Berbicara tentang Eiffel rasanya tak bisa habis-habis. Kalau sebelumnya ngebahas Eiffel dari Champs-de-Mars dan saat naik vedettes sambil menyusuri Sungai Seine, kali ini aku ngebahas menikmati Eiffel dari Place du Trocadéro, tempat pertama kali melihat Eiffel.
Akses turun stasiun paling bagus pemandangan
Stasiun turun untuk pergi ke menara Eiffel memang cukup banyak. Ada stasiun Trocadéro, Champs de Mars-Tour Eiffel, dan Bir-Hakeim. Sebenarnya stasiun paling dekat ke menara Eiffel adalah Champs de Mars tapi hanya bisa diakses dengan kereta RER C, tidak ada kereta métro. Kalau mau naik kereta métro, turun di Bir-Hakeim. Keluar stasiun kita sudah melihat kaki Eiffel. Dan stasiun Bir-Hakeim dan Champs de Mars ini sebenarnya saling menyambung.
Kalau aku lebih sering naik métro Line 6 turun di Trocadéro. Alasannya, line 6 melewati jembatan dengan pemandangan menara Eiffel yang bikin hati melelehhh. Métro Line 6 ini menjadi métro paling banyak di atas tanah (bukan bawah tanah) dan menikmati pemandangan keren.
![]() |
| Eiffel dari dalam métro line 6 (dok. Pribadi) |
Setelah keluar stasiun Trocadéro, kita akan berjumpa dengan Place du Trocadéro, ruang terbuka sebeljm melihat pemandangan menara Eiffel. Kemudian kita berjalan kaki sedikit dan sudah lihat Eiffel dari kejauhan.
Place du Trocadéro
Place du Trocadéro ini merupakan ruang terbuka dekat Palais de Chaillot yang sekarang dimanfaatkan sebagai museum. Di antara Palais de Chaillot ini dibuat jalan atau ruang terbuka di mana banyak turis berfoto dengan pemandangan menara Eiffel.
Tentunya, dengan pedagang gantungan kunci yang khas dan unik berkulit hitam karena bisa menawarkan gantungan kunci dengan bahasa Indonesia. Hehe. Meskipun yaa harganya agak mahal ya...
Dan sebagai orang Asia, mereka sangat tahu dan terus mendekati kami. Kalau misal aku dan teman-teman tidak pandai menolak, dan tampak jadi turis, kami akan dikejar terus dan dipaksa agar kita luluh membeli barang dagangannya. Jadi kami harus mengandalkan senjata kami yaitu berbicara bahasa Prancis, biar nggak ditawai gantungan kunci.
Oiya di sini juga ada orang yang suka pasangkan gelang. Katanya charity. Tapi hati-hati yaa karena kalian akan diminta uang dan dikejar terus-terusan. Jadi jangan sungkan untuk menolak.
Tempat ini menjadi tanah yang lebih tinggi daripada Eiffel. Bisa dibilang bukit Trocadéro. Kalau kita jalan menuju Eiffel, kita harus menuruni tangga dulu. Biasanya di tangga ini juga tempat orang berfoto-foto.
Nah, karena di sini banyak turis, banyak juga petugas keamanan atau Gendarmérie dengan pakaian militernya dan senjatanya berjaga-jaga di sekitar Trocadéro.
Pernah suatu ketika, saat aku kunjungan ke sana, aksi protes karikatur Charlie Hebdo yang menistakan Nabi Muhammad SAW sedang gencar-gencarnya. Para pendemo ini berkumpul dan menyuarakan keresahannya di jalan raya. Mungkin dilakukan di sini karena banyak turis. Tapi toh turis tetap berfoto-foto dengan latar Eiffel tanpa merasa terancam.
Di depan mataku, seorang perempuan berjilbab digiring petugas Gendarmérie keluar dari Trocadéro. Seorang pria dengan bersuara lantang juga digiring petugas keluar dari Trocadéro. Agak sedih sih karena kayak nggak dihargai aja gitu..
Jadi kebayang gimana gelombang protes yang terjadi hari ini sampai mengakibatkan kericuhan.
Setelah agak lama, kondisi pendemo mulai tenang. Turis lebih merasa aman.
Tempat paling puas berfoto dengan latar Eiffel
Dari Trocadéro menjadi tempat paling puas berfoto dengan latar Eiffel dengan taman dan air mancurnya, dari tengah maupun dari atas tangga. Tapi juga jadi tempat paling ramai sama turis. Jadi pasti akan rebutan untuk berfoto. Hehe..
Pertama foto di sini kayak tanpa persiapan. Baju seadanya. Nggak expect macem-macem. Ngelihatnya kayak capek sendiri jadinya nggak mood foto-foto saat pertama ke sini.
Dan saat musim gugur juga rameeeee.
Aku ke sana selalu siang atau malam. Nggak pernah pagi-pagi sih. Mungkin lebih bagus kalau pagi kali ya. Sepi...
Malam hari, saat aku dan teman-teman datang ke sana pun ternyata rameeeeee. MaasyaAllah. Cahaya dari kamera-kamera tiap turis dan cahaya dari menara Eiffel membuat sekitar jadi cukup terang. Meski pun ramai, kami tetap berfoto-foto.
Pas salju turun juga menjadi waktu paling epic buat mengambil foto. Selain jarang yang ambil foto di sini karena dingiinnn, berfoto dengan latar Eiffel saat salju turun juga tampak berbeda. Menara Eiffel tampak samar tidak seperti biasanya. Eiffel terlihat beda dan bikin hati melelehhh.
Foto di taman dan air mancur
Foto di taman dan air mancur depan Palais de Chaillot juga keren. Tampak Eiffel yang menjulang dan taman yang indah.
Saat musim panas, taman air mancur ini kayak daweeettt aja. Banyak orang duduk-duduk di taman dan di pinggir kolam. Aku justru nggak nyaman di tempat terlalu ramai. Lagi-lagi kita akan sulit mencari tempat spot yang sepi saking ramainya. Memang lebih nyaman berfoto dari Champs de Mars aja.
![]() |
| Musim gugur, pengunjung belum ramai (dok. Pribadi) |
Waktu yang paling baik dan sepi ya saat salju turun dengan deras atau saat salju sudah berhenti dan masih ada sisa sedikit salju. Di musim itu, turis sedikit. Paling mahasiswa macam aku yang jarang lihat salju aja yang kelihatan hehe.
![]() |
| Musim dingin di Trocadero (doc. pribadi) |
![]() |
| Di taman depan Trocadero (dok. pribadi) |
![]() |
| Di dekat tangga di Trocadero (dok. pribadi) |
![]() |
| Turun tangga dari Trocadero (dok. pribadi) |
![]() |
| Di air mancur depan Trocadero (dok. pribadi) |
Waktu terbaik?
Jadi kapan waktu terbaik saat berfoto dengan latar Eiffel? Kapan waktu sepinya?
Jawabannya saat musim dingin dan salju turun karena sepi pengunjung. Haha. Tapi resikonya transportasi umum bisa saja berhenti operasional sementara karena jalanan penuh salju.
Tapii kan nggak mungkin banget ke Paris pas salju lagi deres-deresnya.
At least saat musim gugur. Tapi yaa berfoto di Trocadero nggak pernah sepi. Apalagi musim panas... pengunjung lagi rame-ramenya. Yah diterima aja dengan ikhlas. Hehehe.
Kalau pun mau foto saat sepi, coba saat pagi-pagi sekali. Saat orang-orang masih terlelap. Hehe. Karena tengah malam pun juga masih ramai.
Alhamdulillah Allah kasih kesempatan padaku bisa merasakan berfoto di depan Eiffel di segala musim. Tetap, pemandangan terbaik yaitu saat musim dingin berfoto di depan Eiffel.
















0 comments
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung dan memberi komentar.