GLN 2024

Sebelum pengumuman Sayembara GLN 2024, aku cukup deg-degan menanti pengumuman. Sering bertanya-tanya, aku masuk apa nggak, ya?

Untuk jenjang B3, aku emang berusaha maksimal banget ngerjainnya. Mulai dari teks yang berima, tokoh yang tidak biasa, dan judul yang kubuat agak berbeda–menurutku. Sedangkan jenjang D, aku sering berpikir, Ah, harusnya bisa kutulis begini dan begitu.

Apalagi setelah melihat status Kak Ary Nilandari di FB tentang menulis novel untuk remaja. Aku udah mengira kalau beliau itu juri novel jenjang D. Di satu statusnya, aku merasa naskahku yang dikritisi. Soalnya kok mirip naskahku–GR banget, Bund. Dan saat itu aku batin, “Wah, gagal, deh, ini.” Setelah baca itu. aku nggak yakin bisa lolos pada jenjang D. Haha.

Hari Pengumuman GLN 2024 

Sampai Hari H, pengumuman tak kunjung muncul di website. Tak ada ramai-ramai juga ucapan selamat di grup kepenulisan cuma satu grup ramai banget membahas GLN yaitu grup wa FLP yang ikut GLN. 

Karena aku agak insecure dan membuat hati cemas akhirnya aku leave grup wa. Haha.. 

Tenang, deh. 

Sampai malam, tak ada juga keramaian di medsos tentang pencapaian diri di Sayembara GLN. Oh, berarti belum pengumuman, pikirku. Saat aku sedang menulis–30 hari menulis dari NAD–sekitar jam 11 malam, aku iseng buka website Badan Bahasa Kemdikbud.

Aku ikut dua kategori di jenjang B3 dan jenjang D. Pas lewat jenjang B3 ternyata namaku tidak ada. Pada saat tahu tidak ada namaku. Dalam hati berkata, "yah, gagal lagi. Nggak bakat kali, ya, nulis picbook. Wkwkwk." 

Ternyata yang aku kira udah maksimal ternyata gagal. 

Bagaimana dengan jenjang D?

Pas scroll ke bawah di jenjang D ternyata namaku ada!

Allahuakbar.



Rasanya lega dan juga penasaran. Ini juri serius nggak salah ambil judul? Haha. Meskipun merasa dikritisi di status juri, aku mulai memikirkan sepertinya ini harus difokuskan ke satu karakter.

Aku melanjutkan menulis 30HM dari NAD. Semalam itu, aku tidak bisa tidur. Bergulat dengan pemikiran bagaimana anak-anakku nanti saat aku berangkat pertemuan penulis?

Aku sudah memikirkan rencana akan dititipkan utinya di malang bersama ayahnya.

Besoknya, aku mengabarkan pada suami dan ilustratorku yang juga adik iparku bahwa aku lolos. Sudah bisa dipastikan bahwa setelahnya adalah hari-hari yang menyenangkan, membingungkan dan juga menyedihkan karena gagal B3.

Memang belum diizinkan saja sama Allah, pikirku. Mungkin dari jenjang D ini aku bisa mengajak orang dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Yang aku bahas dalam novelku di jenjang D ini terkait food waste dan fast fashion.

Yang intinya, tidak boleh buang-buang makanan dan tidak boleh boros membeli pakaian. Dalam Islam memang diajarkan untuk makan secukupnya karena bisa saja ada keberkahan di sisa makanan terakhir (kecuali tulang ya). Begitu juga dengan membeli pakaian yang tidak berlebih-lebihan.

Esoknya, grup dan media sosial sudah ramai dengan pengumuman GLN. Beberapa grup wa sudah mengucapkan selamat. Dulu, saat GLN 2017, aku pun tahunya dari grup wa karena di-mention. Jadi intinya nggak usah cari pengumumannya. Cukup menunggu disebutkan di grup nomor kita berarti lolos. Wkwkw. Kalau nggak disebut berarti gagal (sudah terjadi di tahun-tahun sebelumnya). Hehe.

Aku menahan- nahan diri untuk tidak publikasi ke media sosial karena aku pernah di pihak yang mengalami kegagalan. Hiks.

Proses Menyelesaikan Naskah

Itu juga aku sempat galau karena kata panitia harus menunggu revisi dari juri dulu. Sedangkan waktu sudah berjalan dan revisi belum keterima. Revisi dari juri dikirimkan beberapa hari sebelum pertemuan.

Beberapa malam aku begadang untuk menyelesaikan novelku karena saat sayembara hanya 8 halaman pertama dan contoh 1 ilustrasi yang dikumpulkan termasuk outline. Setelah pengumuman aku langsung mengejar 15 bab yang akhirnya berubah dikit. Sampai H -1 naskahku baru selesai. Aku minta ilustrator untuk mengerjakan layout atau pengatakan di Indesign. Dan ini ilustratorku sport jantung karena belum pernah pakai InDesign jadi masih meraba-raba. Alhasil baru selesai mepet jam 7 malam tanggal 27 Juni 2024 padahal kata panitia jam 7 malam itu terakhir. Di jam itu aku baru landing. Bagaimana bingungnya ilustratorku. Wkwkwk.

Aku teruskan saja email naskah format pdf dan Indesign itu ke panitia. Udah nggak ada waktu cek-cek lagi. Soalnya kan nanti dipresentasikan dan akan diberikan review lagi jadi akan ada revisi-revisi selanjutnya.

Bagaimana dengan Anak-Anak?

Sebenarnya masalah di luar itu adalah memastikan bahwa anak-anak ini ada yang jaga. Jadi aku pastikan jadwal kerja suamiku tidak bentrok.

Aku bahkan sempat memilih opsi naik mobil karena sebelum berangkat kami akan ke Semarang. Dari Semarang naik mobil ke Jakarta. Tapi akhirnya batal karena pasti terasa melelahkan dengan dua sopir dan 3 anak-anak.

Jadinya anak-anak aku titipkan di Malang sama utinya. Ternyata agak susah menentukan jadwal suami di akhir semester. Aku kira bakal tidak mengajar lagi ternyata masih ada rapat-rapat, bimbingan dan ujian mahasiswa yang mengejar akhir semester.

Aku memutuskan membeli tiket berangkat dari Surabaya sore hari. Aku izin telat datang ke tempat acara karena harus menjaga anakku dulu.

Bela-belain datang sore eh ternyata pertemuan yang malam hari diminta untuk revisi mandiri. Yah, tahu gitu aku datang tengah malam atau pagi-pagi banget. Haha.

Kejadian sore sebelum berangkat ke bandara emang seru banget. Ditambah lagi ternyata delaynya setengah jam. Ih, kan. Gemes.

sensor

Behind the scene harus dirahasiakan biar tidak jadi konsumsi publik yang bisa mengancam kehidupan saya dan keluarga. Wkwkwk.

Udahlah. Yang penting aku sudah sampai Jakarta dan anakku sudah bersama tantenya karena suami tidak jadi berangkat hari itu.

Pertemuan Penulis GLN 2024 di Hari Pertama

Karena aku datang terlambat, aku tidak ikut acara pembukaan. Tapi aku mengikuti lewat zoom karena disediakan ruang zoom bagi ilustrator yang ingin mengikuti. Beda banget ketika GLN 2017 dan 2018 yang tidak disediakan ruang Zoom. Pandemi benar-benar mengubah pertemuan jarak jauh jadi terasa dekat.

Sampai bandara Halim Perdana Kusuma maunya aku naik grab atau gocar tapi antrinya banyak banget. Akhirnya aku naik taksi bandara yang lumayan mahal. Yaudah deh, wong diganti juga, pikirku. Tapi aku pastikan dulu kalau aku dapat struk untuk bukti reimburse.

Setelah sampai hotel bintang 5 itu–MasyaAllah nikmat mana yang harus aku dustakan, semoga aku tidak menyia-nyiakan uang negara, hiks–aku langsung menemui panitia untuk mengurus administrasi dan segala macam. Bertemu dengan teman dan sudah tak minat lagi untuk makan.

Teman sekamarku sudah chat WA aku semenjak di bandara. Jadi aku udah tahu nomor kamar. Beberapa teman sempat keliru naik Lift karena beda gedung. Sedangkan aku ada di tower building.

Eh, aku lupa dong minta akses ke dalam kamar soalnya Lift nya harus pakai kartu kamar. Wkwkw. Akhirnya aku numpang orang yang mau ke lantai atas. Baru deh bisa naik.

Sampai kamar aku takjub dengan kaca-kaca gedung-gedung pencakar langit di depanku yang masih menyala. Untuk review kamar hotel Le Meridien akan aku tulis juga. Sabar. Ambekan sik.

View hotel Le Meridien Jakarta

Setelah berkenalan dengan teman sekamar, Mbak Linda Nurhayati, aku pun mandi dan segera istirahat untuk menghadapi pertemuan GLN 2024 hari kedua esok hari bersama mentor.

Read More
Selang air Mepoly
Selang air (sumber: mepoly.id)

Kesalahan dalam pemilihan selang dapat menyebabkan produk tidak dapat digunakan secara maksimal, mudah rusak bahkan meninggalkan bau dan residu yang berbahaya. Karena itu penting sekali untuk mengetahui tips memilih selang air yang tepat. Cara memilih selang air yang tepat dapat membantu untuk mendapatkan produk yang bagus dan berkualitas. Salah satu brand selang air yang bagus adalah Mepoly

Hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih selang

Sebelum memilih selang, tentukan penggunaannya terlebih dulu sebab untuk berbagai penggunaan, bisa jadi membutuhkan produk dengan spesifikasi yang berbeda. Cara memilih selang air yang tepat diantaranya:

Panjang

Pertimbangan bahwa membeli selang yang panjang lebih hemat karena penggunaannya fleksibel ternyata tidak tepat.

Selang yang terlalu panjang selain mahal juga merepotkan jika sebenarnya yang dibutuhkan adalah selang pendek. Bahkan pada penggunaan tertentu, seperti untuk pertanian, karena terlalu panjang selang tersebut bisa merusak tanaman.

Ketebalan

Deras aliran air selain dipengaruhi oleh tekanan juga oleh ketebalan selang. Meski mempunyai ukuran yang besar, namun jika terlalu tebal, volume air yang bisa keluar akan kecil. Karena itu jangan lupa untuk mempertimbangkan ketebalans elang sebelum membelinya.

Bahan

Kualitas bahan berpengaruh pada tingkat keawetan selang. Selang yang terbuat dari bahan karet biasanya lebih tahan untuk digunakan jangka panjang namun harganya jauh lebih mahal dan lebih berat.

Harga

Panjang dan kualitas selang berpengaruh terhadap harganya. Namun jika mempertimbangkan lama penggunaan, membeli selang yang terbuat dari bahan berkualitas bisa menjadi pilihan tepat. Selang ini juga dapat digunakan untuk jangka lama sehingga tidak harus segera membeli kembali.

Jenis nosel

Nosel adalah bagian ujung selang yang berfungsi sebagai jalan keluarnya air. Ada banyak jenis dan bahan nosel seperti dari kuningan dan plastik. Untuk memancarkan air dengan jarak lebih jauh, bisa memilih selang dengan jenis nosel semprotan.

Penyimpanan

Menggulung dan menyimpan selang panjang dan tebal cukup merepotkan. Agar tidak mengalami hal ini bisa memilih produk yang mempunyai rel sehingga mudah untuk menggulungnya.

Anti mikroba

Sisa air di dalam selang bisa menjadi media berkembangnya mikroba. Memilih selang yang mengandung bahan antimikroba bisa menjaga kesehatan karena air yang keluar dari selang tidak terkontaminasi penyakit.

Ukuran Selang Air

Pemilihan ukuran selang air yang tepat sangat penting. Kesalahan dalam memilih ukuran menyebabkan produk tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik. Ukuran selang harus sesuai dengan ukuran kran yang merupakan tempat keluar air yang akan disalurkan.

Tips agar bisa mendapatkan ukuran selang air yang pas adalah dengan mempertimbangan dan mengetahui ukuran dari sumber air tersebut. Beberapa ukuran selang yang saat ini tersedia antara lain:

  • Ukuran ½ Inch
  • Ukuran 5/8 Inch
  • Ukuran ¾ Inch
  • Ukuran 1 Inch
  • Ukuran 1 ½ Inch
  • Ukuran 2 Inch


Rekomendasi Selang Air Terbaik

Saat ini cukup banyak merk selang air yang bisa menjadi pilihan. Produk dari brand ini unggul karena terbuat dari bahan berkualitas yang aman untuk kesehatan. Rekomendasi selang air terbaik dari Mepoly antara lain:

Milliard

Milliard terbuat dari 100% biji plastik murni grade premium. Biji plastik yang dipakai bukan daur ulang tidak dicampur dengan bahan lainnya sehingga kualitasnya sangat tinggi. Ini yang menjadikannya produk unggul yang banyak dicari konsumen.

Sea Gull​ Hiprex

Sea Gull Hiprex terbuat dari 100% biji plastik murni dengan grade premium tanpa bahan campuran. Bahan selang tersebut menjadikan produk Sea Gull Hiprex menjadi selang bertekanan tinggi yang paling unggul di pasaran selang seluruh Indonesia.

Toyo

Selang Toyo dibuat dari bahan baku murni kualitas premium yang dapat digunakan di segala musim dan cuaca. Tambahan benang Polyester yang berkualitas tinggi di antara dua lapisan bahan transparan yang membungkusnya menjadikan selang Toyo kuat untuk air bertekanan tinggi. Selang ini juga aman digunakan untuk bahan bakar dan pelumas.

Milton

Mepoly memproduksi tiga jenis selang Milton yang semuanya mempunyai keunggulan sehingga bisa menjadi pilihan yang tepat. Terbuat dari bahan berkualitas, kekuatan selang Milton tidak diragukan lagi, bisa digunakan untuk segala musim dan cuaca. Ada beberapa varian dari selang Milton yang bisa menjadi pilihan:

  • Milton Hiprex

Selang Milton Hiprex merupakan selang yang dibuat dari 100% biji plastik murni premium, dilengkapi benang Polyester berkualitas tinggi.

Benang tersebut terpasang di antara dua lapisan bahan transparan yang membungkusnya sehingga memiliki kekuatan yang sempurna untuk penyaluran air bertekanan tinggi. Milton Hiprex juag dilengkapi dengan teknologi Herculeflex dengan manfaat 15 kali lebih banyak.

  • Milton Neo

Milton Neo merupakan selang dengan kualitas 100% biji plastik murni dan premium. Selang ini biasa digunakan untuk keperluan rumah tangga, perikanan dan peternakan. Dengan teknologi Herculeflex menjadikan selang Milton Neo lebih kuat dan awet.

  • Milton Dof

Milton Dof merupakan selang dengan kualitas 100% biji plastik murni dan premium yang biasa digunakan untuk keperluan rumah tangga. Dof sangat tepat untuk keperluan seperti menyiram taman, mencuci kendaraan, memandikan binatang peliharaan, membersihkan teras dan garasi, dan keperluan lainnya.

Produsen memproduksi selang Milton Dof dengan teknologi Herculeflex yang memiliki 9X manfaat lebih banyak. Teknologi ini menjadikan selang semakin kuat, tahan lama dan aman digunakan.

Untuk kebutuhan selang air, pastikan menggunakan produk dari Melopy. Dengan mengetahui cara memilih selang air terbaik, Anda bisa mendapatkan produk berkualitas yang awet dan aman digunakan.


Sumber:

https://riafasha.com/rekomendasi-selang-berkualitas/

https://www.acehardware.co.id/inspirations/tips-membeli-selang-air

https://mepoly.id/id/

Read More
Waste management atau pengelolaan sampah di Indonesia saat ini memang mulai dilakukan di banyak daerah/kota untuk menangani masalah volume sampah yang semakin menumpuk. Menumpuknya sampah ini memberikan dampak negatif terhadap lingkungan yaitu bertambahnya emisi gas rumah kaca akibat metana yang dihasilkan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). 

Pengolahan Sampah

Sayangnya, jika waste management hanya dilakukan oleh pemerintah maka tidak akan optimal. Maka waste management juga perlu dilakukan oleh masyarakat dan swasta.

Apa itu waste management?

Waste Management merupakan proses pengelolaan sampah yang melibatkan proses dari awal hingga akhir yang dimulai dari pengumpulan, pemindahan, pembuangan/daur ulang, pengangkutan sampah ke pembuangan akhir dan pemantauan untuk mengurangi resiko terhadap kesehatan manusia, hewan liar, dan lingkungan.

Jenis Sampah

Pengelolaan sampah ini bergantung pada jenis sampah yang terbagi menjadi tiga yaitu padat, cair dan gas. 

Untuk sampah padat, pembuangan sampah bisa dilakukan dengan metode sanitary landfill atau metode pembuangan sampah di tanah cekung kemudian menumpuknya dengan tanah. 

Untuk sampah cair dan gas memang memerlukan proses yang lebih lanjut seperti disaring, florasi, penyerapan, pengendapan, penyisihan, menghilangkan material organik, penghancuran partikel dan lain sebagainya.

Stakeholder dalam pengelolaan sampah

Pihak yang terlibat atau stakeholder dalam waste management tak hanya dilakukan oleh pemerintah saja tapi juga masyarakat dan swasta. Pihak yang terlibat dalam pengelolaan sampah menjadi penentu dalam keberhasilan pengelolan sampah. Kerja sama antar stakeholder dapat menciptakan pengelolaan sampah yang efisien dan efektif.

Pemerintah dalam penanganan persampahan berperan sebagai regulator, fasilitator dan service provider. Pemerintah menyusun kebijakan dan strategi mengenai pengelolaan persampahan, memberikan fasilitas sarana prasarana pengelolaan persampahan dan memfasilitasi penerapan teknologi spesifik dalam pengelolaan sampah. Pemerintah ini merupakan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kota dan desa/kelurahan.

Stakeholder waste management
Stakeholder yang terlibat dalam waste management

Sedangkan untuk penanganan sampah dalam masyarakat ini bisa pada lingkup rumah tangga, komunitas persampahan, karang taruna, pemulung ataupun masyarakat yang lainnya. Secara individu, masyarakat tak hanya menjadi penghasil sampah saja, tapi harusnya bisa menjadi pihak yang mampu mengurangi volume sampah dari rumah. Masyarakat bisa meminimalisir volume sampah dengan memilah sampah dan mengolah kembali sesuai konsep 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Recovery dan Repair).

Tentunya perlu adanya pemberdayaan komunitas dalam pengelolaan persampahan. Pemerintah bisa memberikan pelatihan pengelolaan sampah kepada komunitas agar terbangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah.

Salah satu kolaborasi pemerintah/ swasta dan masyarakat dalam waste management seperti membuat Bank Sampah di mana pemerintah/swasta menyediakan fasilitas dan masyarakat yang kemudian mengelola Bank Sampah.

Pihak swasta juga bisa menjadi bagian dalam pengelolaan persampahan, seperti industri energi, industri teknologi persampahan, industri pupuk, eksportir dan importir persampahan, pebisnis persampahan dan lain sebagainya. 

Kolaborasi pemerintah dengan swasta ini memberi manfaat bagi pemerintah maupun swasta agar penyediaan fasilitas persampahan bisa tercapai. Jika dilakukan secara individual, mungkin akan sulit tercapai.

Program PGN Saka dalam Waste Management

Salah satu pihak swasta yang berkomitmen dalam waste management adalah PGN Saka.

Waste management PGN Saka
PGN Saka (Sumber: www.sakaenergi.com)


Perusahaan ini memiliki program pemberdayaan masyarakakat untuk mengurangi dan memanfaatkan sampah. Program yang sudah direalisasi oleh PT. Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN Saka) sebagai bentuk Community Social Responsability adalah:

Pelaksanaan Lokalatih Pengelolaan Lingkungan Terpadu

PGN Saka juga telah melakukan lokalatih Pengelolaan Lingkungan Terpadu bersama masyarakat yang bertema “Berdaya dengan Kelola Sampah Menuju Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan)” tahun 2017 di tiga desa (Desa Manyarejo, Desa Manyar Sidomukti, dan Desa Manyar Sidorukun) di Kabupaten Gresik.

Dari kegiatan ini, masyarakat memiliki pengetahuan dalam mengelola sampah menjadi bernilai ekonomis dari dibentuknya bank sampah. Masyarakat juga memiliki tabungan bank sampah yang bisa diambil dari hasil penjualan di bank sampah dan bisa digunakan untuk membiayai keperluan rumah tangga. 

Dari hasil lokalatih ini, kampung mereka memperoleh juara I Kategori Pratama oleh Kampung Singo Desa Manyar Sidorukun untuk Pemukiman Berwawasan Lingkungan Tahun 2017 dalam event Gresik Berhias (Bersih, Hijau, dan Asri).

Kampung Dengan Waste Management
Kampung yang Bersih, Hijau dan Asri setelah mengikuti lokalatih (sakaenergi.com)

Bantuan Sarana Persampahan

PGN Saka telah melakukan penyerahan bantuan 370 unit bak sampah dan 1 unit mesin press sampah di tiga desa di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik pada tahun 2021. 

PGN Saka yang memberi bantuan fasilitas persampahan kepada masyarakat (beritajatim.com)

Kesimpulan

Kerjasama tiga pihak yang terlibat dalam waste management berkontribusi dalam mengurangi volume sampah di TPA, menjaga kebersihan lingkungan, dan menambah pendapatan masyarakat. Itulah mengapa waste management penting untuk dilakukan.

Referensi

Jati, Tri Kharisma. 2023. Peran Pemerintah Boyolali Dalam Pengelolaan Sampah Lingkungan Permukiman Perkotaan (Studi Kasus: Perumahan Bumi Singkil Permai). Jurnal Wilayah dan Lingkungan. Volume 1 Nomor 1, April 2013, hal. 1-16.

https://www.recyclingbristol.com/waste-management-everything-you-need-to-know-about-waste-management/#:~:text=Waste%20management%20refers%20to%20the,a%20result%20of%20human%20activity

https://mutucertification.com/cara-tepat-pengolahan-limbah-cair/

https://www.ecoedu.id/peran-serta-masyarakat-dalam-pengelolaan-sampah/

https://klikjatim.com/peduli-lingkungan-pgn-saka-bagikan-bak-sampah-dan-alat-press-sampah/

https://biz.kompas.com/read/2017/12/19/111752728/pgn-saka-kembangkan-model-kampung-berseri-bersama-masyarakat

https://adv.kompas.id/baca/pgn-saka-kembangkan-model-kampung-bersih-sehat-dan-ramah-lingkungan/

https://www.researchgate.net/publication/275645551_Exploring_the_potential_of_decentralised_solid_waste_management_in_New_Delhi

Read More
Kalian ngerasa nggak sih, semenjak Covid-19, lingkungan kerasa nggak baik-baik saja? Entah kenapa aku ngerasa banyak sekali kabar tetangga, teman, keluarga jadi mudah sakit. Sebenarnya sakitnya pun nggak berat tapi cukup mengkhawatirkan. Penyakit pun jadi bermacam-macam.

Setiap aku melihat banyak sekali orang yang sakit di klinik tempat berobat, aku berpikir, “selain dokter, tenaga farmasi ini pasti diperlukan banyak banget. Apalagi di tengah-tengah kondisi lingkungan yang mulai tidak jelas ini.”

Aku jadi teringat dengan pilihan kedua dulu waktu SPMB tahun 2006 (sekarang SNMPTN) itu farmasi tapi GAGAL. Mungkin nggak sadar diri karena pilihannya ketinggian. Haha. Pilihan pertamaku kedokteran UB. Pilihan kedua farmasi Unair. Pilihan ketiga Akuntansi UB. Dan yang lolos Akuntansi UB.

Sayangnya, aku masih belum sreg dengan jurusan akuntasi itu akhirnya aku pilih tes mandiri lain dan memilih menjadi mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota UB. Haha.

Eh ternyata ada temenku di tahun 2006 yang lolos di Farmasi Bahan Alam di kampus terkenal di Yogya. Di zaman dulu kan masih pada obat kimia kebanyakan. Sekarang jurusan itu mulai tren dan dikenal dengan jurusan farmasi bahan alam/organik.

Menurut informasi dari sohib SMA-ku sekaligus dosen lulusan farmasi mengatakan bahwa kampus farmasi di Indonesia cukup banyak sehingga kampus-kampus tidak dibuka lagi jurusan farmasi. Namun, kampus-kampus itu membuka jurusan farmasi yang lebih spesifik, misalnya farmasi klinis dan komunitas, farmasi organik, dan lain sebagainya.

Mungkin ini memang pilihan terbaik, karena aku pun baru tahu kehidupan pekerjaan di dunia farmasi pun tidak mudah. Salah-salah kasih resep bisa berbahaya bagi nyawa orang. Hehehehe.

Jadi apoteker

Apa itu Farmasi?

Sebenarnya apa sih farmasi jtu? Farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang obat-obatan. Ilmu farmasi termasuk dalam bidang kesehatan dan terapan dari ilmu kedokteran, kimia dan biologi.

Nah, karena aku pilihan utamanya kedokteran jadi aku memilih pilihan keduanya yang masih berkaitan dengan ilmu kedokteran yaitu farmasi, bukan biologi, keperawatan atau kebidanan. Karena pekerjaan farmasi kan nggak jauh dari pekerjaan dokter.

Kuliah Farmasi

Kalau zamanku dulu waktu mau SPMB, kuliah farmasi hanya satu jurusan farmasi. Sekarang, jurusan farmasi dipecah-pecah lagi. Di beberapa kampus, farmasi dijadikan fakultas sendiri dan memiliki beberapa jurusan/program studi cabangnya, seperti biologi farmasi, farmasetika, kimia farmasi, farmakologi dan farmasi klinik. Ada juga kampus yang memiliki jurusan S1 pendidikan apoteker seperti Unair saat ini. Kuliah farmasi juga nggak hanya di jenjang S1 tapi juga di jenjang diploma (D3/D4).

Lulusan farmasi kerja apa?

Mungkin ada yang bertanya-tanya, lulusan farmasi jadi apa setelah lulus? Memang lulusan farmasi paling banyak menjadi apoteker. Apoteker pun bisa bekerja di rumah sakit, dinas kesehatan, puskesmas, klinik, industri farmasi dan apotek.

Organisasi apoteker pafi


Namun, sebenarnya masih ada pekerjaan lainnya selain apoteker, seperti:

1. Tenaga pengajar/dosen

Untuk menjadi dosen, lulusan farmasi harus mengambil kuliah S2 di bidang yang sama. Menjadi dosen farmasi memiliki peluang terbuka untuk mengetahui perkembangan keilmuan terbaru mengenai farmasi.

2. Peneliti

Jika dosen juga berperan sebagai peneliti, untuk profesi peneliti bidang farmasi ini biasa bekerja di lembaga riset nasional dan memiliki pengetahuan perkembangan terbaru mengenai farmasi.

3. Tim quality management

Lulusan farmasi bisa bergabung dengan perusahaan obat, makanan atau kosmetik yang harus mengecek kadar dan kualitas produk.

4. Product Development Specialist

Seorang lulusan farmasi bisa bekerja sebagai product development specialist di perusahaan. Pekerjaannya bisa melakukan penelitian produk dan merancang produk yang disesuaikan dengan permintaan pasar.

5. Staf regulasi

Lulusan farmasi juga bisa bekerja menjadi staf regulasi di perusahaan atau instansi. Dalam membuat setiap produk obat, makanan atau kosmetik, perusahaan harus mematuhi peraturan yang berlaku. Disinilah dibutuhkan lulusan farmasi untuk memahami standar produk sesuai peraturan.

Lulus S1 Farmasi apakah langsung jadi apoteker?

Setelah lulus S1 Farmasi sayangnya belum bisa langsung jadi apoteker. Lulusan farmasi harus mengambil kuliah profesi apoteker lagi selama satu tahun untuk mendapat gelar apoteker. Dan setelah menjadi apoteker juga diharuskan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang harus diperbarui setiap tiga tahun, sedangkan Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) berlaku untuk seumur hidup dan dikeluarkan oleh kementerian kesehatan.

Bedanya, kuliah farmasi di jenjang S1 bisa menjadi apoteker setelah mengikuti kuliah profesi apoteker sedangkan kuliah farmasi di jenjang D3/D4 akan menjadi asisten apoteker. Jika ingin menjadi apoteker harus lanjut S1 dulu kemudian lanjut kuliah profesi apoteker.

Kesimpulan

Waktu itu memang sedih karena nggak lolos jurusan yang diiginkan tapi aku yakin sih memang itu jalan yang terbaik. Allah memang tidak berkehendak aku menjadi dokter atau apoteker. Alhamdulillah ‘ala kulli hal. 

Ternyata memang prosesnya panjang menjadi seorang apoteker. Cuma bagi kalian yang memang bercita-cita jadi apoteker, saranku belajar yang bener aja ya dan pantang menyerah, hehehe. 
Read More
Plak gigi sebenarnya adalah lapisan tipis yang terdiri dari beragam jenis mikroorganisme yang menempel pada sela-sela gigi atau gusi. Mikroorganisme ini sendiri kebanyakan berasal dari makanan yang masuk ke mulut kita saat makan. Tanpa pembersihan yang optimal, tumpukan ini lama-lama akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi, bahkan bisa menjadi Penyebab Sakit Gusi.

Di dalam plak inilah hidup mikroorganisme yang memproduksi asam, sehingga mampu merusak enamel gigi. Enamel gigi yang rusak membuat gigi rentan terhadap berbagai masalah kesehatan gigi dan tidak jarang memberikan dampak negatif pada mereka yang memiliki kerusakan gigi.

Penyebab sakit gusi
Penyebab Sakit Gusi (freepik.com)

Tidak sedikit orang yang menganggap sepele plak dan karang gigi. Padahal, bahaya plak gigi patut diantisipasi karena dapat menjadi awal mula terbentuknya karang gigi. Karang gigi yang tidak diatasi dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan jaringan pendukung gigi.

Penyebab Plak Gigi

Faktor utama penyebab timbulnya plak gigi adalah malas gosok gigi atau membersihkan gigi. Tanpa rutinitas membersihkan gigi atau sikat gigi yang baik, plak gigi akan menumpuk dengan cepat dan menjadi tebal, lalu mengeras. Ya, umumnya plak gigi mulai muncul sekitar 4 hingga 12 jam setelah terakhir menggosok gigi. Jadi, jika dibiarkan terlalu lama, maka plak akan menebal dan sulit hilang.

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi juga disinyalir mempercepat penumpukan plak di sela-sela gigi dan gusi. Karbohidrat merupakan zat yang disukai oleh mikroorganisme di mulut. Karena itu, jika ada sisa makanan yang mengandung karbohidrat dan tidak disikat bersih, akan jadi tempat berkembang biak mikroorganisme tersebut.

Bahaya Plak Gigi

Plak gigi yang tidak dibersihkan akan mengeras dan menjadi karang gigi. Nah, karang gigi ini tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi.

Sisa makanan dan plak yang menumpuk menjadi karang gigi ini akan diubah oleh kuman atau bakteri menjadi asam yang dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi berlubang. Selain itu, penumpukan sisa makanan dan bakteri bisa menimbulkan bau mulut (halitosis) dan gangguan pada gusi. Plak yang menumpuk dan menjadi karang gigi dapat terjadi Penyebab Sakit Gusi atau gingivitis.

Berikut adalah gejala radang gusi:
  • Pembengkakan gusi
  • Warna gusi berubah menjadi lebih merah
  • Gusi berdarah, terutama saat menyikat gigi
  • Gingivitis atau radang gusi dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih parah, yaitu kerusakan sampai ke tulang yang disebut periodontitis.

Pengaruh dari Plak Gigi

Plak gigi yang tidak terurus dan menumpuk dalam waktu yang cukup lama bisa menyebabkan kerusakan gigi dan berbagai kondisi kesehatan gigi serius lainnya. Berikut beberapa masalah yang timbul karena plak gigi, yaitu :

Gigi Berlubang

Gigi berlubang adalah konsekuensi umum karena mikroorganisme atau bakteri yang berkumpul di plak gigi mengeluarkan zat asam. Zat asam ini perlahan mengikis lapisan enamel gigi lalu menggerogoti gigi. Sedikit demi sedikit akan timbul retak atau celah, yang lama-kelamaan akan menjadi lubang besar di gigi.

Gigi lubang

Tartar

Tartar atau kalkulus adalah lapisan plak yang telah mengeras seperti semen dan tidak bisa dibersihkan dengan menggunakan sikat gigi biasa. Tartar muncul setelah plak dibiarkan begitu saja dalam waktu yang lama. Sekilas, tartar terlihat keropos memiliki permukaan kasar. Selain itu, tartar juga berwarna kuning kecoklatan sehingga membuat gigi tidak sedap dipandang. Semakin lama tidak dibersihkan, tartar akan semakin lapuk dan mengikis gigi.

Periodontitis

Periodontitis bermula dari infeksi pada gusi yang umumnya adalah akibat adanya masalah pada gigi. Infeksi ini kemudian menyebar dan menimbulkan kerusakan tulang gigi di sekitar rahang. Dengan kata lain, periodontitis adalah dampak buruk dari gingivitis yang tidak disembuhkan.

Gingivitis

Gingivitis atau dalam bahasa awamnya sering disebut sebagai gusi bengkak adalah juga salah satu dampak memburuknya plak gigi. Secara kasat mata, gingivitis bisa terlihat dari munculnya warna merah kehitaman dan bentuk gusi yang membengkak. Jika disentuh atau terkena makanan yang agak tajam, gusi yang sedang meradang ini mudah terluka dan berdarah. Sayangnya, banyak kasus di mana gingivitis tidak menimbulkan sakit yang berarti sehingga bisa saja Anda mengalami gingivitis tanpa menyadarinya.

Kami ingin merekomendasikan Cooling 5 Plus yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit misalnya pada saat sakit gigi, radang gusi, dan sakit saat pertumbuhan gigi. Obat ini mengandung Benzocaine 3 mg yang bekerja sebagai anestesi lokal atau bius lokal dan Phenol 5 mg sebagai antiseptik oral yang dapat membasmi kuman penyebab sakit gigi.

Cooling 5 Plus ini cara menggunakannya cukup mudah. Kamu hanya perlu menyemprotkannya pada area yang sakit sebanyak 2-3 semprot dan bila perlu ulangi tiap 3-4 jam. Dengan rasa jeruk yang menyegarkan, Cooling 5 Plus cocok digunakan sebagai alternatif anti nyeri selain tablet oral.

So, jika sudah terasa sakit langsung periksa kedokter untuk mengetahui Penyebab Sakit Gusi pada diri Anda.




Read More
Beberapa kali anakku mengalami sakit gusi dan sempat mengalami bengkak dan gusi bernanah. Anakku bahkan kesulitan mengunyah makanan karena sulit menggigit. Ternyata penyebab sakit gusi adalah peradangan gusi (gingivitis). Sebenarnya aku sangat menyayangkan giginya yang sudah berlubang sampai ke akar dan menyebabkan sakit gusi karena bakteri masuk ke gusi melalui celah lubang gigi. 

Sebenarnya anakku sempat dibawa ke periodontitis untuk dilakukan perawatan. Dan sudah ditambal permanen ternyata gigi lubang di bagian depan memengaruhi gusi anakku sampai timbul bengkak. Mungkin bakteri masuk melalui lubang gigi yang bagian depan. Nah sekarang pun masih tahap penyembuhan gusi sakit atau gingivitis.

Sebenarnya apa itu peradangan gusi (gingivitis)? Peradangan gusi, atau yang dikenal dengan istilah medis gingivitis, merupakan kondisi umum yang terjadi ketika gusi mengalami peradangan. Ini adalah tahap awal dari penyakit gusi yang lebih serius, seperti periodontitis. Untuk memahami lebih lanjut saya akan menjelaskan perbedaan sakit gusi dan peradangan gusi dulu.

Sakit gusi pada anak

Perbedaan Antara Sakit Gusi dan Peradangan Gusi

Sakit gusi dan peradangan gusi adalah dua kondisi yang seringkali dianggap serupa, namun sebenarnya memiliki perbedaan penting dalam gejala dan tingkat keparahan. Mari kita bahas perbedaan antara sakit gusi dan peradangan gusi.

Definisi dan Cakupan

Istilah "sakit gusi" cenderung lebih umum dan dapat mencakup berbagai masalah yang terjadi di sekitar gusi, termasuk rasa sakit, iritasi, atau ketidaknyamanan tanpa adanya peradangan.

Peradangan gusi (Gingivitis) ini adalah tahap awal penyakit gusi. Peradangan gusi adalah kondisi di mana gusi mengalami peradangan karena plak dan tartar yang menyebabkan iritasi.

Penyebab

Sakit gusi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sikat gigi yang terlalu keras, trauma fisik, atau bahkan gigi yang tumbuh.

Peradangan gusi biasanya disebabkan oleh penumpukan plak di sekitar gigi dan gusi. Plak yang tidak dihilangkan dengan menyikat gigi dapat menyebabkan iritasi dan peradangan.

Gejala Umum

Gejala sakit gusi yaitu rasa sakit atau ketidaknyamanan di sekitar gusi, mungkin disertai dengan pembengkakan. Sedangkan gejala peradangan gusi adalah pendarahan gusi saat menyikat gigi, kemerahan, pembengkakan, dan mungkin bau mulut yang tidak sedap.

Keparahan dan Dampak Jangka Panjang

Sakit gusi dapat menjadi gejala sementara yang mungkin mereda dengan perawatan sederhana. Sedangkan pada peradangan gusi, jika tidak diobati, gingivitis dapat berkembang menjadi penyakit gusi yang lebih serius seperti periodontitis, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan pendukung gigi.

Pencegahan dan Perawatan

Sakit gusi bisa diatasi dengan perubahan kebiasaan seperti menyikat gigi dengan lembut, menggunakan benang gigi, dan rutin berkunjung ke dokter gigi. Peradangan gusi dapat diatasi dengan meningkatkan kebersihan gigi, termasuk pembersihan profesional oleh dokter gigi dan perubahan gaya hidup sehat.

Lebih Detail Tentang Peradangan Gusi

Sekarang akan dibahas lebih detail tentang peradangan gusi dari pengertian, penyebab, tanda, dan bagaimana kondisi ini memengaruhi anak-anak.

Pengertian Peradangan Gusi (Gingivitis)

Peradangan gusi adalah respons tubuh terhadap penumpukan plak di sekitar gigi. Plak adalah lapisan lengket yang terbentuk dari kombinasi bakteri, saliva, dan sisa makanan. Jika tidak dibersihkan dengan baik, plak dapat mengakibatkan iritasi pada gusi, memicu peradangan.

Penyebab Peradangan Gusi (Gingivitis)

Gingivitis dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

Kurangnya Kebersihan Gigi

Gagal membersihkan gigi dengan baik memungkinkan plak berkembang, menyebabkan peradangan gusi.

Akumulasi plak yang tidak dihilangkan dengan menyikat gigi secara teratur dapat menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri. Jika plak mengeras menjadi tartar, ini dapat menjadi penyebab utama peradangan gusi.

Nah ini masalah untuk anak-anak yang susah diajak sikat gigi. Kalaupun sudah sikat gigi mungkin sikat gigi anak tidak bersih sehingga penumpukan plak masih terjadi di sela-sela gigi dan membuat gigi anak berlubang. Semakin lama bakteri masuk ke sela gigi dan menyebabkan peradangan gusi.

Kurangnya Asupan Nutrisi

Diet rendah nutrisi, khususnya vitamin C, dapat mempengaruhi kesehatan gusi. Beberapa nutrisi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi melibatkan pembentukan dan pemeliharaan jaringan mulut.

Vitamin C memiliki peran krusial dalam pembentukan kolagen, protein yang esensial untuk jaringan gusi. Kurangnya vitamin C dapat menyebabkan gusi menjadi rapuh dan rentan terhadap infeksi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sakit gigi.

Kalsium dan fosfor diperlukan untuk pembentukan dan pemeliharaan enamel gigi. Enamel adalah lapisan keras yang melindungi gigi dari kerusakan. Jika asupan kalsium dan fosfor kurang, enamel dapat melemah, meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi dan timbulnya rasa sakit.

Vitamin D membantu penyerapan kalsium yang efektif, memastikan bahwa kalsium dari makanan dapat digunakan dengan baik untuk membangun dan memelihara struktur gigi. Kekurangan vitamin D dapat menghambat penyerapan kalsium, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan gigi.

Vitamin A berperan dalam menjaga integritas jaringan mukosa di dalam mulut, termasuk gusi. Kekurangan vitamin A dapat membuat gusi lebih rentan terhadap peradangan dan penyakit.

Antioksidan seperti vitamin C dan E membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel di dalam mulut. Kekurangan antioksidan dapat meningkatkan risiko peradangan dan infeksi pada gusi.

Perubahan Hormonal

Perubahan hormon selama kehamilan, menstruasi, atau pubertas dapat meningkatkan sensitivitas gusi.

Pada masa itu, terjadi fluktuasi hormon, terutama estrogen dan progesteron pada perempuan, yang dapat menyebabkan perubahan respons gusi terhadap plak. Ini bisa membuat gusi lebih rentan terhadap peradangan dan pendarahan. Penurunan estrogen dapat meningkatkan risiko atrofi gusi dan penurunan kepadatan tulang di sekitar gigi.

Tanda Orang yang Sakit Gusi

Beberapa tanda sakit gusi adalah:

Pendarahan gusi merupakan salah satu tanda yang paling umum adalah pendarahan saat menyikat atau menggunakan benang gigi. Pendarahan gusi adalah kondisi di mana gusi mengeluarkan darah. Ini merupakan tanda umum dari peradangan gusi (gingivitis) yang disebabkan oleh penumpukan plak di sekitar gigi. Pendarahan gusi dapat menjadi indikator awal masalah kesehatan mulut dan memerlukan perhatian serius.

Kemerahan dan Pembengkakan

Gusi yang merah dan membengkak adalah indikasi adanya peradangan. Gusi bengkak dan merah adalah tanda umum dari peradangan gusi, yang dikenal sebagai gingivitis. Ini terjadi ketika gusi mengalami iritasi dan pembengkakan akibat penumpukan plak bakteri di sekitar gigi.

Bau Mulut

Bakteri yang berkembang di gusi dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Bau mulut sering kali terkait dengan peradangan gusi. Peradangan gusi, atau gingivitis, disebabkan oleh penumpukan plak yang mengiritasi gusi. Gusi yang meradang dapat menyebabkan produksi bakteri yang menghasilkan senyawa sulfur, yang dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Anak yang Mengalami Peradangan Gusi

Penting untuk memahami bahwa anak-anak tidak kebal terhadap peradangan gusi. Faktor-faktor seperti kebersihan gigi yang kurang baik, diet yang tidak sehat, dan ketidakseimbangan hormon dapat memicu gingivitis pada anak-anak.

Orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda seperti gusi yang merah, bengkak, atau pendarahan saat menyikat gigi. Membiasakan anak-anak dengan kebiasaan menyikat gigi dan memberikan makanan yang sehat dapat membantu mencegah peradangan gusi pada usia dini.

Mengatasi peradangan gusi secara praktis

Mengatasi peradangan gusi secara praktis dengan menggunakan obat semprot yang mengandung bahan aktif seperti Benzocaine dan Phenol Crystal. Obat semprot ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab peradangan, mengurangi pembengkakan, dan meredakan gusi yang meradang.

Cooling 5 Plus

Cooling5 Plus merupakan anestesi lokal dalam bentuk spray dengan kandungan Benzocaine 3 mg dan Phenol Crystal 5 mg yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit misalnya pada saat sakit gigi, radang gusi dan sakit saat pertumbuhan gigi. Untuk penggunaannya, Cooling5 Plus ini cukup praktis, tinggal semprotkan pada area sakit sebanyak 2-3 kali semprot, dan bila perlu diulang tiap 3-4 jam.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan obat semprot sebaiknya dikombinasikan dengan praktik kebersihan gigi harian yang baik, seperti menyikat gigi secara teratur, menggunakan benang gigi, dan menjalani pemeriksaan rutin oleh dokter gigi. Konsultasikan dengan profesional kesehatan gigi untuk memilih obat kumur yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda. 
Anda bisa cek bermacam obat peradangan gusi di artikel Empat Pilihan Obat yang Ampuh Atasi Sakit Gigi.

Kesimpulan

Meskipun "sakit gusi" dan "peradangan gusi" sering digunakan secara bergantian, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya. Sakit gusi mungkin hanya merupakan gejala sementara, sedangkan peradangan gusi adalah kondisi yang lebih spesifik dengan dampak yang dapat berkembang jika tidak diobati. Mengenali gejala dan mencari perawatan yang tepat adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan gusi dan gigi secara keseluruhan.

Peradangan gusi bukan hanya masalah estetika, tetapi juga dapat berdampak serius pada kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan. Penting untuk menjaga kebersihan gigi secara teratur, menerapkan gaya hidup sehat, dan berkonsultasi dengan dokter gigi secara teratur. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, peradangan gusi dapat dicegah dan dikelola, menjaga senyuman yang sehat dan indah.

Jangan lupa yang terakhir berdoa ya karena itu juga obat paling ampuh!







Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda

Follower