Benarlah rupanya apa yang dikatakan oleh Sidney Sheldon. Kematian adalah ketakutan pertama yang dimiliki manusia dan public speaking adalah yang pertama. Haha. Bagiku itu adalah lelucon yang memang benar. Aku mengalami ketakutan itu ketika harus berbicara didepan publik.

Tepatnya, ketakutan yang harus dihadapi. Bukan sesuatu yang harus dihindari.

Sekitar dua tahun lalu, setelah aku dinyatakan lolos jadi penulis emerging writer Ubud Writers and Readers Festival, aku harus tampil di muka umum beberapa sesi. Pengalaman menjadi speaker di UWRF itu yang membuatku merasa keringat dingin beberapa hari menjelang event.

Alasan pertama yang membuat aku grogi tampil di depan umum saat event UWRF 2019 adalah aku sudah tidak pernah lagi presentasi di depan publik setelah enam tahun lamanya. Sudah cukup lama bukan? Dulu, tampil di depan publik adalah hal yang biasa meski kadang ada deg-degan juga. Setelah tidak bekerja, public speaking seperti hal yang menakutkan buatku. Aku takut salah ngomong, takut banyak kata-kata yang hilang sehingga aku banyak terdiam. Takut begini begitu. Pokoknya serba takut.

Alasan kedua adalah audiens yang hadir tak hanya orang Indonesia tapi juga orang luar negeri. Karena UWRF adalah event literasi internasional, audiens yang datang kebanyakan adalah penulis, wartawan atau ilustrator dalam dan luar negeri ataupun partisipan yang memang fokus di dunia kepenulisan. Meskipun ada penerjemah khusus tapi aku tetap merasa grogi kalau saja aku salah berbicara. 

Alasan ketiga adalah pengalaman pertama mengisi workshop UWRF SENDIRIAN yang bikin pengen salto. Yes. Jadi ada satu sesi khusus workshop yang harus aku isi tanpa pasangan dan tanpa moderator. Jadi emang formatnya santai tapi aku aja yang ngebawainnya nggak santai.

Sebagai pemateri workshop untuk menulis cerita anak jelas membuatku grogi. Lah wong mengisi workshop kepenulisan saja belum pernah. Ini malah di depan anak-anak yang ternyata para anak-anak bule. Kalaupun anak Indonesia mereka kebanyakan ngomong bahasa Inggris. Alamak. Parahnya lagi, mungkin karena kurang komunikasi sama panitia ternyata untuk sesi workshop itu aku tidak didampingi penerjemah. Jadi memang sesi-sesi tertentu saja yang pakai penerjemah. Lah akhirnya aku harus persentasi pakai bahasa inggris. Tepokjidat beneran. Beruntung memang slide ku bahasa Inggris jadi aku tinggal baca dan mengembangkan sedikit saja. Beberapa volunteer membantuku menerjemahkan kata yang aku tidak tahu. Memang benar ya kalau tanpa persiapan itu hasilnya memang kurang maksimal.

Dan masyallah aku nggak pernah kebayang sih. Benar-benar jauh dari bayanganku bisa diminta menjadi pemateri dalam workshop kepenulisan. Setelah selesai event UWRF itu, aku di ‘lamar’ untuk menjadi pemateri dalam pelatihan kepenulisan. Beruntung sih karena di masa pandemi ini aku nggak perlu keluar kota untuk mengisi materi. Jadi aku mengisi materi lewat Zoom atau pun media sosial seperti Instagram. Meskipun hanya ngomong di depan layar tetap saja aku merasa grogi saat harus berbicara lewat zoom atau Instagram yang dihadiri banyak orang.

Terakhir sekitar dua bulan lalu aku masih mengisi materi kepenulisan bersama FLP Tuban lewat zoom. Apakah aku grogi? Ya. Apalagi kalau banyak suara-suara mengganggu di belakang. Konsentrasiku langsung buyar. Setelah dievaluasi dengan mendengarkan siaran ulang hasil berbicara di depan publik, banyak sekali kekurangan-kekuranganku sebagai pembicara.

Tapi, hanya satu cara mengatasi ketakutan berbicara di depan publik yaitu melawan rasa grogi itu. Mau tidak mau aku harus melawan ketakutan itu.

Pentingnya public speaking bagi penulis

Memangnya apa pentingnya seorang penulis harus bisa public speaking? Apakah bisa mendukung karir seseorang? Berdasarkan pengalaman mengikuti UWRF hingga hari kelima aku pikir seorang penulis itu penting memiliki kemampuan public speaking

Menjadi penulis tidak hanya dituntut jago menulis tapi penulis juga harus bisa berbicara di depan publik karena penulis juga biasa diundang menjadi narasumber pelatihan kepenulisan di berbagai tempat.

Ketika seorang penulis harus melakukan bedah buku karyanya sendiri maka penulis harus bisa memberikan informasi mengenai bukunya tersebut. Penulis juga harus persuasif sehingga bisa membuat audiens tertarik membeli bukunya. Penulis juga harus motivatif sehingga audiens yang memiliki minat menulis akan terdorong untuk menulis. Oleh karena itulah, meningkatkan kemampuan public speaking sangat penting bagi pengembangan karir seorang penulis. Berikut alasan penulis harus meningkatkan kemampuan public speaking:

Memberi kesempatan menjadi narasumber

Penulis tidak hanya bekerja di atas kertas atau di depan laptop. Suatu waktu penulis juga diundang untuk menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan kepenulisan. Mau tidak mau seorang penulis harus keluar dari sarangnya. Tidak lagi bekerja di atas kertas atau di depan laptop tapi juga di depan audiens. Kemampuan public speaking yang baik bagi penulis ini merupakan kesempatan agar makin dikenal oleh banyak orang. Tentu akan mempengaruhi karir penulis ke depannya.

Meningkatkan personal branding

Melatih kemampuan public speaking seorang penulis dengan menjadi narasumber pelatihan merupakan salah satu cara meningkatkan personal branding penulis. Jika citra seorang penulis sudah dikenal masyarakat luas maka kegiatan promosi karya pun akan lebih mudah. Dengan begitu karir penulis pun bisa semakin maju. Jika tidak menjadi narasumber di berbagai pelatihan, penulis bisa saja memberikan materinya lewat video Youtube sehingga ketika diundang menjadi narasumber tidak begitu kaget. Pemanfaatan media sosial seperti Youtube untuk memberikan materi kepenulisan juga merupakan salah satu cara meningkatkan personal branding seorang penulis.

Menambah kepercayaan diri

Semakin sering berbicara di depan umum maka semakin menambah kepercayaan diri seseorang. Kepercayaan diri ini penting untuk penulis di banyak kondisi. Tidak hanya saat menjadi narasumber seperti jika berjumpa dengan relasi baru yang memungkinkan untuk diajak kerja sama.

Memperluas jangkauan karir penulis

Penulis yang sering diundang menjadi narasumber maka semakin banyak orang yang akan mengenalinya sehingga jangkauan karir penulis semakin besar. Penulis akan memiliki banyak relasi dari hasil kemampuan public speaking yang sudah dilatih. Orang akan merasa senang berbicara dengan orang yang memiliki kemampuan public speaking yang baik.

Mempermudah promosi karya

Menjadi seorang penulis pemula tidak mudah untuk promosi karya lewat media sosial sekalipun. Karena penulis pemula belum memiliki fans based yang ajeg- sepertiku- sehingga perlu usaha yang besar untuk promosi karya.

Jika penulis bisa meningkatkan kemampuan public speaking maka penulis akan dikenal banyak orang. Salah satu dampaknya adalah media sosial penulis akan banyak diikuti orang. Kita tahu sendiri di zaman digital sekarang promosi karya sudah banyak di media sosial apalagi kalau kalau sudah punya fans base.

Tuh ternyata penting banget kan meningkatkan kemampuan public speaking untuk penulis. Meski karir penulis hanya berkutat dengan laptop dan kertas tapi kemampuan public speaking harus dilatih. Kan penulis juga harus berpikir positif bahwa penulis akan diundang ke berbagai acara untuk menjadi pembicara dalam pelatihan kepenulisan. Hehe.


Mencari Kursus Online Gratis

Akhir Oktober 2021 ini insyallah aku diminta lagu mengisi materi kepenulisan bersama FLP Jember. Aku nggak mau kesalahan-kesalahanku kembali terjadi. Bagi sebagian orang memang terasa gampang, tapi bagiku seorang ibu-ibu yang tidak bekerja dan sering berbicara sama anak adalah bukan hal biasa. Jadi aku perlu meningkatkan kemampuan upskilling dan reskilling terkait dengan public speaking.

Tapi karena aku di rumah masih ngurus tiga anak kecil jadi aku mencari cara belajar efektif lewat kursus online gratis. Maklum kan waktuku sudah banyak dihabiskan dengan urusan rumah tangga. Jadi dimana aku bisa belajar gak ribet untuk meningkatkan kemampuan upskilling dan reskilling ya salah satunya pakai aplikasi siap kerja QuBisa.

Apa itu Aplikasi Siap Kerja QuBisa?

Aplikasi QuBisa adalah platform yang menyediakan kursus online yang ditujukan kepada fresh graduate atau lulusan baru yang akan memasuki tempat kerja, pekerja profesional yang ingin meng-upgrade ketrampilan mereka, ataupun individu yang ingin menjadi pengusaha.

Alasan Memilih Aplikasi Siap Kerja QuBisa?

Tadi sudah aku jelaskan kenapa aku pilih aplikasi siap kerja QuBisa karena aku mau belajar gak ribet. Selain itu berikut ini alasan QuBisa menjadi pilihan untuk kursus online gratis:

- Materi yang bervariasi dan sesuai kebutuhan generasi milenial.

- Instruktur yang profesional dan berpengalaman. Banyak instruktur yang memberikan materi di QuBisa merupakan praktisi di bidangnya dan akademisi.

- Banyak kursus gratis. Meskipn banyak kursus tapi materi yang diberikan mendala

- Kursus berbayar yang terjangkau. Ada juga kursus berbayar di QuBisa tapi harganya masih terjangkau. Harganya bervariasi tergantung jenis kursus yang ingin diikuti.

- Bersertifikat. Kursus gratis dan berbayar tetap mendapat sertifikat.

- Sistem poin yang bisa ditukarkan dengan kursus gratis


Kursus Online Public Speaking Untuk Persiapan Menjadi Pembicara

Berdasar pengalamanku sebelumnya, aku nggak mau saat berbicara didepan publik aku grogi hingga banyak kata yang belepotan atau malah nggak jelas. Aku pengen materi yang aku bawakan mudah dipahami oleh audiens. Yang paling penting aku mau materiku mampu memotivasi audiens untuk berkarya. Namun, sepertinya nggak semudah yang dibayangkan.

Aku memilih kursus Tips Menjadi Pembicara Handal dari Dr. Abdul Latif yang merupakan seorang praktisi, akademisi, dan penulis. Kira-kira gimana sih ikut kursus online gratis di aplikasi belajar online QuBisa? Baca review-ku ya.

Kursus online gratis

Materi yang dibawakan aplikatif dan mendalam

Dari sisi materi, Coach Abdul Latif memberikan materi yang mendalam tapi mudah dimengerti. Beliau menjelaskan tentang pengertian dan jenis filler words. Banyak pembicara yang mengeluarkan filler words tanpa disengaja seperti hmm, eeh, anu, dan lain sebagainya. Beliau juga menjelaskan bagaimana menghindari filler words seperti memberi jeda, berlatih, dan bersikap tenang.

Materi yang dibawakan juga banyak tapi memang pokok-pokok saat menjadi pembicara. Materi dibagi menjadi beberapa bagian bab dan subbab sehingga pembelajaran lebih jelas . Materi lainnya seperti berlatih artikulasi, intonasi, mengatur power dan pernafasan saat sedang berbicara didepan publik.

Dari materi itu pula aku jadi paham kalau gugup saat berbicara didepan publik itu hal yang wajar. Bahkan pembicara yang sudah puluhan kali tampil depan publik juga mengalami gugup dan grogi. Bedanya, ada pembicara yang mampu mengendalikan rasa gugup dan grogi.

Nah, coach Abdul Latif juga menjelaskan penyebab gugup dan mengatasi rasa gugup. Persiapan dan latihan adalah cara untuk mengatasi rasa gugup.

aplikasi siap kerja



Cara penyampaian yang jelas

Coach Abdul Latif menyampaikan materi dengan jelas lewat video karena biasanya pemateri terdengar seperti kumur-kumur tapi tidak bagi Coach. Terasa banget kalau Coach Abdul Latif adalah pembicara yang handal karena materi yang disampaikan beliau sudah dilakukan beliau. Artikulasi, intonasi beliau dalam menyampaikan sangat jelas. Teknik vokalnya pun jelas. Aku tidak perlu mengulang video karena memang penyampaiannya jelas.

Video materi untuk satu topik tidak panjang

Salah satu kelebihan materi yang disampaikan banyak subbab adalah video-video materinya singkat sekitar 3-15 menit. Dan itu memudahkan aku yang memang harus berhenti dulu karena harus mengerjakan hal lain di rumah. Beda lagi kalau videonya panjang sekitar 1 jam maka ketika harus berhenti di tengah jalan karena ada sesuatu urusan maka harus mengulang lagi.

Video Coach Abdul Latif untuk materi ini sebenarnya sekitar 1 jam tapi karena dipecah menjadi beberapa subbab sehingga satu video hanya 3-15 menit. Dan menurutku itulah cara belajar efektif agar mudah ditangkap oleh audiens.

aplikasi belajar online QuBisa

Ada kemajuan mengikuti kursus

Di aplikasi belajar online juga ada tampilan kemajuannya jadi kita tahu progres kita mengikuti kursus sudah berapa persen. Adanya progres kemajuan ini akan memotivasi kita untuk menyelesaikan kursus.

Bisa ikut kursus gratis dengan kumpulkan poin

Setelah selesai mengikuti kursus kita akan dapat poin. Poin yang terkumpul bisa digunakan untuk mengikuti kursus lainnya. Poin yang diperoleh tergantung misi yang harus diselesaikan seperti menyelesaikan kursus dan memberi ulasan kursus gratis.

Memudahkan Banyak Orang 

Kelebihan-kelebihan kursus online gratis di QuBisa itulah yang dapat membantu banyak orang untuk belajar mengembangkan diri/personal branding/ upgrade ilmu/ coaching/ mentoring, dan lain-lain tanpa kesulitan memahami materi. Yang paling penting materi yang diberikan memang harus dilatih agar semakin mahir. Menjadi pembicara handal itu perlu proses yang tidak sebentar. Berbicara di depan publik memang harus dilatih. Tidak bisa instan.

Setelah ikutin materi dari Coach Abdul Latif aku mulai punya bayangan apa yang harus aku lakukan saat persentasi. Yang paling penting aku harus menyiapkan bahan persentasi dan latihan karena selama ini aku memang kurang latihan sebelum berbicara didepan publik.

Kalian yang ingin kursus online gratis sebagai persiapan masuk dunia kerja, kalian bisa unduh aplikasi siap kerja QuBisa di App Store dan Play Store. Setelah ikut kursusnya kalian juga bisa ikuti lomba blog yang menceritakan pengalaman menggunakan aplikasi QuBisa. Kebetulan QuBisa sekarang sedang mengadakan lomba blog. Yuk, ikutan lomba blognya.



Read More
Ketika aku hamil anak pertama, aku tidak punya persiapan apa-apa untuk menyusui bayi setelah melahirkan, seperti membaca atau rencana konsumsi pelancar ASI atau ASI Booster alami. Hasilnya, hari pertama hingga ketiga ASI ku tidak keluar bahkan keluar pun hanya sedikit sekali sehingga membuat bayiku menangis terus karena kelaparan. Itu aempat membuat aku sedih seperti ibu-ibu yang mengalami baby blues.

Setelah melahirkan anak ketiga, aku sempat khawatir jika kejadian anak pertama dulu terulang lagi. Meski ASI sudah keluar di hari pertama, bayiku butuh ASI yang terus tersedia hingga usianya dua tahun.

Pengalamanku setelah melahirkan anak pertama dan kedua memang ASI kadang produksi kurang, kadang bisa banyak. Kadang bayi minum banyak, kadang sedikit. Kalau ASI berkurang tentu bayi akan rewel terus.

Pernah dengar nggak kalau bayi berjam-jam mimik terus itu tandanya ASI nya kurang? Aku baru mengalaminya beberapa hari kemarin.

Bayiku yang baru berusia satu minggu itu bentar-bentar menangis. Baru saja aku susui, ia sudah gelisah dan tidak bisa tidur nyenyak. Aku merasa ASI ku pun mulai berkurang.

Penyebab ASI berkurang


Menurut beberapa sumber, penyebab ASI berkurang adalah:

1. Stres

Ibu yang baru saja melahirkan tentu sedang mengalami penyesuaian. Stres bisa menghambat keluarnya ASI.

Seminggu setelah melahirkan, aku kembali ke rumahku di Sidoarjo. Tak ada pembantu. Hanya aku, suami, bayi, 1 balita dan 1 anak laki-laki. Mungkin bisa saja aku mengalami stres sampai air ASI ku menyusut

2. Ketidakseimbangan hormon

Karena penyakit tertentu membuat hormon menjadi tidak seimbang dan membuat jumlah Asi berkurang.


3. Gizi kurang

Menurutku ini sangat berpengaruh terhadap keluarnya ASI yang berkualitas dan berkuantitas. Sayur-sayuran hijau membantu untuk mendapatkan ASI.

Ketika kembali ke rumah, aku yang tidak punya asisten rumah tangga, harus mengurus segalanya sendiri meski dibantu juga dengan suami. Tetap saja rasanya tetap repot. Masak sop saja rasanya ribet banget. Jadilah kalau masak pakai bumbu instan atau yang tinggal cemplung saja. Resikonya aku jadi jarang masak sayur. Padahal sayur penting banget buat ibu menyusui. Jadi jangan sampai ibu menyusui kurang makan sayur. Bisa-bisa anak jadi kurang nutrisi.

4. Penyakit kuning

Bidanku pernah bilang kalau bayi yang terkena penyakit kuning akan tidur terus dan malas minum ASI. Jika ASI tidak terus diminum maka akan berkurang. Makanya setiap tiga jam sekali usahakan selalu dibangunkan dan diberikan ASI.

5. Kurang minum putih

Air putih juga berperan dalam menambah jumlah ASI sehingga bayi tidak kelaparan dan kehausan.

Untuk menambah kualitas serta kuantitas ASI maka ibu-ibu bisa melakukan banyak cara yaitu terus menyusui bayi, pumping yang teratur, minum air putih secara teratur.

Kandungan dan Manfaat Mama’s Choice Breastfeeding Support


Sejak lama aku mencari bahan suplemen menyusui yang ramah dan aman bagi kesehatan. Salah satu bahannya adalah fenugreek yang dipakai orang-orang jaman dulu untuk produksi ASI. Bahan itu ternyata ada di suplemen menyusui Mama’s Choice Breastfeeding Support.

Pelancar ASI Mama's Choice


Mama’s Choice Breastfeeding Support memiliki bahan yang bagus dan yang pasti alami untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Bahan-bahan yang ada dalam suplemen Mama’s Choice Breastfeeding Support adalah:

Fenugreek

Tanaman ini berfungsi untuk meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.

Kedelai

Kita tahu kalau kacang kedelai bagus untuk ibu menyusui. Kacang kedelai sangat kaya akan vitamin E untuk meningkatkan kualitas ASI.

Kacang Almond

Kacang ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan nutrisi dalam ASI.

Kurma

Aku sangat suka kurma karena besar sekali manfaatnya untuk dikonsumsi termasuk ibu menyusui. Kurma memiliki kandungan yang kaya akan vitamin dan mineral, meningkatkan hormon oksitosin untuk produksi ASI.

Daun Katuk

Tanaman ini sudah dikenal di kalangan orang tua kita dan dipercaya dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI. Tapi aku tidak tahu kenapa di daerahku jarang sekali ada yang jual daun katuk. Sedangkan di kampung ibu mudah sekali mendapatkannya. Apa di daerah kalian juga begitu? Untungnya suplemen ini sudah dilengkapi dengan daun katuk.

Yang pasti kandungan tersebut juga dapat menjaga daya tahan tubuh ibu dan bayi.

Review Mama’s Choice Breastfeeding Support


Karena sempat khawatir dengan berkurangnya ASI, maka aku konsumsi suplemen Mama’s Choice Breastfeeding Support. Suplemen ini memberikan cara yang sehat, mudah, dan menyenangkan untuk memenuhi kebutuhan menyusui. Suplemen ini diperkaya dengan bahan alami dan vegan seperti kedelai, daun katuk, fenugreek, almond, dan kurma yang dapat meningkatkan hormon laktasi seperti oksitosin dan prolaktin.

Review suplemen menyusui Mama's Choice


Suplemen Mama’s Choice Breastfeeding Support merupakan suplemen ASI Booster alami yang membantu melengkapi nutrisi terbaik ibu menyusui untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI.

Sama seperti suplemen lainnya suplemen ini mudah dikonsumsi karena berbentuk kapsul yang berisi bubuk dari bahan alami. Setelah selama seminggu ini aku rutin mengonsumsi rutin suplemen Mama’s Choice Breastfeeding Support, alhamdulillah ASI ku lancar dan tidak kurang. Bayi selalu kenyang dan tidur nyenyak. Kadang suka senyum-senyum sendiri malah kalau kekenyangan.


Hasil pumping banyak


Ini adalah hasil pumping ku sebelum dan sesudah konsumsi pelancar ASI Mama's Choice di hari kedua setelah konsumsi. 

Oiya anjuran konsumsi suplemen ini adalah 1-2 kapsul sebanyak 2x sehari setelah makan. Tapi aku hanya konsumsi 1 kapsul sebanyak 2x sehari saja. Perhatikan aturan konsumsi ya karena kapsul ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.


#KurangiWorry bagi ibu menyusui


Menjadi ibu memanglah tidak mudah. Setelah bersakit-sakit karena melahirkan, seorang ibu masih harua berjuang untuk menyusui anaknya. Betapa sedihnya ibu ketika tidak bisa menyusui anaknya karena kurangnya produksi ASI.



Menurut survey dari Mama’s Choice ASI Booster Initial Survey bulan July 2020 sebanyak 66% Mama pernah mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI selama masa menyusui dan 77% Mama memilih untuk mengonsumsi ASI Booster sebagai solusinya.

Suplemen ASI


Dengan bahan yang ada dalam suplemen pendukung menyusui, ibu-ibu yang sedang menyusui anaknya tidak perlu khawatir akan kekurangan produksi ASI. Bayi pun merasa senang dan tidak rewel.

Ibu-ibu yang baru melahirkan bisa #KurangiWorry saat menyusui dengan konsumsi suplemen Mama’s Choice Breastfeeding Support karena bahannya 100% natural, aman, dan yang pasti halal dengan harga terjangkau tapi berkualitas.


Demikian review suplemen menyusui Mama’s Choice Breastfeeding Support yang sudah aku konsumsi. Mama yang punya masalah kekurangan produksi ASI seperti aku bisa coba suplemen menyusui dari Mama’s Choice ini. #KurangiWorry dari setiap perjalanan ibu.




Read More

Follower