Perlukah NIPT Test saat Hamil?

4 comments
Sejujurnya, saya baru mendengar istilah NIPT Test dalam dunia medis. Selama hamil hingga anak ketiga, saya hanya melakukan USG 2D, bahkan nggak pernah 4D. Yang saya perhatikan hanya fokus pada berat janin, air ketuban, posisi janin, posisi tali pusar, lingkar kepala, kaki, tangan dan jenis kelamin. Meskipun jenis kelamin ini kadang tidak terlihat saat di USG membuat kita penasaran. Sementara saat NIPT Test ini bisa melihat jenis kelamin dari kromosomnya bahkan lebih detail dari penyakit genetik yang dialami.


Apa itu NIPT Test

NIPT Test atau Non-Invassive Pre Natal Testing merupakan skrining kromosom janin untuk mengetahui kelainan janin dan jenis kelamin. Dari skrining prenatal non-invassive itu, bisa diketahui kromosom apa yang mengalami perubahan, kromosom apa yang hilang. Dan dari NIPT test itu juga bisa diketahui jenis kelamin janin.

Penggunaan tes ini dilakukan pertama kali di Eropa pada tahun 2011. Untuk melakukan tes ini yaitu dengan cara mengambil darah pada Vena ibu untuk diperiksa dan memeriksa materi genetik pada janin. Cara ini begitu efektif untuk dapat mengetahui ada atau tidaknya kelainan pada janin yang berada di perut ibu. Pemeriksaan ini dilakukan sangat aman dan sudah teruji klinis tidak menimbulkan efek samping dalam pemeriksaannya. 

Dalam janin sendiri terdapat dua kromosom yang memiliki jumlah antara 22 sampai 23. disebut autosom (kromosom pasangan no.1–22), dan satu pasang kromosom seks, yang menentukan sifat perempuan (kromosom XX) atau laki-laki (kromosom XY). 

Dan dalam kelainan genetik jumlah kromosom itu bisa berlebih atau berkurang saat terjadi pembelahan sel. Kromosom ini yanv menentuka karakter fisik manusia, sifat bahkan penyakitnya. Janin bayi yang memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom ini akan mengalami kelainan genetik seperti down syndrome, Edward syndrome, dan Patau Syndrome. Dari NIPT Test juga bisa diketahui jenis kelamin bayi berdasarkan kromosom.

Kapan boleh NIPT Test?

Ibu hamil baru bisa melakukan NIPT Test saat usia kandungan sudah mencapai 10 minggu sampai akhir kehamilan. Di usia 10 minggu ini, janin bayi sudah sebesar buah kelengkeng dengan berat rata-rata 7 gram dan panjang sekitar 2,5 cm. Organ tubuh termasuk sistem pencernaan sudah terbentuk meskipun tubuh janin masih sangat kecil. NIPT sendiri dapat digunakan bagi pasien yang memiliki resiko tinggi terhadap kehamilannya.

Kelebihan NIPT Test pada ibu hamil

Sebagai media pemeriksaan NIPT tes mempunyai beberapa keunggulan yang dapat digunakan oleh ibu hamil. Namun, perlu diingat bahwa NIPT tes ini hanya sebagai tujuan deteksi dan hanya bersifat membantu pasien mengetahui jenis kelainan. 

Kelebihan NIPT Tes adalah:

- Akurat hingga 99 %

- Resiko rendah bagi janin dan ibu

- Bisa mengetahui penyakit genetik seperti Trisomi Aneuploidi, Trisomi 18, Trisomi 13, Trisomi X, Monosomy X, XXY (Klinefelter Syndrome), dan XYY (Jacobs Syndrome)

- Bisa mengetahui jenis kelamin

- Proses tes yang sederhana yaitu hanya dengan pengambilan sampel darah
- aman untuk ibu hamil dan janin

Proses NIPT Test pada ibu hamil

Jika kalian, para ibu hamil, ingin melakukan NIPT Test, maka coba kalian konsultasikan dulu ke dokter spesialis kandungan. Kemudian kalian bisa datang ke rumah sakit atau laboratorium yang menyediakan fasilitas NIPT Test. 

Pastikan usia kandungan sudah mencapai 10 minggu ya. Petugas akan melakukan pengambil sampel darah untuk dilakukan pengujian. Petugas akan melakukan analisis dari sampel darah yang diambil di laboratorium. Hasil tes selesai dalam waktu sekitar 5 hingga 14 hari.

Hasil yang dikeluarkan oleh NIPT tes yang beresiko tinggi dapat digunakan dalam pemeriksaan lanjutan. Kemungkinan adanya kelainan janin dapat mengakibatkan terjadinya kelainan yang memerlukan NIPT tes sebagai tindak lanjut.

Apakah ibu hamil perlu NIPT Test?

Jika setiap bulan, ibu hamil melakukan USG dan dokter mendapatkan indikasi kelainan, mungkin dokter akan menyarankan untuk skrining lebih lanjut seperti NIPT Test. Indikasi kelainan pada ibu hamil seperti ventrikel otak kiri dan kanan yang melebar sebagai indikasi cairan otak yang berlebihan, tulang hidung yang mengecil, tulang paha yang lebih kecil, bagian tengkuk janin mengalami penebalan, dan lain-lain.

Biaya NIPT Test

Biaya NIPT Test di setiap rumah sakit mungkin akan berbeda-beda. Namun rentang biaya NIPT Test pada ibu hamil di tempat yang berbeda berkisar Rp. 5.000.000,- hingga Rp. 9.000.000,-.

NIPT Test di Jakarta

Di Jakarta ada salah satu tempat untuk melakukan NIPT Test. Ibu bisa melakukan konsultasi ataupun melakukan pemeriksaan melalui platform tanyadna.id. Dimana website ini menyediakan berbagai solusi untuk memberikan pencerahan terkait dengan adanya masalah gangguan terhadap genetik ibu hamil. Selain itu, tanyadna.id  dapat melakukan tes secara gratis untuk mendapatkan hasil yang tepat dalam mendiagnosis kelainan genetik yang terdapat pada janin. Berbagai pelayanan yang tersedia di tanyadna.id antara lain mengenai kehamilan baik masalah terhadap kehamilan ataupun dalam proses persalinan.

Tanyadna.id juga tidak hanya menyediakan konsultasi terkait kehamilan saja tapi tentang penyakit kanker yang dapat menggunakan screening dalam pelayanannya. Layanan lainnya yang tersedia di tanyadna.id adalah gaya hidup yang bisa anda coba untuk dapat mengetahui lifestyle terkini dalam gaya hidup kekinian. Tes yang disediakan juga berbagai macam salah satunya pemeriksaan genomik. Dimana tes ini sangat akurat dan terbukti dapat membantu terhindar dari berbagai macam kelainan genetik dan dapat diketahui sejak awal kehamilan. Tes ini sudah terbukti dapat menurunkan ataupun mencegah serta meminimalisir terjadinya kelainan genetik. 

Jika ingin ikuti pemeriksaan NIPT test bisa datang langsung ke kantor tanyadna.id di Genomic Hub, Jl. Sultan Agung No.29, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan. Jadwal buka dari jam 08.30 - 17.30 WIB.

Jika mengalami indikasi tersebut, ibu-ibu bisa melakukan NIPT Test di rumah sakit yang memiliki fasilitas NIPT. Ibu hamil bisa mempersiapkan diri sejak kehamilan mengenai jenis makanan yang harus dikonsumsi, juga treatment yang dilakukan jika sudah mengetahui hasil dari NIPT Test. 

Yang tak kalah pentingnya, ibu bisa mempersiapkan mental ibu, mengikuti konseling yang diadakan tenaga kesehatan, dan manajemen stres dalam merawat bayi dengan kelainan genetik. Meskipun begitu, setiap anak yang dilahirkan tentu memiliki kelebihannya masing-masing.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

4 komentar

  1. Tanyadna apa juga melayani tes DNA ya? Dari namanya kok kayaknya yang berhubungan dengan DNA ya?

    BalasHapus
  2. Untuk mendeteksi kelainan syaraf pada janin bisa kah dgn test ini?

    BalasHapus
  3. Wah. Mahal juga ya biayanya. Ku kira murah untuk keluarga menengah ke bawah.

    BalasHapus
  4. Materi yang bagus ini buat para calon ibu...
    Jadi tahu ternyta penting juga buat tahu indikasi kelainan buat calon bayinya

    BalasHapus

Follower