Dulu, saya pernah cerita tentang kejadian yang tidak mengenakkan saat belanja online. Pengalaman kena tipu saat belanja online membuat kami trauma.

Perjalanan Belanja Online Saya dan Suami


Sebenarnya saya dan suami pun secara tidak langsung mengikuti tren belanja online dari masa ke masa. Memang jaman itu, belanja online adalah sesuatu yang masih sangat jarang. Bahkan kepercayaan untuk bertransaksi digital pun diragukan.

Saya dan suami sendiri juga punya perjalanan belanja online. Kami sempat mencicipi segala bentuk belanja online kecuali belanja di FJB yang terkenal dengan Cendol Gan-nya itu.

Belanja Online di Media Sosial

Salah satu tempat kami belanja online adalah media sosial. Suami saya menggunakan Facebook untuk membeli barang. Dan memang sejak sebelum menikah suami saya sudah sering menawarkan dagangannya lewat Facebook.

Sementara saya sendiri sejak tahun 2010 pernah belanja online lewat media sosial (saya lupa Facebook ataukah Instagram) untuk membeli baju renang. Saya tidak pernah berjualan online waktu itu.

Awal-awal, suami saya lebih sering berbelanja online lewat media sosialnya. Sebenarnya saat itu e-commerce di Indonesia sudah mulai berkembang. Hanya saja belum banyak masyarakat yang familiar termasuk saya dan suami.

Sebagai pembeli pun saya dan suami sempat merasakan was-was saat harus mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi yang tidak kita kenal. Hanya bermodal kepercayaan dan bismillah kami pun melakukan transaksi.

Alhamdulillah transaksi saya berjalan lancar. Saya pun mendapatkan barang yang sudah saya transfer. Begitu juga dengan suami saya.

Hingga pada suatu saat, suami mengalami penipuan online saat membeli barang. Kami sempat kalut dan bingung. Tidak ikhlas dengan uang beberapa juta hilang.

Si penjual menawarkan barang dagangannya lewat media sosial Facebook, bukan marketplace yang memiliki rekening bersama. Karena memang waktu itu, kami termasuk pemula yang melakukan belanja online. Jadi kami harus selektif untuk melihat si penjual ini benar-benar terpercaya. Hanya saja saat itu kami tidak menelusuri lebih jauh mengenai penjual online tersebut hingga kami masuk dalma jebakan penipuan online.

Belanja Online Lewat Marketplace

Semakin lama, tren belanja online dari masa ke masa semakin berkembang. Sekarang, saya lebih sering bertransaksi lewat marketplace. Sementara suami masih lebih sering jualan dan membeli barang online lewat media sosial.

Dulu, saya masih membeli barang lewat website e-commerce. Waktu itu, aplikasi e-commerce memang sangat jarang. Jadi kami jarang pakai aplikasi selain juga karena ponsel saya tidak support untuk instal e-commerce. Dan mungkin masih banyak orang kayak saya yang ponselnya belum support untuk belanja online lewat aplikasi.

Selain itu, setelah saya baca artikel Tren Belanja Online dari Masa Ke Masa, salah satu penyebab belum berkembangnya e-commerce di Indonesia adalah koneksi internet yang masih sangat terbatas. Ya benar sih karena memang saat itu, ketika koneksi internet tidak semudah sekarang, belum banyak aplikasi yang bisa memudahkan pembeli dan penjual untuk bertemu dengan sistem keamanan yang kuat dan bisa dipercaya.

Tren jualan online dari masa ke masa

Jualan Online

Seperti yang saya jelaskan, saya tidak punya pengalaman jualan online. Tapi saya akhirnya masuk ke dalam dunia jualan online juga karena suami dan teman saya.

“Yuk Jualan Online!”

Orang pertama yang mengajak saya jualan online adalah suami. Karena saya tidak punya ilmu jualan online, jadi saya tidak merespon. Suami tetap melanjutkan usahanya jual beli barang lewat online.

Dan alhamdulillah, hasilnya juga lumayan dari jualan online meskipun kami sempat mengalami penipuan online saat berbelanja. Pengalaman yang sungguh luar biasa. Namun, setelah kejadian itu, suami jadi lebih hati-hati dan peka terhadap penjual-penjual yang ingin menipu.

Yuk Jualan Online
Ducktail, sparepart homemade untuk mobil

Orang kedua yang meminta saya jualan online adalah teman saya.
__________________________________________________

“Yuk jualan online, Lita. Aku punya usaha jual alat dan bahan kerajinan.”

Teman saya meminta melanjutkan usahanya karena saat itu teman saya belum bisa meneruskan karena kesibukan bekerja.

Tanpa pikir panjang, saya menerima saja ajakan teman saya. Pengalaman pertama jualan online sungguh tak disangka-sangka. Saya jadi tahu bagaimana menentukan harga jual dengan harga kulak yang didapat setelah dipotong biaya transportasi dan lain-lain. Meski cuma segitu bagiku pengalaman itu sangat luar biasa. Hasilnya lumayan juga untuk alat dan bahan kerajinan seperti kain flanel.

Yuk jualan online
Jual bahan kerajinan online milik teman saya


Nah, karena saya jualan online lewat website dan media sosial, jadi banyak calon pembeli yang agak takut-takut jika kami menipu. Biasanya mereka akan menanyakan kapan dikirim, barang sudah dipacking, minta resi dan lain sebagainya.

Keunggulan Transaksi Lewat E-Commerce

Ada beberapa kelebihan melakukan transaksi lewat e-commerce berdasarkan artikel di Yuk Jualan Online yaitu:

Lebih aman

Menurut saya, transaksi di e-commerce lebih aman karena rekening yang digunakan merupakan rekening bersama. Jadi jika penjual tidak menyelesaikan pengirimannya maka uang tidak akan ditransfer ke rekening penjual.

Bisa memberikan penilaian terhadap penjual

Salah satu kelebihan belanja di marketplace adalah saya bisa tahu review produk tersebut, bagaimana seller menyelesaikan pengiriman atau kritik pembeli terhadap penjual. Jadi saya bisa memutuskan untuk melanjutkan membeli atau tidak.

Fitur lengkap yang memudahkan transaksi

Banyak fitur yang memudahkan pembeli untuk mencari produk yang diinginkan. Tidak hanya ada filter sesuai yang diinginkan, semua transaksi dilakukan secara otomotis seperti pembayaran ataupun pengiriman produk.

Ingin Berjualan Online?

Setelah saya membantu teman saya untuk melanjutkan usahanya, saya pun memberanikan diri untuk berjualan online. Produk yang saya jual adalah alat memasak kue. Sayangnya nggak berjalan lama. Hanya produk tertentu saja yang dibeli.

Yuk Jualan Online
Jual Peralatan Memasak

Ternyata ada produk yang banyak dicari orang dan ada yang tidak sama sekali. Berdasarkan pengalaman, berjualan online memang butuh usaha yang cukup keras untuk mendapatkan pembeli.

Strategi berjualan online tidak cukup hanya publish di media sosial dan menunggu pembeli scrol-scrol tapi ada usaha yang lebih dari itu.

Pengalaman jualan online saya lewat media sosial bisa dibilang cukup baik meski pada akhirnya mulai sepi kembali. Bahkan sampai sekarang, saya dan teman saya dengan kesibukan masing-masing nggak bisa lanjut jualan online. Sedih sih karena beberapa orang selalu menanyakan stok barang.

Tempat kulakan barang cukup jauh dan sudah nggak jual lagi bahan kerajinan yang lucu-lucu. Ditambah lagi saya sudah pindah ke Sidoarjo. Jadi kami tidak melanjutkan.

Waktu itu saya juga tidak mengembangkan diri saya mencari ilmu-ilmu marketing jualan online. Bisa dikatakan yaudahlah pasrah aja ntar juga ada yang ngehubungi. Saya juga tidak kepikiran untuk ikut komunitas seller.

Saat saya baca artikel Tren Jualan Online dari Masa ke Masa dari Lazada, saya rasa artikel tersebut cocok untuk penjual online yang menjadi seller Lazada baik yang baru atau yang lama.

Kenapa yang seller baru juga harus baca ini? Yang pasti jangan salahkan saya kalau kalian tergiur menjadi seller lazada karena banyak kelebihan yang akan kalian dapat.

Selama menjadi seller Lazada, kalian akan mendapatkan bermacam fasilitas. Salah satu fitur yang bisa membantu kalian berjualan adalah fitur inkubasi di Lazada.

Kalian bisa baca artikel Tren Jualan Online dari Masa ke Masa.

Cara Berjualan Online di Lazada

Kalau kalian mau menjadi seller di Lazada kalian bisa daftar di website Lazada. Caranya nggak sulit kok. Ikuti cara-cara berikut untuk berjualan online di Lazada.

1. Masuk ke lazada.co.id

2. Pilih tombol Menjadi Seller

3. Klik Daftar Penjual

4. Pilih Penjual Lazada atau Penjual LazMall

5. Isi data yang diperlukan seperti KTP, Buku Tabungan sesuai nama identitas untuk individual; izin usaha, NIB, dan Buku Tabungan sesuai dengan nama perusahaan. Satu rekening untuk satu akun nama ya.

Yuk Jualan Online

Bagi kalian yang mencoba memulai bisnis, di website Yuk Jualan Online ini tersedia tips dan trik agar kita mendapatkan profit dari hasil penjualan kita, mengelola stok barang maupun pemasaran produk. 

Tak hanya itu, di Yuk Jualan Online juga ada forum komunitasnya yang membahas kendala-kendala yang berkaitan dengan jualan di Lazada; seller story yang membahas kisah inspiratif para seller Lazada sampai sukses; dan juga events jualan di Lazada.

Dengan adanya Yuk Jualan Online, seller-seller pemula seperti saya tidak akan merasa sendiri dan tidak meraba-raba sendirian untuk menjalankan bisnis baru. Jualan di Lazada menjadi nyaman. 

Selama mau belajar dan berkembang mestinya kesuksesan bisa diraih meski hanya jualan online. Apakah kalian juga jualan online? Hal apa yang paling kalian sukai dan tidak kalian sukai saat berjualan online?

Read More
Cara terbaik memilih asuransi


Menambah perlindungan ekstra dalam kehidupan dapat membuat kita lebih bisa menikmati hidup dengan tenang dan nyaman. Salah satu langkah tepatnya adalah, memiliki asuransi kesehatan.


Kesehatan tentu mudah sekali berubah kondisinya, karena penyakit bisa datang kapan saja. Baik sakit karena kecelakaan maupun menderita penyakit kronis yang menahun dan mematikan. 


Agar bisa mengakses layanan kesehatan tanpa pusing mengenai biaya, maka asuransi kesehatan wajib dimiliki. Dengan asuransi kesehatan, maka akan memberikan perlindungan terhadap biaya medis, bedah, obat-obatan, dan sejenisnya untuk tertanggung atau pemegang polis. 


Asuransi ini, termasuk  asuransi kesehatan Sinar Mas dapat mengganti pengeluaran medis akibat sakit atau terluka, serta membayar biaya perawatan medis secara langsung.


Meski memberikan banyak manfaat untuk diri dan keluaran, kamu harus mengetahui besaran biaya yang ditanggung dan layanan yang diberikan asuransi kesehatan berbeda-beda, tergantung manfaat yang tertera berdasarkan isi polis asuransi.    


Setiap perusahaan menawarkan jenis pertanggungan dan pengecualian yang berbeda-beda pada masing-masing polis asuransi.


Berikut ini adalah beberapa panduan untuk memilih asuransi kesehatan yang tepat: 


Tips memilih asuransi kesehatan terbaik 

Dalam pemilihan asuransi ini, sebaiknya tidak dilakukan sembarangan. Agar tidak asal pilih, berikut ini beberapa cara memilih asuransi kesehatan yang bagus:


1. Memiliki Jaringan Rumah Sakit yang Luas

Selain memastikan produk asuransi kesehatan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi kebutuhan Anda, perhatikan juga bahwa rumah sakit yang terdaftar memiliki jaringan yang luas. 


Jangan sampai keliru memilih asuransi kesehatan yang menawarkan banyak perlindungan penyakit namun hanya terbatas untuk sebagian kecil rumah sakit saja.


2. Menerapkan Sistem Cashless

Dengan memilih sistem klaim secara cashless membuat kamu tidak perlu susah lagi menyiapkan dana terlebih dahulu. Terutama, dalam kondisi darurat.


Dengan klaim secara cashless, kamu hanya cukup membawa kartu polis asuransi untuk ditunjukkan kepada pihak rumah sakit yang sudah bekerja sama.


Hanya saja, ketika kamu memilih sistem cashless, maka biasanya premi yang diberikan jauh lebih mahal.


3. Memiliki Plafon dan Premi Asuransi yang Seimbang

Cari asuransi kesehatan yang menyediakan plafon dan premi seimbang. Itu berarti, jangan sampai premi yang dibayarkan tidak sebanding dengan limit yang diberikan serta manfaat yang didapatkan.


Jika sudah memiliki BPJS Kesehatan, kamu bisa memilih premi yang lebih rendah dengan menggabungkan dua manfaatnya, antara BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan yang kamu miliki.


Pertimbangkan juga dengan besaran premi yang harus kamu bayarkan tiap bulannya. Idealnya, premi asuransi berkisar antara 5% hingga 10% dari total pendapatan per bulan.


4. Prioritaskan Rawat Inap Terlebih Dahulu

Biaya rawat inap membuat biaya kesehatan lebih mahal. Karena itu, saat membeli polis asuransi kesehatan, prioritaskan manfaat rawat inap terlebih dahulu.


Sebab, beberapa produk asuransi kesehatan hanya meng-cover rawat inap tanpa rawat jalan agar preminya bisa lebih terjangkau. 


5. Skema limit yang menguntungkan

Pelajari limit perawatan atau plafon yang diberikan dengan skema pertama dan kedua seperti dalam tabel berikut:

Skema limit asuransi

Sebaiknya kamu memilih asuransi kesehatan dengan skema kedua yang tidak memberikan limit atau batasan untuk poin tertentu saja. Sehingga jika total limit yang diberikan masih ada, kamu tetap bisa mengklaimnya saat kamu sakit atau mengalami kecelakaan.


6. Masa Tunggu Singkat

Saat memilih asuransi kesehatan, perhatikan pula masa tunggu penyakit yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi. 


Dalam asuransi kesehatan yang dikelola oleh pihak swasta, ada ketentuan tentang masa tunggu penyakit. Penyakit kamu tidak bisa diklaim jika muncul atau terjadi pada saat masa tunggu.


Sebaliknya, jika masa tunggunya sudah lewat atau terlewati, baru bisa mengklaim sesuai dengan penyakit yang diderita.

Masa tunggu asuransi


Dari tabel tersebut kita bisa membandingkan mana saja asuransi yang menerapkan masa tunggu, dan mana saja asuransi yang gak menerapkan masa tunggu, seperti asuransi Allianz yang tidak memberikan masa tunggu.


7. Pilih Pertanggungan Asuransi Kesehatan Murni

Jika sudah memiliki investasi, akan lebih baik jika memilih asuransi kesehatan murni saja. Dengan begitu, kamu bisa merasakan manfaat asuransi kesehatan secara maksimal. 


Hal ini tentu berbeda ketika kamu memilih asuransi unit link di mana premi yang kamu bayarkan akan dibagi menjadi 60 persen untuk investasi dan 40 persen untuk asuransi kesehatan sehingga kamu tidak bisa 100 persen merasakan manfaat investasi maupun asuransi. 


Itulah cara memilih asuransi kesehatan terbaik untuk kamu dan keluarga. Semoga bermanfaat!



Read More
Sundance Film Festival: Asia 2022 adalah festival yang diselenggarakan oleh Sundance Institute secara online pada tanggal 25-28 Agustus 2022 di Jakarta, Indonesia. Sundance Film Festival berkolaborasi bersama Sundance Institute, XRM Media dan IDM media untuk memfasilitasi para pembuat film untuk unjuk gigi di ajang bergengsi tersebut.

Sundance Film Festival: Asia 2022

Sundance Institute merupakan lembaga nirlaba yang berdiri sejak tahun 1981 menyediakan ruang bagi seniman film, teater, produksi film, dan media digital untuk berkarya dan berkembang.

Tahun ini, Sundance Film Festival: Asia akan dilakukan secara offline. Penonton akan bisa hadir menikmat pemutaran film, menyaksikan diskusi panel, dan berbagai rangkaian acara lainnya yang dirancang khusus untuk audiens Indonesia. Seluruh rangkaian acara akan diumumkan pada pertengahan tahun ini.

XRM Media merupakan  perusahaan teknologi hiburan dan media yang mengenalkan keberagaman dengan mendukung, memproduksi dan mendanai konten multikultural di berbagai platform bersama para mitra global.

IDN Media merupakan perusahaan media platform untuk Millennial dan Gen Z di Indonesia, dengan lebih dari 80 juta Monthly Active Users (MAU). Visi IDN Media adalah mendemokratisasi informasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Argo adalah platform streaming dengan misi mengubah cara masyarakat menonton, membagikan, dan mengeksplorasi konten film.



Kalian mencari kompetisi film pendek 2022? Pas banget ya. Karena ada kompetisi film pendek 2022 dari Sundance Institute yang menyelenggarakan Sundance Film Festival untuk mendukung  pembuat film dalam Sundance Film Festival.Short Film Competition Sundance Film Festival: Asia ini disponsori oleh platform Argo. 

Pendaftaran

Jika kalian ingin mengikuti kompetisi film pendek Sundance Film Festival, pendaftaran dibuka hingga tanggal 31 Mei 2022. Peserta yang diperbolehkan mengikuti kompetisi film pendek adalah peserta yang memiliki usia di atas 18 tahun dan warga negara Indonesia yang tinggal di dalam maupun di luar negeri.

Kalau karya filmnya memiliki lebih dari satu direktur (maksimum 4 direktur), direktur gabungan harus berusia 18 tahun ke atas.

Begitu juga sutradara harus berusia di atas 18 tahun dan pemegang Paspor Indonesia yang masih berlaku.


Genre

Genre yang bisa didaftarkan dalam Sundance Film Festival adalah bebas. Mau drama, thriller, mystery, romance juga bisa.


Juri

Dewan juri merupakan perwakilan dari Sundance Institute, IDN Pictures, dan Argo yang akan mengkurasi pilihan film pendek dari seluruh pendaftar yang masuk. Juri yang akan menilai karya film pendek adalah:

• Kim Yutani, Director of Programming, Sundance Film Festival

• Heidi Zwicker, Senior Programmer, Sundance Film Festival

• Mike Plante, Senior Programmer, Short Film, Sundance Film Festival

• Susanti Dewi, Head of IDN Pictures

• Amanda Salazar, Head of Programming and Acquisitions, Argo.

Berkesempatan untuk menghadiri Sundance Film Festival: Asia di Jakarta

Pemenang Kompetisi harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghadiri Sundance Film Festival: Asia atas permintaan Penyelenggara, termasuk namun tidak terbatas pada Panel, Sesi Tanya Jawab dari masing-masing pemutaran. Detailnya akan diumumkan pada waktunya.

Tak hanya itu, Film pendek terpilih sebagai nominasi pemenang akan ditayangkan di platform Argo saat Sundance Film Festival: Asia 2022 bulan Agustus nanti dan juga didistribusikan secara global melalui platform Argo setelah festival berlangsung. Selain itu, peserta juga akan berkesempatan mengikuti seleksi untuk ditayangkan di Sundance Film Festival 2023.

Persyaratan karya film

Karya film harus diselesaikan pada atau setelah 1 Januari 2020.

Waktu tayang setiap karya film pendek antara 3 – 20 menit (termasuk kredit pembukaan dan akhir).

Pengumpulan karya


Kandidat diminta untuk mengirimkan materi melalui FilmFreewaym

https://filmfreeway.com/SundanceAsia

(a) Buat akun FilmFreeway;

(b) Unggah materi berikut di FilmFreeway:

- Biografi masing-masing direktur;

- Sinopsis film pendek masuk;

- Setidaknya satu foto (dalam file JPEG) dari film pendek.


Hadiah

Pemenang akan mendapatkan hadiah sebesar 2000 USD.

Informasi mengenai cara pendaftaran serta syarat dan ketentuan bisa dilihat melalui website https://SundanceFilmFestivalAsia.org atau halaman Film Freeway kami di https://filmfreeway.com/SundanceAsia


Media Sosial

Ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Sundance Film Festival: Asia 2022:

Instagram @SundanceFFAsia

TikTok @SundanceFFAsia

Read More
Tahukah kamu siapa itu Ghozali Everyday? Ya benar, dia adalah seorang anak muda yang kini sedang viral. Kesuksesannya di dalam meraup rupiah sangat sensasional. Bagaimana tidak, dalam waktu yang tiba-tiba, sosok yang tadinya entah siapa itu, datang menggemparkan jagat maya. Dia menjadi miliarder dengan cara menjual foto selfie-nya di NFT. Sehingga atas kesuksesannya itu, banyak orang berlomba-lomba melakukan hal serupa. Menjual karyanya di NFT.

Jual NFT


Kamu salah satu yang tertarik untuk ikut terjun ke dunia NFT? Jangan langsung ‘nyebur’. Pelajari dulu semuanya dengan baik. Supaya kamu siap dengan berbagai strategi.

Apa Itu NFT?

Non Fungible Token atau NFT adalah produk investasi turunan crypto (kripto). Nah nantinya, token NFT ini bisa ditukarkan ke blockchain. Blockchain sendiri itu merupakan teknologi yang digunakan untuk penyimpanan data digital, yang terhubung dengan kriptografi.

NFT juga banyak disebut sebagai aset digital. Suatu bentuk karya seni yang kemudian dikoleksi. Bentuknya bisa berupa foto, gambar, video, game, lagu, rekaman suara, atau yang sebagainya. NFT ini bisa digunakan untuk bertransaksi dalam membeli apa pun sesuatu secara virtual.

Walaupun baru booming sekarang-sekarang ini, NFT sebenarnya sudah ada sejak tahun 2014. Di tahun 2017, NFT pernah populer. Yakni ketika hadir game NFT diluncurkan. Game yang berbasis blockchain Ethereum ini bernama CryptoKitties. Nah di game tersebut, para pemainnya bisa mengadopsi, kemudian memelihara, dan juga memperdagangkan kucing virtual peliharaannya.

Peminat NFT kian banyak di akhir tahun 2021. Terutama sejak hebohnya Ghozali. Banyak orang yang berbondong-bondong menjual karyanya di NFT. Mulai dari anak muda, kemudian orang dewasa, hingga para pebisnis yang selama ini memang sudah bergelut di bidang investasi.


Samakah NFT dengan Crypto?

NFT tidak sama dengan kripto. NFT berbeda dengan crypto dari sisi bentuk, penggunaan, dan juga tujuannya. Meskipun pada kenyataannya, NFT merupakan turunan dari crypto.

Sebagai perbandingan, aset kripto itu punya nilai tukar yang sama. Misalnya saya seperti Bitcoin. Dia bisa diperjual-belikan dengan nilai yang tetap. Satu bitcoin, nilainya ya 1 bitcoin juga. Karena persamaan ini, aset kripto banyak dipercaya sebagai alat transaksi di blockchain.


Nah NFT, itu dibuat sekali saja. Nilai seninya juga berbeda-beda. Ada tanda tangan digital unik. Jadinya yang tidak bisa ditukar secara mudah dengan NFT lain. Keunikannya mirip seperti sidik jari. Diperlukan verifikasi rumit dari pemiliknya untuk bisa ditentukan keasliannya. Dan ini bersifat mutlak.


Bagaimana Cara Membuat NFT?

Sebelum bisa menjual NFT, kamu tentu harus punya produk atau karya NFT-nya terlebih dulu. Kamu bisa membuat gambar, lukisan, musik, video, atau apa pun. Semakin unik karya yang kamu buat akan semakin bagus.

Setelah punya karya, kamu lalu harus punya crypto wallet Ethereum. Misalnya saja Trust Wallet dan dCentWallet. Barulah setelah itu, kamu bisa menjual NFT milikmu di marketplace-nya. Baik itu di OpenSea, Rarible, SuperRare, Foundation, Nifty Gateway, Mintable, atau apa pun itu. Kamu bisa search sendiri marketplace NFT yang kamu mau.⁹

Ah ya jangan lupa, untuk bisa menjual NFT ini, kamu harus punya akun dulu ya di marketplace tersebut. Cara buatnya mirip-mirip dengan cara buat akun pada umumnya. Nah baru setelah berhasil punya akun, kamu tinggal memasukkan NFT yang kamu punya lengkap dengan segala deskripsinya.

Gimana Cara Jualnya?

Ini sebenarnya tidak rumit. Setelah punya akun di marketplace NFT dan kemudian memasukkan karya NFT-mu, untuk menjualnya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah panduan di marketplace tersebut.

Biasanya sih, kamu tinggal klik saja pilihan ‘Sell’. Tentunya setelah sebelumnya kamu menentukan besaran harga yang ingin kamu jual. Sebagai conton, kamu menentukan harga 0,5 ETH untuk sebuah karya gambar yang kamu buat.


Tapi kamu harus tahu, saat kamu menjual NFT punyamu, kamu akan dikenai biaya layanan. Besarnya pada umumnya sekitar 2,5 persen dari total keuntungan yang kamu dapatkan. Tak hanya itu saja, nantinya juga kamu dikenai biaya lainnya. Nah jika kamu setuju dengan semua itu, kamu bisa meneruskan ke tahap selanjutnya sesuai dengan panduan. Dalam sekejap, NFT milikmu pun sudah dipasarkan dan dapat dibeli siapa pun.


Ingin NFT-mu Terjual dengan Harga Tinggi?

Layaknya seorang penjual yang ingin barang dagangannya laku dengan harga tinggi, kamu juga tentu begitu terhadap karya NFT-mu. Nah supaya bisa terjual dengan harga yang tinggi, ada beberapa tip yang harus kamu ingat.

1. Original

Ini tip pertama yang harus kamu ingat. Buat dan jual NFT yang original, yang mungkin belum ada sebelumnya. Semakin original sebuah karya, akan semakin bagus. Dan sebaliknya, jika kamu meniru karya orang lain, kemungkinan terjual akan semakin rendah. Apalagi dengan harga yang tinggi. Dan malah, ini hanya akan membuat karya kamu jelek di mata kolektor atau pembeli. Bahkan jika terbukti meniru, kamu bisa dipidanakan,


2. Unik dan Berkarakter

Ini bisa kamu lihat pada NFT Ghozali. Meski kita memandangnya sepele, yakni hanya berupa foto selfie yang dia lakukan setiap hari, akan tetapi ini unik. Tak dilakukan orang lain. Jadinya, saat melihat NFT berupa foto selfie seperti itu, orang langsung kepikiran dengan Ghozali. Khas Ghozali. Sehingga pembeli pun tidak banyak berpikir untuk membelinya. Sekali pun dengan harga yang fantastis.


3. Ikut Bergabung di Komunitas NFT

Bisnis dan investasi di bidang NFT masih belum banyak diketahui orang. Sehingga informasi penting masih jarang bisa kamu dapatkan dengan mudah. Untuk itu, bergabunglah dengan komunitas NFT. Kamu tentu bisa mencarinya di internet.

Dengan bergabung di sana, akses mengenai informasi jual-beli NFT, kemudian tip ini itu di dalam mendapatkan pembeli atau investor, bisa kamu dapatkan dengan gampang. Tokocrypto Ecosystem (Server NFT di Channel Discord Tokocrypto), IndoArtNow NFT (Discord), Komunitas NFT (Instagram), IDNFT (Discord), dan juga Kravi NFT (Telegram) merupakan contoh dari komunitas NFT yang bisa kamu ikuti.


4. Bangun Personal Branding

Ini juga sama dengan penjual barang dagangan di dunia nyata. Yang perlu kamu lakukan adalah membangun personal branding. Supaya kamu dikenal banyak orang. Karena bidang yang kamu geluti adalah dunia maya, kamu bisa memanfaatkan sosial media sebagai alat untuk membangun personal branding ini.

Kamu bisa memanfaatkan Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, atau Youtube. Isi saja media sosialmu dengan berbagai kegiatan kamu mengenai NFT. Entah itu saat membuat karyanya, atau juga posting karyamu di marketplace NFT di media sosialmu. Semakin bagus personal branding-mu, maka akan semakin besar kemungkinan NFT-mu terjual dengan harga yang tinggi.


5. Buat Karya yang Berkualitas

Selain unik dan original, NFT yang bernilai jual tinggi itu kebanyakan memiliki nilai seni yang tinggi. Berkualitas. Meski banyak yang menganggap NFT ini karya yang biasa, namun kamu harus memikirkan kualitas itu saat membuatnya. Selain akan dihargai seniman NFT lain, lagi-lagi kemungkinan terjualnya NFT-mu dengan harga yang tinggi akan semakin besar.


Tunggu Apa Lagi?

Nah itu dia sekelumit hal mengenai NFT. Bagaimana, menarik bukan bisnis dan investasi yang satu ini? Jika kamu berminat, ayo tunggu apa lagi. Buat karya NFT-mu sekarang juga.

Dan jangan lupa, sebelum masuk ke dunia NFT, ada baiknya kamu upgrade dulu pengetahuanmu. Misalnya saja dengan jadi member Ternak Uang. Di sana kamu tak hanya menambah ilmu tentang NFT saja. Kamu juga akan belajar mengenai berbagai macam hal, seperti belajar keuangan, investasi dan cryptocurrency.

Untuk menjadi member, ada voucher promo khusus yang bisa digunakan untuk pembaca blog ini yaitu: TUBLOGGERMAR10. Dengan promo ini kamu bisa mendapatkan diskon 15% saat daftar menjadi member nanti.



Semoga bermanfaat!
Read More
Bagi lulusan baru yang belum punya banyak pengalaman, pekerjaan merupakan hal yang cukup susah didapatkan. Baik itu lulusan anak SMA sederajat atau kuliah, Jika tidak punya kemauan yang kuat dan ilmu yang tepat, bisa-bisa nganggur lama tanpa penghasilan. Salah satu cara untuk segera mendapat kerja tentu saja dengan rutin mengecek lowongan kerja SMK, SMA, atau jurusan kuliah yang diambil.

Tips cari kerja

Tips Cari Kerja untuk Lulusan SMK, Lulusan Baru Wajib Tahu!

Agar semakin mudah, sekarang cari lowongan kerja bisa dilakukan secara online. Hal ini dapat dilakukan di berbagai media sosial atau juga platform-platform terpercaya. Salah satu rekomendasi platform untuk cari kerja untuk anak-anak lulusan SMA, SMK, dan juga untuk magang adalah Ceri, yang bisa diakses lewat aplikasi atau website resmi. Mari simak berbagai tips lain supaya kamu bisa dapatkan pekerjaan.

Kenali Potensi Diri

Sebelum tergesa-gesa melamar saat ada lowongan, ada baiknya untuk mengenali potensi diri sendiri. Pasalnya, kamu akan melakukan pekerjaan itu setiap hari. Jadi jika kamu merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang dimiliki, bisa saja merasa sangat tersiksa. Jadi misalnya, jika kamu sangat gemar menulis, bisa banyak pekerjaan yang dipilih. Contohnya saja content writer, copywriter, ghost writer dan lain sebagainya.

Jika kamu sudah mengenali kemampuan atau potensi diri, selalu gali lebih jauh ilmunya. Tidak harus di sekolah-sekolah formal, kamu bisa mengikuti berbagai pelatihan online, baik itu yang berbayar atau versi gratis di YouTube. Jika memiliki dana yang cukup, usahakan perbanyak sertifikat untuk nanti dilampirkan ke CV (Curriculum Vitae) di lamaran pekerjaan.

Buatlah Alamat Email Profesional

Inilah salah satu alasan sepele yang membuat para fresh graduate tidak kunjung dapat pekerjaan. Masih menggunakan email alay dengan nama-nama yang cenderung nyeleneh. Supaya kamu bisa terlihat lebih profesional, ada baiknya untuk membuat email lebih profesional. Tidak perlu berbayar, bisa menggunakan nama sendiri.

Buat CV Sebagus Mungkin

Setelah membuat email profesional, cobalah untuk belajar membuat Curriculum Vitae yang semenarik mungkin. Jika kamu tidak punya kenalan untuk mengajari, sekarang sudah banyak sekali akun-akun besar yang mengajarinya. Kamu bisa belajar secara mandiri. Setelah membuat CV, jangan malas untuk terus mengupgrade informasi di dalamnya.

Tentunya, selain membuat CV manual yang dikirimkan, kamu juga bisa branding diri di media sosial profesional. Misalnya saja membuat akun di LinkedIn dan membagikan berbagai informasi bermanfaat. Dengan begitu, bisa saja peluang yang akan menghampirimu.

Belajar Wawancara Mandiri

Jika membuat CV bukan lagi sebuah masalah, kamu juga perlu belajar public speaking. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika rekruter langsung melakukan wawancara di hari yang sama. Pelajari sebelumnya, bagaimana cara menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan lebih lancar.

Pelajari juga berbagai informasi lengkap tentang perusahaan yang dipilih. Jika lancar, itu juga akan menjadi nilai plus menunjukkan ketertarikanmu untuk segera bergabung. Bukan semata-mata karena butuh uang saja.

Karena sekarang zamannya wawancara online, belajar juga cara menggunakan aplikasi meeting online seperti Zoom atau Google Classroom, supaya terlihat lebih profesional.

Memanfaatkan Koneksi Kenalan

Selain mengandalkan platform dan sosial media untuk dapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan, kamu juga bisa bertanya kepada kenalan. Sebagai seorang lulusan baru, jangan gengsi untuk bertanya. Tak bisa dipungkiri, seringkali informasi dari kenalan lebih cepat daripada di media sosial. Siapa tahu, kamu juga bisa dapatkan rekomendasi dari kenalanmu tersebut.

Selalu Perluas Networking

Saat melamar kerja, kamu akan bertemu dengan banyak orang. Jangan sia-siakan momen tersebut untuk memperluas networking. Siapa tahu orang-orang yang kamu temui itu akan jadi rekan kerja di masa depan. Bisa juga mereka akan jadi atasan atau bawahan, jadi tidak ada salahnya untuk terus memperluas networking.

Jangan ragu untuk bertukar nomor WhatsApp atau akun sosial media. Siapa tahu juga, kamu bisa berbagi informasi tentang lowongan pekerjaan, tahapan tes yang dilakukan, dan lain sebagainya.

Jangan Terlalu Pemilih

Menjadi seorang fresh graduate tanpa banyak pengalaman, akan banyak sekali tantangan yang kamu hadapi. Salah satunya adalah saingan yang sangat banyak. Saingan tersebut bisa datang dari berbagai lini, sama-sama lulusan baru, mereka yang jenjang pendidikannya lebih tinggi, ada pula mereka yang sedang mencari kantor baru. Karena itulah, jangan terlalu pemilih sebagai awalnya.

Setidaknya, pekerjaan pertama yang didapatkan akan menjadi referensi untuk jenjang karir selanjutnya. Bukan berarti semua lowongan dilamar, namun pastikan kamu tetap enjoy menjalaninya dan masih sanggup dengan tanggung jawab yang diberikan.

Jangan Cepat Menyerah

Satu lagi tips yang perlu kamu terapkan, yakni jangan cepat menyerah. Gagal melamar pekerjaan satu atau dua kali bukanlah akhir dari segalanya. Dengan melamar banyak pekerjaan, kamu akan lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Saat melamar pekerjaan, sebar lamaran di banyak tempat. Supaya semakin banyak peluang yang terbuka. Proses seleksi biasanya memakan waktu yang lama, jadi kamu harus bersabar menunggu prosesnya.

Akan banyak sekali peluang jika kamu mampu melihatnya, jadi tetap berjuang dan sabar jika sampai sekarang belum kunjung dapatkan pekerjaan impian. Semoga berbagai tips di atas segera membuatmu mendapatkan pekerjaan.

Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda

Follower