Liburan ke sekian kali di Sragen, kami berkunjung ke The Lawu Park, tempat wisata Karanganyar terbaru (pada waktu itu) yang berada di kaki gunung Lawu. Awalnya, aku tidak berekspektasi tinggi dengan atraksi wisata di Lawu Park.

Sekitar hampir satu jam aku dan keluargaku melewati jalanan yang naik turun dengan mengendarai mobil. Ketika mendekati tempat tujuan, kami melihat banyak orang yang naik Jeep. Entah mereka habis keliling kemana.

Salju di the lawu park 2

Kami pun tiba tempat wisata anak Karanganyar di The Lawu Park 2. Di sebelah kanan The Lawu Park 1 dan di kiri The Lawu Park 2. Mobil berhenti. Kami tidak tahu apa perbedaan The Lawu Park 1 dan 2? Setelah aku googling secepat kilat, The Lawu Park 1 itu untuk camping dan resto, sedangkan The Lawu Park 2 untuk wahana permainan. Karena kami memang mau bermain di wahana permainannya, kami pun masuk ke The Lawu Park 2.

Tiket Masuk The Lawu Park

Tiket masuk per orang Rp. 20.000 saat weekdays dan 25.000 saat weekend, belum termasuk atraksi lain di dalam tempat wisata. Anakn3 tahun sudah bayar penuh.

Dulu aku cuma ke area snow world, main ATV sama sekali mobil anak-anak. Aku nggak menjelajah ke seluruh The Lawu Park. Seingetku cuma sedikit.

Sekarang lebih banyak lagi atraksinya. Memang mending beli tiket terusan biar murah meski tidak semua wahana masuk. Jadi beli sesuai kebutuhan aja. Harga tiket terusan The Lawu Park 2 sekitar Rp. 75.000-Rp. 100.000,-.

Tiket The Lawu Park 2

Jam Buka

Jam Buka The Lawu Park dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore.

Di The Lawu Park ada apa saja?

Ketika aku ke sana The Lawu Park ini sekitar 3 tahun lalu menjadi salah satu tempat wisata Karanganyar terbaru, sehingga atraksi wisatanya tidak banyak seperti sekarang. 

Tapi di sini, aku akan menyebutkan semua wahana The Lawu Park. Kita bisa menikmati wahana dan atraksi yang bisa dimainkan berdasarkan usia pengunjung. 

Jembatan Gantung

Memasuki The Lawu Park, pepohonan pinus yang tinggi menjulang menambah kesejukan suasana tempat wisata. Di bawahnya banyak tempat duduk-tempat duduk untuk bersantai bersama keluarga. 

The Lawu Park review

Jembatan gantung terbentang dari satu pohon ke pohon lainnya yang cukup panjang. Pengunjung bisa memilih melewati jembatan gantung atau lewat di bawahnya dengan kondisi jalan yang cukup berkontur. Bunga-bunga ditata cantik.

Wisata the lawu park

Beberapa orang duduk-duduk di tempat yang sudah disediakan. Sangat cocok untuk piknik bersama teman dan keluarga, menikmati cemilan yang telah disiapkan. 

Dua anakku bersama ayahnya melewati jembatan gantung. Sementara aku menggendong si bayi melewati bawah jembatan. Mbahkung juga ikut baik jembatan.

Motor ATV dan Trail

Salah satu wahana permainan yang menarik bagi anakku adalah motor ATV. Dengan tiket seharga 50.000 per motor, kami memesan dua motor trail. Satu motor untuk mbahkung dan anakku. Satu motor ATV untuk suami dan anak yang satunya. 

Flying Fox

Ah, sayang sekali ini, anakku nggak coba flying fox. Tiketnya per orang seharga 30.000 padahal seru sekali bisa merasakan sensasi terbang tapi ada tali. Waktu itu anakku masih kecil sih jadi belum berani main flying fox.

Wisata dekat solo

Snow Park

Demi berfoto di tempat salju, kita bisa lakukan itu di The Lawu Park 2. Gerbang Torii berwarna merah seperti di Jepang itu menyambut kami. Karena saat itu musim liburan, tentu saja semua pada berebut ingin berebut berfoto di depan gerbang Torii, apalagi saat salju sintetisnya turun dari 'pabrik' salju alias cerobong yang keluar setiap sepuluh menit. Semua pada menanti. Hehe.

Salju The Lawu Park

Salju sintetis itu seperti terbuat dari kapas kecil-kecil dan keluar dari cerobong seperti ditiup angin. Anak-anak sibuk menangkap salju-salju sintetis yang terbang. Sementara orang-orang tua sibuk memposisikan fotonya di depan wajah mereka agar terlihat instagramable.

Di sini, kalian tidak perlu khawatir dengan jalanan yang licin karena salju, sebab salju di sini tak pernah mencair. Hahaha.

Snow World

Oiya, waktu aku ke sana, aku nggak masuk ke bangunan seperti istana warna biru dan putih. Ternyata bangunan itu wahana Snow World. Tiket masuk Snow World Rp. 40.000. Aku lihat ada antrian di luar ruangan. Aku kira snow world itu ya yang di luar, ternyata bangunan istana biru putih itu.

Snow world karanganyar

Playground

Anak-anak bahagia bermain di playground. Ada perosotan beton yang cukup tinggi tapi tidak membuat anak-anak meluncur dengan kencang. Di sana juga ada mandi bola. Sayangnya, bola-bola yang diletakkan di ruang terbuka terlihat kotor. Aku tidam mengizinkan anakku bermain di sana. Mungkin saat itu belum dibersihkan.

Mini Zoo

Waktu aku ke sana, aku belum melihat mini zoo ini. Tahunya pun setelah melihat Instagram The Lawu Park 2 sama ulasan di Google ternyata The Lawu Park 2 juga ada mini zoo. Pengunjung bisa melihat dan memberi makan domba dan kelinci. Harganya pakan kelinci dan domba masing-masing 5.000. Eh, apa sama kali ya makanannya domba dan kelinci?

3D Cinema

Aku nggak masuk ke 3D Cinema. Anakku tak suruh masuk tapi nggak mau. Filmnya ada tiga yaitu Dino Adventure, Space Journey di luar angkasa, dan Jungle Coaster. Tiket masuk 3D Cinema ini Rp. 20.000,-

Bombom car outdoor

Biasanya kita kalau naik Bombom Car itu di dalam ruangan tapi di tempat wisata anak-anak ini, Bombom Carnya bisa di luar ruang. Kalau hujan, mungkin tidak bisa main.

Gondola

Banyak yang baru ternyata di tempat wisata Karanganyar ini. Soalnya Gondola belum ada waktu aku ke sana. Sekarang sudah ada. Harga tiketnya juga lumayan Rp. 50.000,- per orang.

Naik Kuda

Untuk melatih keberanian anak-anak, kita bisa mengajak anak-anak naik kuda, loh. Harganya Rp. 50.000,- per kuda. 
50k

Mini Jeep

Anakku main Mini Jeep sampai 2x! Saking waktu itu wahana yang bisa dinaikin anakku ya Mini Jeep. Harga Mini Jeep per mobil Rp. 20.000,-. 

Jeep 4 orang

Ternyata Jeep yang aku lihat sebelum tiba di tempat wisata itu dari the Lawu Park 2. Harganya untuk 4 orang sebesar Rp. 325.000,-. Aku nggak tahu sih keliling ke mana aja. Mungkin menjelajah hutan sekitar.

Highrope

Aku nggak tahu sih ini yang gimana? Untuk mencoba highrope ini tiap orang bayar Rp. 50.000,-.

Mesin capit 

Wahana permainan Mesin Capit The Lawu Park ini ternyata lucu gaes. Dulu, aku ke sana belum ada. Haha. Kalian tahu kan mesin capit buat ambil boneka yang biasanya ada di pasar malam itu? 

Nah, kali ini bukan capit besi yang main. Pemain tidak mengendalikan capit dari tombol dari jauh, tetapi petugas wahananya. Pemain sendiri yang berperan sebagai capitnya. Pemain bergelantungan di atas dan mengambil hadiahnya. Dan yang diambil bukan boneka, tapi snack! Jadi pemain bisa ambil sepuasnya. Lucu banget!

Katanya udah ada pengamanannya jadi nggak perlu khawatir jatih. Asalkan berat badan maksimal yang naik 70kg. Tiket bermain wahana ini tiap pemain seharga Rp. 30.000,-.

Archery Fun Game

Kalau mau main panahan juga bisa. Harga tiket archery ini Rp. 15.000,- per pemain. 

Recommended Buat Siapa?

Wisata The Lawu Park 2
Abaikan outfit yang warna-warni wkwkwk

Tempat wisata ini memang cocok untuk anak-anak. Orang tua juga pasti ya. Hanya saja aku sendiri cukup ngos-ngosan–akibat jarang olahraga–saat mengeksplor termpat wisatanya. Soalnya jalannya naik turun. 

Untuk pengunjung yang memiliki–maaf–keterbatasan fisik, seperti kakek dan nenek atau yang disabilitas, mungkin agak kesulitan. Tidak bisa mengeksplor semua tempat kecuali di arena snow world. 

The Lawu park 2 Makin Keren!

Sekarang The Lawu Park 2 makin keren. Cocoknya pagi-pagi udah main di The Lawu Park 2 biar puas foto-foto terus malamnya menginap di The Lawu Park Resort.

Bisa dibilang tempat wisata The Lawu Park ini cukup murah kalau tidak bermain ke banyak wahana. Tapi masak iya jauh-jauh ke sana nggak nyoba wahananya? Kan sayang banget. Kalau mau ke tempat wisata Karanganyar murah juga banyak banget.
Read More
Ketika Mbahkung mengajak berkunjung ke air terjun Jumog Solo, aku langsung telusuri dulu tempat wisata Karanganyar itu. Apakah tempatnya aman untuk anak dan tidak membuat anak jauh berjalan atau tidak.

Ternyata di tempat wisata Jumog ada tikar di pinggir aliran air terjun. Pengunjung bisa duduk sambil menikmati makanan dan menjaga anak-anak yang sedang bermain air.

Terlihat menyenangkan!

Aku pun mengiyakan.

Selama perjalanan, kami pun melewati perkampungan, perkebunan dan beberapa tempat wisata. Jalannya yang menanjak bisa membuat siapa pun yang baru melewati sana deg-degan. Perjalanan dari Sragen ke Jumog memakan waktu sekitar setengah jam. 

Sesampainya di lahan luas yang terlihat pegunungan dari jauh. Bus-bus parkir di tempat tersebut.

Wisata ke Jumog

Pihak parkir meminta kami parkir ke dalam. Kami pun menuju jalan kecil yang muat dua mobil tapi bertepatan. Dan di satu sisi sudah dipenuhi mobil parkir. Beberapa mobil parkir di pinggir jalan. Sepertinya kami akan sulit mendapat tempat parkir.

Mobil kami terus menyusui jalan di pinggir perkebunan dan sedikit rumah penduduk berharap mendapat parkir yang dekat dengan pintu masuk. Ketika ada mobil dari arah berlawanan, kami harus bergantian dan harus minggir sedikit.

Sebenarnya lokasinya tidak jauh tapi kami harus pelan-pelan dan bergantian dengan kendaraan yang akan lewat. Akhirnya kami sudah di ujung tempat parkir di mana banyak mobil dan motor parkir. Beberapa orang berjalan kaki melewati kendaraan. Mobil berjalan pelan agar tidak mengenai pejalan kaki. Dengan jalur yang lumayan sempit, alhamdulillah dapat tempat parkir yang dekat toko-toko oleh-oleh.

Tiket Masuk Air Terjun Jumog

Kami pun turun dan berjalan menuju loket. Udara sejuk menyambut kami. Tiket masuk air terjun Jumog seharga 20.000 per orang. Kami datang ke sana untuk 3 dewasa dan 2 anak kecil. Si bayi nggak dihitung.

Jam Buka

Saat hari kerja, jam buka air terjun Jumog dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Saat hari libur atau akhir pekan, jam buka jam 7 pagi dan tutupnya sampai jam 6 sore.

Paling enak akhir pekan datangnya pagi aja biar bisa puas foto-foto tanpa banyak orang.

Fasilitas Tempat Wisata Jumog

Pengecekan tiket masuk dilakukan petugas.  Apakah cukup mahal untuk wisata alam seperti itu? Fasilitas apa yang di dapat oleh pengunjung Jumog?

Main air di aliran sungai air terjun

Di dekat pintu masuk ada aliran air terjun yang masuk ke sungai kecil. Suaranya menenangkan. 

Main air di Jumog

Setelah melewati jembatan, kita disuguhkan sungai berbatu dari aliran air Jumog yang bening dan menyegarkan. Tangga dibuat agar pengunjung bisa bermain air di sungai.

Modelnya mirip yang di Jepang. Bermain air di pinggir sungai.

Kolam renang

Tak jauh dari pintu masuk, ada warung makan di sampingnya ada kolam renang untuk anak-anak. Sebenarnya ada perosotan panjang yang terbuat dari keramik. Sayangnya, saat aku ke sana, perosotannya ditutup. Jadi anak-anak tidak bisa main perosotan.

Wisata alam di karanganyar

Anak-anakku bermain di kolam renang cuma sebentar karena airnya dingin. 

Es krim

Ketika anakku berenang, aku menunjukkan tiket masuk atau kupon khusus penukaran es krim (aku lupa inget sih ini) ke petugas penjaga es krim. Kami pun dapat es krim. Aku lupa berapa. Seingetku cuma 2 atau 3 ya. Aku lupa.

Jangan bayangkan es krim susu walls yang rasa cokelat yaa. Ini es krim rasa-rasa buah.

Duduk di pinggir sungai

Tikar-tikar digelar dengan payung ala china berjejer di pinggir sungai aliran air terjun agar pengunjung bisa makan sambil bermain air. Sebenarnya konsep ini bagus agar orang tua bisa makan sambil menjaga anak-anak bermain air. 

Sayangnya, tempatnya terbatas jadi kami tidak mendapat tempat. Lebih baik, kalian datang pagi-pagi agar dapat tempat duduk. Aku datang sudah siang mendekati dzuhur.

Musholla

Di tempat wisata ini ada musholla. Seingatku, tempat wudhu jadi satu antara wanita dan pria dan cukup terlihat untuk umum sehingga untuk yang berjilbab diatur aja gimana biar nggak kelihatan sama yang ikhwan.

Toilet (air dingin dan air hangat)

Toilet Jumog ada di sebelah musholla. Kita bisa mandi di sana setelah bermain air. Ada yang jual sabun sampo di depan. Harganya yaa wajarlah di tempat wisata. Satu sabun 5ribu rupiah dengan merk yang sama di luar cuma 3500. Sekarang mungkin sudah naik. Airnya dingin. 

Kalau mau mandi air hangat juga ada setelah musholla yang turun ke bawah. 

Menikmati musik

Ketika kita berjalan naik menuju air terjun Jumog, suara musik terdengar keras. Ternyata kelompok pemain musik tradisional sedang menurunkan lagu yang lagi hits. Sayang, aku tidak paham. Hehe.

Wisata air terjun jumog

Warung makan

Di wisata air terjun Karanganyar ini nanyak warung makan. Sebagian menjual kuliner di air terjun Jumog seperti sate, gorengan, nasi goreng, bakso, ayam goreng, soto. Banyak juga warung yang menjual jajanan seperti tela-tela, bakso cilok, bola-bola mie, dan lain sebagainya. Ada juga yang menjual buah-bahan seperti jeruk.

Kuliner di air terjun Jumog

Bibit Bunga

Di wisata air terjun Jumog ini juga ada bibit bunga. Sayangnya aku nggak sempat ke sana.

Air terjun Jumog

Jalan menuju air terjun tidak jauh, namun banyak pengunjung sehingga kita harus bergantian. Lagi pula kita harus berhati-hati karena tampaknya jalanan cukup licin. 

Wisata Karanganyar Terbaru

Di depan air terjun banyak orang sedang berfoto. Aku sudah terlalu malas untuk mengambil foto diri sendiri. Anak-anakku bermain air meski dengan sedikit takut dan tidak berlama-lama. 

Sampai kami turun pun, tidak ada tempat untuk duduk-duduk. Semua tempat yang ada tikarnya pun ramai. Mungkin harusnya pinjam tikar ke warung-warung tempat beli makanan? Kepalaku terlalu pusing melihat tempat ramai. 

Wisata air terjun jumog

Akhirnya kami pun memilih pulang karena cukup 1,5 jam di sana tanpa tempat duduk yang proper. Hanya duduk di beton-beton.

Waktu yang tepat mengunjungi Jumog

Meskipun semua tempat wisata akan ramai saat akhir pekan atau saat liburan sekolah, menurutku waktu yang tepat mengunjungi tempat wisata apa pun termasuk Jumog adalah di pagi hari ketika baru buka. Karena belum banyak pengunjung yang datang dan kita bisa pilih tempat yang enak.

Jumog memang bagus. Sayangnya, kalau ramai kita tidak bisa menikmatinya. Itu sih saran aku saat berkunjung ke Jumog.
Read More
Selama liburan di Sragen, biasanya Mbahkung mengajak kami pergi wisata dekat Sragen di mana anak-anak bisa bermain dengan senang. Aku sendiri tidak hafal wisata alam dekat Sragen yang murah dan ramah anak sekitar. Mbahkung ku malah yang lebih sregep mencari di Google tempat wisata alam di sekitar Solo untuk anak-anak.

Sayangnya, kalau di kota Solo sendiri, tempat wisata untuk anak-anak kan berbayar dan harganya lumayan. Jadi, Mbahkung cari tempat wisata Solo terdekat, seperti Karanganyar atau Boyolali. Harganya juga masih ramah di kantong. Yang aku tulis di sini yang harga tiketnya tidak lebih dari 20 ribu rupiah.

Aku menuliskan daftar tempat wisata alam yang murah dan cocok untuk anak yang dekat Surakarta dan dekat Sragen. Sebenarnya ada juga yang tidak murni wisata alam seperti agrowisata yang ada kolam renang tapi juga bisa bermain di sungai.

Tempat wisata murah dan ramah anak di Karanganyar

Ini dia daftar tempat wisata alam Karanganyar Jawa Tengah yang murah dan ramah anak.

Air Terjun Jumog

Wisata alam air terjun Jumog ini berada di Ngargoyoso, Karanganyar. Dari tempat parkir ke air terjun masih jalan. Tempat parkir mobil terbatas jadi parkir di pinggir jalan. Susahnya saat keluar karena harus antri dengan kendaraan lain. 

Tiket masuk air terjun Jumog yaitu Rp 20.000,- per orang. Kita bisa berenang di kolam renang, dapat es krim gratis dengan menukarkan tiket di dalam. Tapi siapkan uang lebih kalau mau jajan di dalam. Banyak warung-warung yang menjual makanan. 

Jalan ke air terjun tidak terlalu jauh tapi sedikit menanjak. Anak-anak bisa bermain dekat air terjun. Kedalaman air dekat air terjun sekitar 50 cm. 

Air terjun Jumog

Tikar-tikar digelar di bawah payung ala China di pinggir aliran air terjun. Kita bisa duduk di pinggir aliran air terjun sambil makan dan bermain air. Anak-anak jadi bisa dijaga dari dekat.

Karena airnya dingin sekali mungkin kita tidak bisa bermain air lama-lama, baik di kolam renang mau pun di aliran air terjun.

Jam buka air terjun Jumog ini dari pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore.

Agrowisata Amanah

Agrowisata Amanah ini terkenal dengan outbond dan homestay nya, jadi ketika saya ke sana tidak ditarik tiket masuk per orang. Jadi kami masuk saja. Di sana ada kolam renang. Kolam renang Agrowisata Amanah ini bayar 25ribu per anak. 

Agrowisata Amanah

Anakku sangat menikmati berenang di sini. Meskipun airnya dingin, anakku senang banget. Beberapa kali ia mempraktikkan gaya seperti orang snorkeling. Yang maasyaAllah malah keturunan bisa snorkeling di Banyuwangi beneran.

Ketika anak-anak berenang, aku dan suami mengelilingi Agrowisata Amanah. Ternyata ada sungai dan tempat outbond. 

Setelah selesai berenang, kami makan di restoran Amanah. Makanannya lumayan enak termasuk ikan bakarnya. Harganya tidak terlalu mahal. 

Jam Buka Agrowisata Amanah sampai jam 7 malam tapi kalau kolam renangnya, aku tidak tahu sampai jam berapa. 

Kalimas Kemuning

Salah satu wisata alam dekat Solo untuk anak-anak yang murah adalah Kalimas Kemuning. Di Kalimas Kemuning ini dekat dengan Kebun Teh Kemuning. Lokasinya di Jalan Raya Kemuning. Dekat dengan jalan raya. 

Di Kalimas Kemuning, anak-anak bisa bermain air di sungai berbatu. Arusnya ada yang tenang dan ada yang deras. Ada warung makan juga meski tidak banyak. Tidak ada wahana permainan lainnya karena memang di sini untuk bermain air.

Wisata Karanganyar terbaru

Tiket masuk Kalimas Kemuning sekitar 5 ribu sampai 8 ribu per orang. Tepatnya, aku lupa. Hehe. 

Jam Buka Kalimas Kemuning dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

Agrowisata Sondokoro

Tempat wisata yang cocok untuk anak di Karanganyar dan harga terjangkau adalah Agrowisata Sondokoro. Tempat wisata ini ada di wilayah Tasikmadu, Karanganyar.

Dulunya, Sondokoro ini adalah pabrik gula yang kemudian diubah menjadi tempat wisata. Di sini, anak-anak bisa naik kereta uap, berenang dan bermain di beberapa wahana permainan.

Tiket masuk Agrowisata Sondokoro yaitu 5.000 per orang. Untuk berenang, tiket masuknya 10.000 per orang. Sedangkan tiket masuk wahana permainan Agrowisata Sondokoro bervariasi dari 5.000 hingga 10.000 rupiah.

Jam Buka dari senin sampai jumat dari jam 8 pagi sampai 14.30. Sabtu dan Ahad tuturnya pukul 17.00.

The Lawu Park

The Lawu Park ini merupakan salah satu tempat wisata Karanganyar terbaru. The Lawu Park ini berada hutan kaki gunung Lawu. Ketika ke Lawu Park saat liburan ramai, banyak bus, mobil yang antri parkir. 

Tiket masuk Lawu Park 20.000 per orang saat weekdays, harga 25.000 per orang saat weekend. Anak-anak bisa bermain perosotan beton yang tinggi. Tenang, tidak licin kok. Dan perosotannya juga sedikit melingkar jadi tidaj terlalu kencang. Ada mandi bola juga tapi agak kotor.  Ada jembatan gantung dari pohon ke pohon. 

Yang unik di sini ada snow world. Seolah-olah kita lagi di Jepang dan menikmati salju yang turun.

Wisata karanganyar terbaru

Di dalamnya masih ada atraksi lain dan masih harus bayar seperti mobil anak-anak, ATV, flying fox, dan lain sebagainya. 

Jam Buka The Lawu Park dari jam 8 pagi hingga 5 sore.

Yuk, Jalan-jalan Bersama Keluarga!

Sebenarnya banyak wisata Solo terdekat yang ramah anak tapi banyak yang harga tiket masuknya yang di atas 20000 apalagi kalau pakai tiket terusan. Jadi aku pilih tempat wisata yang ramah anak dan ramah di kantong hehe.
Read More
Setelah membeli oleh-oleh Banyuwangi (setelah saya terlalu pusing masuk ke dalam toko oleh-oleh yang padat), kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah makan untuk makan siang.

Makan siang saat itu menunya sederhana tapi asli enak banget! Ada sayur bening yang paling laris sampai aku nggak kebagian. Ada sambal pindang jagung manis yang enak banget dan rasa pedasnya pas.

Selanjutnya kita pergi ke tempat wisata Banyuwangi yang terkenal yaitu De Djawatan. Sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Banyuwangi akhirnya kami tiba di De Djawatan.

Kalian pada tahu kan De Djawatan kan?

De Djawatan Forest

De Djawatan

De Djawatan adalah salah satu tempat wisata alam ikonik di Banyuwangi, Jawa Timur. Tempat ini terkenal dengan hutan trembesi yang rimbun dan menyerupai pemandangan dari film fantasi, seperti The Lord of the Rings. Lokasinya berada di Kecamatan Cluring, sekitar 30 km dari pusat kota Banyuwangi atau sekitar satu jam.

Sejarah De Djawatan

Awalnya, kawasan ini bukanlah objek wisata. De Djawatan dulunya merupakan area milik Perhutani yang digunakan sebagai tempat penimbunan kayu jati. Luas De Djawatan sekitar 4 hektar dengan jumlah pohon ratusan batang.

Fungsi utama kawasan De Djawatan adalah sebagai lokasi pengelolaan dan distribusi kayu pada masa kolonial Belanda. Artinya, pohon-pohon tersebut sudah 100-200 tahun.

Nama "Djawatan" sendiri berasal dari kata "Jawatan" yang merujuk pada instansi kehutanan atau pemerintahan di masa lampau.

Seiring waktu, hutan trembesi yang tumbuh di area ini menjadi daya tarik tersendiri karena keindahannya yang unik. Pemerintah dan pengelola wisata kemudian mengubah kawasan ini menjadi tempat rekreasi untuk umum, tanpa meninggalkan nilai sejarah dan keasrian lingkungan.

Tempat wisata Banyuwangi

Daya Tarik De Djawatan

De Djawatan Forest sebagai itinerary destinasi wisata selama di Banyuwangi memiliki daya tarik obyek wisata antara lain:

1. Hutan Trembesi yang Menakjubkan

Memasuki De Djawatan, kita disambut oleh pepohonan trembesi yang besar dan rimbun. Dengan ranting dan daun yang lebat, area ini menciptakan suasana sejuk dan teduh. Penampilan pohon-pohon ini sering disebut magis karena bentuknya yang dramatis. Batang pohonnya yang besar dan menjulang tinggi serupa tangan yang ingin menggapai langit. Sinar matahari masuk melalui celah-celah batang pohon.

2. Spot Foto Instagramable

Lanskapnya yang eksotis menjadikan De Djawatan sebagai lokasi favorit bagi pengunjung untuk berfoto, baik foto keluarga, tempat foto prewedding, foto post wedding, maupun foto lainnya. 

Sebagai pengunjung mungkin kita tidak akan berhenti untuk memotret. Kita tidak mau melewatkan setiap sudut De Djawatan untuk berfoto. Namun, ternyata cara seperti itu justru membuang-buang waktu dan belum tentu menghasilkan foto yang ciamik.

Aku sendiri bingung di mana aku akan mengambil foto. Di depan tulisan De Djawatan ternyata hasilnya biasa aja apalagi anakku susah diajak berfoto yang bener.

Bagi yang tidak punya banyak waktu di De Djawatan seperti kami, maka cara seperti itu tidak efektif. Pihak travel hanya memberi kami waktu 1 jam sementara kami ingin mengambil foto yang bagus.

Aku dapat tips dari seorang rekan kerja suami yang sudah pernah datang ke sana. Katanya, tips selama di De Djawatan kalau mau dapat foto bagus adalah pakai jasa foto.

Dengan waktu terbatas, kita bisa punya foto yang bagus. Coba kalau kita foto sendiri, sudah repot ngatur personil, ngga semua personil bisa satu frame, belum tentu juga hasil fotonya bagus, entah cahayanya yang kurang atau ekspresi yang kurang.

Masnya juga yang akan mengarahkan kita foto di mana karena mas ini sudah paham di mana spot foto yang bagus. Kita mungkin akan saling bergantian dengan pengunjung lain untuk berfoto.

Harga jasa foto di De Djawatan nggak mahal, kok. Hanya 20.000 rupiah, kita bisa mengambil foto sepuasnya tapi nanti dapat fail foto sekitar 10 foto. Hasilnya juga bagus. Selamat bingung-bingung pilih foto karena ngambil fotonya banyak. Tapi ini lebih hemat waktu, loh!

Wisata De Djawatan Banyuwangi
Hasil foto pakai jasa foto (dok.pri)

3. Wisata Edukasi dan Ekowisata

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga bisa belajar tentang pentingnya pelestarian hutan dan lingkungan. Kita bisa mengajarkan anak kita tentang tanaman trembesi, ciri-ciri trembesi (pohon, daun, akar, batang, buah), cara berkembang biak, manfaat trembesi, dan lain sebagainya.

4. Aktivitas Outdoor

Tempat ini juga cocok untuk piknik keluarga. Anak-anak bisa naik delman, melukis di sterofoam, berlarian, dan lain sebagainya.

Atraksi wisata de Djawatan Forest
Atraksi wisata De Djawatan Forest (dok.pri)

5. Suasana Mistis dan Tenang

Banyak yang merasa suasana De Djawatan seperti berada di dunia fantasi. Tempat ini sangat tenang sehingga menjadi tempat yang pas untuk relaksasi atau melepas penat. 

Film Yang Syuting di De Djawatan

Beberapa film yang syuting di De Djawatan adalah Kafir: Bersekutu dengan Setan, Jeritan Malam, Kupu-Kupu Kertas, Yowes Ben 3. Satu video klip girlband GLAS yang syuting di sana adalah Sweet Lie.

Tiket Masuk

Tiket masuk de Djawatan cukup murah yaitu Rp. 6.000,- per orang. Biaya parkir 2.000 untuk sepeda dan 5.000 untuk mobil.

Jam Buka De Djawatan

De Djawatan buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB. Hari raya atau perayaan hari besar mungkin jam buka mungkin berbeda.

Fasilitas De Djawatan

Fasilitas De Djawatan ini seperti parkir kendaraan, mushola, kamar mandi, warung makan/kedai. Tak hanya itu, banyak pedagang kaki lima yang menjual jajanan. Harganya terjangkau. Jika memiliki waktu yang lebih lama, tempat ini cocok untuk bersantai, menikmati udara segar, sambil menikmati makanan yang dibawa dari rumah.

Fasilitas di De Djawatan ini sebenarnya masih perlu pengembangan. Kamar mandi yang terdapat di depan tempat wisata masih perlu perbaikan, termasuk juga tempat wudhu dan musholla.

Selain itu, atraksi wisata masih perlu dikembangkan lagi asal tidak merusak pepohonan di sana, Hanya saja jika nanti atraksi wisata di De Djawatan sudah banyak, mungkin para wisatawan bisa berlama-lama di sana dan memerlukan tempat parkir yang lebih luas.

Meskipun kondisi fasilitas terbatas, tetapi keindahan alamnya membuat De Djawatan menjadi destinasi wisata favorit di Banyuwangi. Apalagi jika fasilitasnya diperbaiki, mungkin wisatawan yang berkunjung ke De Djawatan akan meningkat.

Read More

Review hotel Illira Banyuwangi

Setelah perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi akhirnya tibalah kami di Hotel Illira. Aku akan review hotel Illira Banyuwangi dalam tulisanku kali ini. 

Kami menunggu di lobi hotel sampai kami mendapatkan kunci kamar yang sudah diatur oleh pihak travel. Rasanya jelas capek banget padahal kami hanya duduk saja di dalam bus.

Setelah kami mendapat kunci kamar berbentuk kartu, kami pun antri naik lift. Kami mendapat kamar di lantai lima. Ketika sampai kamar, aku langsung membuka jendela kamar. 

Jalanan kota Banyuwangi tidak ramai. Lampu-lampu dominan berada si sepanjang jalan. Bangunan besar juga tidak sebanyak Sidoarjo tapi kerennya kita bisa melihat pemandangan laut dari balkon hotel.

Lokasi Hotel

Lokasi Hotel Banyuwangi view pantai ini tidak jauh dari Alun-alun kota Banyuwangi. Tapi memang di sekitar hotel tidak terlihat aktivitas perdagangan di mana kita bisa jalan malam hari sambil berbelanja. Hehe.

Harga per kamar

Sebenarnya ada hotel tepi pantai Banyuwangi yang terkenal dan memiliki kolam renang yang dekat bibir pantai, seperti Villa So Long, Dialoog Banyuwangi, Ketapang Indah Hotel. Tapi rate kamar per malam di atas 1 juta.

Karena aku menginap di hotel Banyuwangi dekat pantai ini sudah gabung dengan kantor suami jadi aku hanya terima jadi saja. Kalau lihat di internet sih, harga hotel Illira Banyuwangi per malam sih sekitar 500-700 ribu rupiah. Dan menurutku harga segitu sudah sesuai dengan fasilitas yang di dapat.

Tidak semua fasilitas hotel bisa aku nikmati dengan bebas. Sebabnya ada yang harus dibayar di luar biaya menginap. Beberapa fasilitas Hotel Illira yaitu.

Alasan Menginap di Hotel Illira Banyuwangi

Aku akan jelaskan kenapa harga segitu sudah sesuai dan alasan menginap di Hotel Illira Banyuwangi.

Keindahan pantai dan gunung yang memukau

Kelebihan hotel Ilira Banyuwangi ini adalah kita bisa melihat pantai di depan kita dan gunung Ijen di belakang kita dari balkon kamar. Keindahan Allah yang bisa dinikmati dari balkon kamar. Subhanallah.

Hotel banyuwangi view gunung
View gunung dari balkon hotel (dok.pri)

Nuansa modernitas di tengah pedesaan yang banyak diciptakan seperti halnya di wilayah pedesaan di Bali. Suasana tenang dari keindahan alam rasanya membuat jiwa juga ikut tenang. Tapi entah mengapa nuansa alami itu di beberapa tempat sudah mulai hilang akibat pembangunan yang terus menerus. Apa yang kita kira bisa memperbaiki kehidupan manusia tanpa sadar malah merusaknya. Naudzubillahi.

Hotel Banyuwangi view laut
View laut dari balkon hotel (dok.pri)

Sayangnya, kontemplasi diri yang sangat singkat itu harus aku akhiri sebab aku tak bisa duduk berlama-lama di balkon. Anginnya cukup kencang di lantai 5!

Kamar nyaman dan luas

Jika sebelumnya aku menginap di Hotel Le Meridien yang isi kamarnya padat, ketika aku menginap di Hotel Illira Banyuwangi, aku merasa kamar hotel Illira cukup lowong. Kamar berisi fasilitas hotel bintang empat biasanya seperti kamar tidur, meja kecil di kedua sisi tempat tidur, satu kursi, ada tempat duduk di bawah tivi, bar mini, lemari dengan brankas dan pendingin.
.
Kamar hotel Illira Banyuwangi
Sebelum ditinggal di foto dulu makanya berantakan hehe (dok.pri)

Kami berlima menempati satu tempat tidur yang harus berbagi. Haha. Dengan ukuran double bed jelas untuk 2 dewasa, 3 anak kecil cukup mepet ya meskipun kami harus mengatur posisi tidur biar semua bisa tidur 1 kasur. Sebenarnya di bawah tivi ada tempat duduk memanjang bisa untuk tidur, tapi karena di bawah AC, aku tidak mau ada yang tidur di situ.

Bar mini hotel

AC juga tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Bisa disetel sih tapi menurutku suhunya stabil. 

Kamar mandinya unik karena pintunya langsung gabung dengan ruang shower. Di dalam kamar mandi disekat antara tempat shower dengan wastafel dan kloset. Nah, pintu kamar mandi ini digabung dengan pintu shower. Jadi kalau mau tutup pintu kamar mandi maka ruang shower terbuka. Begitu juga ketika pintu ruang shower ditutup maka bagian ruang wastafel dan kloset akan terbuka dan terlihat dari luar.

Di wastafel ada laci untuk tempat menyimpan pengering rambut. Ada kaca yang besar. Ada fasilitas sabun mandi, sikat gigi, odol, shower cap, dan handuk. Di ruang shower ada sabun dan shampo di dalam botol.

Kamar mandi hotel
Pintu kamar mandi yang gabung dengan pintu shower (dok.pri)

Oh iya, kalau mau membuka pintu balkon harus menghubungi resepsionis melalui telepon. Nanti petugas akan datang ke kamar untuk membuka pintu balkon.

Keamanan terjamin dengan keylock kamar

Kunci kamar menggunakan sistem kartu. Kartu ini digunakan juga untuk menyalakan listrik di kamar. Dengan sistem kartu tersebut insyaallah keamanan kamar terjamin.

Sarapan hotel yang bervariasi

Yang paling menyenangkan dari menginap di Hotel adalah sarapan pagi. Sebelum aku masuk restoran, aku ditanya nomor kamar berapa. Aku pun menyebutkan nomor kamar. Setelah itu, aku diminta membayar 50.000 per anak karena aku membawa tiga anak kecil. Pegawai hotel mengatakan sarapan di hotel tambah tiga anak dikenai charge tambahan. Aku kaget harusnya aku tidak perlu membayar lagi karena karena aku termasuk rombongan dari kantor suami. Suami pun mengatakan bahwa kami adalah rombongan dari kantor XXX. Pegawai pun mengizinkan kami masuk restoran dengan tiga anak tanpa charge.

Sinar matahari pagi yang mulai terik menyinari sebagian meja makan restoran. Bagi yang ingin menikmati udara pagi bisa duduk di luar restoran yang berhadapan dengan kolam renang. Beberapa tamu sudah ada yang berenang di sana.

Restoran Hotel Illira
Restoran Hotel Illira (Foto Google Adriani k. d)

Aku langsung mencari tempat duduk dan meminta anak-anak untuk duduk. Setelah itu aku mengambilkan sereal untuk si Ahmad paling kecil. Setelah aku kembali, dua Ahmad lainnya kuminta mereka ambil sendiri dan berpesan untuk berhati-hati karena banyak barang pecah belah.

Makanan di restoran Hotel Illira ini bervariasi mulai dari Western Food sampai Asian Food. Seleraku hampir sama dengan anak-anak. Sereal plus susu, omelette, pancake, puding, salad buah dan sayur serta bakery.

Dan seperti biasa, setiap ke hotel, aku selalu membawa kotak makan kecil. Beberapa bakery dipaksa masuk ke kotak makan. Nggak banyak sih, paling cuma 3 atau 4 roti. Lumayan buat makan ketika lapar di perjalanan. Hehe.

Restoran hotel bintang 4
Restoran Hotel Banyuwangi (Foto Google AO W) 

Makanan utama di restoran Hotel Illira ada bubur ayam, nasi kare, ayam crispy, mie goreng, sosis, dan lainnya. Dua hari makan di restoran Hotel Illira, aku menikmati salah satu makanan berkuah seperti sop tapi pedas, berbumbu kuat dan isinya ikan. Rasanya segar dan agak pedas tapi sayang aku lupa namanya apa.

Ada juga jajanan tradisional di restoran Hotel Illira seperti telo rebus, pisang rebus, klepon, kacang rebus tapi karena aku tamu domestik jadi aku ambil klepon dan telo rebus. Alhasil, aku kekenyangan dan tidak mencicipi semua makanan.

Kolam renang dengan view gunung dan laut

Selama aku menikmati sarapan di resto, sebenarnya aku tidak sabar ingin mengajak anak-anakku berenang. Akhirnya ketika suami sedang rapat, aku mengajak anak-anak berenang.

Kolam renang dibagi dua yaitu untuk anak dan untuk dewasa. Kedalaman kolam renang Hotel Illira untuk dewasa sekitar 1,5 meter. Tidak ada perosotan. Lantai kolam renang tidak keramik seperti kolam renang biasanya tapi seperti diberi alas terpal atau apa gitu namanya.

Kolam renang Hotel Illira (Foto Google Wilmar Desrizal)

Kolam renang ini ada di lantai tiga jadi kita bisa melihat pemandangan dari kolam renang yang bagus banget. Kita bisa melihat selat Bali dan pegunungan. Subhanallah.

Fasilitas shower ada di dekat kolam renang. Kita juga bisa mandi dan ganti baju di kamar mandi yang ada di dekat kolam renang. Kamar mandinya cukup luas dan banyak bilik.

Fasilitas lain

Fasilitas lain di hotel bintang 4 Banyuwangi itu masih banyak lagi, tapi aku tidak merasakan semua seperti fasilitas gym yang ada di dekat kolam renang, bar/lounge di lantai atas, dan spa/massage. Untuk WiFi hotel lancar. 

Oiya, aku baru tahu setelah dua malam menginap di hotel Illira Banyuwangi, kalau hotel juga menyediakan sepeda untuk tamu yang ingin bersepeda di sekitar hotel. Anak-anakku mencoba memakai sepeda sebelum check out.

Fasilitas hotel bintang 4

Uniknya, setelah check out, seorang perempuan memakai baju penari gandrung stand by di depan hotel. Kami tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto bersama.

Hotel Illira Banyuwangi memang keren!

Bagiku, pelayanan Hotel Illira cukup bagus. Nggak salah kalau travel pilih hotel Illira Banyuwangi ini sebagai rekomendasi hotel Banyuwangi yang murah dan bagus. Setelah check out hotel ini, kami menuju ke tempat wisata selanjutnya dan yang aku tunggu-tunggu, snorkeling di Bangsring sebagai obyek wisata yang dikunjungi selama di Banyuwangi.

Read More
Seperti yang sudah aku ceritakan di Itinerary wisata ke Banyuwangi, salah satu obyek wisata di Banyuwangi yang kami kunjungi adalah Bangsring Underwater.

Awalnya, aku ngga tahu di Bangsring bakal ngapain aja. Ternyata di Bangsring itu tempat snorkeling! Betapa senangnya!

Persiapan Anak Snorkeling

Sebab sudah sejak lama aku ingin menikmati bawah laut dengan snorkeling. Beberapa tempat snorkeling di Jawa sebenarnya cukup banyak seperti snorkeling di Gili Ketapang, Snorkeling Jogja, snorkeling Banyuwangi, snorkeling Karimunjawa.

Tapiii.. mengingat harga yang cukup mahal dan jarak ke tempat snorkeling pun jauh, aku melupakannya. Tak kusangka, akhirnya aku snorkeling! Snorkeling Banyuwangi ini salah satu tempat snorkeling terkenal di Jawa.

Tapi snorkeling pertama aku kali ini bersama suami dan anak-anak. Aku malah nggak kepikiran anak-anak akan snorkeling. Anakku sempat bertanya snorkeling artinya apa? Aku menjawab snorkeling adalah kegiatan seperti berenang tapi hanya di permukaan air saja dan bisa melihat keindahan bawah laut.

Snorkeling banyuwangi

Anakku yang pertama sangat excited. Tapi yang kedua biasa saja. Mungkin dia belum terbayang bagaimana rasanya snorkeling di Bangsring.

Aku membawa satu tas khusus barang yang harus dibawa saat ke Bangsring Underwater. Karena kami sudah check out dari hotel Illira Banyuwangi jadi kami hanya bawa barang yang diperlukan saja.

Sebenarnya tidak ada persiapan khusus untuk anak yang akan snorkeling. Aku hanya mempersiapkan baju renang/ baju untuk snorkeling, baju ganti, dan alat mandi. Aku tidak bawa sunblock. Jadi teman-teman bisa persiapkan sunblock jika mau.

Bangsring Underwater

Aku dan rombongan tiba di Bangsring Underwater sekitar pukul 9 pagi tapi matahari sudah sangat terik. Kami pun diminta untuk berganti baju.

Keindahan Bawah Laut Bangsring Underwater

Bangsring Underwater adalah salah satu destinasi wisata bawah laut yang terletak di Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Kita bisa menyelam sambil menikmati  keindahan alam bawah laut yang memikat serta berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di sekitar area tersebut.

Snorkeling dengan anak

Bangsring Underwater dikenal dengan kekayaan biota lautnya yang melimpah. Di sini, kita bisa menikmati pemandangan terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan tropis yang berenang bebas, serta berbagai spesies laut lainnya. Keren banget pokoknya!

Perairannya jernih jadi kita bisa menikmati keindahan bawah laut dengan jelas.

Selain kehidupan laut yang memukau, Bangsring Underwater juga memiliki lingkungan pesisir yang cantik. 

Pantai-pantainya dengan pasir putih dan air lautnya yang biru bikin kita betah di sana. The real healing sih ini. 

Ternyata di Bangsring juga ada program konservasi terumbu karang yang melibatkan masyarakat lokal, sehingga pengunjung juga bisa belajar tentang pentingnya pelestarian ekosistem laut. Tapii pas saat itu aku dan rombongan nggak terlibat pada program itu. Hehe.

Cara Pergi ke Bangsring Underwater

Bangsring Underwater dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi dan kendaraan umum. Jika berangkat dari Kota Banyuwangi, perjalanan menuju lokasi ini memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, ikuti jalan menuju Kecamatan Wongsorejo dan cari petunjuk arah menuju Bangsring Underwater. Terdapat papan petunjuk yang jelas di sepanjang jalan, sehingga perjalanan akan cukup mudah.

Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, bisa menggunakan transportasi umum seperti ojek online atau angkutan kota menuju kawasan Wongsorejo. Tapi kayaknya memang mending pilih sewa mobil atau naik ojek online dari awal. Lebih praktis. Soalnya kalau naik angkutan kota kalian juga harus melanjutkan perjalanan menggunakan ojek atau taksi lokal.

Harga tiket masuk

Untuk harga tiket masuk ke Bangsring ini 2 ribu rupiah. Sementara jika ingin snorkeling menurut hasil wawancaraku dengan petugas loket, harga snorkeling sekitar 240an ribu sudah dapat guide (sekitar 180an ribu), foto bawah air (40 ribu), sewa alat snorkeling, pelampung (10ribu) dan kapal PP ke dan dari Rumah Apung (10ribu). Harga itu sekitar itu ya. Soalnya lupa nyatet. Yang jelas kalau komplit harganya di atas 200ribu. Pembayaran bisa pakai QRIS dan kerjasama dengan beberapa perbankan.

Aktivitas Seru di Bangsring Underwaters

Beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di Bangsring Underwater adalah:

Snorkeling dan Diving

Kegiatan utama di Bangsring Underwater adalah snorkeling dan diving. Dengan perairan yang jernih dan terumbu karang yang indah, kedua aktivitas ini sangat populer bagi para pengunjung yang ingin mengeksplorasi dunia bawah laut.

Nah, di sini aku bersama rombongan lain yang akan snorkeling dikumpulkan di depan loket. Petugas memberikan penjelasan dan pengarahan mengenai aturan saat snorkeling dan terkait cara menggunakan alat snorkeling dan meminta kita menggunakan life jacket yang sudah tersedia di samping loket.

snorkeling Bangsring Banyuwangi



Untuk anak-anak sudah ada life jacket ukuran kecil. Pastikan life jacket pas untuk anak-anak. Sedangkan untuk life jacket yang besar, pilih yang bagus agar saat snorkeling tidak mudah lepas.

Setelah itu, rombongan diminta menaiki perahu untuk menuju ke rumah apung. Aku sempat berdebat dengan suami nih karena katanya nggak boleh bawa barang tapi aku tetap bawa tas berisi hp mengingat aku ingin dokumentasi. Haha.

Ternyata di sana aku sempat foto-foto beberapa saja. Karena setelah nyemplung pun, aku nggak bisa foto-foto karena tangan basah. Tas aku titipkan ke pihak travel yang jagain kita. Aku kira, aku bisa gantian sama suami pas jagain si bayi. Ternyata juga nggak bisa. Soalnya aku nggak sabar mau snorkeling, suamiku pun nggak segera naik. Haha. Akhirnya anakku dijagain sama bapak-bapak 1 rombongan bus.

snorkeling banyuwangi
Tebak aku yang mana? :D

Di pinggir rumah apung ada pegangan besi dan tangga kecil seperti di kolam renang. Di dekat situ sudah banyak ikan kecil-kecil warna-warni. Keren banget. 

Karena ramai rombongan, jadi pada rebutan naik turun ke tangga itu dan aku kudu antri. Aku masih mengamati rombongan yang sudah nyemplung. 

Banyak yang nyemplung tapi juga pada takut. Ada yang minta pegang. Ada yang kelihatan seperti nggak bisa bernafas. Ada yang teriak-teriak. Heboh lah. Tapi ada juga yang sudah berani sampai jauh.

Guide dari Bangsring pun sepertinya kewalahan membantu para rombongan ini. 

Akhirnya, aku memberanikan turun ke laut. Wow. Aku agak takur karena life jacket seperti terangkat sendiri ke atas dan membawa tubuh aku ke atas. Aku kira aku akan tenggelam sebabnya badanku berbalik ke depan. Alat snorkeling yang dipasang di mulut seperti sia-sia. Air laut yang sangat asiiinn memaksa masuk lewat sela-sela entah dari mana. Aku menutup mulut dengan lebih rapat. Aku harus menjaga keseimbangan agar kepalaku pelan-pelan masuk ke air. 

Setelah kepala masuk ke dalam air, aku mencoba bernafas normal, dan membuka mata dengan alat snorkeling, aku takjub. Subhanallah. Beneran kenapa disebut surga bawah laut. Ikannya yang cantik banyak banget. Terumbu karangnya juga banyak dan jauh di dasar laut. Antara ngeri dan takjub. Eh meskipun mataku minus 3, tapi aku heran, seolah bisa melihat jelas di bawah laut.

Mungkin aku kurang pas pasang alat snorkelingnya. Itu membuat air laut masuk ke area hidung dan mata. Rasanya nggak enak seperti tersedak dan mata perih. Pada akhirnya aku tahan nafas saja setiap mau melihat keindahan bawah laut.

Program Konservasi Terumbu Karang

Pengunjung bisa ikut serta dalam kegiatan konservasi dengan menanam terumbu karang. Program ini bertujuan untuk membantu menjaga kelestarian ekosistem laut dan memberikan pengalaman edukatif bagi wisatawan.

Berfoto dengan Ikan Laut

Bagi pengunjung yang tidak ingin menyelam, masih ada banyak spot untuk berfoto dengan keindahan alam sekitar. Dengan ikan-ikan yang bermunculan di permukaan, atau pun anak ikan hiu. Kita dapat menangkap momen indah tanpa harus turun ke bawah laut.

Kakak berfoto dengan Ikan saat snorkeling (dok. Pri)


Setelah aku terbiasa dengan kondiai laut, akhirnya aku berani berenang agak ke tengah yang lebih sepi. Di sana aku puas melihat ikan dan karang di bawah laut. Tiba-tiba aku didatangin guide Bangsring dan ia menyuruhku untuk snorkeling. Guide itu yang akan merekam dan memotretku dengan kamera anti airnya. 

Dengan senang hati dong, akhirnya aku snorkeling agak ke dalam 
sambil menahan nafas dan menahan badan agar tidak terangkat ke atas. 
Susah juga! Hasilnya? Lihat sendiri. Hahaha.

Snorkeling di Banyuwangi


Selain snorkeling di laut lepas, kita juga bisa berfoto dengan anak hiu yang ada di tempat khusus penangkaran anak ikan hiu. Tenang. Anak hiunya jinak kok. Guide akan meminta kita melepas life jacket dan menyelam sambil memegang jaring-jaring di pinggirnya dan menahan nafas selama guide merekam dan memotret kita.

Bangsring Underwater Banyuwangi
Kaos BWC (Brawijaya Writers Club) udah sampai bawah laut hehe

Eh ternyata ngga cuma ikan saja, kita bisa berfoto dengan patung penari Gandrung dan Majapahit Warrior yang ada di bawah laut. Hanya saja aku baru tahu setelah tiba di rumah. Nyesel sih!

Kegiatan Wisata Alam di Sekitar

Selain kegiatan di bawah laut, Anda juga bisa menikmati pemandangan alam sekitar, seperti menikmati matahari terbenam, atau berjalan-jalan santai di pantai. Suasana yang tenang membuatnya cocok untuk relaksasi.

Fasilitas

Fasilitas di Bangsring Underwater ini cukup banyak, seperti:
  • Gazebo yang ada di beberapa titik 
  • Toilet yang bersih meski airnya terasa air laut (toilet ini tersebar di beberapa titik)
  • Homestay
  • Musholla akhwat dan ikhwan dipisah
  • Warung
  • Mini amphitheater untuk pertunjukan
  • Tempat parkir
  • Life jacket, alat snorkeling dan kapal, khusus bagi wisatawan yang ingin snorkeling

Tips Berkunjung Bangsring Underwater Bareng Anak

1. Minta mereka pakai jaket pelampung. Usahakan jaket yang digunakan bisa untuk dibuat snorkeling. Karena ada jaket yang bikin sakit bagian bawah saat sudah masuk ke laut.

2. Kasih tahu bahwa kedalamannya agar anak-anak siap. Pastikan mereka untuk berhati-hati agar alat snorkelingnya tidak jatuh ke dasar laut karena jika jatuh dan tidak bisa diambil lagi maka kita harus menggantinya dengan uang.

3. Jangan paksakan anak jika ia tidak mau. Dua anakku nggak mau diajak turun. Mereka terlihat tidak berani. Yang usia 3 tahun malah nangis-nangis. Jadi aku biarkan mereka melihat dari pinggir rumah apung saja.

4. Ceritakan bahayanya jika berenang tanpa guide. Karena anakku yang pertama berani banget sih. Setelah semua rombongan naik ke rumah apung bahkan ada yang kembali, anakku malah mau snorkeling sendiri. Hehe

Bye, Bangsring!

Bangsring Underwater di Banyuwangi adalah tempat yang sempurna untuk para pecinta alam, khususnya penggemar aktivitas bawah laut. 

Dengan keindahan terumbu karang, ikan-ikan tropis, serta suasana alam yang asri, destinasi ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, keterlibatan dalam program konservasi dan kegiatan wisata lainnya menjadikan Bangsring Underwater sebagai tempat yang penuh edukasi dan kenangan indah.

Read More

Follower