Review DNI Skin Centre: Treatment Electro Glowing pada Kulit Iritasi

4 comments

Sudah beberapa bulan ini, saya merasa kulit muka saya iritasi. Karena setiap saya pakai toner, kulit saya perih. Saya juga nggak tahu sejak kapan itu mulainya. Memang semenjak saya hamil anak pertama (sekitar tahun 2015) saya nggak pernah perawatan. Mentok-mentok pakai facial foam Ponds saat mandi atau pakai ekstrak bengkoang lotion dan toner setelah mandi atau setelah pakai make up.

Tapi saat Ponds saya habis, saya malah nggak pernah beli lagi dan nggak perawatan lagi. Bahkan hanya memakai pelembab kecuali kalau keluar rumah baru deh pakai foundation cair yang ber-SPF.

Saya sudah nggak pernah lagi perawatan. Sebenarnya banyak klinik kecantikan di Malang tapi saya belum tergerak ke klinik itu. Nah, kebetulan temen saya ngasih tawaran untuk nyoba perawatan di klinik kecantikan di Malang. Namanya DNI Skin Centre di kota Malang.

Lokasi DNI Skin Centre

Klinik spesialis kulit DNI Skin Centre ini di Kota Malang ada di Jl. Soekarno Hatta No.4, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65142. Telepon (0341) 4374036. Ternyata dekat dengan rumah mertua saya. Jadi dari pertigaan lampu merah Universitas Brawijaya lurus saja lewat jembatan Soekarno Hatta. Terus ketemu perempatan. Biasanya perempatan ini ditutup jadi nggak bisa belok kanan. Nah di perempatan itu ada Pizza Hut. DNI Skin Centre ada di sebelah kiri setelah Pizza Hut itu.

DNI Skin Centre di Malang

Profil DNI Skin Centre

DNI Skin Centre merupakan klinik spesialis kulit ini memiliki kantor pusat di Renon, Denpasar, Bali. Klinik spesialis kulit ini berdiri sejak 14 Februari 2011 oleh dokter spesialis kulit bernama Dr.dr. I Gusti Nyoman Darmaputra SpKK. Dokter Darma berempati terhadap pengetahuan masyarakat yang masih rendah pada kesehatan kulit dan efek sampingnya. Sehingga Dokter Drama membuka klinik spesialis kulit bernama DNI Skin Centre.
Hingga saat ini DNI Skin Centre ada enam cabang di Indonesia yaitu Bali, Jakarta, Malang, Lombok, Gresik, Makassar.



Review Pelayanan dan Treatment

Begitu saya masuk ke ruangan dokter, saya pun diperiksa dengan alat untuk melihat secara detail kondisi kulit saya. Saya pun bisa melihat kulit saya yang merah-merah karena iritasi. Setelah ngobrol ngalor-ngidul, dokter pun menyarankan saya untuk facial dan injeksi.



Facial di klinik DNI Skin Centre ada bermacam-macam juga, seperti lifting facial, facial detox, acne/glowing facial, dan hidro facial.

Kalau tidak salah saya disaranin hidro facial tapi saya nggak begitu suka facial. Akhirnya dokter memilihkan treatment saya yaitu peeling. Saya pun bertanya tentang injeksi. Ternyata itu adalah jarum yang ditusuk-tusukkan ke kulit agar kulit kenyal. Saya tambah nggak berani seh. Akhirnya treatment injeksi diganti jadi treatment elektro glowing.

Untungnya, dokternya sabar dan mau menjelaskan tentang treatment injeksi yang bisa membuat orang tidak nyaman tapi hasilnya memang lebih bagus.

Saya pun ke lantai atas bersama anak bayi saya, Raceqy (34 bulan). Saya berada di ruangan treatment yamg terdiri dari dua tempat tidur.



Setelah itu wajah saya dibersihkan dengan susu pembersih. Oiya karena DNI Skin Centre di Malang ini ada beautician lagi jadi yang memberi treatment ya pegawai yang membantu saya di meja resepsionis. Saya pun berbaring dan membuka jilbab.



Mata saya ditutup dengan sesuatu (mungkin kapas) yang diberi air dingin. Rasanya nyesss. Melakukan peeling pun tak lama, tak sampai 10 menit peeling selesai.

Yang saya khawatirkan saat treatment adalah anak saya rewel minta pulang karena lama. Untungnya dia malah melihat saya dengan anteng sambil bertanya-tanya apa yang saya lakukan.

Treatment kedua yaitu elektro glowing. Wajah saya diolesi dengan serum kemudian saya disuruh pegang dengan tangan kanan dan kiri sebuah besi kali ya (saya nggak paham namanya) yang tersambung dengan kabel ke suatu alat. Kemudian alat yang bersinar itu mengelilingi seluruh wajah saya agar serum lebih meresap.

Mbaknya memang sudah menjalani pelatihan untuk melakukan treatment ini. Biasanya mbaknya melayani facial dan baru pertama kali melayani Elektro Glowing. Walupun begitu, mbaknya tampak sudah terlatih dengan alat yang modern. Tanpa canggung.

Di beberapa bagian kulit saya yang mengalami iritasi dan perih saat di treatment, tapi mbaknya cukup pelan dan tetap membuat saya nggak kesakitan.

Penggunaan produk DNI Skin Centre

Karena kulit saya kering-kering, akhirnya saya diberi produk kecantikan berupa nutrisi dan sunscreen. Mungkin nutrisi yang dimaksud adalah pelembab. Oiya, untungnya produk kecantikan ini nggak perlu ditaruh di kalkus tapi cukup di suhu ruang.



Untungnya lagi, saat selesai memakai nutrisinya selama tiga hari, saya nggak perlu memakai lagi kecuali kalau kulit terasa perih dan iritasi. Baguslah, apalagi saya termasuk tipe orang yang nggak telaten memakai produk-produk kecantikan, hehe.

Oiya, saya sempat bertanya-tanya dengan produk DNI Skin Centre, apakah sudah ada label LPPOM? Dengan mata seperti elang alias membaca tulisan kecil-kecil di produknya, saya pun menemukan kode produk dari LPPOM.

Kelebihan dari produk DNI Skin Centre

Kualitas dan harga

Dokter Drama yang juga bekerja menjadi dosen ini membuat beliau mengetahui riset-riset terbaru sehingga saat dia membuat racikan obat ini, beliau membuatnya dengan kandungan yang sesuau. Sehingga nggak perlu membutuhkan banyak biaya untuk menciptakan sebuah produk. Dengan begitu, harga jualnya juga tidak sampai menguras kantong.

Kejujuran terhadap produk dan treatment

Ketika saya kesana dan diperiksa kulit wajah saya, dokter kemudian merekomendasikan jenis treatment yang cocok buat saya. Jadi walaupun kalau kita minta perawatan yang tidak sesuai dengan kulit pasien, maka dokter nggak akan memberikan. Prinsip DNI Skin Centre ini tak hanya memberikan pelayanan yang baik saja tapi juga pelayanan yang jujur terhadap treatment terhadap pasien. Begitu juga dengan produknya, semua tergantung masalah kulit pasien.

Tampil percaya diri tanpa make-up

Dengan slogan "Beauty For Everyone" diharapkan DNI Skin Centre bisa menjangkau semua kalangan karena harganya yang tidak terlalu mahal. Selain itu, DNI Skin Centre ingin para wanita percaya diri tanpa make-up karena kecantikannya terpencar. Wuzzz. Saya pengen banget bisa begini. Tanpa susah-susah pakai make-up, sudah kayak pake make-up aja, hehe. Maklum kadang saya malas keluar pakai make-up, need a time. Kalau nggak pake make-up wajah keliatan kumus-kumus. Harapannya DNI Skin Centre bisa buat wajah saya nggak kumus-kumus, hehe.

Menurut pegawai DNI Skin Centre, treatment di klinik kecantikan di Malang itu cukup lengkap walaupun di kantor pusat lebih lengkap treatmentnya.
Di klinik spesialis kulit ini nggak hanya untuk wajah tapi juga untuk kulit rambut, tangan, kaki, leher. Pokoknya semua kulit.

Pulang ke rumah setelah merasakan peeling dan elektro glowing, efeknya mungkin tidak terllu signifikan karena memang baru pertam kali perawatan. Tapi saya merasa wajah sedikit lebih segar.Tinggal perawatan pakai krim nya nih.

Ketika menulis ini, sudah seminggu saya menggunakan krimnya. Hasilnya wajah saya tidak kering lagi walaupun wajah saya nggak jadi lebih putih  tapi saya merasa kulit saya nggak perih lagi.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

4 komentar

  1. Dni Skin Centre memang oke ya mb... Pelayanan ramah, produk jempol harga terjangkau. .

    BalasHapus
  2. Jadi kapan nih balik ke sana lagi mbak.. he..he..

    BalasHapus
  3. Wah, memang jenis kulitnya yg mudah iritasi ya mba? Memang kudu lebih selektif pilih perawatan yak kalo begitu

    BalasHapus

Follower