[Review] Pop! Hotel Kemang, Rekomendasi Hotel di Jakarta dengan View Bagus

1 comment
Alhamdulillah.

Satu kesempatan bisa menginap di hotel di Jakarta Selatan dan bisa menjadi rekomendasi hotel di Jakarta untuk staycation karena Pop Hotel Kemang merupakan hotel yang murah dan bagus di Jakarta. 

Saat itu saya ada acara bersama Teman EBS untuk gathering offline. Jadi kami semua menginap di Pop! Hotel Kemang, Jakarta. Hotel dekat tol di Jakarta ini memang bisa menjadi rekomendasi hotel di Jakarta. Hotel di kawasan Kemang Jakarta ini merupakan hotel bintang 2 tapi fasilitasnya juga oke dan tentunya tetap nyaman.

(Lupa foto depan hotel gaes jadi pake foto orang hehe)

Rekomendasi hotel di Jakarta Selatan
Pop! Hotel Kemang Jakarta Selatan (sumber:ulasan Google /Musdail)

Lokasi hotel

Salah satu hotel di Jakarta Selatan ini berada di Jalan Kemang Raya No 3 1, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Saya berangkat dari Stasiun Pasar Senen memang cukup jauh ya termasuk juga bandara. 

Dari bandara ke Pop Hotel bisa selama 30 menit jika tidak macet. Jika macet, bisa 40-70 menit dengan jarak sekitar 33 km. Kalau dari Banda Halim Perdana Kusuma menuju Hotel Pop Kemang hanya berjarak 12 km tapi waktu tempuhnya sampai 46 menit di siang hari yang ramai karena daerah tersebut rawan kemacetan.

Meskipun dari bandara maupun stasiun cukup memakan waktu, namun hotel budget minimal ini berada di deretan pertokoan dan tempat makan. Jadi tidak sulit bagi kalian mau mencari makan dekat hotel. 

Dari halte bus hanya perlu jalan kaki selama 1 menit. Jika ingin ke Pasar Mayestik perlu menempuh jarak 4 km. Dari Pop Hotel Kemang ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) perlu waktu sekitar 30 menit atau sekitar 18 km.

Saya tiba di Pop Hotel Kemang setelah maghrib karena acara offline gathering Eco Blogger Squad dimulai siang hari setelah jumatan sampai maghrib.

Hotel bintang 2 yang bagus
Restoran dari lobi hotel (Sumber:ulasan google / Evan Eric)


Lobby hotel ramai dengan Teman EBS yang duduk-duduk di sofa dan di kursi yang juga berfungsi untuk kursi sarapan. Di samping resepsionis ada rak-rak berisi snack-snack yang dijual. Desain lobby yang moderen membuat pengunjung merasa nyaman. Meskipun begitu, badan rasanya sudah terlalu capek dan pengen segera mandi dan istirahat. Sama panitia saya dapat kamar lantai 5. Dan di sana sudah ada seorang Teman EBS yang sudah tiba sebelum saya datang. Ia tiba di hotel dini hari yang sudah early check in.

Review Kamar Pop! Hotel Kemang

Sebenarnya banyak banget review Pop Hotel Kemang di google. Saya coba review hotel budget minimal ini menurut saya. Ruangan Pop Hotel Kemang yang saya inapi dan bernuansa hijau ini tidak terlalu besar tapi saya rasa sudah cukup nyaman untuk tidur. Di sebelah kanan ruangan ada kamar mandi berbentuk kapsul. Di depan tempat tidur ada televisi yang menempel di dinding dan memberikan informasi hotel.

Review hotel Pop Hotel Kemang
Kamar di Pop! Hotel Kemang (dok.pri)

Kalau kalian mencari hotel Jakarta murah view bagus maka Pop Kemang Hotel bisa masuk dalam list kalian. Asalkan kalian minta yang lantai lima ke atas dan menghadap view Jakarta. Satu kotak jendela kaca kecil yang tidak bisa dibuka menyuguhkan lampu-lampu bangunan Jakarta yang bertebaran.

Setelah bersapa dengan teman sekamar saya, saya mendekati jendela kamar hotel. Bangunan tinggi terlihat jelas. 

Saya mengagumi sejenak karena setelahnya mata saya berfokus pada lahan kosong di depan saya. Seperti bekas robohan bangunan tapi seperti tempat sampah.

Saya cukuo terhibur karena saya jarang melihat pemandangan bangunan tinggi. Saya tidak berlama-lama di depan jendela. Menurut saya hotel Pop Kemang ini bisa menjadi rekomendasi hotel di Jakarta dengan view bagus. Yah ini subyektif sih. Menurut saya saja.

Hotel di Jakarta Selatan dengan view bagus
View dari kamar hotel setelah maghrib
(Dok. Pri)

Di samping tempat tidur, ada meja kecil. Di sisi lain ada sofa memanjang. Di atasnya ada satu teko kaca berisi air minum yang sudah saya habiskan karena saya haus banget. Untungnya, di luar kamar, disediakan botol galon berisi air dingin dan panas. Di kamar juga tidak ada teh atau kopi yang tersedia seperti di hotel-hotel lainnya. Jadi kalian bisa siap-siap beli kopi sachet di lobby hotel dan ambil air panas di dispenser dekat kamar.

Di dekat pintu ada wastafel dan kaca. Di sisi lain, ada gantungan baju dan ada lemari mini untuk menaruh alas kaki. Ketika saya menaruh kotak kue di dekat meja, semut-semut ada yang datang gaes. 

Wah bisa yaa.. 

Menginap di hotel dapat free semut. Ups.

Di meja dekat kasur juga ada semut kecil. Khawatir sih digigit pas tidur kan gak enak yaa.. tapi alhamdulillah nggak sih.

Kamar mandi kapsul yang unik

Segera saya mengeluarkan baju untuk membersihkan diri di kamar mandi kapsul yang unik. Saya mengambil shower gel dan sikat gigi dari hotel yang ada di kursi sofa di samping tempat tidur.

Rekomendasi hotel Jakarta Selatan
Kamar mandi kapsul (dok.pri)

Saat saya masuk kamar mandi, saat saya coba menutupnya, pintu kamar mandi berbunyi dan tidak tertutup sempurna. Jadi ada celah sedikit. Meski saya coba menutupnya dengan sekuat tenaga tapi pintu kamar mandi tidak tertutup sempurna. Okelah. Toh cuma teman perempuan saja. Dan tidak begitu terlihat juga.

Di dalamnya ada kloset dan gantungan baju dan handuk. Ukurannya juga tidak terlalu besar. Bersyukur tubuh saya memang kurus, jadi masih bisa bergerak meski agak terbatas. Sepertinya untuk tamu hotel yang (maaf) memiliki anugerah berat badan di atas saya, harus bersabar dengan ukuran kamar mandi yang tidak terlalu besar.

Saya pun mulai mandi dengan air hangat. Pancuran air sedikit membuat saya khawatir jika air keluar dari kapsul kamar mandi karena kamar mandinya didesain seperti portabel begitu. Tapi syukurnya sih nggak meskipun saya nggak perhatikan apakah merembes di luar atau tidak.

Menurut saya, pendingin kamarnya cukup dingin, saya sampai setting agar tidak terlalu dingin karena AC mengarah ke kaki-kaki kami dan mengarah ke seluruh tubuh.

Cahaya kamar masih terlalu terang padahal menyisakan satu lampu di atas wastafel yang saya tidak tahu bagaimana cara mematikannya. Saya cukup sulit tidur entah mungkin karena terlalu capek atau karena cahayanya masih terlalu terang untuk saya yang biasa tertidur dalam gelap. Acara televisi phn tak mampu membuat saya tertidur. Sampai akhirnya saya tertidur setengah jam kemudian di saat badan capek banget.

Sarapan di hotel

Paginya, saya harus segera check out. Karena Pop Hotel adalah hotel Jakarta free breakfast jadi jam 7 saya dan teman sekamar saya segera sarapan di lantai lobby.

Di restauran yang ada di samping lobby dan resepsionis hotel, sudah banyak Teman EBS yang duduk sambil menikmati sarapan. Saya pun mengambil piring dan menikmati menu prasmanan nasi goreng, mie goreng dan ayam goreng di meja khusus prasmanan. 

Breakfast hotel free
Breakfast hotel (dok.pri)

Ada roti tawar juga yang disediakan alat pemanggangnya. Hati-hati ya jangan kelamaan dan jangan terlalu tinggi setting alat pemanggangnya nanti gosong kayak roti tawar saya, wkwkwk. Untuk minuman disediakan kopi, teh hangat dan infused water. Menurut saya rasa menu makanannya biasa saja sih tapi lumayan lah untuk mengganjal perut.

Setelah sarapan, saya kembali ke kamar dan siap-siap check out. Sebelum berangkat menanam mangrove, beberapa Teman EBS menyempatkan diri berfoto di depan hotel Jakarta yang instgramable ini. Sayangnya, saya terlambat ikutan. Haha.

Harga kamar hotel

Harga kamar Pop! Hotel Kemang berkisar 350.000-450.000 tergantung jenis kamar, view kamar dan e-commerce yang digunakan. Tapi rata-rata hampir sama sih.

Kesimpulan

Nah, demikian review Pop! Hotel Kemang Jakarta yang bisa menjadi rekomendasi hotel di Jakarta dengan view bagus. Menurut saya, dengan harga kamar hotel segitu sudah cukup murah dan bagus mendapatkan fasilitas yang saya rasakan. Hotel ini memang cocok untuk bermalam saja bukan untuk staycation ya karena tidak memiliki fasilitas kolam renang dan gym.


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

1 komentar

Follower