Family Time ke Taman Flora Surabaya

No Comments
Setelah sebelumnya mengunjungi Taman Harmoni dan Hutan Bambu yang ada di Sukolilo, Surabaya. Weekend ini kami mencoba mengunjungi Taman Flora di Surabaya. Tujuan awal sih untuk mengajak anak main sepeda di sana. Tapi pas mencari parkiran, kondisi ramai sekali dengan anak-anak sekolah yang sedang ada acara. Mereka berpakaian dan berdandan aneh-aneh.

Dari jauh sudah terdengar suara musik drumband dengan suara yel-yel anak-anak sekolah.

Kami melewati pujasera di luar taman. Suasana warung masih cukup sepi dari pengunjung. Aku belum sempat lihat menu-menunya karena lagi fokus melihat jalan yang sangat ramai dengan orang.

Di pintu gerbang taman banyak sekali penjual yang menjual makanan untuk kita juga makanan untuk rusa. Suasana panas Surabaya membuat penjual es teh paling laris.

Aku banyak berpapasan dengan anak SD yang memakai pakaian daur ulang. Ternyata mereka sedang mengikuti lomba yel-yel lingkungan hidup.

Banyak dari mereka yang lesehan sambil makan siang di bawah pohon-pohon taman. Terlihat wajah mereka yang kelelahan. Aku berhenti sejenak melihat yel-yel mereka. Mereka benar-benar kreatif. Aku membayangkan yang repot begini pasti ibu dan guru-gurunya, hehe.

Aku melihat seorang petugas sedang menyiram tanaman. Wah, kebayang berapa jumlah air yang habis untuk menyiram satu taman Flora yang luas itu.

Taman Flora ini dulunya bernama Kebun Bibit Bratang dengan luas 2,4 hektar. Taman ini menjadi salah satu alternatif tujuan wisata yang murah di Kota Surabaya. Taman ini tidak dipungut biaya.



Dengan lokasi di tengah kota dan parkir yang tersedia di ruko-ruko depan taman membuat taman ini mudsh diakses. Taman Flora ini berada di Jalan Manyar No.80, Gubeng, Surabaya.

Aneka Tanaman

Di Taman Flora ini banyak tanaman berjenis tanaman pelindung, perdu, tanaman langka, dan palem. Tanaman-tanaman yang besar dan tinggi diberi papan nama kecil bertuliskan jenis tanaman dan bahasa latinnya. Disini kita bisa mengenal jenis tanaman yang sering kita lihat tapi nggak tahu namanya. Nggak perlu khawatir kepanasan karena pohon yang besar membuat pengunjungnya teduh. Makanya beberapa mahasiswa duduk-duduk di bawahnya dengan menggelar tikar.


 Playground

Setelah selesai melihat beberapa pertunjukan, aku dan keluarga keliling-keliling taman. Suasana teduh. Di beberapa titik banyak playground. Sayangnya playgroundnya beralaskan pasir jadi pertama-tama anakku kurang nyaman tapi lama-lama dia mau juga bergabung dengan teman-teman yang lain. Kayaknya setelah dibujuk ayahnya, hehe.


Ruang Menyusui

Eh ternyata ada ruang menyusui di dalam kantor pengelola tamannya cuma belum lihat fasilitas di dalamnya ada apa aja.

Mini Outbond

Anak juga bisa berpetualang di mini outbond yang melatih keseimbangan, otot dan kebernaian anak. Ada panjat tebing yang dibuat untuk anak-anak. Ukurannya mungkin sekitar 2 meter. Beberapa anak sekolah juga ada yang sedang latihan pramuka. Selain itu ada permainan berdiri di atas satu tali dengan berpegangan pada tali lainnya. Latihan itu untuk melatih keseimbangan dan otot tangan.


Taman Fauna

Walaupun namanya Taman Flora tapi di taman ini juga ada Taman Fauna dengan satwa burung dan rusa. Kita bisa ngasih makan ke rusa-rusa itu. Kebun Rusa ini ada di pinggir jalan dekat lampu merah. Kebayang bagi pengendara yang berhenti di lampu merah mencium bau-bau rusa. Haha. Rusa-rusa selalu mendekat setiap ada pengunjung yang datang mendekati mereka. Rusa-rusa itu tampak lapar. Beberapa pengunjung terlihat memberi makan mereka.


Perpustakaan

Aku cukup kaget karena Taman Flora ini ada perpustakaannya. Bentuk bangunannya semi terbuka. Jadi dindingnya bertembok tapi tanpa jendela hanya temboknya separuh. Hal ini membuat angin bisa masuk ke dalam perpustakaan sehingga kita akan merasa teduh dan nggak kepanasan. Di beberapa bagian tergantung foto-foto para pejuang kemerdekaan dan foto Tempo Doeloe (kutebak mungkin para pejuang dari Surabaya dan foto Surabaya Tempo Doeloe).


Broadband Learning Center

Aku penasaran dengan ruang digitalnya tapi sayang ruangannya dikunci jadi nggak bisa lihat isinya. Kalau dari judulnya sih tempat pembelajaran teknologi informasi. Kuduga di dalam banyak komputer dengan jaringan internet sehingga anak-anak bisa belajar teknologi informasi.


Rumah Kompos

Pemerintah Kota Surabaya memang sedang menggalakkan program yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan pengembangan rumah kompos. Di beberapa titik juga ada bak sampah untuk diolah jadi kompos.


Musholla

Karena waktu itu bekum masuk waktu dzuhur, jadi aku nggak sempat merasakan sholat di Musholla. Kulihat seseorang petugas sedang membersihkan musholla sebelum digunakan.

Toilet

Namanya juga fasilitas umum, di Taman Flora ini disediakan toilet. Tapi toiletnya cukup sederhana. Untung aku dan anakku belum kebelet pipis.

Air mancur

Keunggulan lainnya yang bisa menarik perhatian anak-anak adalah adanya air mancur di tengah-tengah taman.

Taman ini menjadi sangat penting bagi kepentingan ekologis kita karena tumbuhan yang ada di dalamnya merupakan penyumbang oksigen bagi penghuni kota. Tak hanya berfungsi ekologis, Taman Flora juga dapat berfungsi sebagai wadah untuk mengedukasi dan memberi hiburan pada anak dengan harga yang ramah di kantong alias murah. Maka, Taman Flora bisa menjadi pilihan keluarga untuk membawa anak-anak saat liburan.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar

Follower