Setelah
menginap di Villa Caspia tahun sebelumnya, di tahun ini, keluarga berencana menginap lagi di vila Batu Malang. Setelah berdiskusi, villa yang akhirnya terpilih adalah Villa Klub Bunga Butik Resort Kota Batu. Semenjak aku kuliah di Malang tahun 2006, resort ini sudah ada dan memang terkenal, tapi baru tahun ini aku menginap di Klub Bunga, sering juga dipakai untuk rapat instansi.
Klub Bunga Butik Resort
Klub Bunga Butik Resort adalah sebuah hotel atau resort bintang 4 yang berada di Kota Batu, Jawa Timur. Resort ini terletak di area pegunungan dengan udara sejuk dan pemandangan alam yang indah, bahkan berada di ketinggian sekitar 1.000 mdpl dan dikelilingi taman hijau yang luas.
Selain menyediakan kamar dan villa untuk menginap, resort ini juga memiliki banyak fasilitas, seperti kolam renang, area bermain anak, spa, gym, dan lain-lain. Sejak tahun 2024, resort ini menambah fasilitas wahana permainan Theme Park. Hanya dengan menambah sekitar 30 ribu, sudah bisa masuk ke Jatim Park yang letaknya bersebelahan dengan resort. Resort ini sering dipilih sebagai tempat staycation sekaligus rekreasi.
Singkatnya, Klub Bunga Butik Resort adalah tempat menginap yang tidak hanya untuk tidur, tapi juga untuk menikmati liburan lengkap dengan berbagai aktivitas seru dalam satu area.
Perjalanan Menuju Klub Bunga Butik Resort
Tidak seperti hotel-hotel, check in villa Klub Bunga kalau tidak salah jam 3 sore. Karena kami sudah booking villa, kami diizinkan untuk menikmati wahana Theme Park. Anak-anak sudah berangkat duluan bersama bude, pakde, om dan tantenya. Sementara aku dan suami berangkat bersama orang tua.
Karena masih hari libur, perjalanan menuju ke Batu, cukup ramai dan macet. Paling males kalau nyetir ke Batu ini ya macet di jalan tanjakan. Duh, aku sih ogah. Tapi ini yang nyetir suamiku pakai mobil matic mertua jadi aman. Hihihi.
Kesabaran di jalan diuji banget, udah macet dan laparrrr. Akhirnya berhenti dulu di pombensin, beli CILOK dan Rujak Jambu Kristal! Hahaha.
Lokasinya berada di Jl. Kartika No. 1, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Wisata Batu, Jawa Timur. Dari Pasar Induk Among Tani Batu terus saja naik ke atas dan belok ke kanan, mengikuti jalan besar, belok kiri. Pakai Google Map saja insyaAllah tidak akan kesasar. Hehhe.
Sesampainya di pintu gerbang kita ditanya satpam ‘mau kemana?’, kami sempat bingung mau jawab villa apa karena lupa. Setelah menelepon saudara, kami pun diberi kartu parkir dan diizinkan masuk. Kartu ini jangan sampai hilang, karena kalau hilang harus ganti 10ribu.
Wahana Permainan Klub Bunga Theme Park
Tiba di sana sekitar jam 1 siang, karena kami belum bisa masuk villa, kami menunggu di wahana permainan sekalian makan siang. Kami memasang gelang untuk masuk ke wahana permainan.
 |
| Lobi Klub Bunga Butik Resort |
Memasuki lobby resort yang unik, terasa tampak penuh dengan beberapa properti. Patung harimau seperti sedang menyambut pengunjung yang datang. Di beberapa sudut, pot bunga diatur menghiasi lobby. Kursi dan meja untuk tempat menunggu disediakan di sisi kanan ruangan sudah hampir penuh. Tiga petugas resepsionis sedang sibuk melayani pengunjung yang datang. Di depan mereka tampak pengunjung yang tampaknya mencoba sabar, hehe.
Aku terus menaiki tangga menuju restoran hotel. Kursi sofa diatur sedemikan rupa memenuhi ruangan. Di bagian depan, panggung live musik yang masih kosong, tapi musik sudah terdengar di setiap telinga pengunjung.
Beberapa orang duduk sambil menikmati makan siang. Sebagian piring kaca berisi nasi goreng masih tertutup plastik belum disentuh. Beberapa pengunjung hanya duduk sambil menggulirkan ponselnya.
Aku melewati mereka menuju Klub Bunga Theme Park di luar bangunan lobby.
Jam buka Klub Bunga Theme Park ini setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WIB. Harga tiket masuk Klub Bunga Theme Park ini Rp. 40.000,- untuk reguler dan Rp. 120.000,- untuk tiket terusan sudah bisa menikmati banyak wahana dengan lebih hemat. Tapi bagi yang menginap di Klub Bunga Butik Resort (hotel atau villa), Theme Park ini gratis.Tarif hotel Klub Bunga di OTA mulai dari Rp. 550.000,- hingga 2 juta per malam. Sedangkan tarif villa Klub Bunga bervariasi dari 4,5 juta hingga 7 juta saat weekday.
Dari atas, terdengar suara anak-anak yang sedang berenang diiringi suara gemericik air. Aku berjalan terus menuju wahana permainan anak-anak melewati garden resto di pinggir kolam renang.
Di sana, sudah ada anak-anak yang duduk di kursi dan siap menyantap makan siang yang sudah dibelikan Dikichi sama tantenya. MaasyaAllah.
Aku duduk dan segera menyuapi anakku yang kecil. Matanya tak lepas dari wahana permainan di depan kami. Aku yakin dia nggak sabar ingin bermain tapi juga harus segera mengisi perutnya yang sudah kelaparan.
Setelah selesai makan, dia meminta bermain. Aku mengantarnya meski rasanya baru juga sampai di Klub Bunga, badanku pegel pengen rebahan.
Di wahana permainan anak-anak cukup banyak permainannya, seperti Flying Mantis, Carousel, Balon, Snail Coaster, Ice Cream putar, mobil putar, Kid Slide Zone, Rodeo Bull, Mini Bumper Car, Labirin, Kid Water Playground, Mini RC Car, dan lain-lain.
Karena anakku masih usia 4,5 tahun dan tingginya masih kurang dari aturan, dia hanya bisa bermain di beberapa permainan saja, seperti Flying Mantis, Carousel, Balon, Ice Cream putar, mobil putar, Kid Slide Zone, Mini RC Car, Labirin.
Permainan yang sudah dinaiki akan diberi tanda pada gelang pengunjung agar tidak menaiki dua kali.
Flying Mantis
Tinggi badan yang diperbolehkan minimal 85 cm, untuk usia 4-8 tahun. Wahana permainan ini, seperti mantis (belalang sembah) yang berputar ke atas dan ke bawah. Anak duduk di pinggir menghadap samping.
Carousel
Kuda putar yang biasa kita kenal dengan Carousel. Cuma ukurannya kecil dan memang diperuntukkan untuk anak-anak. Orang tua bisa berdiri di sampingnya. Carousel ini dibatasi sampai 10 tahun, usia di bawah 2 tahun harus didampingi.
Balon
Kincir angin yang tempat duduknya seperti balon dan berputar ke bawah dan ke atas. Aku tidak berani membiarkan anakku yang masih 4 tahun naik ini, jadi aku meminta kakak-kakaknya ikut untuk menjaga adiknya.
Snail Coaster
Wahana ini seru banget untuk anak-anak tapi tinggi minimalnya di atas 100 cm. Karena memang wahana ini seperti roller coaster tapi bentuknya seperti siput yang diputar-putar dan membuat siapa pun yang naik akan berteriak.
Mobil terbang
Wahana pertama yang dinaikkan anakku. Monster truck yang bisa naik turun dan berputar-putar. Anakku tampak senang tapi juga agak takut ya.
Gokart mini
Wahana ini seperti gokart tapi kecepatannya lebih pelan. Sirkuitnya sederhana dan kecil. Ban-ban pengaman diletakkan di pinggir. Untuk jalur belok, hanya ada ban saja. Karena aku tidak berani membiarkan anakku sendirian, jadi aku juga ikut di belakangnya. Anakku yang menyetir dan membelok-belokkan.
Mini Bumper Car
Anakku pengen main bumper car tapi tidak bisa karena tingginya masih belum sampai standarnya. Akhirnya dia hanya melihat kakak-kakaknya bermain, hehe.
Sebenarnya masih banyak lagi wahana permainannya, seperti mountain slide, rainbow slide, wave& tunnel slide, extreme slide, shooting & archery, bunny garden dan fun bike. Fun Bike ini gratis, yang lain berbayar. Aku Cuma ceritakan sebagian aja ya karena nggak semua wahana kami coba.
ATV
Wahana ini harus bayar lagi ya. Kalau nggak salah 15ribu. Suamiku dan si kecil bermain ATV setelah esoknya kami menginap di Villa dan setelah check out. ATV ini agak serem sih menurutku karena jalurnya menanjak. Bahayanya saat menurun itu harus hati-hati, sempat ada pengunjung yang kebablasan, katanya remnya nggak makan. Tapi alhamdulillah kena mobil pengangkut cart. Sebenarnya nggak kencang sih tapi kok tetep agak serem. Memang nggak semua yaa...
Mini Trail
Anakku yang besar pengen banget naik mini trail ini. Untuk wahana ini, kami harus bayar lagi sekitar 15ribu. Dan nggak semuanya dibolehkan sama petugas. Sebelum anakku, ada anak laki-laki yang mau naik mini trail, tapi malah ngegas kencang. Karena petugasnya kaget akhirnya tidak diizinkan.
Pas anakku mau naik, dia ditanya, ‘bisa nyetirnya nggak?’
Anakku jawab, ‘iya’. Petugasnya minta anakku untuk test drive dulu.
Karena melihat anakku bisa menjalankan dengan pelan, meski tersendat, akhirnya dibolehkan. Hehe.
Villa Executive Suite - Klub Bunga Butik Resort
Kami sudah boleh check-in villa. Karena sudah capek, aku mengajak anak-anakku masuk villa. Mereka ingin berenang, tapi karena cuaca juga mendung, kami minta besok pagi saja. Kami mengajaknya berenang di dalam villa aja meski kolamnya cukup dalam untuk anak.
Kami menempati Villa Executive Suite dengan rate sekitar 7,5 juta permalam saat peak season. Alhamdulillah patungannya bayar sebagian soale ono sponsor e. Haha.
Ketika membuka pintu dekat parkir mobil, aku berada di tempat yang paling tinggi di villa itu sehingga bisa melihat bangunan villa hampir seluruhnya. Bangunan villa ini memiliki gaya arsitektur tradisional tapi untuk kamarnya sudah modern seperti kamar hotel. Berbentuk melingkar, dengan kolam renang berada di tengah.
 |
| Villa Klub Bunga Batu Malang (foto: hklubbungabutikresort.com/) |
Ruang utama berada di sisi depan kolam, kamarku di sisi kanan, dan dua kamar lainnya di sisi kiri. Di dekat kolam renang, terdapat tempat duduk yang sudah ditempati keluargaku sambil menikmati cemilan dan mengobrol. Ada juga yang sudah berenang.
Villa ini memiliki kolam renang privat, 5 kamar, dapur, ruang keluarga. Antara bangunan utama terpisah dengan dua kamar. Sewa villa ini sudah termasuk breakfast untuk 10 pax. Karena kami banyak jadi pasti nambah biaya lagi per pax. Awalnya aku dan suami berencana kuliner di luar aja. Pada akhirnya sponsor bayarin lagi. Hmmm... hmmm... nggak nolak rezeki juga sih tapi ya gimana ya.. sampe sungkan sama sponsor e.
Dari pintu masuk ini, aku menuruni tangga dan menuju ke kamarku untuk menaruh barang. Ketika memasuki kamar, hawa dingin langsung terasa. Ya Allah, ternyata AC-nya dinyalakan. Dingiiinn. Langsung aku matikan.
Kamar ini dilengkapi dengan teras dan sofa. Karena kita berlima, harapannya si anak-anak ada tidur di sofa biar kasur muat. Nyatanya nggak ada yang mau tidur di sofa. Jadinya nglumpuk di kasur. Tapi agak serem juga buka teras kalau malam. Soalnya menghadap luar yang banyak pepohonan, gelap dan sepi.
Kamar ini juga ada televisi yang menyambung pada tv kabel. Anak-anak beristirahat sambil menonton. Selain itu, meja dan kursi juga disediakan. Herannya lagi, ada AC-nya! Akhirnya aku matikan.
Memasuki bangunan utama seperti memasuki bangunan era 90an. Untuk ke ruang keluarga, aku harus menaiki tangga sedikit. Sebagian anak-anak duduk menikmati film kartun. Ruang keluarga cukup untuk keluarga kami yang berjumlah 20an orang.
Di depannya balkon yang menghadap villa lain dengan view pegunungan dan pemandangan Kota Batu. MaasyaAllah. Yuk foto duluu... Tapi sayang, aku nggak kuat dingiinnn, jadi aku kembali ke dalam ruangan.
 |
| Eaaaa |
Aku turun menuju ke dapur. Eh, tapi sebelum itu ada tangga turun lagi ke bawah. Ternyata di lantai bawah juga ada dua kamar (kamar mandi dalam) dan ada kamar mandi luar.
Sayangnya, di ruangan ini sedikit lebih gelap. Lampunya memang redup dan kurang pencahayaan. Jadi berasa hawa-hawa pengen segera tidur.
Di dapur, sudah tersedia rice cooker, dispenser di pojokan, microwave dan kulkas. Di Villa ini disediakan alat masak dan alat makan. Tapi kami tetap bawa alat makan dan wajan sendiri. Sayangnya, saat memasak, kompor dua tungku tidak cukup untuk panci dan wajan dipakai bersamaan. Jadi harus antri memasak.
Dispensernya juga ternyata tidak bisa dipakai untuk air panas, hiks. Jadi kami harus merebus air panas sendiri, pakai microwave juga bisa sih. Tapi memang enak pakai panci, lebih banyak dan panas.
Setelah mandi sore, makan malam, kami bersiap-siap berkumpul di ruang keluarga. Acara malam hari digunakan untuk sholat berjamaah, tausiyah dari bapak mertua dan main game bersama. Setiap anggota keluarga bikin game sendiri dan hadiah dari masing-masing anggota keluarga.
Game-nya juga macam-macam, ada yang melempar bola ke dalam gelas yang sudah berisi uang. Dalam suasana malam itu, suara live musik dari luar juga sayup-sayup terdengar tapi tetap masih kalah dengan suara kami yang heboh saat bermain game.
Karena sudah malam, dan sudah mengantuk, kami pun kembali ke kamar masing-masing.
Ba’da subuh berjamaah, game dilanjutkan. Giliran keluargaku memberi game. Sebenarnya aku bingung game apa, tapi si kakak memberi ide untuk plank saja. Ah, bolehlah sekalian olahraga. Akhirnya semua anggota keluarga harus plank. Yang jatuh pertama dapat 2 ribu, yang jatuh kedua dapat 4 ribu, begitu terus kelipatan 2ribu. Yang paling lama akan mendapatkan uang 2ribu paling banyak.
Ternyata tidak semua bisa plank, karena memang seberat ituuuu..
Sarapan di Garden Resto
Esoknya, kami sarapan di garden resto. Kalau nambah anak sekitar Rp70.000,-, kalau dewasa Rp. 150.000,-. Lumayan banget sihhhh. Tapi katanya makanan di Garden Resto enak-enak. Hmm... Karena dibayarin sponsor (LAGI), aku ya ikut-ikut saja.
Dan ternyata.... ramaaaiiiii bangeeettt. Ya Allah pada liburan ke Batu, nginepnya di Klub Bunga. Mana tempatnya terbuka. Saranku pilih tempat duduk yang ada payungnya biar tidak terkena kotoran hewan-hewan yang banyak lewat di antara pepohonan.
Sebenarnya suasananya menyenangkan, tapi ramainya itu loh. Jadi kalau kalian sudah dapat tempat duduk, mending gantian ambil makan kalau tidak nanti sudah ada orang lain yang menduduki wilayah kekuasaan kita. halah. Ada live musik sekitar jam 9 pagi. Garden Resto ini mulai buka jam 7 pagi sampai jam 10 pagi.
Menunya apa saja? Ada roti-rotian (croissant, roti tawar dan pastry), sereal plus susu, gado-gado, jajanan tradisional (kukus-kukusan, bubur ketan, dan kacang hijau), nasi goreng, ayam, kentang, sayur, pasta pedas, mie ayam, kebab, sosis, pancake, dll.
Minumnya seperti jus dan jamu-jamuan.
Enak nggak? Menurutku sih lumayan tapi ada beberapa yang kusayangkan, misalnya croissant nggak ada menteganya atau mungkin udah habis. Pastanya pedas, padahal tampak menyenangkan. Nasi gorengnya enak. Gado-gadonya katanya enak. Aku suka kebab. Anak-anak sampai kekenyangan.
Tragedi Kid Water Playground
Nah, anak-anak nggak sabar banget berenang di sini. Setelah makan, mereka ambil baju di villa terus berenang. Di sini kolamnya cukup luas. Ada khusus anak-anak, ada khusus dewasa. Ada jacuzi dan air hangatnya juga loh.
Anakku memilih bermain air di kolam balita, tidak berani di kolam anak, padahal tinggi airnya seperut dia. Ada perosotan dan ayunannya. Sayang banget dia nggak berani. Anakku yang besar sudah berkelana kemana-mana.
Di pinggir kolam, tempat duduk tidak ada yang kosong apalagi yang ada payungnya. Aku menarik kursi kosong dan mencari tempat teduh dan duduk di pinggir kolam sambil menjaga anakku yang sedang bermain air.
Ada tragedi nih di kolam renang. Saat aku menjaga si kecil, dan kakak-kakaknya bermain di kolam air hangat, tiba-tiba entah mengapa anak-anakku bermain di kolam kecil. Katanya disuruh keluar sama ponakan yang paling besar. Nggak boleh sendirian di kolam air hangat.
Dan aku baru tahu setelah sekian lama, saat diminta menjaga barang-barang yang ada di dekat panggung live music. Ternyata ponakan kami ada yang berdarah dan benjol karena terkena ring basket yang ada dipinggir kolam.
Ceritanya, salah satu ponakan sedang bermain bola basket dalam air bersama anakku. Saat mau menangkap bola basket, ponakan ini melompat dan jidatnya mengenai ring basket. Benjol dan berdarah.
Karena aku diminta menjaga barang, aku hanya dengar cerita kalau ponakan ini dibawa ke rumah sakit. Setelah selesai berenang, dengan perasaan nggak enak juga, aku dan anak-anak segera ke villa. Ternyata di sana sudah pada heboh pengen tahu ceritanya.
Pas ponakan pulang ini, jidatnya benjol besar, dan darahnya sudah hilang, tapi dia harus mengompres benjolnya dengan handuk air hangat. Ya Allah...
Bermain Wahana Lagi
Setelah berenang puas di villa, saatnya kami check out. Tapi anak-anak masih mau main lagi di wahananya. Mau tak mau, aku mengikuti mereka. Karena anak-anak sudah bermain kemarin, jadi tidak boleh double permainannya. Jadilah mereka bermain ATV, mini trail, main Labirin, melihat kelinci, melihat orang memanah, bermain rainbow slide khusus anak-anak. Dan keliling sampai capek. Beneran capeeeekkk. Ya Allah tapi anak-anak seneng....
Foto dulu sebelum pulang..
Sekian pengalaman liburan di Klub Bunga Batu Malang. Kira-kira tahun depan kemana lagi ya... Semoga Allah berikan umur yang panjang, sehat, lancar rezeki, agar tahun depan bisa berkumpul bersama lagi, bisa menyenangkan orang tua. Aamiiinnn.