Tampilkan postingan dengan label French. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label French. Tampilkan semua postingan
Jika kita hidup di negara Perancis dalam waktu lama, dan bergaul dengan sesama teman. Penting sekali untuk mengerti bahasa gaul yang sering digunakan di kalangan muda mudi Perancis. Tentunya agar kita bisa berbaur dengan mereka karena bisa memahami bahasa slang yang mereka ucapkan. Penting sekali dipelajari sebagai persiapan sebelum berangkat ke Prancis.

bahasa slang Prancis
chezjerome.over-blog.com

Bahasa Perancis sendiri memiliki tiga jenis bahasa gaul, yaitu Le Verlan, Le Franglais dan L'argot

Le Franglais

Campuran Francais (Prancis) dan Anglais (Inggris). Banyak sekali percakapan sehari-hari anak muda Prancis yang menggunakan campuran Bahasa Prancis dan Inggris.

Contoh:
  • Longtemps, pas voir. – Long time, no see.
  • Je vais driver downtown. – I'm going to drive downtown. (Je vais aller en voiture au centre-ville)
  • Je suis tired. – I am tired. (Je suis fatigué)
  • Je ne care pas. – I don't care. (Ça m'est égal OR Je m'en fous)
  • J'agree. – I agree. (D'accord)
  • Le week-end 
  • Le shopping
  • Le sport
  • Le basketball
  • Un e-mail
  • C'est cool - it's cool
  • Le message

Le Verlan

Sebenarnya ini bahasa walikan nya Prancis. Nggak cuma Malang ya yang punya bahasa walikan, Perancis juga. Berasal dari kata "L'envers" (Lang-ver) kemudian dibalik menjadi Le Verlan. Banyak sekali contoh le verlan ini, tapi hanya beberapa yang sering digunakan.
Contoh:
  • Cecla (Classe) - kelas
  • Gnolba (Bagnole) - mobil
  • Jourbon (Bonjour) - Selamat Pagi
  • Sicmu (Musique) - Musik
  • Zonmai (Maison) - Rumah
  • Meuf (Femme) - wanita
  • Keuf  (Flic) - polisi
  • Beur/ rebeu (Arabe) - orang arab
  • Mifa (Famille) - keluarga
  • Reuf (Frère) - saudara laki-laki
  • Rega (Gare) - Stasiun
  • Relou (Lourd) - Berat
  • Géman (Mange) - makan
  • Keum (Mec) - guys! atau teman
  • Cimer (Merci) - Terimakasih
  • Trom (Métro) - Kereta Bawah Tanah
  • Portnawak (N'importe Quoi) - Tidak apa-apa
  • Béton (Tomber) - Jatuh
  • Keutru (Truc) - Sesuatu
  • Teuf (

    te) - pesta


L'argot

Bahasa slang yang biasa digunakan oleh anak muda Prancis.

  • Bouquin - buku
  • Truc - sesuatu
  • Flic - polisi
  • Bagnole - mobil
  • Bouffer/ Bouffe - makan/ makanan 
  • Bousser - bekerja
  • Toubib - dokter
  • Boulot, taf - kerja
  • Dodo - tidur
  • Dalle/ crocs - J'ai la dalle - saya lapar
  • Gosse - anak-anak
  • Gonzesse - wanita
  • Fringues - baju
  • Artiche, flouze, caillasse, fric - uang
  • Bouffon - idiot
  • Kiffer - mencintai
  • Grave - sangat
  • Joujoux - permainan
  • Misquina - miskin
  • les nanas - anak perempuan
  • les gars/ les mecs - boys - anak laki-laki
  • pote - teman
  • Flotte - air/ hujan
  • Gueule - wajah
  • Rencard - kencan
  • Rigoler/rigole - tertawa, bercanda/ candaan
  • Dingue - bodoh
  • Nul - tidak menarik
  • Vachement - sangat
Selamat menghafal! :D
Read More
entah kenapa lagi pengen nulis tentang bahasa ini, maklum saat itu kepikirannya pas lagi baca tentang espace agricole périurbain tapi kok mumet bahasanya, alhasil membuatlah note ini.

bahasa perancis itu ruwetnya adalah harus dibedain femina dan masculin,
gimana ngga, semua kata benda pun ada pembedaan jenis laki-laki dan perempuan.
kebanyakan bahasa eropa sih emang bedain jenis masculin ama feminin, cuma disini ngasih contoh bhsa prncis :D

tiba-tiba terbersit aja pengen nulis, berarti bahasa perancis ini bahasa yang cukup (kalo kata anak muda gaul sekarang) "kepo" (pengen tauuu ajahh atau pengen tau bangeet ??)
kenapa?
ketika dalam bahasa indonesia, kita mengatakan "dia" ,
dan kita ngga bakal tau "dia" itu cewe atau cowo,
maka,
dalam bahasa inggris akan diartikan "she" dan "he", dan 
dalam bahasa perancis menjadi " il " untuk cowo dan " elle " untuk cewe
kepo ya? 

ngga cuma itu,
ketika dalam bahasa indonesia, kita mengatakan "teman saya"
dan lagi-lagi kita ngga tau kan teman saya itu cewe atau cowo,

gimana kalo dalam bahasa inggris?? 
dan akan berubah menjadi "my friend" ngga ada pembedaan cewe ama cowo, 
jadi kalo bilang ke pasangan "my friend" mungkin pasangan kita ngga akan cemburu kan yah, 
kalo ternyata my friend kita lawan jenis #loh

gimana kalo dalam bahasa perancis??
"teman saya" akan berubah menjadi "mon ami" untuk cowo, dan "mon amie" untuk cewe,
hanya beda "e" doank udah membedakan cewe atau cowo
tapi sayangnya, kalo kita lagi ngomonng maka ngga ada bedanya mon ami dan mon amie karena cara bacanya sama

ada lagi...
misal mau ijin nih sama pasangan masing2,
"aku mau pergi/keluar ni ama mereka"
dalam bahasa inggris jadi " i wanna go there with them"
ngga cukup kepo sih, karena ga dibedain them itu wanita atau pria
coba bahasa perancis, " je veux sortir avec eux/elles "
"eux" itu untuk beberapa orang laki2, tapi kalo campuran laki dan perempuan tetep pake "eux"
"elles" yang jelas untuk beberapa orang cewe2.

nah kan, jadi ketauan banget kaan, bahasa apa yg paling tidak kepo dr 3 bahasa itu?? :D :D

mungkin bahasa lain di eropa yang membedakan jenis laki dan perempuan, itu trmasuk bahasa yang paling "pengen tau bangeett" :D :D

#justkidding

Read More
Menunggu pengumuman Delf itu rasanya serba nano-nano, manis asam asin. Apalagi kalo dibumbui mimpi-mimpi tentang pengumuman Delf. Waktu tu sempet mimpi aku ga lolos, huah.. rasanya dunia memang [belom] berakhir [seyh]. Tapi beda sensasinya, sesaat setelah bangun tidur kemudian merancang kehidupan selanjutnya kalo ngga lolos delf B2. Antara mau nangis dan masih menaruh harapan, sampe memperkirakan sendiri nilaiku berapa. Berharap banget bisa lolos, walau cuma 51 (syarat lolos 50). Hari-hari setelah mimpi itu serba ga enak, mood turun, tapi mencoba membesarkan hati, menegarkan diri, bahwa apapun yang diberikan itu yang terbaik, mencoba belajar mengikhlaskan apapun itu. Padahal belum pengumuman, tapi usahanya udah macam-macam biar ngga jatuhnya pake banget.

Mimpiku itu keterbalikan banget sama mimpi temenku, sebut saja Sari. Katanya aku lulus. Aku malah mimpi temenku itu yang lulus, bahkan dalam mimpiku, dia yang pertama kali bilang aku lulus, dan saat aku mau memastikan namaku, ehh aku terbangun. Yang jelas dalam mimpiku, aku ngga lulus. Yawudalah.. menikmati hari-hari ku ajah dengan konsen ke thesis.

Hampir sebulan setelah ujian delf, saat itu jumat sore, Sari sms aku kalau aku lulus, aku ngga percaya, belum liat langsung. Tanya temen2 yang lain, katanya gitu. Tapi memang bener ngga percaya, masak iya? Ngga percaya sebelum liat langsung.. akhirnya harus menunggu senin pagi kekampus buat ngeliat pengumumannya. Dan lagi-lagi ngga percaya, karena nilai delf B2 ku 56,5 akhirnya sms ke temen yang udah lulus B2 tahun kemaren, nanya “ini lulus B2 kalo lebih dari 50?nilaiku 56,5. Soalnya ngga ada pengumuman lulus atau ngga, Cuma nilai doank dipampang di papan pengumuman”, temenku itu meyakinkan “iya, nilai lebih dari 50 itu lulus”.

Tetep ngga percaya, akhirnya ada sertifikat kelulusan yang dapat dari admin di kampus, wah baru deh percaya kalau lulus. Hehe.. ngeliat nilai A2 waw lumayan 91/100, hehe.. nilai B1 64,5/100. Akhirnya punya sertifikat bahasa perancis seumur hidup ! :D

Perjuangan belum berakhir, belum tentu lulus B2 bisa berangkat ke perancis. Sejuta kendala untuk sekolah kalau ngga niat, mungkin susah buat ngejalaninya. Tahap selanjutnya, harus menunggu pengumuman kuota yang diberikan pemberi beasiswa. Temen-temen yang lulus ada 8, tetapi kalau kuota Cuma 2 ya Cuma 2 yang berangkat. Olala... Dan baru saja, aku mendengar kuota Cuma 5, waw... dan penawarannya kalo mau semua berangkat, berarti biaya 5 orang itu ditanggung buat 8 orang.  Wonderful... Semoga pemberi beasiswa tidak kekurangan dana buat berangkatin 8 orang. Amin.. tapi bagi aku, udah dapat sertifikat itu alhamdulillah banget.. kalaupun aku jadi berangkat, bagiku itu merupakan hadiah dari Allah yang diberikan padaku.. 
Read More

olàlà... C'est le temps de passer l'examen du delf...Apa itu delf ? Delf (diplôme d'études en langue française) adalah tes bahasa perancis untuk orang asing yang ingin hidup di perancis.

Karena jurusanku S2 sekarang kerjasama double degree dengan perancis, jadi aku harus belajar perancis selama setahun sebelum ikut tes delf. Satu tahun belajar bahasa perancis tentu saja perlu perjuangan. Di tengah-tengah sibuknya kuliah, harus ikut les perancis dari pagi,siang,sore, dimana ada waktu kosong ya dimanfaatkan untuk les. Dan tanggal 19 juni 2012 adalah hari dimulainya perjuangan melewati tes delf. Ujian delf dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:

Comprehension Orale (CO) : mendengar rekaman dialog bahasa perancis dan menjawab soal-soal yang dibicarakan dalam dialog tersebut, seperti listening di toefl.
Comprehension Ecrit (CE)  : menjawab soal-soal dari bacaan/artikel/pengumuman/iklan2, hampir seperti reading, tapi CE di delf biasanya ngga cuma bacaan, tapi juga iklan/lebih gambar.
Production Ecrite (PE) : menulis karangan dalam bahasa perancis yang sudah ditentukan, seperti writing.
Production Orale (PO) : berbicara dalam bahasa perancis dari tema-tema yang sudah ditentukan, seperti speaking.


Berdoa

Berbekal doa-doa, akhirnya bisa melewati ujian delf A2 walaupun saat PO (production orale=harus ngomong bahasa perancis didepan penguji) deg-degan. Ga tenang, takutnya ga bisa ngomong. Pada level ini, listening/CO dan reading/CE masih sangat gampang, walau saat CO ada tiga atau empat soal sih yang rada bingung mau jawab apa (eciyehh). Beneran dah, kalau udah belajar sampai B1, soal2 di A2 itu jadi gampang. Jadi kalau mau ikut A2, usahakan udah belajar sampai B1. Dan tentunya diperhatikan waktunya. Jangan sampai terlalu lama di satu soal,sampe soal lain ga kejawab. Dan harus udah sering latihan sesuai batas waktu, biar pas ujian bisa diselesaikan semua. Soalnya pas delf A2, ada yang nggak selese writing/PE-nya.

Datang lebih awal

Besoknya, tanggal 20 juni 2012, saatnya ujian delf B1. Ujian kali ini nggak bisa dianggap remeh. Susah-susah gampang ! Lebih baik datang lebih awal ketempat ujian, biar nafas nggak tergesa-gesa, jadi lebih tenang ngerjain soalnya. Dan hari itu, aku hampir telat,haha.. Kebiasaan ! setelah duduk manis, berdoa, dan mengisi identitas nama dan nomor peserta, kemudian mengerjakan soal-soalnya.

Konsentrasi

Untuk listening/CO delf B1, sudah mulai samar-samar kedengeran ngomong apa, jadi kalau nggak konsentrasi, ya udah kelewat tu orang perancis ngomong apa. Tapi kalau udah bisa konsen, insyallah bisa ngerjain kok :) . Sedangkan untuk reading/CE juga udah mulai sulit, vocab-vocabnya udah mulai bervariasi, at least, waktu itu ngerti sih maksudnya apa, tapi kalo udah ngerjain Vrai/Faux, itu harus bener justifikasi kenapa pilih vrai/faux, kalo justifikasi bener tapi jawaban vrai/faux salah ya tetep salah. Jadi mesti hati-hati, dan jadi kelemahanku itu.

Gunakan verb yang bervariasi/sinonim


Buat PE, yang diminta pun udah spesifik dan memaksa kita untuk menggunakan vocab yang lebih luas. Jangan lupa perhatikan waktu. Pas ujian ini, beberapa soal nggak keisi, pas writing/PE aku ngebut biar selese,biar bisa ngerjain yang lain. Pada akhirnya satu soal nggak kejawab.. Sayangnya.. Pas speaking/PO, olala dapet jam sore, dan syukurnya yang nguji bukan native, hehe..

Perhatikan perintah tiap bagian


Keesokannya, the final test that i should pass the exam, delf B2, the most difficult, wuah.. Yang ini, cuma pasrah, berusaha, en berdoa. Untuk CO, perhatikan aturannya apa dibaca sekali atau dua kali, soalnya ada yang dibaca sekali dan kalau kita ngga tau, bisa-bisa ngga keisi.

Jangan down! Jangan menyerah!

Nah, pas article 1 yang orang pertama ngomongnya udah ga jelas, aku tetep konsen, disaat seperti itu, kita ga boleh down gara2 suara ngga jelas, soalnya kita bakal tambah ngga ngerti apa-apa. Pas orang kedua ngomong, tambah ngga jelas, ampun daah, kaya' orang lagi sakit pilek direkam dengan kaset rusak. Parah banget. haduh, bener-bener ngga bole menyerah. Harus berusaha mengerti walau dengan keterbatasan memahami (kelemahan listening). Tapi secara overall, ngerti maksudnya apa. Pas disuruh jawab, yah sudah bingung2, tapi biarlah ngisi, yang penting ada diisi, kali aja ada upah nilai nulis (hehe..ga mungkin). Stres banget dah, soal article 1 sbagian besar isian, jadi ga bisa ngarang. Byohh. Article ke-2 lebih banyak pilihan ganda, tapi ya ntuh, cuma dibacain sekali. Tambah gila. Buat reading/CE, ngga kalah susahnya, walau ngerti secara keseluruhan, tapi kalau dijawab vrai/faux en justifikasinya, aiih sudah pasrah-pasrah resah. Pas writing/PE juga harus diperhatikan waktunya, kalau soal reading/CE belum selese, bagian writing/PE bisa cepet diselesaikan biar bisa ngerjain reading/CE.

Cek kembali tulisan anda!

Kalau writing, setelah ngerjain writing, dicek lagi siapa tau ada accen yang ketinggalan, ada huruf atau kata yang kelupaan.

Keep speaking! Dan tetap dengan pendapat kita!

Dan untuk speaking/PO, ini yang membuatku hampir nangis didepan penguji. Yang satu pengujinya native, yang satu org indo tp udah setengah native. boff! Waktu persiapan sebenernya 30menit, tapi aku belum 20menit udah disuruh masuk, jadi belum sempat nyiapain bahan/alasan untuk debat. Alhasil saat ujian aku ngga tau mau ngomong apa, tapi aku tetep ngomong, walo grogiku muncul, bingung. Verba ma objet itu bisa ketuker2 @.@ . Tapi aku benerin lagi. Sampe akhirnya penguji-pengujiku membantahku seolah-olah aku salah, tapi aku tetep pertahanin alasanku, ngomong aja walau alasanku belum tepat. Yang penting kita ngga blank. Karena debat ya seperti itu, ada pro kontra. Dan perdebatan diakhiri dengan rasa yg kurang puas. Aku sempet protes waktu kurang jadi aku belum nyiapin apa2. Tapi kata pengujiku , ya kan harus ngomong spontan. Bagiku masih kurang puas :(

yah semoga aku bisa lulus B2, amiiiinn allahumma amin..
Read More
Une recette de « BEBERUQ », originaire de Lombok

Ingrédients :
·         10 tiges de haricot long
·         1 tomate
·         3 aubergines violet  
·         1 petit citron vert
·         1 cuillère à soupe l’huile de coco

épices de sauce pimentée :
·          3 piments rouges frisé
·          2 piments d’oiseau
·         Une gousse d’ail commun
·         4 gousses échalotes
·          En peu zédoaire galanga
·          1 culière à thé de culin grillé
·         1 culière à thé de sucre
·         ½ culière à thé de sel

Préparation :
1.       Coupez en tranches minces de haricot long et aubergines violet.
2.       Coupez les tomates en 8 pièces.
3.       Mettez les morceaux de haricots long, aubergines violet, et tomates sur l’assiette creuse.
4.       Pour les épices de sauce pimentée, broyez des épices à la façon d’ensemble, et puis ajoutez l’huile de coco.
5.       Arrosez tous les épices sur les légumes.
6.       Ajoutez le petit citron vert pressé.
7.       Le plat est prêt.
8.        Ce plat sera meilleur si vous le mangez avec du riz et du fromage de soja frites.



UNE RECETTE DU RIZ BRULURE DANS BAMBOU

Nasi Bakar Dalam Bambu « Du Riz Brulure Dans Bambou>> est un traditionnel de plat en Indonésie. Généralement en présenté á l’aïd fitr ou pour collations tous les jours. Essayez.

    150 g de viande du poulet
     100 g de matière
     3 gousses d'ail
     2 morceaux de piments verts
     2 morceaux de piments rouge
     1 petite cuillère de sucre granulé
     100 ml d'eau
     15 cm des bambous qui sont coupé et   faites tremper dans de l'eau



 
INGRÉDIENTS
  500 g du riz
  1 / 2 cuillère à soupe de sel
  3 feuilles de laurier
  2 tiges de citronnelle
  600 ml de lait de coco
  50 g d'oignons
  1 cuillère à café de poudre de bouillon d'assaisonnement
  6 cuillères à soupe d'huile de cuisson
  Feuilles de bananier    
PRÉPARATION
1.       Chauffez de l'huile, faites revenir de l'ail jusqu'à ce qu'ils ramollissent, mettez le piment vert et le piment rouge et puis poivrez de Cayenne, en remuant jusqu'à ce que parfumé.
2.       Insérez la viande du poulet, remuez jusqu'à ce qu'il change de couleur. Versez de l'eau, cuisez jusqu'à ce que sec et tremper, insérez les autres ingrédients, bien mélangez et retirer du feu.
3.       Chauffez de l'huile et l'oignon faites revenir jusqu'à parfumé, versez du lait de coco, ajoutez le laurier, la citronnelle, le sel et la poudre de bouillon et cuisez jusqu'à ébullition. Entrez du riz, bien mélangez, laissez s'infiltrer liquide, retirez du feu. Vapeur du riz pendant 20 minutes jusqu'à cuisson complète, ascensez.
4.       Prenez un morceau de feuille de bananier, placez du riz et ajoutez du contenu, enveloppez (comme emballage de gâteaux du riz), épinglez de deux extrémités avec un bâton.
5.       Ajoutez du riz aux épices, puis faites bruler jusqu'à ce que parfumé, ascensez et
 servez.


Recette de << sambal tumpang>> kediri
150 g           pâte de soja un peu pourri
150 g           viande de bœuf
5 pièces     de piment rouge
5 pièces     de piment d’oiseau
2 cm            zedorre galangga
2 gousses  d’ails communs
4 gousses  échalotes
2 feuilles    de lime
2 feuilles    de <>
1 cm            de galanga, écrasés
400 ml        de lait de coco
1 cuillère    à soupe de sucre
3 cuillères à soupe de sel

Comment faire:
1.  Bouillez la pâte de soja un peu pourri, la viande, l’ail communs, l’échalote, le piment, les feuilles de lime, le zedorre galangga, le salam, le galanga.
2.  Après la viande est tendre, retirez le feu. Ensuite, coupez-la en petits morceaux.
3.  Broyez les autres ingrédients ragoût, sauf <>, galanga, de la viande. Insérez les petits morceaux de viande.
4.  Bouillez tous les ingrédients à nouveau, mettez le lait de coco. Après l'ébullition, ajoutez le sel et le sucre. Attendez que la pâte soit légèrement épaissie. Retirez le feu.
5.  Servez-le avec des légumes et des croquants aux anchois.




UNE RECETTE DE SOUPE DE POULET « LITA »
INGRÉDIENTS:
2 onces de poivre blanc
2 onces d’échalote et d’ail commun
2 cm de gingembre
1 cuillère à thé de sel
1 cuillère à soupe de sucre
Un poireau
Un céleri
1 tomate
4 grams de saveur
0,5 kilo de pomme de terre
0,5 kilo de haricot vert, de haricot long, de la carotte, et de chou
¼ kilo de petits morceaux de poulet
1/8 litre d’huile

PRÉPARATION
1.       Broyez le poivre blanc, l’échalote, l’ail commun, le gingembre, et le sel.
2.       Faites bouillir l’eau au pot et faites sauter les épices avec l’huile jusqu’a ce que ça soit odorant.
3.       Après 10 minutes, mettez les épices au pot. Et puis, mettez les petits morceaux de poulet.
4.       Coupez le pomme de terre, le haricot vert, le haricot long, la carotte, et le chou.
5.       Après 10 minutes, mettez les légumes et puis mettez le sucre, la saveur, le poireau, le céleri, et la tomate.
6.       Attendez-les jusqu'à ce que ça soient cuits.

Read More
Previous PostPostingan Lama Beranda

Follower