Ketika saya buka media social beberapa hari ini, ada rasa desir di hati membaca judul-judul tulisan yang berseliweran di lini masa. Apalagi kalau bukan prestasi besar atlet Indonesia di kancah Internasional. Zohri menjadi juara dunia dalam cabang olahraga atletik.

Zohri mengingatkan saya pada ajang olahraga Asian Games 2018 bulan Agustus mendatang. Sebentar lagi, atlet-atlet Indonesia akan menunjukkan kepiawaiannya dalam cabang olahraganya masing-masing. Indonesia harus mengukir prestasi besar di rumahnya sendiri.

Sejak Vietnam memutuskan mundur menjadi tuan rumah Asian Games 2018Indonesia kemudian dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Awalnya, Asian Games akan dilaksanakan tahun 2019. Jadwal itu berubah maju satu tahun karena Indonesia akan melaksanakan pemilihan Presiden tahun 2019 sehingga Asian Games dilaksanakan tahun 2018 ini. Jakarta dan Palembang siap menyambut kehadiran para atlet dari seluruh Asia dan juga para wisatawan yang ingin menyaksikan pertandingan Asian Games.

Pembenahan terus dilakukan untuk menyambut kegiatan besar itu. INASGOC, panitia pelaksana Asian Games 2018, terus berupaya memberikan yang terbaik agar pelaksanaan Asian Games berjalan lancar.

Kita harus bangga sudah dipercaya sebagai tuan rumah. Kita harus siap menjadi warga negara yang bisa mendukung jalannya pertandingan Asian Games 2018. Jadilah pendukung (supporter) yang supportive. Tidak membuat kekacauan saat pertandingan.


Spanduk dan Baliho Sebagai Salah Satu Bentuk Dukungan

Dukungan dari daerah-daerah pun terus bermunculan. Jangan sampai euforia Asian Games kalah dengan euforia Piala Dunia. Baliho dan spanduk banyak terpasang di pinggir-pinggir jalan untuk membangkitkan semangat daerah untuk mendukung Asian Games 2018. Anak muda Indonesia harus punya semangat dukung bersama Asian Games 2018.

Spanduk Dukungan Asian Games 2018
Beberapa titik di Kota Malang juga bermunculan spanduk dan umbul-umbul yang mendukung terlaksananya Asian Games 2018.

Spanduk dan umbul di Kota Malang (dok. Pribadi)

Kota Malang Ramaikan Kirab Obor

Kirab obor atau torch relay akan meramaikan Asian Games 2018 pertengahan Juli mendatang. Api abadi Asian Games diambil dari Stadion National Dhyan Chand, New Delhi, India.

Atlet-atlet legendaris akan membawa api obor Asian Games, seperti Taufik Hidayat, Susy Susanti, Budi Hartono, Yustedjo Tarik, Yayuk Basuki, dan Herman Sembalo.

Rencananya ada enam kota yang akan dilewati pawai obor yaitu Malang, Denpasar, Makassar, Palembang, Bandung, dan Jakarta.

Setelah kirab obor sampai di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, kirab obor ini masuk ke Kota Malang pada tanggal 20 Juli 2018. Masyarakat bisa melihat atau mengabadikan foto obor Asian Games 2018 ini. Kirab obor ini akan dimeriahkan oleh iringan konvoi dari penampilan atlet, seniman, konvoi komunitas dan elemen masyarakat.

  • Komunitas yang akan menyemarakkan kirab obor ini adalah HDCI Club (Harley-Davidson Club Indonesia), komunitas jeep Willys Club, pelari kolamara, pelari veteran, pelari Pasi, BMX, XCMTB, Fun Bike, Pelari pelajar SLTA, Sepeda Nusantara Atlet karate dengan total 750 atlet.
  • Juga ada support seperti freestyle, dribbling bola, senam ritmik, sepatu roda dan skate boarding berjumlah 75 atlet. 
  • Selain itu, pendukung utama di start dan finish 80 atlet atraksi pencak silat.
  • Mantan atlet torch relay pelari tingkat internasional sebanyak 10 orang ini juga akan meramaikan kirab obor.

Tak hanya kirab obor saja, tapi ada pameran produk dari PT. Pertamina. Mumpung ada acara seperti ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Malang akan gelar budaya agar banyak orang yang masih peduli dengan kebudayaan asli kita.


Rutenya dari kacuk, kirab obor akan melewati Jalan Raya Kepuh – Jalan S. Supriadi - Jalan Arief Margono – Jalan KH Hasyim Ashari – Jalan Kawi – Jalan Ijen – Jalan Semeru – Jalan Kahuripan – Jalan Tugu dan terakhir di Balai Kota sekitar pukul lima sore.

Kita bisa ikut menyambut kirab obor ini karena momen ini sangat jarang terjadi. TNI dan Polri seperti biasa bertugas mengamankan jalannya acara.

Uniknya, ini merupakan Asian Games yang ke-18 dan akan dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2018. 18-8-18. Angka cantik dan semoga memberi keberuntungan bagi Indonesia

Jangan lupa, Rek! 20 Juli nanti saksikan Kirab Obor Asian Games 2018! Mari meriahkan dan  dukung bersama ajang olahraga bergengsi ini!



Sumber diolah dari:



https://asiangames.tempo.co/read/1106399/kirab-obor-asian-games-lewati-18-provinsi-libatkan-40-legenda

https://www.malang-post.com/berita/kota-malang/ayo-sambut-obor-asian-games-di-kota-malang

Read More

Semenjak Ghalib lahir, tidurnya nggak dipisah sama Masnya. Semua jadi satu. Kalau si Mas udah tidur, harus ada pemisahnya, nih, misalnya ibunya. Lah, habis serem juga namanya anak cowok kalau tidur pasti kemana-mana. Kaki bisa di badan si adik.

Nggak Cuma tidur sih. Kalau lagi bangun juga si Mas mesti suka gemesin adiknya. Suka narikin adiknya. Kan serem. Maklum namanya juga masih 2 tahun belum ngerti apa-apa. Mungkin dia gregetan si adik kenapa Cuma diam aja. Dia kira teman main kali bisa diajak lompat-lompat jumpalitan. Alhasil, emaknya yang suka heboh teriak-teriak ketakutan anak masih bayi 1 bulan ditarik-tarik. Apalagi kalau mas suka lari-lari di sekitar kepala adik.

Saya pun mendiskusikan masalah ini sama suami. Diputuskanlah, kita mencari boks bayi. Tujuan beli boks bayi biar si bayi aman dari serangan Mas. Huntingnya mah nggak perlu keluar rumah. Cukup cari di internet.
Boks Bayi via pixabay.com

Dan ternyata harganya cukup mahal. Haha. Beberapa pertimbangandalam memilih boks bayi versi saya dan suami adalah:

Fungsi

Waktu anak pertama, saya nggak memutuskan beli boks bayi karena merasa belum begitu urgent. Pas anak kedua ini, apalagi jarak anak pertama dan kedua yang Cuma dua tahun, saya merasa membeli boks bayi adalah keharusan. Saya nggak mau pas kebelet ke kamar mandi, si bayi harus saya bawa ke kamar mandi karena nggak ada yang jaga si bayi. Gimana kalau si Mas narik-narik bayi, atau diduduki? Duh, saya serem bayanginnya. Jadilah saya minta belikan boks bayi.

Beli boks bayi pun nggak bisa dipakai terus-terusan karena bayi akan terus berkembang. Setidaknya sampai bayi usia dua tahun masih bisa dipakai. Biasanya bayi juga nggak betah terus-terusan di dalam boks bayi.

Benar saja, setelah saya beli boks bayi kayu, saya pakai boks bayi saat saya sholat atau ke kamar mandi. Jarang sekali saya tidurkan bayi di boks bayi. Dia malah nggak betah ditidurkan di boks bayi. Pernah saya coba, setelah saya susui dan tertidur saya pindahkan ke boks bayi, ternyata dia terbangun dan menangis.

Tengah malam pun begitu, setelah dia tertidur pulas, saya pindahkan pelan-pelan sekali. Berhasil sih! Bahkan saya bisa tertidur pulas. Efeknya, saya bangunnya lama sekali padahal si bayi sudah menangis-nangis. Biasanya kalau tidur di sebelah saya, saya langsung terbangun karena tendangannya. Lah, pas ditaruh di boks bayi saya malah nggak bangun-bangun padahal bayi baru lahir paling nggak tiga jam harus disusui. Saya malah lebih.  Apalagi kalau si bayi nangis kencang si kakak kebangun nangis juga. Kan bingung banget kalau begitu. Kalaupun suatu saat nggak kepakai lagi, mungkin bisa jadi tempat menaruh sesuatu.

Bahan boks bayi

Raceqy itu anaknya aktif banget. Kekuatannya ampun-ampun dah. Mungkin karena anak cowok kali ya. Lihat-lihat di internet kok bahannya banyak besi yang mudah sekali digoyang. Saya membayangkan pas bayi lagi tidur, Raceqy menggoyang-goyangkan boks bayi. Yang ada malah nggak aman. Akhirnya saya minta suami untuk beli boks kayu saja yang kalau digoyang nggak bakal mengguncang isi boks.

Benar saja, setelah saya membeli boks bayi kayu, Raceqy suka menggoyang-goyangkan boks bayi dengan kekuatannya. Untungnya isi boks nggak berguncang. Dia juga suka banget manjat-manjat boks bayi dan pengen masuk ke dalam boks bayi. Untungnya lagi, pagar boks tinggi, jadi Raceqy nggak bisa masuk ke dalam boks saat saya tinggal sholat atau di kamar mandi saat kebelet.

Harga

Soal harga sih kalau saya masih menganut prinsip “harga mahal maka kualitas oke.” Karena saya sudah memutuskan membeli boks bayi kayu jadi saya cari yang bahan kayu saja. Dan rata-rata boks bayi kayu sangatlah mahal, apalagi ada lemari sampingnya. Bagus sih tapi harganya diatas satu juta semua.

Saya juga sadar kalau bayi akan terus tumbuh. Nggak mungkin kecil terus. Jadi saya mencari yang harganya sedang-sedang saja. Nggak terlalu murah dan nggak terlalu mahal karena nggak selamanya dipakai. Alhamdulillah dapat harga sedang-sedang dan bagi saya itu bagus walau ada cacat sedikit.

Tiga poin itu adalah poin penting sebagai pertimbangan dalam memilih boks bayi. Yang jelas, bagi ibu-ibu yang memiliki anak lebih dari satu masih kecil-kecil dan berjarak dekat, tanpa ART, memang penting membeli boks bayi agar bayi aman saat kita terpaksa meninggalkan mereka berdua di kamar.
Read More

Halo, generasi millenial, tahu tidak kalau Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games tahun ini di Kota Jakarta dan Palembang.

Salah satu atlet Kota Malang yang sering menyumbangkan prestasinya adalah :

Elga Kharisma Novanda

Elga via Instagram @elga_kharisma

Ia dijuluki Ratu BMX Asean.


Ia pernah memperoleh medali emas saat PON XIX Jawa Barat, PON 2012 RIAU, SEA Games 2011 di Indonesia, SEA GAMES 2013 di Myanmar, SEA GAMES 2017 di Malaysia dan Asian Games 2014 di Incheon.  Bahkan ia juga berprestasi di Kejuaraan Dunia di Belanda.

Prestasinya yang sudah ia dapat berkat usaha yang ia jalani. Ia sangat berlatih keras agar bisa memberikan yang terbaik saat pertandingan.



Saat latihan bulan Februari 2018, ia mengalami cedera tulang belakang di bagian pinggang. Ia langsung menjalani terapi agar ia bisa mengikuti Asian Games 2018 mendatang. 

Bayangkan, kalau kalian mengalami cedera padahal pertandingan yang paling bergengsi akan berlangsung. Kalian menjalani terapi di saat yang lain berlatih dengan keras. Apalagi selain dukungan orang sekitar yang mampu membangkitkan kepercayaan kalian? 

Mari kita #dukungbersama Elga ini dengan cara mendoakannya dan beri dukungan pada akun media sosialnya (instagram @elga_kharisma dan FP Facebook). Semoga cederanya tidak kambuh dan bisa melewati pertandingan Asian Games 2018 kelak dengan sangat baik. Semoga ia bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia. Aamiinn. 

Go, Elga, Go!


Sumber diolah dari:

Read More

Yup, kalau mendengar dua kata itu, apa yang terpikir di otak kita?
Negara maju. Keren. Negara impian. Dan kehebatan-kehebatan lainnya.

Ketika saya masih kecil, saya sangat ingin mengunjungi negara-negara di Eropa Barat. Semakin besar, keinginan saya ke Eropa semakin besar. Saya suka dengan bangunannya yang memiliki ciri khas. Saya suka dengan jalanannya yang bersih. Saya suka sungainya yang bersih. Saya suka melihat putihnya salju di musim dingin.

Allah mewujudkan impian saya di tahun 2012. Saya tinggal di kota Paris, Prancis selama satu tahun untuk menempuh pendidikan S2. Semakin lama saya semakin memahami ternyata Eropa tidak hanya tentang keindahan bangunan, jalanan, sungai dan saljunya, tapi juga kehidupan kaum minoritasnya. Kehidupan kaum muslim.

Dan ternyata, sudah enam tahun saya meninggalkan negara itu. Ada kerinduan ingin kembali kesana. Saya rindu dengan semua kemegahan yang terlihat di depan mata. Saya rindu berjalan-jalan di pinggir sungai Seine. Rindu menaiki Métro, kereta bawah tanah. Rindu melihat gemerlapnya lampu di Champs-Élysées. Rindu merasakan butiran-butiran salju yang menembus sepatu hingga membuat kaki dingin.

Musée du Louvre
Sumber foto : dokumen pribadi


Kalaupun saya ingin kesana, saya hanya ingin menikmati jalan-jalan saja. Bernostalgia mengunjungi tempat-tempat yang pernah saya kunjungi. Berwisata bersama keluarga. Yang pasti wisatanya halal.

WISATA HALAL

Ngomong-ngomong tentang wisata halal, sekarang mulai digencarkan tentang wisata halal. Pertama mendengar istilah ini agak kaget juga karena tak pernah terpikirkan kalau mau berwisata ya harus halal.

Memang artinya apa?

Wisata halal adalah melakukan perjalanan yang bertujuan untuk bersenang-senang, memperluas pengetahuan dan lain-lainnya dengan fasilitas yang mendukung umat muslim dalam menjalankan syariat agama.

Kenapa harus ada wisata halal?

Ternyata pertumbuhan penduduk muslim yang melakukan perjalanan (travelling) semakin pesat. Di tahun 2017, diperkirakan ada sekitar 131 juta pengunjung muslim di seluruh dunia dan ini akan terus meningkat. Maka sudah seharusnya agen perjalanan (travel) memperhatikan kebutuhan umat Muslim. Apalagi menurut Global Muslim Travel Index tahun 2017, Indonesia menempati urutan kedua dalam hal Wisata Halalnya sedangkan Malaysia menempati urutan pertama. Maka sudah seharusnya agen tur di Indonesia memperhatikan keperluan para muslim traveller yang akan mengadakan perjalanan keluar negeri, khususnya negara-negara sekuler seperti Eropa Barat dan Eropa Timur.

Karena wisata halal itu tidak melulu soal menu makanan yang diberikan tapi juga pengajuan visa, penginapan, transportasi, destinasi wisata, dan kemudahan beribadah.

Pengajuan visa
Saya dulu sempat diminta visa dengan telinga yang terlihat. Tapi karena teman saya yang menguruskan jadinya batal. Saya tetap memakai foto berjilbab di visa saya.

Makanan Minuman
Kalau mau wisata keluar negeri, terutama negara sekuler, kita harus hati-hati. Kita harus hati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang halal. Apalagi nggak semua produk disana ada tulisan halal dari MUI. Kalau beruntung, ada beberapa supermarket yang memang menyediakan tempat khusus makanan halal seperti ayam dan daging-dagingan yang disembelih sesuai syariat agama Islam.

Di beberapa restoran pun kita harus pintar-pintar memilih menu makanan. Walaupun kita memilih sop ikan, kita pun harus hati-hati. Ikannya sih memang halal. Kuahnya? Kita nggak tahu kan bahannya ada minyak babi atau nggak. Begitu juga ikan yang dikasih krim. Di Prancis, ada menu ikan dikasih krim. Kita juga nggak tahu apa campurannya ada wine. Amannya memang kita harus menanyakan langsung ke penjualnya apakah mengandung minyak babi, wine?

Di Paris, lumayan banyak kok yang buka restoran halal misalnya restoran kebab turki yang ada tulisan halalnya loh ya. Atau makanan china yang ada tulisan halalnya. Di daerah Belleville lumayan juga banyak restoran china yang halal. Soalnya daerah Belleville adalah Chinatown yang juga banyak kaum muslimnya, apalagi di sana ada masjid kecil.

Kalau mau coba makanan khas Prancis, seperti Escargot, di restoran yang ada label halalnya? Juga ada banyak di sana. Coba buka web ini. Banyak banget pilihannya.

Kalau di Amsterdam, jangan heran di sana bakal banyak orang Indonesia dibanding di negara lain di Eropa Barat. Maklum dulu kan kita dijajah mereka, hehe. Toko-toko yang menjual makanan Indonesia pun lebih banyak. Setidaknya nggak sesulit mencari makan di Paris.

Oiya, di Eropa Barat, khususnya di Prancis, sangat terkenal banget dengan pattisérie-nya. Kuenya enak-enak. Yang paling terkenal sih macarons. Saya belum menemukan macarons yang halal karena saya kurang tahu juga rum yang dipakai halal atau nggak. Saya pernah dipesenin sama orang muslim Prancis di sana. Kalau dibungkus kuenya ada keterangan gelatin saja, biasanya itu dari babi. Tapi kalau ada keterangan gelatin nabati berarti itu halal.

Penginapan
Untuk penginapan memang perlu dipastikan juga menu makanan yang disediakan pihak hotel. Biasanya sarapan pagi itu roti, omelet, atau cereal jadi setidaknya lebih aman.

Transportasi
Sebagian besar Parisiens (orang-orang Paris), bahkan Eropa Barat secara keseluruhan, memakai transportasi umum untuk melakukan perjalanan. Ada Métro dan RER (kereta bawah tanah). Ada bus. Ada trem. Juga sepeda yang bisa disewa dengan kartu langganan. Karena gabung dengan orang banyak, pastinya stasiun-stasiun yang dekat dengan tempat wisata akan ramai sekali penumpangnya. Dan tentunya keamanannya pun harus diperhatikan.

Kemudahan beribadah
Menurut pengalaman saya, agak susah bagi saya untuk melaksanakan ibadah karena jadwal kuliah yang padat. Maka seringnya saya melakukan shalat jamak. Di dekat kampus saya ada masjid Jami'. Lumayan besar. Biasanya saya selalu ke sana saat istirahat siang. Jadi, Grande Mosquée de Paris ini wajib didatangi saat wisata halal.

Destinasi Wisata
Di Eropa Barat, dominan penduduknya beragama kristen katolik. Makanya akan banyak sekali gereja-gereja dengan gaya gotik atapun dari abad pertengahan. Gereja-gerja menjadi salah satu destinasi wisata dari seluruh dunia. Tur wisata halal mungkin hanya melewati saja gereja-gereja itu karena memang dimana-mana ada banyak gereja. Tur wisata halal bisa mengunjungi masjid-masjid di negara sekuler.

Nah, di negara kita ini ada agen tur wisata yang menyediakan paket tour wisata muslim. Paket tur ini sesuai dengan kebutuhan umat islam seperti makanan dan minuman saat tur juga saat di penginapan terjamin halal; destinasi wisata ke beberapa masjid di Eropa Barat; transportasi aman dan nyaman; dan tak lupa tetap menjalankan shalat.

Agen tour halal itu adalah CHERIA HOLIDAY TRAVEL.

Agen tour travel ini berdiri sejak taun 2012 dan sudah melayani ribuan wisatawan. Agen ini melayani paket tour muslim dan luar negeri. Lokasi kantornya ada daerah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Alamat: Gedung Twink Lt. 3,Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

Untuk Tiket Cheria adalah Agen IATA baik Domestik maupun Internasional dan Untuk Layanan Haji Plus dan Umroh Cheria adalah Agen Resmi Madinah Iman Wisata Cabang Jakarta dengan Izin Resmi Depag No. 118/2015 dan D/70/2015.

Nggak perlu khawatir karena agen ini sudah RESMI. Ada legalitas dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta. Agen ini juga sudah punya izin penyelenggara ibadah haji khusus Madinah Iman Wisata dan Izin umroh madinah iman wisata.

Agen tour ini sudah punya paket tour wisata muslim ke Eropa Barat. Penasaran, kan, kemana aja destinasi wisatanya? Yuk, check it out!

DESTINASI WISATA

Tour wisata halal Cheria Holiday Travel ke Eropa Barat ini akan mengunjungi negara Italia, Swiss, Jerman, Belanda, Belgia dan Prancis. Rutenya adalah Milan-Mt. Titilis-Lucerne-Zurich-Frangkfurt-Amsterdam-Brusseles-Paris.

Milan

Di Milan, kita akan diajak City mengunjungi atau melewati Sforza Castle, Da Vinci Statue, La Scala Theatre, Duomo Cathedral yaitu Maskot kota Milan yang memiliki arsitektur bergaya gothic. Kemudian kita akan Mengunjungi Masjid di Milan. Selanjutnya acara bebas di Galleria Vittorio Emanuele II tempat ini merupakan salah satu pusat perbelanjaan tertua di dunia. Galleria ini memang satu kawasan dengan katedral Duomo dimana banyak sekali burung-burung merpati terbang bebas di sini. Ada penjual makan burungnya juga loh. Waktu itu sih saya nggak beli, hehe.

Karena saya tiba di Milan pagi hari dari Paris naik bis dan berangkat lagi ke Venice naik kereta, jadi saya nggak ke masjid di Milan. Milan cuma tiga jam menunggu jadwal kereta. Gallerianya bahkan belum buka. Maklum, dulu kan saya bukan travel wisata halal. Jadi nggak berkunjung ke masjid, hehe.

Swiss

Ini adalah negara yang belum sempat saya kunjungi. Dan saya pengen banget ke gunungnya yang penuh salju itu. Hiks. Apalagi naik Cable Car yang bisa berputar 360°. Saya kebayang bisa melihat pemandangan gunung bersalju yang memesona. Saya pun ingin banget bisa main salju di Gunung Titilis.

Jangan lupa ya bawa sepatu boot khusus (bawahnya mirip sepatu safety) biar nggak licin, jaket tebal, baju tebal, syal dan penutup wajah. Wajah kita akan sangat kering kalau kena hawa dingin. Kadang bisa sampai berdarah karena saking keringnya. Tapi kalau cuma sebentar sih biasanya nggak begitu parah efeknya. Hanya jaga-jaga saja.

Kalau ikut tour wisata muslim Cheria, kita bisa menikmati makan siang MENU HALAL di Panorama Restaurant. Apa yang paling unik dari restoran ini adalah PEMANDANGANNYA! Kita bisa lihat pemandangan Gunung Titlis yang memukau.

Nah, kalau mah belanja jam tangan dan barang branded Swiss itu ada di Lucerne. Kota ini juga indah dan termasuk salah satu keinginan saya pergi ke sana. Yang saya tahu, kalau mau ke Lucerne nggak perlu pakai visa lagi, cukup dengan visa Schengen. Maklum Swiss kan bukan masuk negara Schengen.

Lucerne untuk memulai City Tour Mengunjungi atau Melewati Chapel Bridge, Lion Monument, Old Town, dan Lucerne Lake. Di lanjutkan menuju Titisee dan mengunjungi Danau Titise, Cuckoo Clok Shop and Factory dan Drubba Shop dimana kita bisa membeli Tas Koper RIMOWA dan barang barang Branded buatan Jerman dengan harga Pabrik.
Well, saya semakin ngiler.

Frankfurt

Di Frankfurt, kita akan diajak City Tour Mengunjungi atau Melewati Old City, Frankfurt Cathedral, Eschenheimer Turm, Goethe House and Romerberg Square.

Melanjutkan perjalanan menuju Cologne, Jerman untuk melewati atau mengunjungi bangunan iconic Cologne yang terkenal bergaya Gothic yaitu Cologne Cathedral, Romanesque Church of Great St.Martin, dan City Hall serta berkesempatan juga untuk membeli souvenir khas Cologne.

Saya dulu jalan kaki dari stasiun Köln ke Cologne Cathedral, Romanesque Church, City Hall terus melewati jembatan kereta yang penuh dengan gembok cinta. Duduk-duduk di sungai Rouen terus melewati jembatan sampai akhirnya saya tersesat dan dibuntuti orang tua yang mungkin melihat keanehan saya berjalan sendiri berjilbab. Haha.

Sayangnya saya hanya melihat Old Town dari seberang sungai gara-gara tersesat tadi. Saya pun nggak tahu kalau ada Cologne Central Mosque yang terbesar di Eropa. Rugiiiii banget deh!
Yang paling menyeramkan adalah saya menginap di penginapan dalam satu kamar ada enam orang gabung cowok cewek. Haha. Aman sih. Nggak ada yang hilang tapi tetap saja serem. Merekanya biasa saja. Sayanya yang memeluk tas dan menutup selimut biar mereka nggak macam-macam. Travelling saya benar-benar bukan wisata halal!

Amsterdam

Waktu saya ke Amsterdam saya ditawari teman saya ke Heineken, pusatnya minuman bir. Untungnya saya menolak karena nggak ada gunanya juga saya ke sana. Parahnya saya diajak ke tempat yang terkenal dengan prostitusinya. Alamak. Wkwkwkwk. Saya menggeleng-geleng.

Jangan khawatir, di Cheria Holiday Tour nggak akan mengajak kita mengunjungi tempat-tempat yang bikin dosa! Sumpah! Jangan juga minta agen kesana! Dosa! Inget dosa! Saya juga nggak mau menyebutkan tempat itu namanya apa. Pokoknya itulah distrik "remang-remang"!

Agen Cheria akan mengajak kita ke tempat-tempat eksotiknya Belanda, seperti kincir angin, pembuatan keju, sampai pakai baju khas belanda.
Ikon Amsterdam (sumber foto:dokumen pribadi)

Belgia

Selain atomium, Grand Place (Grote Markt), Mannekin Pis, Old Town, dan Royal Palace, negara ini juga terkenal dengan coklat wafel nya makanya kita harus mencobanya. Yang pasti coklat wafel yang halal, ya!

Sumber foto : dokumen pribadi

Paris

Apa sih yang paling ditunggu-tunggu kalau ke Paris? Pastilah berfoto di menara Eiffel nya. Kita juga akan diajak ke beberapa tempat yang terkenal seperti Place de la Concorde dan Champs Elysees jalanan paling mahal sejagat, Louvre Museum, Arc du Triomphe, Eiffel Tower, Les Invalides, Trocadero, Notre Dame Cathedral, Galerie Lafayette. Masjid Paris adalah tempat yang penting bagi kita setelah berkeliling Paris.

Sumber foto : dokumen pribadi


Dengan harga yang tidak terlalu mahal, kita sudah menikmati banyak sekali destinasi-destinasi wisata yang terkenal. Obyek-obyek yang jadi destinasi itu adalah obyek-obyek yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Makanya, kita nggak rugi pilih Cheria Holiday Travel sebagai agen tour wisata muslim kita.
Read More

Follower