkan beberapa bagian audio yang tidak begitu parah. Sedangkan yang kesalahan parah baru aku hapus rekamannya.


Belum lagi aku harus membuat sampul episode dan audiogram yang juga memakan ruang penyimpanan yang tidak sedikit. Dan itu sangat mengganggu waktuku yang bisa untuk kegiatan lainnya. Keterbatasan ruang penyimpanan ternyata mampu mengurangi efektifitas produksi.

 

3. Tiba-tiba eror saat editing

Edit audio podcast lima menit saja bisa membutuhkan waktu sampai setengah jam. Apalagi kalau banyak yang belibet ngomongnya. Terus pas lagi asyik-asyiknya edit rekaman tiba-tiba aplikasi eror. Sebel banget deh! Dan itu sering terjadi saat aku masih mengedit rekaman lima menit pertama. Kalau sudah begitu aku harus mengulangi lagi. Kalau sudah kesal, akhirnya aku membiarkan ada yang belibet sedikit. Huff! Kalau kalian ada waktu untuk mendengar podcastku coba perhatikan saja pada bagian-bagian yang belibet kalimatnya.

 

4. Gelombang suara yang kurang detail

Meskipun podcaster itu lebih berfokus pada editing audio, namun saat mengedit pun podcaster menggunakan software/aplikasi yang menampilkan gelombang suara rekaman. Semakin diperbesar maka gelombang suara itu semakin terlihat jelas sehingga mudah untuk mengedit batas antara tiap kata. Tampilan grafis yang berkualitas tentu memudahkan podcaster untuk mengedit audio.

 

5. Perlu usaha besar untuk editing

Kadang-kadang saat edit audio, perangkat menjadi melambat padahal baru saja memulai editing tapi loadingnya cukup lama. Atau sudah edit lama, tinggal sedikit lagi selesai, eh perangkat lagi loading lemot bahkan tak jarang langsung eror. Rasanya sebel banget kan. Dengan masalah-masalah tersebut, pada akhirnya aku perlu usaha besar untuk edit audio. Tentu sangat menguras energi dan waktu. Pekerjaan lain kadang jadi tidak segera tersentuh.

 

Kreativitas di Dunia Siniar dengan VivoBook 14 A416

Dari kendala-kendala yang aku sebutin di atas, itulah kenapa diperlukan laptop atau PC dengan fitur yang bisa memenuhi kebutuhan untuk nge-podcast dibandingkan dengan smartphone yang memiliki ukuran yang kecil. Tentunya menggunakan laptop atau PC yang memiliki kinerja bertenaga, kapasitas penyimpanan besar, dan kecepatan data yang besar itu tidak akan mengganggu produktivitas kita.

Ruang Siniar


Cuma aku juga sempat berpikir apakah aku akan terus berkarya di podcast selain menulis blog dan fiksi? Apakah kalau aku menggunakan laptop atau PC yang performanya bagus akan meningkatkan produktivitasku dalam berkarya? Bagi podcaster, blogger, penulis sekaligus sesekali menjadi youtuber sepertiku memang perlu perangkat yang mendukung produktivitas dalam berkarya. Apalagi ketika aku harus personal branding di media sosial. Pastinya semua aplikasi multimedia harus dimanfaatkan.

 

Sampai saat ini pun, laptop merupakan perangkat teknologi yang bisa dibawa kemana-mana. Namun, laptop yang seperti apa? Bagi para podcaster yang ingin mencari laptop berkualitas tinggi dan dapat diandalkan kapan pun, dimana pun dan oleh siapa pun maka pilihan laptop ASUS inilah yang tepat, khususnya ASUS Vivobook 14 A416. Seolah memberi titik terang untuk para podcaster, ASUS Vivobook A416 ini memberikan kinerja dan visual yang imersif. Kenapa begitu? Ini dia alasannya.

 

1. Desain yang Elegan, Ringkas dan Simpel

Siapa yang tidak suka dengan desain yang elegan? Semua pasti suka karena menjadi pemicu semangat untuk berkarya. Desain Asus Vivobook 14 A416 ini didesain mengikuti gaya hidup kita yang serba ringkas karena laptop portabel ini hanya memiliki bobot 1,6 kg dengan ketebalan 19,9 mm sehingga mudah dibawa kemana-mana. Selain itu, charger ringkas dan mudah dimasukkan ke dakam kompartemen di dalam tas. Tampilannya sangat bagus dan elegan dengan lapisan Transparent Silver atau Slate Grey.

 


Kenapa laptop ini jadi terlihat lebih kecil dibanding laptop pada umumnya? Karena adanya teknologi Nano Edge Bezel. Teknologi ini meghadirkan bezel yang sangat tipis laptop ini dengan screen-to-body ratio 82% membuat area layar laptop ASUS Vivobook 14 A416 ini lebih banyak dibanding laptop biasanya. Dengan begitu maka pengalaman bekerja, berkarya dan bermain dengan laptop ini akan menjadi lebih imersif termasuk juga dalam menikmati konten multimedia. Rasanya kita akan sangat lega menggunakan laptop ASUS ini karena menggunakan teknologi Nano Edge Bezel.


Tepatlah jika laptop ini terkanl menjadi salah satu laptop 14 inchi paling kecil di dunia. Meskipun layar laptop ini berukuran Full HD 14" tetapi layar laptop ini bisa dibuat dalam form factor sebuah laptop berukuran 13". Hal itu karena teknologi Nano Edge Bezel. Perbandingan rasio layar dengan besar laptop mencapai 97%. Itulah kenapa laptop ini terlihat maksimal layarnya meskipun ukurannya kecil.



Kalau sudah berbicara layar, maka penting banget untuk mengetahui ketersediaan lapisan anti-glare di laptop. Apalagi untuk pengguna yang sering banget berhadapan dengan laptop. Aku sering banget mengalami mata panas karena sering menatap layar dan jadi nggak fokus dengan apa yang aku kerjakan di laptop padahal aku harus bisa terus fokus meski dalam waktu beberapa lama untuk menyelesaikan semua pekerjaanku.


Nah, tujuan lapisan anti glare atau anti silau ini adalah untuk mengurangi gangguan yang tidak diinginkan dari pantulan dan silau yang mengganggu. Pokoknya nggak perlu khawatir deh kalau sampai fokus hilang gara-gara layar yang silau, apalagi yang berkacamata sepertiku dan tidak bisa tahan berlama-lama di depan laptop.


Oiya, kelebihan lainnya laptop ini adalah sudut pandang yang luas sebesar 178°. Artinya, dimanapun pengguna berdiri atau duduk dari sudut layar laptop maka konten pada layar masih akan terlihat jelas. Sangat cocok jika kita ingin berdiskusi dengan content creator lainnya.

 

2. Kinerja Cepat dan Efisien

Di era modern yang dituntut kerja serba cepat ini, maka penggunaan laptop ASUS Vivobook 14 A416 sangatlah mendukung gaya hidup kita sekarang. Nggak mau kan waktu terbuang hanya gara-gara loading laptop yang lama yang membuat kita harus bersabar menunggu padahal masih banyak kewajiban lain yang harus dikerjakan. Apalagi aku juga mengurus rumah tanpa asisten rumah tangga jadi aku membutuhkan perangkat yang mendukungku untuk tetap berkarya dari rumah.


Laptop ASUS VivoBook 14 A416 ini merupakan laptop mainstream yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-10 yang ditujukan untuk produktivitas sehari-hari. Laptop level entri Vivobook 14 A416 ini didukung prosesor Intel Core i3 sampai i5 dengan RAM hingga 8GB. Prosesor ini ibaratnya "otak" dalam tubuh laptop. Jadi semakin tinggi spesifikasi prosesornya maka semakin bagus performanya. Namun, kita harus perhatikan juga kebutuhan kita.


Apa perbedaan generasi 10 dengan sebelumnya? Jelas generasi 10 dirancang untuk perangkat berperforma tinggi seperti untuk pembuatan konten dan gaming karena memiliki peningkatan jumlah core dan thread pada prosesornya. Seorang pembuat konten yang menggunakan aplikasi membutuhkan core dan thread yang banyak sehingga kinerja menjadi lebih cepat, paling banyak terdapat pada Intel Core i5 dengan 4 Core dan 8 thread serta boost clock hingga 3,6 GHz.


Nah, bedanya apa sih i3 dan i5? Tentu beda harga dan kinerjanya. Kalau Intel Core i3 bisa digunakan untuk pekerjaan yang tidak terlalu berat seperti mengetik, mengedit gambar, audio atau video yang sederhana. Sementara Intel Core i5 memiliki kinerja yang lebih cepat dan digunakan untuk pekerjaan yang lebih berat seperti untuk software 3D dan animasi. Pastinya harga laptop dengan prosesor Intel Core i5 lebih mahal ketimbang Intel Core i3. Tak cuma Intel Core, kita juga bisa pilih spesifikasi Intel Celeron dimana performa yang dibutuhkan prosesor jenis ini tidak untuk pekerjaan yang berat seperti Microsoft Office dan Web Browsing dan tidak disarankan untuk multitasking.


Selain itu, laptop ini juga didukung oleh grafis diskrit NVIDIA GeForce MX330 yang berfungsi untuk mengolah dan memberikan tampilan output ke layar dalam format standar. Adanya diskrit NVIDIA GeForce ini akan menentukan kualitas tampilan yang baik.


Nah, untuk prosesor, kita tinggal pilih yang mana sesuai kebutuhan kita. Kalau aku sudah jelas Intel Core i3 karena memang perlu pekerjaan multitasking tapi juga nggak menggunakan software 3D dan animasi. Dan itu sudah sangat cukup untuk membantuku dalam menyelesaikan konten yang aku buat untuk Podcast, Youtube, Blog maupun menulis.

 

3. Ruang Penyimpanan Yang Besar

Pernah kan mengalami laptop tiba-tiba lemot karena ruang penyimpanan yang sedikit sementara data yang digunakan besar. Maka, kita nggak perlu khawatir untuk menyimpan data yang besar karena Asus Vivobook 4 A416 ini memiliki ruang penyimpanan yang besar sehingga kinerja data menjadi supercepat.


VivoBook14 A416 ini telah menggunakan DDR4 yang merupakan standar laptop modern dengan kapasitas yang dapat di upgrade hingga 12 GB. Laptop ini juga mengandalkan dua jenis penyimpanan yaitu 2.5" SATA dan M.2 PCle.


Untuk respons dan waktu load yang lebih cepat, kita bisa instal aplikasi di SSD hingga 256 GB. Sementara untuk menyimpan file besar, seperti film, koleksi musik, dan album foto bisa menggunakan HDD hingga 1 TB.


4. SonicMaster untuk Suara Kencang dan Jernih

Sebagai podcaster, pasti penting banget audio ini. Kita jadi tahu suara hasil rekaman kita. Seberapa jernihnya. Seperti yang aku ceritakan sebelumnya bahwa kendalaku saat rekaman yang membuat muncul noise. Nah, dengan peralatan pendukung yang diinputkan ke laptop tentu akan mempengaruhi kualitas suara. Apalagi saat editing audio maka teknologi SonicMaster ini sangat membantu untuk mengetahui kualitas suara hasil rekaman.


Ketika aku rekaman menggunakan ponsel, biasanya saat editing aku akan menambahkan efek Crystal sehingga suaraku lebih tajam. Namun, kalau laptop dengan teknologi Sonic Master yang ditenagai dua amplifier ini maka suara yang dihasilkan akan terdengar lebih tajam dan jelas (crystal clear sound), presisi lebih tinggi, dan suara lebih kencang  meskipun di ruang yang cukup besar.

SonicMaster
Olah gambar : Lita L.

Nah di laptop ASUS ini sudah ada recording mode yang memastikan kualias rekaman terdengar sangat jelas dan seimbang. Pas banget sama podcaster sepertiku yang kadang mengalami distorsi frekuensi yang tinggi dan kompresi rekaman buruk sehingga suaranya terdengar jelek.


Oiya nggak cuma recording mode, di laptop ASUS ini juga ada mode lainnya seperti music mode, gaming mode, movie mode, dan manual mode. Semua mode memiliki hasil yang berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Mau bermain game, menonton film atau hanya mendengarkan musik. Pilih yang mana? Semua ada! Keren kan.

 

5. Konektivitas Penting Bagi Gaya Hidup Masa Kini

Sekarang semua orang inginnya serba cepat, mengerjakan sesuatu dalam jumlah banyak dengan waktu sedikit dan perangkat yang memadai untuk kerja cepat. Nah, laptop ASUS sangat mendukung bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Konektivitas nirkabelnya dibekali WiFi 5.0 untuk terhubung dengan internet sehingga kita bisa berselancar dengan mudah. Bluetooth 4.1 memudahkan pemindahan berkas dari perangkat lain.


Selain itu, ASUS Vivobook 14 A416 juga dilengkapi dengan port USB 3.2 Type-C dan USB 3.2 Type-A yang memudahkan konektivitas sehari-hari. USB 3.2 ini memiliki transfer data sepuluh kali lebih cepst daripada USB 2.0.


Biasanya kita kalau mau mencolokkan USB harus dilihat dulu posisinya apakah terbalik atau tidak. Nah, beda nih sama USB Type C karena kita bisa menggunakan USB secara bolak-balik tanpa harus bingung posisi mana yang benar. Semua posisi sama saja. Desainnya juga lebih ramping. Dan USB Type C ini sudah mulai banyak digunakan di beberapa perangkat. Keren banget kan!

Konektivitas VivoBook 14 A416


Kalau USB Type A ini bisa digunakan untuk flashdisk, USB Hub, USB Flashdrive, dan lainnya sehingga tidak bisa dibolak-balik seperti USB Type C. Namun, USB Type A ini jugs menjanjikan kemampuan transfer data yang cepat.


Belum lagi port MicroSD Card reader yang memudahkan kita mentrasfer data dengan cepat dari Micro SD yang kita punya.


Tak hanya itu, port HDMI ini adalah konektor yang menghubungkan berbagai macam elektronik seperti TV, monitor, proyektor, komputer, DVD Player, dan lain-lain. Laptop ini memiliki 1x audio Combo Jack. Nah, ini sebenarnya jadi ringkas karena untuk headphone dan microphone menjadi satu. Simpel!

 

6. Konstruksi yang tangguh

Sering banget kan saat lagi perjalanan, laptop kita juga ikut berguncang. Dan itu berbahaya banget bagi sama harddisk laptop kita. Sedangkan laptop ASUS Vivobook 14 A416 ini sudah dilengkapi E-A-R HDD Protection yang dapat menyerap getaran saat perangkat terguncang dan dapat memberi perlindungan pada harddisk yang ada di dalamnya sehingga masa hidup laptop akan tahan lama.


Selain itu, di beberapa bagian seperti chasis utama dan rangka layar dari logam untuk memperkuat keseluruhan bodi namun tetap ringan dan ringkas. Misalnya di bagian bawah keyboard terdapat chasis yang akan membuat stabil saat mengetik dan touchpad. Selain itu, kekakuan logam besinya akan melindungi bagian internal laptop dan engsel laptop. Benar-benar perlindungan yang maksimal!

 

7. Keyboard yang ergonomis

Kalau kita sering berlama-lama di depan laptop pasti laptop akan terasa panas karena aliran udara yang kurang maksimal. Beda lagi dengan laptop ASUS ini. Desainnya yang ergolift pada engsel dengan kemiringan sedikit 4° bertujuan untuk membuka ruang ventilasi tambahan untuk lebih banyak sliran udara di bawah sasis untuk menjaga suhu internal lebih rendah dari laptop standar.



Kalian pernah tidak merasa sering lelah saat mengetik atau mungkin sering salah-salah mengetik karena kurang familiar sama keyboardnya? Nah, dengan desain yang ErgoLift ini memberi posisi mengetik yang sempurna dan membuat pengguna lebih familiar dengan keyboardnya.


Selain kelebihan itu, Vivobook 14 A416 ini juga memiliki kelebihan lain yaitu keyboard full size dengan backlit dapat memudahkan kita mengetik pada tempat yang minim cahaya.


Pernah mengetik dengan keyboard yang besar-besar? Dan ternyata itu mengeluarkan energi yang cukup besar apalagi dibuat mengetik banyak dokumen seperti pembuatan script atau novel. Sedangkan laptop ASUS Vivoboom 14 A416 ini memiliki ukuran key travel yang cukup kecil sebesar 1,4 mm. Dan ini memengaruhi kecepatan dalam mengetik dan pastinya menghemat tenaga bagi yang ingin mengetik banyak teks.

 

8. Fitur Numberpad yang canggih

Ini adalah kelebihan lain dari laptop ASUS Vivobook 14 A416 karena memiliki numberpad yang memudahkan pengguna saat akan menggunakan nomor. Hanya dengan mengetuk panel snetuh maka panel angka akan muncul diterangi LED.

 

9. Keamanan Tinggi dengan Teknologi Fingerprint

Selama ini kalau kita mau masuk ke desktop yang ditanyakan adalah password. Kadang banyak juga yang tidak memakai password. Penggunaan password itu rentan lupa. Sementara kalau tidak password itu jadi tidak aman.

(Gambar: Asus; Desain: Lita L)


ASUS menerapkan kemanan biometrik melalui fingerprint sensor atau sensor sidik jari untuk mengatasi masalah tersebut di laptop ASUS kelas premium. Tidak ada lagi lupa password atau pemakaian tanpa ijin. Kita hanya menyentuhkan sidik jari kita pada panel fingerprint sensor maka kita akan dibawa masuk ke dalam Windows 10 Home melalui Windows Hello tanpa perlu mengetik password.

 

10. Mau Upgrade Diri dengan Mengikuti Webinar? Bisa!

Karena laptop ASUS Vivobook 14 A416 ini dilengkapi dengan kamera VGA Web Camera sehingga bisa digunakan untuk pembelajaran jarak jauh atau webinsr-webinar untuk pengembangan diri.

 

11. Tak Perlu Bingung dengan Software Office

Aku pernah saat dulu sekali membeli laptop atau ketika suami membeli laptop, Microsoft Office tidak menjadi paket dalam pembelian tersebut sehingga kita harus mencari install-nya dari orang lain. Tentunya ada biaya tambahan. Apalagi kalau misalnya Office nya tidak genuine (asli). Ah, sering sekali terjadi crash atau malah disuruh updatr dan berakibat Office tidak bisa dipakai. Nggak mau kejadian seperti itu? Makanya ketika membeli laptop ASUS Vivobook 14 A416 ini sudah dilengkapi dengan Microsoft Office Pre-Installed. Dan tidak ada biaya tambahan lagi.


Bahkan, Microsoft Office Home & Student 2019 dapat terus diupdate sehingga terbebas dari berbagai ancaman keamanan dan malware. Pokoknya aman deh! Produktivitas tetap jalan terus!

 

 

12. Lebih Mudah dengan MyAsus

Ternyata di laptop ASUS VivoBook 14 A 416 ini sudah ada aplikasi bawaan yang merupakan pusat kontrol untuk laptop. Dengan MyAsus, kita bisa memantau status laptopnya, troubleshooting, memindai sistem, menemukan masalah, memperbaiki otomatis, memperlihatkan status garansi perangkat, dan fasilitas untuk menghubungi layanan konsumen ASUS.


Pada suatu waktu aku perlu memindahkan file dari ponsel ke laptop karena memori ponsel sudah terlalu banyak. Satu-satunya cara adalah dengan mengaktifkan Bluetooth karena kabel data kadang-kadang saja terhubung, itupun device suka out sendiri.


Nah, di laptop ini kita bisa menguhubungkan dengan Link to My Asus dimana kita bisa memindahkan file secara instan dengan aplikasi yang terhubung dari ponsel ke laptop. Jadi, layar ponsel adalah layar kedua. Gampang banget kalau begitu. Tinggal salin tempel saja file yang mau dipindah sudah terproses.


Bahkan kita bisa menerima telepon di laptop, loh!


Spesifikasi

Main Spec.

VivoBook 14 (A416)

CPU

Intel® Core™ i5-1035G1 Processor 1.0 GHz (6M Cache, up to 3.6 GHz)

Intel® Core™ i3-1005G1 Processor 1.2 GHz (4M Cache, up to 3.4 GHz)

Intel® Celeron N4020 Processor 1.1GHz (4M Cache, up to 2.8GHz)

Operating System

Windows 10

Memory

4GB DDR4 RAM

Storage

1TB 5400 rpm SATA HDD

256GB PCIe® Gen3 x2 SSD

512GB PCIe® Gen3 x2 SSD

1TB HDD + 256GB SSD

Display

14.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) IPS Anti-Glare

14.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) Anti-Glare

14.0" (16:9) LED backlit HD (1366x768) Anti-Glare

Graphics

NVIDIA GeForce MX350 (optional)

Intel UHD Graphics

Input/Output

1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, Micro SD card reader

Camera

VGA Web Camera

Connectivity

Wi-Fi 5 (802.11ac), Bluetooth 4.1

Audio

SonicMaster, Audio by ICEpower®, Built-in speaker, Built-in microphone

Battery

37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion

Dimension

32.54 x 21.60 x 1.99 ~ 1.99 cm

Weight

1,6 Kg

Colors

Transparent Silver, Slate Grey

Price

Rp4.799.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)

Rp4.899.000 (Celeron N4020 / Intel UHD Graphics / 256GB PCIe SSD)

Rp6.699.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 1TB HDD)

Rp7.099.000 (Core i3 / Intel UHD Graphics / 4GB / 512GB PCIe SSD)

Rp7.499.000 (Core i3 / GeForce MX330 / 4GB / 256GB PCIe SSD)

Rp10.099.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 512GB PCIe SSD)

Rp10.799.000 (Core i5 / GeForce MX330 / 4GB / 1TB HDD + 256GB PCIe SSD)

Warranty

2 tahun garansi global


Menjadi Produktif Bersama VivoBook 14 A416

Membaca penjelasan di atas, benarlah komitmen ASUS dalam menghadirkan perangkat yang berkualitas tinggi yang didukung dengan teknologi dan fitur terkini namun tetap bisa dipakai semua kalangan. ASUS VivoBook 14 A 416 bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dipakai oleh podcaster yang ingin berkarya di dunia siniar namun dengan kinerja laptop yang bertenaga. Nggak ada lagi masalah penyimpanan terbatas, eror, loading, noise yang mengganggu yang mempengaruhi produktivitas dalam berkarya. Dengan penggunaan ASUS VivoBook 14 A416 tentunya akan memberi semangat terus menerus bagi para podcaster dalam menyebarkan konten yang bermanfaat dan berkualitas.


Kalau sudah begini, aku berharap bisa menjadi podcaster produktif mulai dari membuat script, rekaman, editing audio sampai editing gambar untuk sampul episode dengan ASUS VivoBook 14 A416 meskipun aku hanya ibu rumah tangga yang pekerjaan sambilannya sebagai content creator. Maka tak heran jika laptop ini diberi gelar "Easy portability" dan "Effortless Productivity" karena memang segala kemudahan dalam fiturnya membuat produktivitas yang meningkat tanpa harus usaha yang besar.



Semangat bersuara di dunia siniar!

 

 


Sumber referensi:

https://www.google.com/amp/s/www.indoworx.com/perbedaan-prosesor-core-i3-i5-dan-i7/amp/

 https://pemmzchannel.com/2020/05/16/intel-core-generasi-ke-10-vs-intel-core-generasi-ke-9-siapa-lebih-unggul/amp/

 https://techijau.com/asus-vivobook-14-a416-laptop-murah/

 https://getective.com/perbedaan-processor-celeron-pentium-dan-core-i3-i5-i7/

 https://www.arenalaptop.com/4787/memaksimalkan-performa-nvidia-geforce-pada-laptop/

 https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-Laptop-14-X415JP/

 https://www.google.com/amp/s/blog.dimensidata.com/perbedaan-usb-tipe-a-tipe-b-dan-tipe-c-serta-kelebihannya/amp/

 https://www.google.com/amp/s/m.jitunews.com/amp/read/62454/mengenal-apa-itu-port-hdmi

 https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/travel_distance_pada_keyboard_apa_maksudnya-835

https://glints.com/id/lowongan/alat-untuk-membuat-podcast/#.YAO09uwxW2c

Read More

Follower