Selama ini kalau aku menulis blog hanya sekadar menulis saja padahal menulis dengan mengikuti SEO bisa dibaca oleh Google sehingga view dapat bertambah setidaknya menerapkan kata kunci pada tulisan kita. Tapi menulis blog dengan SEO itu kadang terkesan kaku dan nggak ‘manusiawi’. Maksud aku disini hanya karena mengandalkan kata kunci jadinya antar kalimatnya tidak nyambung dan terasa aneh. Nah, akhirnya bukan manusia yang baca tapi google!

Seharusnya kita memang menulis artikel yang bermanfaat, mencerahkan, menginspirasi, memberi solusi, menambah pengetahuan. 
Menulis artikel yang bermanfaat dan informatif pun juga harus detail meskipun kita menggunakan bahasa storytelling dalam tulisan kita.

Sayangnya menulis artikel storytelling dengan SEO Friendly itu juga nggak mudah. Karena kata kunci yang sudah kita tentukan pun sulit untuk memasukkan dalam artikel storytelling kita.

Kira-kira gimana kita tetap bisa menulis artikel storytelling tapi tetap mengikuti kaidah SEO?

Apa itu artikel storytelling

Artikel storytelling adalah jenis artikel yang bertujuan untuk menyampaikan informasi atau pesan dengan menggunakan narasi yang menarik dan memikat.

Berbeda dengan artikel biasa yang cenderung bersifat informatif dan formal, artikel storytelling fokus pada penggunaan cerita atau narasi untuk mengaitkan pembaca dengan materi yang disampaikan.

Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan keterlibatan emosional dengan pembaca, sehingga mereka lebih mudah terhubung dengan konten yang disajikan dan memahami pesan yang ingin disampaikan.

Artikel storytelling sering kali menggunakan elemen-elemen seperti karakter, plot, konflik, dan resolusi untuk membangun cerita yang menarik. Dengan pendekatan ini, informasi atau pesan yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami dan diingat oleh pembaca. Artikel storytelling merupakan alat yang efektif untuk menyampaikan ide atau konsep secara lebih menarik dan memikat.

Menulis artikel storytelling yang SEO friendly

Tanggal 5 Februari 2024, aku ikut kelas blogger BRT Network tentang Cara Menulis Artikel SEO. Sebenarnya aku pernah ikut materi dari Mbak Monica Anggen dan Mas Punto tentang optimasi SEO blog gratis Tapii aku harus mengingat kembali dengan menuliskannya kembali.

Hal yang harus diperhatikan saat menulis artikel yang SEO friendly adalah dengan menentukan kata kunci.

Kata kunci ini penting loh. Karena setiap orang ingin mencari sesuatu di Google, orang akan mengetikkan kata yang secara tak sadar itu adalah kata kuncinya. Awal nge-blog jarang banget pakai keyword menulis artikel, setelah aku tahu keyword itu penting akhirnya setiap aku menulis artikel pasti aku mencantumkan kata-kata yang kira-kira dicari orang di Google.

Jika menulis artikel storytelling, tentukan kata kunci yang bisa dikombinasikan dengan kalimat artikel storytelling.

Targeted keyword

1. Menentukan kata kunci utama

Menentukan kata kunci ini dilakukan berdasar volume pencarian, keyword difficulty, klik rata-rata bulanan, dan user intent. Pencarian ini bisa dilakukan dengan tools seperti ahrefs, ubersuggest, dan sejenisnya.

Dalam menulis artikel storytelling, lebih baik pilih kata kunci yang benar-benar penting dan bisa dikombinasikan dengan artikel storytelling. Atau, kalian bisa membuat daftar beberapa kata kunci, kemudian ketika menulis artikel storytelling kalian bisa memadukpadankan kata kunci yang sudah kalian buat daftarnya.

2. Gunakan fitur Orang Juga Bertanya atau People Also Ask

Salah satu cara lainnya menentukan kata kunci adalah menggunakan fitur People Also Ask atau Orang Juga Bertanya di Google. Nanti akan muncul banyak pertanyaan yang bisa kalian gunakan sebagai kata kunci dan bisa dijawab di artikel.

3. Kombinasikan kata kunci short-tail dan long-tail

Kalian bisa mengkombinasikan kata kunci short-tail dan long-tail. Misalnya, saat kalian menuliskan kata kunci short-tail Menulis Artikel, maka kalian bisa menuliskan kata kunci long-tail “Menulis Artikel Blog yang SEO Friendly”. Dengan kata kunci long-tail ini maka memungkinkan persaingan pencarian keyword lebih sedikit sehingga halaman artikel kita bisa masuk halaman pertama Google.

4. Jangan berlebihan

Jangan menyebar kata kunci yang berlebihan sehingga dianggap spam oleh Google atau disebut keyword stuffing. Cukup gunakan 1-2 kata kunci dalam satu paragraf. Jika artikel kita dianggap keyword stuffing maka kemungkinan artikel kita sulit mendapat indeks atau mengalami deindeks dan itu berdampak buruk pada ranking SEO blog.

Karena kalian akan menulis artikel storytelling, jadi jangan menyebar banyak kata kunci dalam satu paragraf agar kalimat tetap indah dibaca.

Keyword distribution strategy

Nah, gimana distribusi kata kunci kita tersebar merata sehingga tidak dianggap spam? Kalian harus menulis kata kunci di beberapa tempat berikut:

1. Judul artikel

Kalian disarankan menulis kata kunci utama di judul artikel ini. Untuk artikel storytelling, kalian bisa menyeleksi dan membuat beberapa alternatif judul artikel storytelling yang SEO Friendly. Setelah itu, kalian bisa menentukan mana judul artikel yang bagus.

Judul artikel mengandung keyword utama. Judul ini juga diantara 50-60 karakter dan jangan terlalu singkat agar memiliki kekhasan dari artikel kita.

2. Paragraf pertama

Paragraf pertama juga menjadi tempat yang penting untuk meletakkan keyword. Saran aku sih di paragraf pertama cukup tulis 1 kata kunci short-tail dengan 3 atau 4 kalimat yang indah.

3. Heading

Kalau di buku, Heading itu seperti bab dan sub bab. Sedangkan di artikel juga kurang lebih sama.

Struktur artikel ini penting untuk untuk terbaca cepat oleh mesin pencarian maupun manusia. Biasanya jenis artikel yang SEO friendly adalah seperti artikel listicle dengan struktur H1, H2, H3.

Heading itu berhubungan dengan pembagian bahasan. Misalnya Heading 1 itu judul artikel, maka Heading 2 itu bahasan pertama dalam artikel, misalnya Apa itu Storytelling.

Biasanya dalam menulis artikel storytelling ini jarang sekali diberi heading 2 dan 3. Jika ini sulit dilakukan mungkin kalian bisa menyebar keyword di tempat lainnya. Atau buat setidaknya satu Heading yang memiliki satu kata kunci. Tidak perlu semua Heading diberi kata kunci karena kalau begitu artikel menjadi tidak storytelling.

Artikel yang baik ditulis sebanyak minimal 750 kata. Paragraf ditulis tidak perlu panjang sekitar 2-3 paragraf.

4. URL/Slug

URL dalam blogspot bisa dilakukan pengeditan di bagian permalink. Kalau ini nggak perlu storytelling jadi bisa dimanfaatkan penyebaran kata kunci di bagian Permalink. Misalnya, permalink sesuai kata kunci :

https://lestelita.com/artikel-storytelling-dengan-seo

Usahakan permalink ini tidak terlalu panjang, sekitar 50 karakter udah banyak. Jangan gunakan angka pada URL, ya.

5. Alt Text Image

Memasukkan kata kunci pada alt text image emang sering diabaikan para blogger padahal keyword pada alt text image juga memengaruhi pencarian di google. Caranya tinggal klik kanan pada gambar kemudian pilih gambar gerigi kemudian masukkan kata kunci di Alt text atau teks alternatif.

Artikel storytelling yang seo friendly


Kalau kalian mengetikkan kata kunci di google dan pilih Gambar, nanti gambar kalian akan muncul di pencarian google.

Gambar tidak boleh lebih dari 100 Kb dengan dimensi 1280 x 720 pixel dengan format .webp. Jangan gunakan gambar yang memiliki hak cipta tapi gunakan free seperti di Pexels atau Pixabay. Gunakan infografis agar terlihat unik

6. Meta description

Jangan lupa untuk menulis kata kunci di meta description. Kalian bisa menulis kata kunci dengan kalimat yang enak dibaca sehingga saat muncul di google pun yang terbaca berupa paragraf yang baik. Meta description tidak boleh lebih dari 155 karakter, menggunakan kalimat aktif.

Artikel yang seo friendly

Memang tak mudah menulis artikel storytelling dengan SEO friendly, namun hanya waktu yang akan membuat kita terbiasa karena sering dilakukan. Kalian tak lagi merasa kesulitan menulis dengan kaidah SEO ini.




Read More
Anak speech delay memang bikin ketar-ketir ya Mom. Apalagi saat membandingkan anak lain di usia yang sama ternyata anak kita terlambat bicara. Anak yang mengalami speech delay biasanya kurang fokus saat diajak bicara. 

Melatih fokus anak itu penting karena anak cenderung mampu melaksanakan instruksi dan arahan dengan baik sehingga tugas dapat diselesaikan dengan baik dan mempertahankan hubungan sosial dengan baik.

Agar anak berprestasi

Anak yang memiliki fokus yang baik mampu mengingat pengetahuan. Dan konsentrasi ini penting pada awal pendidikan formal seperti mempelajari kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Anak akan sukses dalam akademisi, emosional dan sosial.

Anak yang memiliki konsentrasi atau fokus yang baik akan mudah bermain musik atau pekerjaan yang membutuhkan fokus.

Sementara fokus pada anak speech delay harus perlu dilatih agar menjadi lebih baik.

Cara meningkatkan fokus anak speech delay

Beberapa cara untuk meningkatkan fokus anak speech delay adalah:

1. Istirahat cukup

Tanpa istirahat malam yang cukup, maka anak akan lebih mengantuk dan susah fokus. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam per hari sedangkan anak kecil bisa lebih dari itu.

Melatih fokus anak

Istirahat yang cukup sangat penting untuk meningkatkan fokus anak dengan keterlambatan bicara (speech delay) karena tidur yang baik dapat membantu memperbaiki fungsi kognitif, termasuk perhatian dan pemrosesan bahasa. Selain itu, istirahat yang cukup juga membantu dalam proses pemulihan otak dan memungkinkan anak untuk lebih siap menghadapi aktivitas pembelajaran dan berkomunikasi dengan lebih baik.

2. Makanan bergizi

Anak juga perlu makanan bergizi untuk melatih konsetrasinya. Makanan bergizi sangat penting untuk meningkatkan fokus pada anak dengan keterlambatan bicara karena nutrisi yang mencukupi dapat mendukung perkembangan otak dan fungsi kognitif. Asupan nutrisi yang tepat, seperti protein, vitamin, dan mineral, dapat membantu memperbaiki dan memperkuat jaringan otak, yang memengaruhi kemampuan anak untuk memperhatikan, memproses informasi, dan berkomunikasi dengan lebih baik. Selain itu, makanan bergizi juga dapat memengaruhi energi dan mood anak, yang juga berperan penting dalam konsentrasi dan fokus mereka.

3. Membatasi gadget

Gadget ini menjadi salah satu penyebab anak speech delay. Membatasi penggunaan gadget dapat meningkatkan fokus pada anak dengan keterlambatan bicara karena berbagai alasan.

Terlalu banyak waktu di depan layar gadget dapat mengganggu perkembangan keterampilan sosial, berbicara, dan mendengarkan anak karena kurangnya interaksi langsung dengan orang lain.

Paparan berlebihan terhadap layar gadget dapat menyebabkan gangguan perhatian dan hiperaktif pada anak, yang dapat menghambat kemampuan mereka untuk berkonsentrasi dan fokus pada aktivitas belajar dan berbicara.

Anak yang terlalu sering menggunakan gadget mungkin kurang terlibat dalam interaksi sosial yang penting untuk pengembangan keterampilan berbicara dan mendengarkan.

Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar gadget dapat mengurangi waktu yang seharusnya dihabiskan untuk bermain dan beraktivitas fisik, yang penting untuk perkembangan fisik dan kesehatan anak serta dapat memengaruhi fokus dan konsentrasi mereka. 

4. Permainan

Permainan dapat meningkatkan fokus pada anak dengan keterlambatan bicara. Bermain dengan orang lain memungkinkan anak untuk berlatih berbicara, mendengarkan, dan memahami bahasa dengan lebih baik.

Berbagai jenis permainan menyediakan rangsangan sensorik yang membantu mengembangkan keterampilan motorik dan sensorik anak, yang dapat berkontribusi pada perkembangan bahasa dan kemampuan fokus.

Permainan anak speech delay

Permainan yang melibatkan imajinasi dan kreativitas dapat merangsang otak anak dan membantu mereka mempraktikkan kemampuan berbicara dan berfokus dalam konteks yang menyenangkan dan menarik.

Banyak permainan memiliki aturan dan struktur tertentu yang memerlukan pemahaman bahasa dan kemampuan mematuhi aturan, yang dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi anak.

Beberapa permainan yang dapat meningkatkan fokus pada anak dengan keterlambatan bicara meliputi bermain peran, bermain puzzle, bermain monopoli dan ular tangga, bernyanyi, bermain musik, bermain memory dengan kartu.

5. Membacakan cerita

Mendengarkan cerita memperkenalkan anak pada beragam kata-kata dan kalimat, memperluas kosa kata mereka, dan membantu mereka memahami struktur bahasa.

Proses mendengarkan cerita memerlukan fokus dan konsentrasi untuk memahami alur cerita, mengikuti tokoh-tokohnya, dan memahami pesan yang disampaikan.

Agar anak cepat bicara

Cerita sering kali mengundang anak untuk membayangkan dunia cerita, tokoh-tokohnya, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi, yang dapat merangsang imajinasi dan kreativitas mereka.

Cerita sering kali mengandung emosi dan nilai-nilai moral yang dapat membantu anak memahami dan mengelola perasaan mereka, serta meningkatkan empati dan pemahaman sosial mereka.

Membaca cerita bersama orang tua atau pengasuh juga merupakan momen interaksi sosial yang penting, yang memperkuat ikatan emosional antara anak dan orang dewasa serta memberikan kesempatan untuk berbicara dan bertanya tentang cerita.

Kesimpulan

Melatih fokus anak speech delay memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Mom bisa melatih fokus anak di rumah dengan melakukan beberapa hal yang sudah disebutkan di atas. Semoga fokus anak Mom bisa lebih baik, ya. Mom juga jangan khawatir karena speech delay bisa sembuh.

Read More
Apa Mom pernah mendengar mitos yang berkaitan dengan anak speech delay? Mom mungkin bisa percaya dengan mitos untuk mengatasi anak speech delay meskipun tidak dibuktikan secara ilmiah. Di masyarakat, mitos tentang anak speech delay kadang membuat Mom merasa tidak perlu ke dokter. Mom merasa santai dengan anggapan mitos tentang anak yang terlambat bicara.

Mitos anak speech delay

Apa saja mitos tentang anak speech delay? 
Mom coba simak berikut ya.

Mitos tentang anak speech delay

Mom perlu tahu apa saja mitos dan fakta tentang anak speech delay sehingga Mom tidak terjebak dengan kesalahan yang berakibat buruk pada anak. Nah, ini dia mitos tentang anak terlambat bicara dan faktanya.

#1 Ah, dulu bapakmu juga begitu!

Ketika anak mengalami keterlambatan bicara biasanya ibu akan mengatakan, “Ah, dulu bapakmu juga begitu.” Dalam arti, keterlambatan bicara yang dialami anak ini adalah genetik sehingga orang tua tidak perlu cemas atau khawatir berlebihan jika anak belum bicara. 

Sebenarnya cara ini baik, ya, karena membuat Mom tidak perlu bingung. Mereka menganggap anak juga akan bisa bicara sendiri seperti bapaknya. Namun, sayangnya, jika kita menganggap biasa dan santai justru anak akan semakin sulit diterapi padahal bahasa adalah sesuatu yang penting dikuasai seseorang sebagai bentuk komunikasi yang baik.

Jadi meskipun di keluarga Mom juga ada yang mengalami speech delay, Mom juga tetap harus waspada ya. Jangan biarkan mitos ini terus berlanjut ke anak-anak cucu Mom.

#2 Tenang, nanti juga bisa bicara sendiri

Mom, zaman kita jelas beda dengan zaman orang tua kita. Di zaman dulu, anak sering bermain di luar rumah di mana banyak stimulasi-stimulasi yang tanpa sadar membantu anak untuk cepat bicara.

Sementara zaman sekarang, tantangan sudah berbeda. Main di luar sudah jarang dilakukan. Namun, berganti dengan bermain di depan gadget.

Belum lagi, orang tua yang juga sibuk bekerja atau pun ibu di rumah tapi terlalu sibuk dengan gadget bisa mengurangi kesempatan anak untuk berlatih bicara.

Pada akhirnya anak akan terlambat bicara bukan karena kemampuannya yang tidak bisa tapi karena lingkungannya yang menjadi penyebab anak terlambat bicara.

Mitos anak akan bisa bicara sendiri tentu salah ya Mom. Mom tetap harus melakukan permainan yang bisa membuatnya lancar bicara seperti permainan kata, membaca buku, bermain, bernyanyi dan stimulasi lainnya. Mom tidak bisa mengatakan nanti anak akan bicara sendiri tanpa diberikan stimulus.

#3 Kalau anak bisa jalan duluan biasanya bicaranya belakangan

Saya tidak paham dengan korelasi ini karena saya amati anak saya sendiri. Di usia 13 bulan, anak saya baru bisa jalan dan memang bicaranya belum lancar. Namun, anak kedua saya di usia 13 bulan sudah bisa jalan dan sudah bisa bicara beberapa kata. Jadi saya menganggap mitos itu tidak bisa dibuktikan.

#4 Lidah dikerik cincin agar bisa bicara

Salah satu mitos di masyarakat agar anak cepat bicara adalah dengan mengerik lidah anak. Nyatanya, ini bisa membuat anak tak nyaman dan melukai lidah anak. Anak tidak bisa cepat bicara hanya dengan dikerik lidahnya tetapi dengan stimulus-stimulus yang diberikan.

Sebenarnya ada latihan rangsangan sensorik dan motorik seperti latihan teknik oral motor. Namun terapi oral motor ini bisa dengan menggunakan sedotan atau terompet.

#5 Mulut anak dipukul daun salam

Wow. Mom mungkin baru tahu ini. Namun, ini tidak ada korelasi memukul daun salam ke mulut anak dan anak cepat bicara.

Anak tetap butuh stimulasi-stimulasi agar cepat bicara bukan dengan memukulnya dengan daun salam. Itu hanya kebetulan dan mitos saja tanpa ada penelitian ilmiahnya.

#6 Makan manggis

Agar anak cepat bicara adalah dengan makan manggis. Itu hanya mitos saja ya Mom. Karena tidak ada bukti ilmiah makan manggis anak bisa cepat bicara.

#7 Makan tempe daun

Mom pernah dengar anak makan tempe sekaligus daunnya bisa membuat anak bisa cepat bicara? Ternyata itu hanya mitos ya Mom. Bukannya cepat bicara malah anak jadi sakit perut.

#8 Video akan menambah kosakata anak

Beberapa orang tua menganggap dengan memberikan video anak akan cepat bicara. Nyatanya, anak perlu interaksi dengan seseorang agar terjalin komunikasi.

Sementara di video hanya satu arah dan anak tidak dituntut aktif. Anak hanya pasif saja sehingga tidak membantu anak untuk berlatih bicara.

#9 Empeng bisa membuat anak terlambat bicara

Penggunaan empeng tidak membuat anak terlambat bicara. Semua hanya tergantung pada stimulus yang diberikan.

Mungkin yang dimaksud di sini, jika pemberian empeng terus-menerus hingga anak tak ada kesempatan berlatih bicara mungkin bisa saja terjadi. Tapi saat saya kecil yang waktu itu masih ngempeng sampai bahkan 5 tahun, haha, saya sudah bisa bicara

#10 Pakai daun sirih

Apa Mom pernah mendengar anak bisa cepat bicara dengan menabok daun sirih ke mulut anak? Bisa dikatakan itu mitos ya. Daun sirih tidak memiliki manfaat untuk membuat anak cepat bicara. Dokter Rusma, seorang terapis wicara, daun sirih tidak membuat anak cepat bicara. Agar anak bisa cepat bicara hanya dengan stimulus dan terapi bukan memukulkan daun sirih ke mulut anak.

Demikian mitos-mitos yang berkembang tentang anak terlambat bicara. Mom pernah dengar lagi nggak mitos tentang anak speech delay di masyarakat? Tulis di kolom komentar, ya.

Read More
Perkuliahan di tata kota (planologi) mengharuskan mahasiswanya melakukan studi di luar kota, seperti yang aku rasakan. Di Fakultasku, jurusanku lah yang paling terkenal suka ‘jalan-jalan’ alias ‘survey’! jurusan lain sih menganggap itu enak banget bisa jalan-jalan. Enak sih enak, tapiiii... ngeluarin duit lumayan banyak buat survey dan laporan. Laporan juga ngga nanggung-nanggung, padahal udah disingkat masih aja tuebel banget. Bisa sampai 400an lembar tuh.

Kalian kalau pilih kuliah di perencanaan wilayah kota (PWK) harus siap-siap mengeluarkan uang buat beli kertas, printer yang 'tangguh' dan kopi buat melekan. Haha. Pastinya laptop dengan spek tinggi untuk software pemetaan seperti AutoCAD dan ArcGIS.

Pengalaman sih kalau pas membuat peta dengan software itu berat, file juga besar apalagi ArcGIS. Belum lagi kalau ada mata kuliah Perancangan Kota yang harus membuat desain 3D bangunan-bangunan.

Bahkan kami harus prin peta di kertas A0 terus petanya diwarna sesuai legendanya secara manual biar murah. Mewarnainya bisa bermalam-malam. 

Survey perumahan
Studio paling epik haha ngga tau sekarang masih gini gak

Aku sekarang mikir, kenapa sih dulu itu prin kertas sampai ratusan lembar. Databasenya yang banyak sebenarnya. Coba dulu aku buat lebih hemat gitu. Entah font dikecilin, jarak agak dimepetin. Padahal prin kertas sebanyak itu bukan bagian dari pelestarian lingkungan mungkin bisa diringkas ya tulisannya bahkan sebenarnya yang penting itu analisisnya.

Itu dulu yaa.. nggak tahu sih kalau sekarang. Harusnya sih sekarang udah lebih aware sih sama lingkungan apalagi perubahan iklim semakin kerasa.

Nggak cuma siapkan uang untuk beli kertas dan printer, kalian juga siapkan uang untuk survey karena survey itu butuh uang cukup banyak ya meskinya patungan sih. 

Rencana finansial memang penting banget.

Survey pertama sih di malang-malang aja (waktu itu studio permukiman kota atau APPK). 

Satu kelas dibagi menjadi beberapa sektor itu. Nanti setiap sektor melakukan survey sesuai yang sudah didata. 

Aku dan teman-teman melakukan survey satu kelurahan sesuai sektornya masing-masing. 

Seperti sektor perumahan tugasnya mendata rumah-rumah, kepemilikan, jarak antar rumah, dll.

Sektor jaringan jalan tugasnya mendata jenis jaringan jalan, status jalan, lebar jalan, trafik lalu lintas, fasilitas jaringan jalan, dll.

Sektor air bersih tugasnya mendata sumber air bersih, jumlah penduduk yang pakai air pdam, air sumur, dll.

Sektor persampahan dan sanitasi yang mendata tentang jalur petugas persampahan, lokasi TPS, lokasi TPA, proses pengolahan sampah, dll. Dan aku dapat sektor persampahan. Sampai sekarang sampah tuh kayak ngga lepas dari blog ini, seperti food waste, limbah minyak jelantah.

Survey persampahan
Survey sampah. Bauuu

Sektor drainase mendata tentang jenis drainase, lebar drainase, debit air hujan, dll. Sektor drainasr ini terkenal paling susah karena harus tergantung pada alam. Saat hujan, kelompok sektor ini harus survey ke drainase. 

Di akhir semester, setiap perwakilan sektor akan persentasi di depan para perwakilan perangkat desa. 

Lucu banget pas persentasi ini pas giliranku yang waktu itu juga jadi koordinator studio. Alu ngantuk banget. Pas aku persentasi aku menjelaskan sambil ngantuk. Haha. Aku nggak begitu sadar karena aku merasa mataku sudah 5 watt. Pas menjelaskan pin mungkin kayak orang ngigau. Wong sampe dosenku bilang "presenternya ngantuk." Wkwk

Survey kedua untuk mata kuliah Perencanaan Desa Terpadu di desa terpencil di kabupaten Malang yang notabenenya jauh dari pusat kota dan di bawah kaki gunung. 

Namanya desa Ngajum. Ini enak banget survey di sini. Udara dingin, sejuk, segar. Pemandangan oke. Tenang banget. Dikasih makan enak-enak sama yang punya rumah. Kita tinggalnya di rumah penduduk. Tapi ya itu... sampai dikira ibuku mau ikut pesugihan. Hahaha. 

Survey ketiga untuk Studio Perencanaan Desa di desa kabupaten Pasuruan. Survey di desa dengan cuaca yang panas. Makanannya juga enak-enak. Makanan pesisir gitu. Yang disurvey terkait sektor yang mendukung perekonomian desa seperti pertanian, perkebunan, perikanan tapi di desa itu aja. Hampor mirip dengan perencaan desa terpadu aebelumnya.

Survey perikanan
Survey Desa naik kapal mau lihat tambak

Survey keempat dan kelima untuk mata kuliah Studio Perencanaan Kota dan Studio Transportasi di kota Madiun. Aku lupa-lupa ingat pas studio ini tuh pas puasa ramadhan apa ya? Mungkin temen2 PWK 06 bisa komen di bawah ya. Cuaca panas tapi kotanya nggak ramai dan sepi. 

Di sini kita survey dua studio sekaligus. Aku inget kami sewa tempat menginap di Madiun di mess pabrik gula Rejoagung. Satu kamar luas diisi orang 15an. Udah kayak di pepes gitu. Haha.

Yang kami survey terkait dengan perdagangan jasa, perumahan, permukiman, pendidikan, perkantoran, fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau, dan infrastruktur.

Sedangkan survey transportasi khusus jaringan jalan, terminal, stasiun, trafik kendaraan. Dari trafik dan lebar jalan bisa diketahui apakah jalan tersebut perlu diperlebar atau nggak. Sayangnya, kenyataannya tergantung politik aja. Hehe.

Survey keenam untuk mata kuliah Studio Perancangan Kota di kota Jogja. Ini juga seneng banget soalnya survey di kota yang didamba-damba para mahasiswa untuk menuntut ilmu. Malioboronya yang terkenal. Sungai Code yang sangat khas. Bahkan Jogokariyan yang terkenal dengan lagunya. MasyaAllah. 

Yang disurvey sih udah lebih detail dan hanya di ruas tertentu, seperti tinggi bangunan, lebar bangunan, lebar jalan, pepohonan, reklame, telekomunikasi, listrik, air bersih, pokoknya yang ada di ruas itu. Nanti hasilnya bikin rencana bangunan dan lingkungan dalam bentuk 3D.

Anak PWK survey jalan
Kelompokku survey jalan di Yogya

Paling bikin gedek-gedek kepala. Kami dari Malang ke Yogya naik motor lewat jalur selatan ramai-ramai. Aku malah minta naik motor sendiri. Ya Allah kok bisa seberani itu. Akhirnya bukan aku sih yang gonceng.  Beberapa teman yang lain naik bus dan motor dinaikkan truk. Sementara yang lain naik motor sendiri karena nggak muat truknya.

Survey ketujuh dan yang terakhir untuk mata kuliah Studio Perencanaan Wilayah di Gresik. Survey ini paling 'soroh' karena panas banget ya di daerah pesisir. Capek juga karena jarak tempat menginap ke tempat survey cukup jauh. Dan kami aurvey nya ke tempat UMKM gitu. Kalo wilayah udah lebih ke perekonomian yang mendukung wilayah yang disurvey.

Studio Perencanaan Wilayah di gresik
Gresik banyak industri jadi cuma foto2 aja

Kami harus keliling kabupaten Gresik yang luas. Kalau studio sebelumnya kan lingkupnya kecil hanya di ruas jalan tertentu atau kelurahan tertentu. Kalau studio wilayah lingkupnya lebih luas jadi 1 kelompok dapat 1 kabupaten.

Nah karena udah pernah di survey, akhirnya skripsiku nyantol di Gresik, tepatnya di kecamatan Driyorejo. Salah satu sobat dan perjuanganku ngambil di Ujungpangkah, Gresik.

Ni pengalaman waktu di pesisir Ujungpangkah. Kita berdua ditemani pemilik perahu dan mbak Rosa sebagai pemilik tempat tinggal. Kita pergi ke tanah oloran di paling ujungnya Ujungpangkah. Padahal warga ujungpangkah sendiri jarang sekali yang pergi kesana. Oiya, pengertian tanah oloran adalah tanah yang terbentuk dari sedimentasi yang ada di muara sungai. Selebihnya gitu deh pengertiannya.

Sekian ya cerita pengalaman survey jadi mahasiswa PWK. Sebenarnya seru banget sih jalan-jalan mulu. Secara ya masih mahasiswa masih doyan jalan-jalan. Ada yang tertarik kuliah di PWK? Atau ada yang bingung jurusan PWK kerjanya apa? Kalau itu dibahas nanti aja deh ya.

Read More
Di artikel-artikel sebelumnya, aku sudah banyak cerita tentang speech delay, tanda speech delay dan penyebab speech delay. Artikel saat ini, aku akan membahas cara mengatasi speech delay anak 2 tahun berdasar pengalaman ibu-ibu yang mengalami speech delay anak dua tahun.

Mengatasi Keterlambatan Bicara Anak 2 Tahun

Mengatasi keterlambatan bicara pada anak memerlukan pendekatan yang komprehensif dan tentunya perlu kesabaran orang tua serta doa yang kuat semoga anak bisa bicara. Beberapa cara mengatasi anak terlambat bicara yang sudah aku rangkum adalah:

Konsultasi dengan profesional

Jika Mom merasa bahwa anak Mom harus membawa masalah ini ke dokter, maka Mom bisa membawa anak atau konsultasi ke dokter anak atau terapis wicara. 

Mereka dapat memberikan evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan bicara anak dan menyarankan langkah-langkah selanjutnya. 

Aku sendiri tidak membawa anakku ke dokter anak atau terapis wicara. Menurut pengalaman orang-orang yang aku tonton di Youtube, setelah mereka datang ke dokter, sama dokter hanya diminta bersabar dan meminta melakukan stimulasi di rumah. Dengan catatan si anak tidak mengalami masalah lain seperti gangguan pendengaran atau autis/ADHD. 

Jika mengalami masalah lain, maka Mom membutuhkan dokter anak/ dokter tumbuh kembang anak/ terapis wicara untuk menyelesaikan masalah terlambat bicara pada anak.

Stimulasi bicara

Mengatasi anak terlambat bicara bisa dilakukan dengan mendorong komunikasi verbal dengan anak secara positif. 

Mom bisa menggunakan kata-kata sederhana dengan pengucapan yang jelas dan pelan. Mom bisa ajak mereka berbicara tentang aktivitas sehari-hari, dan ulangi kata-kata yang mereka ucapkan dengan benar.

Pastikan anak memerhatikan kita saat bicara. Artikulasi juga harus jelas ya Mom agar anak mudah menirukan.

Berikan permainan untuk stimulasi bicara

Mom tahu nggak, ada banyak permainan stimulasi bicara.  Mom juga bisa berika permainan sensorik halus, sensorik kasar dan motorik. 

Salah satu permainan yang bisa stimulasi bicara adalah permainan puzzle. Permainan stimulasi bicara ini akan dibahas di artikel lain ya Mom.

Membacakan buku cerita dan menyanyikan lagu

Agar tidak kehabisan ide, Mom bisa menggunakan buku cerita atau lagu untuk stimulasi bicara anak. Mom bisa bacakan buku cerita dengan gambar yang menarik dan kata-kata sederhana.

Mom juga bisa menyanyikan lagu-lagu sederhana bersama anak. Lebih bagus lagi jika lagu-lagu yang memiliki gerakan seperti kepala, pundak, lutut, kaki. Dengan begitu anak jadi tahu namanya apa.

Buku cerita dan lagu ini sudah banyak dipraktekkan oleh para Mom dan itu terbukti efektif dalam membantu meningkatkan keterampilan bahasa mereka dan memperkaya kosakata. 

Jangka waktu dalam mengucapkan kosakata baru setelah dibacakan cerita itu berbeda-beda ya Mom. Ada yang dua minggu lancar bicaranya. Ada yang satu bulan dan ada yang satu hari bisa menambah 2 sampai 3 kata.

Kurangi waktu layar

Mom bisa membatasi waktu menonton anak dengan menggunakan perangkat elektronik dan menonton televisi. 

Terlalu banyak waktu di depan layar dapat mengganggu interaksi sosial dan perkembangan bahasa. Saat anak terlalu banyak waktu di depan layar, mereka cenderung kurang berinteraksi secara langsung dengan orang lain. 

Interaksi sosial yang terbatas dapat menghambat perkembangan kemampuan berbicara dan berkomunikasi.

Konten yang ditonton anak di televisi atau hape mungkin tidak selalu mendukung perkembangan bahasa. 

Anak mungkin terpapar pada bahasa yang tidak sesuai dengan tingkat perkembangan mereka atau bahkan terlalu kompleks.

Sebagian besar Mom mengakui anaknya terlambat bicara diakibatkan oleh seringnya terpapar gadget. Mulai sekarang Mom bisa mengurangi paparan gadget pada anak sedikit demi sedikit.

Perhatikan nutrisi 

Pastikan anak mendapatkan pola tidur yang cukup, nutrisi yang seimbang, dan hindari faktor-faktor yang dapat mengganggu perkembangan, seperti stres atau masalah kesehatan lainnya.

Menurut pengalaman aku ya Mom, anakku kan nggak pernah aku kasih susu formula hanya ASI saja dan makanan yang masuk pun gizinya mungkin kurang. Cuma aku minumkan susu UHT. Sepertinya itu memang ngefek sama perkembangan kemampuan bicaranya.

Pada suatu waktu, aku memberinya susu formula. MasyaAllah setelah itu, dia bisa berkata satu kata dalam satu hari yang bagiku itu perkembangan bagus. Sampai susu habis alhamdulillah anak bisa bicara beberapa kata. Kemudian aku hentikan. 

Akhirnya aku kasih susu kambing yang bagus juga untuk perkembangan bahasa anakku. Soalnya pas tiap bulan minum susu uht memang perkembangannya kurang.

Waktu kakak-kakaknya masih kecil, memang aku kasih susu formula dan mereka memang nggak ada masalah sama perkembangan bahasanya. Mereka nggak mengalami speech delay. Jadi nutrisi itu memang pengaruh banget Mom.

Terapi wicara

Jika diperlukan, Mom bisa mengikuti sesi terapi wicara dengan terapis yang berpengalaman dalam menangani keterlambatan bicara pada anak. Mereka dapat memberikan teknik dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan individu anak. 

Menurut pengalaman salah satu keluargaku, terapi yang dilakukan bermacam-macam, dan hampir setiap bulan melakukan terapi. Selama sekitar 4 tahun akhirnya anaknya sudah memberikan perkembangan yang bagus dan sudah lancar berbicara.

Konsistensi dan kesabaran

Mom bisa memberikan dukungan yang konsisten dan positif kepada anak. Bersabarlah dalam mengajari mereka dan jangan membanding-bandingkan dengan anak lain. Ingat ya Mom bahwa setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, jadi penting untuk mendekati masalah ini dengan kesabaran, pemahaman, dan dukungan yang tepat.

Berdoa

Menurutku nggak ada cara yang lebih ampuh setelah mencoba cara-cara itu selain berdoa. Maka berdoalah dan yang penting yakin, insyaAllah Allah akan kabulkan.

Demikian cara mengatasi anak terlambat bicara yang bisa aku bagikan ke Mom semua ya. Semoga anak Mom yang mengalami terlambat bicara bisa teratasi. Aamiinn.
Read More
Bismillah.
Setelah tahu apa itu arti speech delay, tanda speech delay dan apakah speech delay bisa disembuhkan atau tidak, selanjutnya artikel ini aku akan membahas penyebab anak mengalami keterlambatan bicara atau speech delay anak 2 tahun. Penyebab speech delay pada anak ini tentu berbeda-beda setiap individu. Tidak semua anak mengalami semua tanda-tanda speech delay seperti yang disebutkan di bawah ini. 

Penyebab speech delay

Penyebab-penyebab Speech delay pada anak 2 tahun

Ada penyebab yang Mom bisa hindari dan ada yang tidak bisa Mom hindari. Di artikel ini aku coba sebutkan semua penyebab speech delay pada anak usia 2 tahun.

Faktor Genetik

Beberapa kasus keterlambatan bicara dapat disebabkan oleh faktor genetik atau riwayat keluarga, di mana anak mungkin memiliki kecenderungan mengalami perkembangan bicara yang lebih lambat karena faktor keturunan. 

Jika salah satu anggota keluarga besar dari bapak atau ibu yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki masalah berbahasa, seperti gagap, disleksia, atau terlambat bicara, risiko anak mengalami speech delay akan lebih besar.

Gangguan Pendengaran

Salah satu penyebab speech delay adalah masalah pendengaran. Anak yang mengalami gangguan pendengaran membuat anak hanya bisa mendengar dengan volume tertentu. 

Masalah pendengaran, seperti infeksi telinga berulang atau gangguan pendengaran lainnya, dapat mempengaruhi kemampuan anak dalam memahami dan meniru kata-kata dengan benar.

Kelahiran Prematur

Anak yang lahir prematur mungkin memiliki risiko lebih tinggi mengalami keterlambatan bicara karena sistem saraf dan organ-organ lainnya belum sepenuhnya matang pada saat kelahiran.

Pada masa perkembangan normal, otak dan sistem saraf anak mengalami pertumbuhan dan pengembangan yang kompleks. Prematuritas dapat memengaruhi perkembangan otak, terutama bagian yang bertanggung jawab untuk kemampuan berbicara.

Faktor-faktor yang dapat berkontribusi terhadap speech delay pada anak prematur meliputi ketidakmatangan sistem saraf pusat, risiko perdarahan intraventrikular yang memengaruhi otak, dan kebutuhan perawatan intensif di inkubator yang dapat memengaruhi interaksi dan stimulasi lingkungan yang dibutuhkan untuk perkembangan bicara.

Studi juga menunjukkan bahwa prematuritas dapat memengaruhi struktur otak yang terlibat dalam bahasa, seperti korteks prefrontal dan area yang terkait dengan pengolahan sensorimotor, sehingga menyebabkan keterlambatan dalam perkembangan bicara dan bahasa pada anak prematur.

Gangguan perkembangan bahasa atau komunikasi

Beberapa anak mungkin mengalami gangguan khusus dalam perkembangan bahasa atau komunikasi, seperti gangguan spektrum autis atau gangguan perkembangan bahasa.

Autisme memiliki dampak kompleks pada perkembangan anak, termasuk keterlambatan bicara. Beberapa penjelasan ilmiah mengenai hubungan antara autisme dan speech delay melibatkan faktor-faktor neurobiologis dan neuroperilaku.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak dengan autisme dapat mengalami ketidakseimbangan dalam kadar neurotransmitter, seperti serotonin dan dopamin, yang memainkan peran dalam regulasi fungsi otak termasuk bahasa.

Anak dengan autisme dapat mengalami keterbatasan dalam koneksi otak, terutama di area yang terlibat dalam pemahaman bahasa dan keterampilan sosial. Hal ini dapat menyulitkan proses belajar dan penggunaan bahasa.

Anak dengan autisme sering mengalami gangguan sensorik, di mana respons terhadap rangsangan sensorik seperti suara, cahaya, atau sentuhan mungkin berbeda. Keterlibatan berlebihan atau kurangnya respon terhadap rangsangan ini dapat memengaruhi fokus dan partisipasi anak dalam situasi komunikatif.

Banyak anak dengan autisme mengalami kesulitan dalam memproses informasi auditif dan visual. Ini dapat menyebabkan kesulitan dalam memahami dan merespons ucapan verbal, menghambat perkembangan bahasa.

Penting untuk dicatat bahwa sifat autisme sangat heterogen, dan tidak semua anak dengan autisme mengalami speech delay dengan tingkat keparahan yang sama. Penanganan yang dini dan disesuaikan dengan kebutuhan individual anak dapat membantu memitigasi dampak keterlambatan bahasa pada anak dengan autisme.

Kurangnya Stimulasi Bicara

Anak yang tidak mendapatkan stimulasi bicara yang memadai, baik melalui interaksi dengan orang tua atau lingkungan sekitar, dapat mengalami keterlambatan dalam pengembangan kemampuan berbicara mereka.

Kurangnya stimulus pada tahap-tahap kritis perkembangan anak dapat memengaruhi perkembangan bicara mereka secara ilmiah.

Pada masa perkembangan awal, otak anak mengalami pertumbuhan dan pengembangan yang pesat. Stimulasi dari lingkungan memberikan sinyal dan memicu perkembangan sinaptik, yang penting untuk konektivitas otak yang optimal. Kurangnya stimulus dapat menghambat proses ini.

Plastisitas otak merujuk pada kemampuan otak untuk beradaptasi dan mengubah strukturnya sebagai respons terhadap pengalaman dan rangsangan. Stimulasi yang cukup dan bervariasi dapat memicu plastisitas otak yang mendukung perkembangan bahasa.

Anak-anak memerlukan interaksi sosial untuk mengembangkan keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal. Kurangnya interaksi dengan orang dewasa atau teman sebaya dapat menghambat perkembangan kemampuan berbicara, karena interaksi tersebut memainkan peran penting dalam pembelajaran bahasa.

Lingkungan yang kaya dengan stimulus memberikan anak kesempatan untuk mengamati dan meniru model peran. Interaksi dengan orang dewasa yang berbicara dan memberikan contoh bahasa membantu anak dalam memahami struktur dan penggunaan bahasa.

Mendengar dan merespons suara-suara sekitar adalah elemen penting dalam perkembangan bahasa. Kurangnya stimulus auditif, seperti percakapan dan suara sehari-hari, dapat menghambat pengembangan kemampuan mendengar dan berbicara.

Anak belajar berbicara melalui percakapan dan interaksi yang melibatkan vokalisasi resiprokal (balasan terhadap suara). Lingkungan yang kurang memberikan kesempatan untuk vokalisasi ini dapat menyulitkan anak untuk mengembangkan keterampilan berbicara.

Stimulasi motorik dan sensorik juga berperan dalam perkembangan bahasa. Aktivitas fisik dan permainan membantu mengembangkan koneksi antara gerakan tubuh dan perkembangan keterampilan bicara.

Dengan demikian, kurangnya stimulus pada periode kritis perkembangan dapat menghambat kemampuan anak untuk memahami, merespon, dan akhirnya menggunakan bahasa. Penting untuk menyediakan lingkungan yang kaya akan stimulus untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.

Terlalu lama terpapar gadget

Paparan yang berlebihan terhadap gadget pada anak-anak dapat memiliki dampak negatif pada perkembangan bicara mereka.

Gadget seringkali menjadi perangkat individual yang membuat anak cenderung berinteraksi dengan layar daripada berkomunikasi langsung dengan orang di sekitarnya. Interaksi sosial langsung adalah aspek penting dalam perkembangan kemampuan berbicara dan keterampilan komunikasi.

Pada umumnya, gadget menyajikan informasi dalam format visual dan auditif tanpa memberikan kesempatan bagi anak untuk merespons secara aktif dengan berbicara. Kurangnya stimulasi bicara dalam interaksi dengan gadget dapat membatasi pengembangan keterampilan berbicara anak.

Paparan gadget sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur anak, dan hal ini telah dikaitkan dengan masalah perkembangan bahasa. Kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi daya ingat, perhatian, dan kemampuan anak untuk belajar, termasuk perkembangan bahasa.

Waktu yang dihabiskan di depan layar gadget dapat mengurangi waktu anak untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik dan sensorik yang mendukung perkembangan bahasa. Aktivitas fisik dan sensorik juga memberikan stimulus penting untuk pengembangan otak dan keterampilan motorik, yang berkaitan dengan perkembangan bahasa.

Paparan berlebihan terhadap stimulus visual dan auditif dari gadget dapat mempengaruhi pemrosesan sensorik anak, termasuk respons terhadap suara sekitar dan kemampuan untuk fokus pada informasi verbal yang diberikan secara lisan.

Isi yang ditampilkan di gadget mungkin tidak selalu menjadi model peran yang optimal dalam penggunaan bahasa dan komunikasi. Kurangnya konteks kehidupan nyata dalam konten gadget dapat memengaruhi bagaimana anak memahami dan menggunakan bahasa.

Oleh karena itu, penting untuk mengelola waktu yang dihabiskan anak di depan gadget, memastikan interaksi sosial langsung yang cukup, dan menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan bahasa dan keterampilan komunikasi.

Gangguan fungsi oromotor dan struktur pada mulut

Gangguan fungsi oromotor pada mulut, yang melibatkan masalah dengan otot-otot yang terlibat dalam gerakan mulut dan wajah, dapat mempengaruhi perkembangan bicara secara ilmiah. Otot-otot di sekitar mulut, lidah, dan rongga mulut memainkan peran kritis dalam produksi suara dan pengaturan aliran udara yang diperlukan untuk membentuk suara-suara konsonan dan vokal. Gangguan oromotor dapat menghambat kemampuan anak untuk mengkoordinasikan gerakan-gerakan ini dengan tepat.

Gangguan oromotor dapat menyebabkan kesulitan dalam pembentukan suara dan gerakan mulut yang diperlukan untuk memproduksi bunyi-bunyi bahasa. Hal ini dapat menghambat kemampuan anak untuk mengucapkan suara-suara konsonan dan vokal dengan jelas.

Oromotorik yang kurang efisien dapat memengaruhi kemampuan anak untuk menguasai artikulasi dan fonologi, yaitu kemampuan untuk menghasilkan dan memahami bunyi-bunyi bahasa. Gangguan oromotor dapat menyebabkan kesulitan dalam menghasilkan bunyi-bunyi bahasa yang diperlukan untuk perkembangan bicara yang tepat.

Gangguan oromotor juga dapat memengaruhi koordinasi motorik halus, yaitu kemampuan untuk mengendalikan gerakan-gerakan halus dan presisi di dalam mulut. Hal ini penting untuk pembentukan suara-suara konsonan dan vokal yang akurat.

Oromotorik yang baik melibatkan gerakan lidah dan rahang yang terkoordinasi dengan baik. Gangguan ini dapat menyebabkan kesulitan dalam melakukan gerakan yang diperlukan untuk membentuk bunyi-bunyi bahasa tertentu.

Koordinasi yang tepat antara otot-otot oromotor juga penting untuk mengatur aliran udara yang dibutuhkan untuk menghasilkan suara. Gangguan oromotor dapat menyebabkan ketidakstabilan dalam pengaturan aliran udara yang dapat mempengaruhi perkembangan bicara.

Dengan memahami keterkaitan antara fungsi oromotor dan perkembangan bicara, intervensi yang tepat dan dini dapat membantu anak mengatasi gangguan oromotor dan mendukung perkembangan bahasa yang optimal.

Dari beberapa penyebab keterlambatan bicara pada anak 2 tahun itu bisa aku ketahui apa yang membuat anakku emngalaki speech delay. Beberapa riwayat di keluargaku memang ada yang mengalami speech delay dan ada yang disleksia. Namun, mereka sudah lancar bicara di usia SD dan gak perlu terapi lagi. Selain itu, katanya menyusui itu bisa melatih otot-otot mulut. Meakipun anakku full menyusui sampai 2 tahun, toh sampai sekarang juga masih belum lancar bicaranya.

Ada yang bilang lagi karena MPASI nya tidak lancar, maka bisa memengaruhi otot mulut. Anakku termasuk anak yang susah makan saat usia MPASI jadi dia sering aku kasih makanan lembut terus jadi otot mulutnya kurang terlatih meskipun dia lebih suka makan finger food walau nggak banyak.

Dan lagi karena anakku beberapa kali di usia kurang dari 2 tahun sudah terpapar gadget dan tivi karena lingkungan sekitar jadilah dia semakin sulit bicara. Belum lagi stimulus yang aku berikan kurang lengkap beda dengan dua anakku sebelumnya. Semakin menjadi-jadi saja speech delay yang dialami anakku.

Kalau Mom kira-kira penyebab anak speech delay apa ni? Boleh dishare ya...

Nanti aku akan tuliskan juga artikel tentang terapi wicara dan stimulasi untuk anak speech delay.
Read More

Follower