Yuk! Cobain Kuliner Ekstrim di Malang

27 comments
Setelah mengantarkan saudara ipar ke bandara Abdurahman Saleh, Malang, mertua mengajak kuliner ekstrim. Memang ayah mertua suka sekali makan-makanan yang ekstrim. Pertama kali saya diajak makan biawak di daerah Kediri, Awalnya serem aja ngebayangin makan biawak. Eh, ternyata enak! Bumbunya sedap. Saya malah ketagihan setiap ke Kediri, kadang menyempatkan diri makan disana.

Kali ini, warung makanan ekstrim ini ada di pinggir jalan menuju bandara Abdurahman Saleh. Namanya Depot Sate Landak. Lokasi kuliner ekstrim ini di Jalan Raya Bugis 47, Pakis, Malang.

Kalau dari Blimbing, depot ini sebelum Taman Wisata Wendit di sebelah kiri jalan. Sebelum masjid warna hijau dan Alfamart sebelah kanan.

Depot Sate Landak

Di depot ini menjual makanan ekstrim seperti Sate Landak, Sate Bulus, Sate Biawak, Sate Kelinci, Swike, dan Krengsengannya.

Sekitar tahun 2010, depot ini sempat berjaya. Beberapa artis datang ke depot ini. Yang saya sempat lihat fotonya, ada artis Pepy, dan beberapa artis lainnya (saya lupaaa..).


Menu makanan dan harganya

Kita pun beli sate landak, sate biawak dan krengsengan bulus. Daging biawak dan bulus sedikit ulet, kalau daging landak empuk. Kalau daging bulus ini suka membuat kejutan karena kadang teksturnya seperti ayam, sapi bahkan kambing. Untungnya bumbunya enak, sedikit pedas dan tidak ada bau amis jadi berasa kayak makan daging biasa, hehe.

Sate biawak, Sate Landak dan Krengsengan Bulus

Pengolahan

Pengolahan daging landak yang cukup sulit. Mengingat durinya yang tajam, maka harus hati-hati agar tidak tertusuk karena akan membuat gatal. Kunci dalam pengolahan Landak ini adalah dengan disiram air panas dan direndam beberapa lama, agar mudah mencabut duri-durinya.

Pengobatan

Ternyata daging ini bisa untuk pengobatan juga loh. Katanya dulu ada yang sakit asma terus makan sate landak seminggu dua kali. Setelah beberapa bulan asmanya sembuh.

Minyak biawak dan bulus pun juga bisa untuk pengobatan.

Bagi yang punya masalah kulit, seperti jerawat, kerutan, dan flek hitam, minyak bulus cocok untuk masalah kulit seperti ini. Selain itu bisa untuk mengencangkan kulit.

Kalau untuk luka bakar, gatal-gatal, atau eksim bisa pakai minyak biawak. Mertua beli dua jenis minyak ini untuk adik ipar yang lagi berjerawat dan adik ipar yang di Jakarta untuk eksimnya. Saya pun coba pakai soalnya beberapa bagian kulit gatal-gatal di siku dan lutut seperti eksim sampai menghitam.

Hasilnya yang bagian siku sudah mendingan gatal-gatalnya. Hitamnya pun sudah tersamarkan.

Untuk harganya jangan kaget, setinggi jari telunjuk 50.000 rupiah. Sekitar 60 ml.


Minyak Bulus dan Minyak Biawak

Nah bagi yang suka kuliner ekstrim, bisa nihh cobain makan disini! hehe..

Hukum Halal atau Haram?

Oiya, karena banyak menanyakan kehalalan makan biawak, jadi saya menjelaskan secara singkat atas keputusan keluarga kenapa tetap makan biawak atau nyambek (bahasa Jawa).

Kami berpatokan pada sumber yang sudah pasti yaitu Al-Qur'an pada surah al-Maidah ayat 4 dan surah An-An'am ayat 145 yang mengatakan bahwa bangkai, darah, babi, dan hewan yang disembelih tanpa basmalah adalah haram. Jadi, selain itu hukumnya halal. 

Ini terkait dengan mazhab yang dianut masing-masing orang. Di Timur Tengah, penganut mazhab yang berbeda-beda membuat cara ibadah yang berbeda-beda pula. Contohnya saat sholat. Saya teringat saat sholat di masjid Jami' di Paris, banyak orang Arab dan gerakan sholat ada sedikit berbeda dengan yang saya lakukan (yang diajarkan secara umum di Indonesia). Ternyata karena perbedaan mazhab ini. Saya juga pernah mendengar ceramah seorang ustadz yang mempunyai kesempatan tinggal di negara-negara Maghreb (Afrika utara) dan dia menjelaskan perbedaan sholat yang dilakukan karena perbedaan mazhab ini.

Nah, sama seperti makanan, selain larangan-larangan di atas, banyak pembahasan dari ulama terkait makanan-makanan tertentu. Ada yang menyebut haram karena memakai taring, bagaimana dengan singa, macan? 

Adalagi hewan yang hidup di dua alam haram sama sekali untuk mazhab hanafiyah. Mazhab malikiyah malah membolehkan semua termasuk katak, kepiting, kura-kura. Kalau mazhab hambali hewan dua alam tidak halal kecuali disembelih. Mazhab syafiyah membolehkan semua hewan dua alam kecuali katak karena hadits yang mengatakan katak haram dibunuh, jadi dimakan pun haram..

Kembali lagi ke ulasan ulama masing-masing, kita mau pilih mazhab yang mana. Kalau saya tetap mengacu ke sumber yang sangat jelas tadi, yaitu Al-Quran.

Nah, kalau biawak yang saya pernah tahu, Nabi memang tidak memakan biawak tapi saat ada yang memakannya, Nabi tidak melarangnya. Hanya saja Nabi tidak terbiasa (jijik).

Saya sebenarnya juga tidak jago urusan hadits-hadits. Ini hanya sependek ilmu yang saya terima. Saya menerima koreksi atas apa yang saya tulis.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

27 komentar

Ivonie Zahra mengatakan...

Status hukummnya gimana mbak? Halal kah makan menu2 di atas?

Tika Desi mengatakan...

Tergolong hewan dilindungi gak sih?

Retno mengatakan...

Wiiih...bener bener ekstrim...

Catatan Ibu mengatakan...

Halal gak ya hewan-hewan itu, ekstrim pisan 😱

RF.Dhonna mengatakan...

aduh... kok gak kolu ya, mbayangin maem hewan2 itu?

RF.Dhonna mengatakan...

aduh... kok gak kolu ya, mbayangin maem hewan2 itu?

nandangwuyung mengatakan...

Dulu ini deket sama kontrakan.. tapi sampai sekarang belum tertarik makan disini.. ngerrriiii πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Silviana Noerita mengatakan...

Nggak tegaa makan yang ekstrem-ekstrem. Huaha. Baru tahu ada kulineran ekstrem gini di Malang. Nice info. :D

Anisa Ae mengatakan...

Duh kok jadi hilang nafsu makannya.

Fauziah Rachmawati mengatakan...

Iya..Penasaran ma statusnya heheh

Lita Lestianti mengatakan...

Sudah sy tambahkan mbak mengenai hukumnya, mungkin yang ragu-ragu itu memakan biawak.. tapi monggo tingga mengikuti mazhab yang mana hehe

Lita Lestianti mengatakan...

Kalo menurut koran yang kubaca, emg sempet ada teguran dari kehutanan, tapi alasan pihak warungnya waktu itu untuk kesehatan mba.. terus mereka ga berkomentar..

Lita Lestianti mengatakan...

Iyaa mba hehe

Lita Lestianti mengatakan...

Monggo dibaca lagi mbak, ada yg saya tambahi , tinggal mengikuti mazhab yg mana hehe

Lita Lestianti mengatakan...

Maaf ya mba jadi ga kolu hehe

Lita Lestianti mengatakan...

Serem ya mba. Tapi kalo udah nyobain ky daging ayam kok hehe

Lita Lestianti mengatakan...

Haha. Iya sama sy juga baru tahu..

Lita Lestianti mengatakan...

Duh maaf ya mba jadi ga nafsu makan πŸ˜€πŸ˜€

Lita Lestianti mengatakan...

Status berbeda sesuai mazhab hehe. Kalo tanya detail sy ga bisa jawab mba πŸ˜‚πŸ˜‚

Lia Lathifa mengatakan...

utk bisa makan sate spt ini ada satu syarat penting: gak boleh dikasih tau ini daging apaan hihi.. klo tau pasti deh lgsg berenti makan

rinda septiani mengatakan...

kalo aku mah gamau coba ah kak, takut sma jiji aja hehe

Lita Lestianti mengatakan...

betulll mba

Lita Lestianti mengatakan...

tenang Rasulullah juga ga makan kok, tapi ga ngelarang.. hehe.. yg hobi makanan ekstrim aja

kasie adi mengatakan...

Pingin yobak....

kasie adi mengatakan...

Pingin yobak....

Unknown mengatakan...

Mbak, saya mau pesan minyak biawak.
rumah saya di blimbing, malang.
hub. di no 085130403793

Lita Lestianti mengatakan...

Beli langsung saja pak/bu di rumah makan depot landak ke arah bandara abd. Saleh sebelah kiri dr blimbing..

Follower