Saat ini, film-film yang diputar di bioskop sangat menarik perhatian sebagian besar para pecinta film. Salah duanya adalah Star Wars dan Ip Man.

Sebenarnya dilema mau pilih nonton apa? Jujur ni, aku nggak pernah nonton star wars. Hehe. Yang aku tahu star wars dari iklan di televisi tentang kehidupan luar angkasa gitu deh. Dan sebenarnya nggak begitu tertarik, tapi penasaran. Kata suami, imajinatif banget deh.

Sedangkan Ip Man, pada seri sebelumnya udah pernah nonton, cerita tentang kungfu tapi menyenangkan. Akhirnya, terpilih juga nonton Ip Man.



Sebenarnya IP man ini diambil dari kisah nyata, seorang guru Bruce Lee, yang lahir tahun 1893 di keluarga yang cukup kaya. Ia mempelajari Wing Chun sejak umur tujuh tahun.

Dalam Ip Man 3 ini, Donnie Yen (Ip Man) berduel dengan Mike Tyson (Frank). Ceritanya simpel, Frank ini, yang berperan antagonis ini, ingin membeli sekolah dimana anak Ip Man bersekolah karena sekolah itu berada di lokasi elite. Sayangnya, anak buah Frank berusaha mengambilnya dengan kekerasan. Mau nggak mau, Ip Man melindungi sekolah itu.

Seorang orang tua murid, Zhang Jin atau Max Zhang (Cheung Thin Shi), yang juga jago Wing Chun juga membantu Ip Man saat perkelahian dengan para berandalan. Dari sana, ia ingin menyaingi kemasyuran Ip Man. Ia melakukan dengan berbagai cara.

Melalui kekuatan media

Begitu sadar betapa besarnya kekuatan media membuat Cheung Thin Si mendatangi wartawan untuk meminta dibuatkan berita palsu bahwa Wing Chun Ip Man itu adalah palsu. Untungnya, wartawan itu tidak mau. Tidak kehabisan akal, ia menantang salah satu kelompok sekolah Wing Chun di resto itu untuk berduel dan menyuruh wartawan itu untuk meliput dengan kameranya. Dari sanalah, akhirnya Cheung Thin Si mulai terkenal.


Membuat tantangan

Setelah ia masuk media massa, ia mencoba membuat tantangan berduel dengan Ip Man. Ia ingin membuktikan pada semua orang bahwa Wing Chun Ip Man itu tidak asli. Dan Wing Chun Thin Si lah yang asli. Bahkan tantangan itu masuk dalam koran. Sayangnya, saat hari tantangan dimulai, Ip Man tidak datang membuat Thin Si menjadi grandmaster Wing Chun tanpa melakukan duel.

Saat itu, bukan Ip Man tidak mau, tapi ia sedang mengikuti kelas dansa dengan istrinya. Yang kemudian pingsan karena penyakit kankernya. Hingga seterusnya ia terus menemani dan merawat istrinya di rumah sakit.

Kungfu vs Tinju

Bagaimana jika kungfu vs tinju saling bertanding? Siapa yang menang? Disiniliah permainan image politiknya. Dua kekuatan besar yang tidak mungkin saling menjatuhkan. Bukan kungfu yang menang atau tinju yang menang. Masing-masing punya kelemahan dan kekuatan tanpa harus menjatuhkan image dua seni bela diri. Mike Tyson dan Donnie Yen saling berduel dengan selama tiga menit. Pertarungan seni bela diri itu membuat penonton bertanya-tanya, bela diri yang mana yang akan menang? Dalam waktu tiga menit, ternyata dua-duanya saling bertahan. Coba andaikan kungfu yang kalah atau tinju yang kalah tentu akan mempengaruhi image seni bela diri pada salah satu bela diri itu. Seperti permainan politik saja. Sama halnya dengan film fast furious, dua mobil buatan jepang dan amerika yang sama-sama bertahan saat berduel. Itu karena, dua negara itu punya kekuatan besar di bidang otomotif dunia.

Jadi ternyata, film itu takkan jauh-jauh dari permainan politik di dalamnya. Tak sekedar hiburan semata. Sekian review film Ip Man 3 dari saya.

Read More
Suatu sore diajak nonton kontes motor di lapangan rampal Kota Malang. Memang susah kalau suami suka dengan dunia retro, hidup nggak akan jauh-jauh dari barang-barang retro. Di rumah, koleksi retro. Kendaraan dibuat retro. Asesoris retro. Helm retro. Sampe sepeda untuk anak-anak udah nyari yang berbau retro. Bahkan kamar sudah dihiasi dengan velg retro (Kunjungi webnya).

Motor-motor yang sudah di modifikasi.

Menurut Kententuan Pasal 1 angka 12 PP No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan (“PP No. 55/2012”), menjelaskan bahwa Modifikasi Kendaraan Bermotor adalah perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor.

Jika ada modifikasi tersebut, maka dilakukan penelitian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU No. 22/2009”) juncto Pasal 123 ayat (1) huruf b juncto Pasal 131 huruf (e) PP No. 55/2012. Adapun penelitian tersebut meliputi aspek:
1.    rancangan teknis;
2.    susunan;
3.    ukuran;
4.    material;
5.    kaca, pintu, engsel, dan bumper;
6.    sistem lampu dan alat pemantul cahaya; dan
7.    tempat pemasangan tanda nomor Kendaraan Bermotor

Jadi kalau mau modif, ikuti aturan itu yaa.. hehe.. *lirik motor dirumah, hehe

Aku sih kurang begitu paham dengan dunia motor apalagi yang modifikasi. Kalau wanita sih, biasanya suka motor yang warnanya sedep dipandang mata. Warna lembut gitu, hehe.





Ban motornya yang bermacam-macam


Eh ada Tora Sudiro juga.

Fashion show, ini nih yang bikin nggak bosenin ya buat pria2, wkakka..

Banyaakk motor klasik dan motor modif yang bikin geleng-geleng kepala. Berapa duit dihabisin buat modif tu motor ya.. dari knalpot, ban, tempat duduk, velg, rangkanya, tangki bensin, semuanyaaa. Memang hanya orang-orang berduit ini yang bisa mainan gini. Ya nggak, ya nggak?


Tuh warna vespa nya ijo cyan keren deh, tapi kata suami justru yang di sebelahnya yang biru belang belonteng itu yang unik, klasik, keren. Lah..?

Inget motor jadul pakde dirumah, yang sebelah kanan, tapi ini sudah di modif.

Ihh, lucu kann ada motor mini ky ginii...

Bagi penikmat motor modifikasi dan motor klasik, mengunjungi event seperti ini memang menyenangkan...bagi wanita sepertiku, yang nggak tahu apa-apa tentang dunia otomotif, cuma bisa plonga plongo.


Read More
Bahasa itu....
Seperti masakan, kalau nggak dipraktekkin, nggak bakal berkembang-berkembang.

Seperti yang aku ceritakan tentang metode belajar bahasa arab dengan metode tamyiz, bahwa belajar arab itu gampang-gampang susah sebenarnya. Semenjak belajar bahasa arab beberapa bulan lalu, jadinya aku sedikit paham tentang fi'il (kata kerja), isim (kata benda), dan huruf, walaupun belum menguasai benar. Sayangnya, setelah beberapa bulan, harus off (Duh, teh.. ditunggu banget loohh belajar tamyiz nya lagi).

Nggak ada yang bisa dilakukan selain belajar sendiri, mengulang-ulang (walaupun sangat jaraaaaanggg). Untungnya pula ada keponakan yang sekolah di Muhammadiyah. Setiap ada ujian, selalu belajar sama aku. Untungnya pula bahasanya masih ringan.

Temanya mulai dari perkenalan, tanya kabar, penunjukkan kata benda, kata ganti orang.



Dan ujian keponakan kali ini, membuatku merasa asing dengan vocabulary nya. Untungnya lagi, buku anak-anak dilengkapi dengan gambar-gambar. Mau nggak mau akhirnya aku juga ikut menghapal.

Kata-kata yang baru ku pelajari nii:

كراسة  (kurraasatun) : buku catatan
نافذة (naafidzatun) : jendela
صورة (syuuratun) : foto/gambar
حقيبة (hakiibatun) : tas /kopor
ممحاة (mimhaatun) : penghapus
مسطرة (mistaratun) : penggaris

Beruntunglah, aku pernah sedikiiittttt sekali belajar bahasa arab, jadi saat dihadapkan dengan buku arab anak SD tidak begitu canggung lagi. Ada cara lain belajar bahasa dengan cukup mudah. Beberapa cara belajar bahasa asing dengan mudah berikut semoga bisa membantu.

Belajar dari buku anak-anak

Buku anak-anak dirancang dengan cukup mudah sehingga anak-anak bisa memahami apa yang diajarkan. Belajar bahasa dari buku anak-anak tentunya dilengkapi dengan gambar-gambar sehingga memudahkan pemula untuk belajar. Jangan khawatir dengan artinya. Tinggal lihat buku catatan anak anda yang sudah dicatat di sekolah. Kalau belum tahu artinya bisa cek di kamus, atau mbah google, hehe.. lebih afdol lagi kalau ada rekan atau keluarga yang bisa bahasa arab, tinggal ngehubungi aja. Kalau misal nggak ngerti juga, jawab saja nggak ngerti. Hehee..

Ikut belajar dengan anak-anak

Selain mengawasi, belajar bahasa dengan anak-anak juga merupakan salah satu cara agar bisa berbahasa asing.

Sedia kamus

Kamus juga penting ni buat belajar bahasa asing, walaupun cuma aplikasi kamus yang diperoleh dari internet, tapi kalau untuk kata benda yang umum pasti tersedia.

Tanya rekan

Jika kamus pun kurang meyakinkan, coba tanya rekan yang memang ahli dalam bidang bahasa. Waktu ngajarin ponakan ada kata asing dan di kamus pun tak ada.
أحسنت  (ahsanta), aku kira artinya sama kaya bahasa perancis enchanté (ongsongte) yang artinya senang berkenalan denganmu. Ternyata setelah ditanya artinya very good/pintar. Misalnya saat murid bisa menjawab pertanyaan guru, dapat dijawab ahsanta.

ألى اللقاء (ilallika') artinya sampai jumpa lagi
مع السﻻ مة (ma'assalama) artinya keselamatan menyertaimu

Tips di atas tidak saja untuk bahasa arab tapi juga untuk bahasa asing lainnya.

Seperti pada quote berikut yang siapa tahu membuat semangat kita untuk belajar bahasa asing.

Www.gospeaky.com


Read More
Di suatu minggu, aku, suami dan ponakan-ponakan pergi ke CFD Kota Malang. Langkah kami terhenti sejenak menikmati kentang spiral dan batagor dekat perpustakaan pusat. Terik matahari dan sesaknya para manusia di CFD membuat kami ingin berbalik pulang.

Jalan boulevard yang biasanya penuh dengan kendaraan, sekarang dipenuhi dengan orang bersepeda santai ataupun berjalan kaki. Kami melewati pinggiran boulevard tanpa merusak tanaman yang menjadi ikon Kota Malang sejak jaman Belanda, boulevard Ijen.

Di seberang jalan, museum Brawijaya cukup ramai dipenuhi anak kecil yang menikmati bekas tank perang. Ponakan yang masih SD meminta untuk mengunjungi museum.

Aku, yang nggak kepikiran, akhirnya mengiyakan juga mengajak mereka mengenal sejarah bangsa Indonesia. Walaupun sebenarnya aku lebih banyak mengawasi ponakan terkecil, yang suka berlari-lari kesana kemari. Akhirnya sang kakak yang meminta ke museum hanya bisa melihat-lihat tanpa banyak memahami sejarah bangsa.


Bagian depan museum yang terdapat tangki perang bekas sebagai tempat hiburan anak kecil dan mengembangkan imajinasi mereka saat perang melawan penjajah.


Pintu masuk museum brawijaya dengan harga tiket 3.000/orang.

Sekitar enam tahun yang lalu, masuk museum ini masih seharga 2000 per orang. Sayangnya, masuk museum nggak ada karcisnya. Jadi aku nggak tahu uang itu akan masuk untuk pengelolaan museum atau untuk pribadi. Entahlah, aku juga nggak mau kepo. Semoga aja digunakan untuk pengelolaan museum.


Awal masuk, langsung disuguhkan dengan daerah tugas pasukan Garuda yang terkenal sampai mancanegara bahkan sampai Afrika. Membayangkan betapa hebatnya pasukan Indonesia dulu.

 
Peta Kota Malang tahun 1914 -1942


Peta Kota Malang tahun 1942-1950

Sejarah perkembangan kota yang berawal dari alun-alun kota Malang, kawasan militer Brawijaya kemudian kota Malang meluas hingga ke wilayah utara dan selatan. Perkembangan ke utara dan ke selatan lebih mudah dilakukan mengingat batasan fisik alam yang tidak sulit. Yang berwarna biru muda itu administrasi kota Malang tahun 1950.



Anak-anak suka sekali melihat senjata ini, benar-benar nyata! Mereka seolah-olah sedang berperang menghadapi musuh.


Jangan salah, walaupun penduduknya belum padat, kota Malang juga memiliki permasalahan tata kotanya, seperti kesulitan air bersih, fisik jalan yang masih kualitas rendag, perumahan kumuh, bahkan gorong-gorong untuk saluran air limbah. 


 
Kota Malang Tahun 1950an.

Kota Malang yang akan datang



Bayangkan kumuhnya rumah penduduk yang masih menggu akan kayu, bambu. Tapi yang membuatku salut, drainasenya sudah plengsengan walupun di pinggirnya masih banyak rumah kumuh. 


Untuk mengatasi kekurangan air bersih dan meningkatkan kualitasnya, pemerintah membangun instalasi air minum dan saluran yang menghubungkan ke rumah-rumah, terutama rumah para Belanda. Sayangnya tidak ada penjelasan signifikan mengenai setiap foto. Ini membuat pengunjung hanya menginterpretasi sendiri dari sebuah foto tanpa sebuah petunjuk.


Foto bangunan tua sebenarnya bisa menceritakan banyak hal. Bangunan desain kolonial Belanda punya karakter khusus seperti bentuk jendela, kecuraman atap, orientasi bangunan, bahkan pola ruangnya yang memiliki tujuan tertentu. 

Tentu saja bentuk fisik yang diambil sudah diadaptasi dengan iklim di Indonesia. Karena Indonesia beriklim tropis, maka jarak antara lantai dan atap cukup tinggi untuk memudahkan sirkulasi udara sehingga ruangan tetap dingin walaupun berada di negara tropis. Begitu juga dengan jendelanya yang menghadap ke arah tertentu untuk mendapatkan sinar matahari juga angin.



Sayangnya bangunan tua itu semakin sedikit. Hanya beberapa yang masih utuh dengan restorasi dan rehabilitasi banghnan, seperti kantor walikota, stasiun, bank Mandiri, beberapa sekolah. Sedangkan bangunan lain kebanyakan sudah dibongkar atau hancur karena perang.




Tidak hanya membahas kotanya, tapi juga perjuangan para pahlawan kita. Tentu kita sudah mengenal Jend. Soedirman yang terkenal dengan taktik gerilya nya. Seperti di gambar bahwa peta itu adalah sebuah rute gerilya. Dan quote atau kutipan Jenderal Soedirman yang membuatku tersenyum.

"Kemewahan adalah permulaan keruntuhan, kesenangan melupakan tujuan, irihati merusak persatuan, keangkaramurkaan menghilangkan kejujuran" (Jend. Soedirman)


Suka banget sama lukisan ini membuatku membayangkan adegan di film-film perang. Kalau dipikir-pikir sebenarnya ini salah satu moda transportasi yang terintegrasi. Kenapa? Saat kita menggunakan kereta dan akan berpindah ke moda transportasi lain (kapal) kita tinggal jalan dan sudah bisa menggunakan transportasi lain, tanpa harus mencari-cari moda lain.

Bayangkan kalau saat ini, kita ingin ke suatu tempat dengan angkutan umum, tapi untuk mencapai tujuan lain, tidak ada moda transportasi umum lainnya kecuali dijangkau dengan kendaraan pribadi. Itu bukan terintegrasi namanya.


Pikiranku tetap melayang bersama para tentara itu, membayangkan Mallaby terjebak diantara para pejuang indonesia yang tak menyerah. Membayangkan aku sebagai Mallaby yang tidak bisa berbuat apa-apa ketika tak ada lagi bantuan untuk menyelamatkan Mallaby.



Di tengah-tengah menunggu ponakan kecil makan (padahal dilarang bawa makanan, jangan ditiru ya, hehe), aku menikmati lukisan pertempuran 10 Nopember. Indonesia memang tidak memiliki senjata seperti para musuhnya. Tapi semangat mereka, kerja sama dan saling percaya membuat mereka mampu melawan penjajah.


Kapal para pejuang

Memang mengunjungi museum harusnya bisa dinikmati ketika tampilan dan penjelasan akan sejarahnya menarik para pengunjung. Banyak cara visualisasi agar pengunjung tidak jenuh dengan obyeknya. Di luar negeri, museum menjadi tempat yang menurutku untuk masuk saja menghabiskan duit makan selama seminggu. Untungnya saat di Prancis, aku dapat gratisan karena mahasiswa yang kurang dari 24 tahun. Sedangkan yang lebih dari itu, harus bayar full, misalnya di museum Louvre sekitar 25 euro, dan memang visualisasinya nggak bosenin. Semoga saja museum-museum sejarah kepahlawana di Indonesia bisa berkembang.


Museum ini juga ada lantai atas, lumayan bisa melihat kegiatan CFD, yang sedang senam.


Read More
Kompas Value Card ini aku dapat saat ikutan Workshop Cerpen Kompas beberapa minggu lalu. Saat workshop memang cuma dikasih formulir yang harus diisi tanpa aku tahu itu apa, kegunaannya apa. Kepikiran, jangan-jangan bayar lagi.

Sempet cari-cari juga di internet, kira-kira apa itu, kegunaannya apa. Waktu itu mikirnya, Kompas Value Card (kerjasama dengan Bank BCA) semacam kartu pembayaran ditempat tertentu atau kartu flazz (yang seperti harus isi ulang) dan mendapatkan diskon, terutama saat beli buku terbitan Kompas Gramedia.

Belum sempat menelusuri lebih jauh, panitia sudah menagih formulirnya. Beberapa minggu setelah workshop, ditelpon sama orang kompas untuk menanyakan alamat lengkap untuk mengirim kartu itu. Dan hampir dua minggu kemudian, kartunya sudah sampai rumah.


Setelah dibaca-baca, ternyata kartu ini memang harus isi ulang bisa di atm atau kounter khusus kartu flazz. 

Kelebihan Kartu
  • Diskon menginap di beberapa hotel, seperti Hotel Santika, Amaris, hotel lainnya.
  • Diskon pembelian buku terbitan Kompas Gramedia.
  • Diskon lain-lain sesuai promo. Coba lihat di websitenya. Login ke websitenya juga nggak bisa, padahal katanya pakai alamat email aja.
  • Kartu ini bisa dipindahtangankan, bisa dipakai siapa saja, jadi kalau jilang jadi tanggungan pemegang kartu, pihak BCA nggak bisa mengganti atau memblokir.
  • Bisa akses Epaper Kompas dengan alamat email yang didaftarkan melalui form KVC. itupun aku coba juga nggak bisa, padahal alamat email udah ditulis di form nya. 
  • Cocok bagi pebisnis atau travelling jadi bisa memanfaatkan diskon di bebrapa hotel.
Kekurangan
  • Tidak ada PIN
  • Bisa dipindahtangankan jadi kalau hilang resiko tanggung sendiri
  • Pengisian ulang hanya bisa dilakukan ditempat tertentu
Yang jelas sampai saat ini, aku belum tertarik menggunakannya, cuma epaper Kompas aja yang tertarik, jadi kalau temen-temen mau pake silakan aja, asal isi ulang sendiri ya. Hehe..

Yang jelas aku ngga tau penggunaannya gimana, log in KVC di websitenya gimana kok nggak bisa ya? Katanya pake email, tapi nggak bisa.
Akses e-paper gimana? Katanya pake email yg didaftarkan dari form KVC, tapi tetep nggak bisa.
Jadi kalau ada teman yang tahu bisa dibantu sayanya. Hehehe

Read More
Ini sebuah cerita tentang gitar kesayangan yang didapat dari hadiah mie instant ysng terdapat tanda tangan personil band Padi.

Terinspirasi dari ceritanya mbak Naqiyyah Syam yang baru aja menang dsri iseng2 berhadiahnya dari mie, selamat ya mbak, ceritanya disini.

Sebenarnya ini kejadian delapan tahun silam. Saat lagi dikos nonton tipi, ada iklan dari mie instant (lupa, kayanya Mie Sedap yang artisnya grup band Padi). Saat grup band Padi sedang genjreng-genjreng nyanyi di tengah sawah, ada tulisan berjalan dibagian bawah iklan yang mengatakan mengadakan undian berhadiah gitar ditambah tanda tangan personil Padi, kirim ke PO BOX bla bla bla..

Saat baca pertama nggak begitu tertarik, mikirnya halah paling juga nggak dapat. Semakin lama semakin dipikir, kayanya kalau pake alamat jawa kemungkinan dapat hadiahnya lebih besar deh (ini analisis tanpa dasar sebenarnya, hehe).

Lumayan dapat gitar bisa melancarkan jari-jari. Waktu itu masih jadi mahasiswa baru. Dan baru belajar gitar pas SMA. Jadi masih pemula banget (sekarang juga masih pemula, soalnya ga ditingkat2in, hanya sekedar genjreng, hehehe)

Bermodal yakin, optimis bisa dapat. Akhirnya, saat iklan itu muncul lagi, cepat-cepat tulis alamatnya. Terus mengumpulkan semua bungkus mie sedap.

Nggak cuma bungkus mie sedap punyaku, tapi juga punya teman-temanku. Saat teman-teman kos pada masak mie, aku lihat mereka masak mie apa. Giliran bungkus mie sedap dibuang ke tong sampah, aku langsung memungutnya. Di tempat sampah itu banyak ternyata bungkus mie sedap. Iya! Aku mungut-mungut bungkua mie di sampah kosan! Nggak malulah, teman sendiri kok, hehe.

Berhari-hari mengumpulkan bungkus mie, kemudian saatnya dikirim. Pakai amplop panjang, satu amplop muat 6 bungkus. Hari-hari selanjutnya, bungkus mie terbuang dengan sayangnya. Aku pungut. Cuci. Tunggu kering. Dan aku kirim lagi. Begitu juga minggu selanjutnya. Sebanyak tiga kali aku kirim bungkus2 itu.

Pengambilan Hadiah

Beberapa bulan berlalu, saat lagi rempong-rempongnya ngerjain tugas anak pwk seperti ceritaku disini, tiba-tiba ditelepon kakak sepupu kalau ada yang cari, dapat gitar, tapi penerimaan hadiah nggak bisa diwakilkan. Jadi harus diterima langsung olehku. Akhirnya dibawa balik ke kantor perwakilannya.

Ekspresiku saat itu benar-benar terkejut, bahagia, histeris. Rasa suntuk tiba-tiba menghilang. Terganti dengan rasa senaaaangggg...

Ditemani seorang kawan perempuan naik motor mencari alamat kantor perwakilannya di daerah industri pinggir kota malang. Jaman itu belum seeksis sekarang ya, jadi ngga difoto wujudnya hadiah yang aku terima. Hehe..

Setelah menemui satpam untuk mengambil hadiah, kemudian diarahkan ke kantornya, sama resepsionisnya disuruh nunggu. Kemudian gitar bertutupkan kertas karton sesuai body gitar diberikan padaku. Pihak pemberi hadiah menyuruhku untuk mengeceknya. Pas aku buka, ada stiker Padi dan tanda tangan para personil dengan tinta warna perak mengkilat. Aku menebak-nebak tanda tangan siapa saja. Tanda tangan Fadly sangat tidak asing buatku. Karena aku pernah melihatnya saat teman SMP ku berhasil mendapat tanda tangan Fadly. Begitu memastikan semua kondisi gitar tidak ada yang cacat, aku membungkusnya lagi.

Gerimis ternyata menyambut gitar baruku, berharap hanya gerimis,...

Kisah Gitar Kesayangan


Sejak itu, gitarku benar-benar menjadi kesayangaaannn. Bener-bener dirawat. Dibelikan baju gitarnya, dibersihkan dari debu. Hampir tiap hari nyanyi-nyanyi sambil main gitar. Beli buku chord gitar sampe cari chord di internet terus di print terus dijilid dijadikan buku.

Bapak yang tahu aku dapat gitar, nggak percaya, katanya bawa pulang. Akhirnya kalau pulang ke kalimantan, tu gitar diboyong juga. Repot sih emang, apalagi diliatin banyak orang, cewek bawa gitar. Ga pede sih, tapi gimana. Haha.

Pernah bapak mutusin senar gitarnya nggak sengaja, akkkkk aku sedih donkkk.. ya nggak sampe nangis siihh.. akhirnya dibelikan lagi, distem lagi. Pas balik ke malang, gitarnya diboyong lagi. Ribet sih tapi gak papalah. Buktiin ke bapak kalo bener dapat hadiah. Haha.

Saat kuliah dulu, kalau dipinjam dua hari saja belum balik, ada rasa panik. Tapi sekarang sih nggak seposesif dulu, hehe.. tapi rasanya delapan tahun menemani perjalanan hidupku, kalau jauh darinya hidup terasa hampa *halahh* hahaha..

Dan sekarang gitarnya setia menemani disamping tempat tidur. Hehe..
Gitar kesayangan pelipur lara saat sedih *eh*


Read More
Kehamilan anak pertama itu memang ditunggu-tunggu banget ya. Selama lima bulan, aku dan suami menunggu diberi amanah olehNya. Tak dipu gkiri, enam bulan terasa sangat lama, padahal aku tahu diluar sana ada yang lebih dari enam tahun menunggu kehadiran sang buah hati.

Sampai konsultasi ke seorang teman yang dokter. Intinya, jangan capek-capek, banyakin tidur siang, dan minum air putih. Tapi kayanya belum menuai hasil.

Ternyata pada bulan keenam, Allah memberi anugerah. Iya, hamil! Nggak nyangka. Mertua dan orangtua kandung yang menunggu-nunggu pun akhirnya juga merasakan senangnya.

Pesan mertua kalau hamil jangan jadi sombong, aku nggak ngerti maksudnya apa. Tapi setelah dipikir-pikir (menurut analisaku), aku tahu bahwa kehamilan memang anugerah tapi jangan sampai kita berlaku sombong dan meremehkan orang lain saat hamil. Karena mungkin banyak yang belum hamil, kemudian kita meremehkan, yang akhirnya menyakiti hati orang. Atau membandingkan fisik kita lebih kuat dari yang lain saat hamil. Jangan. Sesekali jangan berlaku sombong.

Bulan pertama

Setelah testpack menyatakan positif, aku langsung ke puskesmas. Disana bingung mau ngapain. Mau jawab apa kalau ditanyain dokternya mau apa? Masak ya aku jawab aku hamil, terus? Ok. Beneran agak kagok saat asisten bidan yang masih muda-muda, yang sepertinya masih kuliah dan masih magang. Saat ditanya berapa kali test pack? Hasilnya sama? Iya, jawabku.

Saat bertemu bidannya, dihitung usia kandungannya dari tanggal HPHT(Hari Pertama Haid Terakhir). Dan ternyata aku sudah satu bulan. Aku kira masih beberapa minggu. Karena saat aku haid terakhir berarti itu sudah dihitung konsepsi (pembuahan) jadi saat jadwal haid bulan depan itu sudah satu bulan. Itu kenapa aku gak haid.

Satu bulan pertama, masih belum tahu tuh kalau hamil, padahal ya udah riwa riwi malang-surabaya trus malang-batu naik motor, malah aku ke sragen naik kereta nemui ortu, mana nyetir pula dari ponorogo-sragen. Wew, alhamdulillah ternyata nggak apa-apa. Semoga gak apa-apa sampe nanti lahiran.

Bulan kedua

Bulan-bulan dimana nafsu makan ku menurun drastis, mual-mual, tapi kalau munta9h bisa dihitung jari. Kayanya pengen makan yang segar-segar. Makan nasi merah nggak mood, ikan nggak mood, sayur juga gitu. Kalau dipaksa makan bisa balik makanannya. Pengennya beli rujak, jajan diluar, bakso, bubur, semacam itulah.

Di Puskesmas, sama bidannya dikasih vitamin dan asam folat untuk pertumbuhan otak bayi. Dan ternyata semua jasa dan obat itu gratis!!! Hampir aja aku mau bayar. Di bulan ini juga aku konsultasi dengan ahli gizi puskesmas karena timbanganku cuma naik 0,5 kg.

Katanya aku harus makan sayur sehari kira-kira satu gelas, makan buah, minum susu hamil. Katanya kalau hamil jangan kurus-kurus, hehe. Dan harusnya sebelum hamil berat badanku harus ideal, biar nggak kekurangan gizi baby nya.

Di bulan ini aku ga cuma ke puskesmas, tapi juga ke dokter spesialis kandungan yang terkenal di Kota Malang yaitu dr. Rahajeng biaya sekitar 150.000 sudah termasuk usg dan vitamin (tidak termasuk obat batuk). Karena aku ngerasain batuk yang parah banget. Lama nggak sembuh-sembuh. Sama dokter dikasih obat dua jenis, yang aman dan yang nggak aman bagi kandungan, juga vitamin. Katanya yang nggak aman obatnya harus berhenti diminum kalau sudah mendingan batuknya. Tapi pas aku ngerasa mendingan, dan berhenti minum obat. Setelah itu batuknya muncul.

Eh malah tahu dari teman, kalau disuruh minum madu batuk pilek seperti yang aku cerita disini. Minum itu malah sembuh. Besok-besoknya kalau batuk minum madu aja.

Hasil usg menunjukkan bahwa janinnya memang benar ada. Kadang ditakutkan kalau ternyata hamil anggur atau bayinya tidak ada hanya ada kantung kosong. Ngeliat bayi di dalamnya rasanya happy bangetttt.. masyallah... betapa Allah Maha Besar bisa menciptakan sesosok manusia didalam rahim manusia..
Di bulan ini, gerakan baby udah mulai kerasa walau nggak seberapa dan masih jarang.

Bulan ketiga

Di bulan ini aku kontrol ke dokter, bukan puskesmas, karena bertepatan dengan libur lebaran, baru bisa ke dokter setelah lebaran dan itu sudah masuk 15W6D, udah hampir 4 bulan. Alasanku ke dokter waktu itu karena saat lebaran aku sama suami ke sragen naik mobil, sekitar 9 jam dari porong. Itupun setelah acara di porong. Kebayang kan, gimana ibu hamil muda perjalanan jauh yang sebenarnya aki mengkhawatirkan kandunganku. Tapi bismillah demi orang tua yang lagi pulang ke jawa. Hehee..

Saat usg, dokter yang terkenal itu lagi off, akhirnya diganti dokter lain, jadinya cuma sedikit pasiennya. Bagiku itu nggak masalah, toh aku pengen liat hasil usg nya. Ternyata, tak perlu menunggu lama, bahkan dokternya menjelaskannya cukup lama dan detail, jadi puas ngeliatin babynya, Alhamdulillah saat usg, tidak terjadi apa-apa, detak jantung normal, semua normal.

Di bulan ini nafsu makan belum kembali normal. Mual, muntah, untungnya tidak parah. Muntah bisa cuma sekali. Istirahat siang masih terus dilakukan. Katanya trisemester pertama ini bulan yang rawan. Jadi harus hati-hati. Karena masa pertumbuhan janin, perlu makan yang sehat dan bergizi. Dan lagi-lagi harus memaksakan diri.
Di bulan ini, tekanan darahku kurang, pantes saja sering pusing-pusing sekitar 100/60. Timbanganku naik dua kilo. Senangnyaaa... karena selama ini naik dua kilo aja susah bangetttt. Untuk mengatasi kurang darah, aku diberi vitamin penambah darah. Lagi-lagi, gratis!

Foto atas saat usg bulan kedua. Foto dibawah saat usg bulan ketiga.

Bulan keempat

Awal bulan, nafsu makan sudah kembali normal. Maunya makaaann terusss.. habis solat subuh mesti cari makanan dikulkas, entah roti, susu, pokoke yang ringan-ringan. Habis itu, jam 7an makan nasi.. nggak banyak sih, yang penting cukup isi perut, nanti sekitar jam 10an cari cemilan lagi atau makan nasi. Habis makan siang agak sore makannnn lagiii., makan terusss lahh.. di bulan ini naik 3,5 kilo. Jadi total udah 5,5 kg dari berat awal. Bulan ini sih pergi ke puskesmas aja dan dikasih vitamin buanyaakkk bangettt.
Di puskesmas juga dipakein alat pendengar detak jantung lohh. Dan rasanya excited bangeet dengerin detak jantungnya dekbayy.. walau agak takut-takut juga pas ditangani sama bidan mahasiswa yang magang. Soalnya pas perut diraba-raba nekannya itu bikin takut-takut, padahal ya aman saja.
Gerakan baby juga udah kerasa, intensitasnya mulai banyak.

Bulan kelima

Nafsu makan masih seperti bulan sebelumnya bahkan lebih paraaahh. Makanya nggak nyangka sebulan naik 5kg. Total udah nambah 10 kilo. Di bulan ini pergi ke puskesmas. Karena vitamin belum habis akhirnya nggak dikasih dulu. Soalnya juga nggak rutin sih minumnya hehe. Masih kontrol di puskesmas dan dengerin detak jantung dekbay. Rasanya.. masih takjub...
Gerakan baby udah mulai nendang-nendang di segala penjuru ehhee..

Bulan keenam

Di bulan ini, nafsu makan udah mulai stabil, apa karena perut udah mulai sesak ya.. sampai akhir bulan keenam nambah dua kilo. Kali ini kontrolnya nggak ke puskesmas, nggak ke dokter lagi, tapi nyoba ke bidan yang ada usg nya dan murah cuma Rp. 50.000,- sudah usg dan vitamin. Lokasinya di jalan akordion utara no. 1 daerah tunggulwulung di ruko permata land, sebelah ATM BRI. Harusnya sih sama bidan novi, tapi waktu itu bidan novi lagi keluar kota ada pelatihan usg dan diganti asistennya. Nggak apa-apa deh. Soalnya pengen usg mumpung suami ada di malang.


Di akhir bulan ini, aku usg. Setelah 2 bulan nggak usg, rasanya bertemu bayiku senang banget. Bidannya menjelaskan detail sekali, mulai dari panjang tulang, detak jantung, posisi kepala, hidung, mata, tangan, kaki, juga jenis kelamin. Semuanya lengkap.

Ternyata kata bidannya posisi bayiku masih melintang padahal harusnya kepala sudah dibawah. Sedih sih. Tapi kata bidannya masih bisa gerak, dibuat sering sujud aja setidaknya 5-10 menit. Semoga bulan depan udah posisi normal untuk melahirkan deh, amin...

Bulan ini perut juga sering banget mengeras, nggak tahu sebabnya. Capek nggak capek pun mengeras. Kalau dibawa baring-baring baru nggak mengeras. Kadang saat baring pun mengeras. Perut juga udah beratt dibawanjalan. Entah ya, katanya kalau udah hamil tua disuruh banyak jalan. Sesungguhnya aku sangatlah malassss jalan pagi, hehe. 

Baju-baju juga mulai ga muatttt.. apalagi celana.. rok pun bagian perutnya udah ga muattt...akhirnya banyak yang nganggur tu baju.

Bulan ketujuh

Nafsu makan mulai stabil nih. Tendangan bayinya keras banget dan aktif bangettt. Saking kerasnya, perutku seperti bergelombang, hehe. Apalagi kalau lagi lapar, nahan pipis, atau masalah emosional lainnya. Bulan ini juga sering-sering posisi sujud nih apalagi pas dedeknya gerak aktif, langsung posisi sujud. 5 menit aja udah kesellll. Apalagi 10 menit. Pfiuuhh...
Di bulan ini timbanganku naik 10 kg, berat baby belum tahu karena nggak usg.

Aku merasa di bulan ini kok sering mules ya perutku.. akhir bukan ini mau kontrol lagi, semoga nggak kenapa-kenapa.. semoga posisi kepala bayi sudah dibawah, aminnn

Bulan kedelapan

Di bulan ini, alhamdulillah kepala bayi sudah di bawah, walaupun sempat kelilit tali pusar 1 lilitan. Tapi kata bidan masih bisa di bawah, karena masih ada ruang gerak.
Nafsu makanku pun juga meningkat. Berat baby di usia 8 bulan jadi 2,2 kg. Berat badanku udah naik 14 kg. Di bulan ini, perut sering kencang-kencang, sampai pas di periksa bidannya, tegang gitu perutnya. Nggak tahu sih tiba-tiba begitu. Sama bidan disuruh istirahat.

Bulan kesembilan

Subhanallah walhamdulillah..udah memasuki bulan ke sembilan, rasanya khawatir deg-degan, senang, semua campur jadi satu, karena sebentar lagi akan berjuang banget. Di bulan ini disuruh banyak jalan biar mudah melahirkan. D bulan ini juga, baby belum masuk panggul. Kata bidannya sih normal, biasanya nanti akan turun saat konstraksi mau melahirkan. Berat baby juga udah 2,9kg. Berat badanku naik jadi 18 kg.
Rasanya semakin berat aja bawa yang diperut. Punggung belakang juga makin sering pegel-pegel. Kaki juga suka membengkak kalo kelamaan berdiri atau jalan. Akhirnya digantung deh kakinya.
Kalo kata ibu-ibu di kompleks perumahan, perutnya udah turun tuh tinggal menghitung hari.
Rasanyaa..... pengen dibawa aktivitas macam2 biar nggak kepikiran hehe..


Read More
Sebagian orang mungkin belum banyak mengenal profesi ini. Termasuk aku saat memilih pilihan jurusan untuk ujian masuk Universitas (9 tahun lalu). Memang awalnya mau ambil teknik, tapi mikir, teknik apa yang kira-kira aku mampu. Di Universitas Brawijaya saat itu ada teknik mesin, elektro, sipil, arsitektur dan perencanaan wilayah kota (pwk).

Aku nggak mau ambil teknik mesin, karena kebayang isinya cowok semua. Ngebayangin kuliah diantara sarang penyamun aja udah serem, gimana ngelakoninya. Akhirnya nggak milih.

Nggak mau ambil elektro, pasti berhubungan sama listrik2. Ogah. Soalnya megang stopkontak yang goyang aja kayak megang kulit kodok. Serem.

Arsitek? Aku nggak bisa gambar (semakin kesini semakin tahu masuk arsitek nggak harus pintar gambar loh karena bisa dilatih saat kuliah).

Cuma ada dua pilihan, sipil dan pwk. Terpilihlah dua jurusan itu. Dan ternyata, aku lulus jadi mahasiswa pwk.

Sebutan Lain

Profesi ini dikenal dengan sebutan planologi, PWK (perencanaan wilayah dan kota), tata kota, atau planner. Ada yang mengira, planologi itu adalah ilmu tentang tumbuh-tumbuhan. Bukan. Yang benar, planologi itu ilmu tentang perencanaan wilayah dan kota.

Lambang PWK UB


Perkuliahan

Nggak disangka nggak diduga, perkuliahan anak pwk memang harus butuh tenaga ekstra dan pikiran.

Tidur empat jam adalah anugerah. Bisa mandi sehari sekali adalah kenikmatan. Bisa pulang kekos sebelum diomeli pemilik kos adalah keberuntungan. Menikmati weekend tanpa ditelpon teman kelompok adalah keajaiban. Membuat kamar rapi tanpa printer dengan kertas bertebaran adalah mustahil. Bisa standby di kos selama seharian adalah mukjizat. Kayaknya kehidupan pwk nggak pernah tenang. Yang jelas itu pengalaman pribadiku, dan kebanyakan teman juga merasakan hal yang sama. Walau sebenarnya tidak semua seperti itu.

Jangan heran juga bila akhirnya aku -- yang kulitnya nggak menyentuh sunblock -- menghitam setelah survey menghitung kendaraan di pinggir jalan selama beberapa hari. Bahkan survey -- perumahan, drainase, sampah, air bersih, listrik, kendaraan, jalan -- beberapa minggu di kota lain.

Entah kenapa, kehidupan tugas anak pwk membuat wanitanya stay strong. Nggak kalah sama kelompok pria. Bayangin, ada yang mengendara motor ke kota lain dengan motor. Pasuruan-Malang, Madiun-Malang, Gresik-Malang, bahkan Yogya-Malang pun dijabanin! Kalau yang Yogya-Malang emang kondisi motor yang diangkut truk udah penuh. Sisanya harus dikendarai sendiri. Iya, karena kita butuh motor buat survey, lebih murah kalau kita mengangkut motor-motor satu angkatan dengan truk. Pokoknya survey itu hal menyenangkan, karena selain survey tugas juga jalan-jalan mengenal sudut kota. Asek..

Tim yang mengendara motor Yogya-Malang



Nah dari survey itu kita buat laporan namanya Laporan Hasil Survey, semua mencakup data-data yang disurvey. Dan itu banyak banget. Bisa sampai 250an halaman. Syukur-syukur bisa 100 halaman. Mata kuliah ini bernama STUDIO (Ada studio permukiman kota, perencanaan kota, desa, transportasi, wilayah, perancangan kota).


Istirahat sejenak saat survey

Itu kenapa kerjaannya nggak selesai-selesai. Belum lagi buat petanya yang merupakan proses terlama dalam pembuatan laporan. Hambatannya adaaa aja, maklum pakai aplikasi semacam Autocad/ArcGis, kadang tiba-tiba error saat belum ke save atau lampu mati saat pakai komputer akhirnya harus ulang gambar (sambil nangis-nangis lebay). Yang jelas komputer/laptop harus spek tinggi biar bisa diinstal macam-macam. Karena sesungguhnya program pemetaan itu berat. Walau nggak seberat cobaan hidup para pembaca. Huhu...

Kalau sudah selesai, baru dipresentasikan. Ajang juga ni buat tiap kelompok untuk menampilkan yang terbaik, baik dari kualitas peta, kelengkapan data, kerapian penyajian, animasi powerpoint yang dibuat semenarik mungkin, bahkan teknik presentasi yang menyenangkan.

Selanjutnya, bikin Laporan Antara/Analisis. Nah disini tahapan yang mulai sulit, karena menganalisis data tidak hanya sampai pada satu aspek, tapi bagaimana berdampak pada aspek lain. Dari hasil analisis ini yang akan melahirkan konsep perencanaan kota yang -- harusnya -- komprehensif, terintegrasi, berkelanjutan, ramah lingkungan, etc.



 Setelah survey, kita mewarnai kondisi eksisting dengan spidol warna di kertas A3 (studio pertama:mata kuliah permukiman kota). Kalau studio lain, sudah diwarnai langsung di software pemetaan.




koordinasi kelompok setelah survey


Nggak sedikit juga konflik kelompok atau antar kelompok muncul, mulai dari jobdesk seseorang yang terbengkalai, karena tiba-tiba tidak bisa dihubungi, atau konflik antar kelompok yang salah paham. Bahkan saat diawal pembagian kelompok pun bisa terjadi konflik, pikirnya koordinator nggak adil karena anak yang pintar (sregep2) kok dikelompokkan jadi satu, atau pembagian kelompok sesuai fasilitas tidak adil (seperti motor, laptop, komputer, printer). Dan nggak sedikit juga, karena intensitas bertemu cukup sering, terjadilah cilok alias cinta lokasi.

Tahap terakhir setelah presentasi analisis (sesudah revisi laporan loh ya), yaitu Laporan Rencana. Dari konsep tadi kemudian dibuat rencana per sektor. Semua tergantung detail skala tiap studio ya. Kalau studio perancangan harus skala besar (1:1000) kalau wilayah skala kecil (1:25000)--jangan kebalik ya hehe.

Itu baru tugas studio, belum lagi tugas lain yang juga butuh kerja kelompok atau harus survey juga, walau tidak seberat studio. Itu kenapa dikos seharian aja mukjizat. Kerjaannya kerja kelompok dan survey. Kalau malam dikos, saatnya ngerjain tugas sampai pagi.

Apa yang disurvey?

Wah, banyak.

Kalau studio permukiman kota lingkupnya kelurahan, tiap kelompok dibagi per sektor, ada perumahan, drainase, air bersih, jalan, sanitasi sampah.

Kalau perumahan ya survey kondisi rumah (jenis bangunan), luas bangunan, lantai bangunan, jarak bangunan, sempadan bangunan, etc.

Drainase survey lebar saluran, kedalaman saluran, kondisi saluran, perkerasan saluran, titik banjir, penyebabnya, etc. Sektor ini termasuk sektor yang berat. Belum lagi perhitungannya, ribet.

Air bersih survey lokasi kran umum, sumber air, perpipaan, distribusinya, sistem penyediaan, dll. Kesulitan sektor air bersih harus mencari data di PDAM mengenai jalur perpipaannya, karena dibagi per dim saluran.

Jalan survey hitung kendaraan, titik kemacetan, penyebab, lebar jalan, etc.

Sanitasi sampah survey jumlah penduduk yang ada MCK pribadi, umum, septictank komunal, pribadi, TPS, TPA, pengumpulan sampah, pengelolaan sampah, etc.



Sektor Sampah, survey di Tempat Penampungan Sampah

Kalau studio perencanaan desa (lingkup desa) biasanya ditambah identifikasi kegiatan budidaya seperti pertanian, perkebunan, perikanan, etc, juga kegiatan non budidaya.

Studio perancangan kota lebih ke arsitek, jadi benar-benar desain kawasan dalam bentuk 3D jadi harus tahu ketinggian bangunan, jarak bangunan, luas bangunan, lebar jalan, façade, estetika, dan sektor2 seperti dalam permukiman kota, etc.

Studio transportasi adalah studio yang membuat kita anak pwk harus duduk dipinggir jalan untuk hitung kendaraan tiap hari, pagi siang dan sore selama satu jam. Satu orang satu arah. Bayangkan, pas peak hour, jalanan ramai, menghitung mobil, motor, truk, sepeda, becak, dengan tangan cuma dua, dan dengan kertas juga pulpen. Jangan sampai melamun, kalau nggak itungannya hilang!



Survey jalan, ngukur jalan setelah hitung kendaraan pagi-pagi di Yogya


Kalau studio wilayah cakupannya lebih ke kabupaten, dan biasanya per sektor, seperti sektor industri.


Survey di kawasan industri. Tak lupa foto-foto,hehe


Lulusannya?

Karena sekolah perencanaan ini masih jarang sekali. Di Indonesia, pwk di universitas negeri hanya ada di ITB, Undip, UGM, UNS, ITS, ITK, ITERA, UB, UNHAS, Unsrat, UIN makassar.

Itu kenapa lulusannya --sebenarnya-- dicari walau jarang lowongannya, biasanya kerja di pemerintahan seperti Bappeda, kemenpupr, kemen ATR/BPN, bappenas, dll, di BUMN, seperti perumnas, pengembang, etc. Atau di swasta seperti LSM, konsultan perencana.

Dan memang lapangan pekerjaannya juga tidak jauh beda dengan kuliahnya. Begadang tetap ada, survey tetap ada, keluar kota seringkali, koordinasi dengan pemerintah juga.

Di konsultan tetap sama kok seperti kuliah. Pengalamanku, bisa pulang dari kantor jam dua pagi. Bahkan pernah jam 9 pagi masih dikantor, kemudian pulang, sejam kemudian balik kantor karena harus berangkat ke kota lain untuk presentasi. Pasti bingung apa yang dilakuin? Iya menyiapkan presentasi itu nggak gampang. Harus membuat peta, simpel dari google earth kemudian digambar2 pake power point sebagai analisisnya. Dan analisisnya semua sektor seperti yang udah dijelaskan diawal.

Belum lagi pulang dari luar kota, dikejar deadline selanjutnya, presentasi di kota berbeda dengan proyek yang berbeda. Dengan sektor yang bisa sama bisa juga beda jauh.

Kalau suka jalan-jalan sih, jurusan ini emang enak banget ya.. apalagi kalau akhir tahun begini, pasti riwa-riwinya banyak. Bagi kebanyakan teman sih sangat menikmati job jadi planner, karena jalan-jalannya itu menyenangkan. Apalagi ditugaskan ke pelosok, petualangannya lebih seruuu. Naik pesawat kecil, naik perahu kecil, naik-naik ke puncak gunung deh. Hehe..


Survey dengan naik kapal di Pasuruan

Lingkup Pekerjaan PWK

Pekerjaan yang dilakukan tentunya terkait pengembangan kota, seperti tugasnya Pak Ridwan Kamil deh, membuat kota menjadi lebih teratur, indah dipandang, layak dihuni.

Setiap pekerjaan pemerintah dalam pengerjaan teknis pengembangan kota diserahkan ke konsultan, kemudian pemerintah harus koordinasi dengan konsultan dan mengevaluasi atau mengoreksi pekerjaan konsultan,

Tapi terkadang semua pekerjaan konsultan tidak selalu diterima pemerintah atau bahkan walikota. Kenapa? ada aspek-aspek lain yang membuat proyek sulit dilaksanakan mengingat kondisi di masyarakat yang, misalnya, mudah bergejolak dengan rencana-rencana yang ada.

Kenyataannya seperti itu, rencana yang dibuat sebisa mungkin bisa fleksibel, tidak kaku, dan mudah diterapkan, tapi harus mencapai tujuan yang ingin dicapai, walau terkadang itu sangat sulit. Banyark tantangannya bekerja di bidang perencanaan kota.

Selain itu, planner juga tidak bisa lepas dari jurusan lain seperti sipil, arsitek, ahli ekonomi, ahli drainase, dll. Karena dari sana hasil rencana kita bisa saling terintegrasi. Walaupun nggak memungkiri masih ada yang missed, dari sana tahap evaluasi dilakukan.

Keanggotaan Ahli Perencana

Selain itu, kita bisa menjadi anggota IAP (Ikatan Ahli Perencana) yang ada di setiao provinsi (18 cabang). Ada sertifikasinya juga lohh.. sertifikasi untuk tenaga ahli perencana muda, perencana madya, dan perencana utama. Masing-masing tergantung berapa lama pengalamannya. Dari sertifikasi ini yang menjadi syarat dalam rekrutmen personil suatu proyek dan juga penentuan team leader.

Tentunya kalau sudah bersertifikat tenaga ahli bayarannya juga beda, hehe.
Read More

Follower