Ketika di bulan Desember 2021 Mbak Monica dan Mas Pewe membuka kelas untuk belajar teknik SEO, saya pun nggak mau ketinggalan untuk ikut kelas belajar ilmu SEO.
Apa itu SEO?
SEO (Search Engine Optimization) atau optimasi mesin pencari merupakan usaha untuk mengoptimasi blog di mesin pencarian dengan cara riset keywords (kata kunci), SEO on page, SEO off page dan lain-lain sehingga membuat artikel situs atau blog muncul di halaman-halaman awal mesin pencarian.
Manfaat Optimasi SEO blog
Misalkan saat kalian akan mencari informasi tertentu di Google dan banyak artikel yang muncul di halaman pertama. Teman-teman pasti akan memilih dan mengklik artikel ada di halaman-halaman awal mesin pencarian.
Setelah mendapatkan informasi yang diinginkan pasti teman-teman segera menutup halaman Google. Otomatis artikel-artikel di halaman akhir jarang sekali ada yang mau mengeklik.
Dan itu tentu saja berpengaruh pada pageview atau pun traffic blog. Semakin besar pageview atau traffic blog maka semakin baguslah blog atau situs kita.
Cara meningkatkan pageview atau traffic blog ini juga menggunakan cara optimasi SEO blog seperti SEO on page atau pun SEO off page. Dari situ, sudah jelas apa manfaat optimasi SEO?
Manfaat optimasi SEO blog adalah untuk bisa memperoleh posisi yang bagus di mesin pencarian dan memperoleh traffic blog atau situs yang tinggi.
Tantangan Sebelum Masuk Kelas BRT
Mengikuti kelas optimasi SEO blog BRT adalah sebuah tantangan. Benarkah kita memiliki komitmen untuk terus mengikuti materi, mengerjakan tugasnya dan mau bersusah payah memperbaiki blog kita? Kenapa kita harus punya komitmen yang kuat?
Nah, sebelum masuk kelas BRT harus ada syarat yang harus dipenuhi ketika mendaftar. Seperti blog harus sudah domain TLD, harus sudah artikel minimal tiga, dan mengajak dua teman lainnya.
Beli domain blog
Di internet coba saja cari penyedia jasa domain, teman-teman banyak banget yang menyediakan jasa domain dan hosting. Bisa beli yang paling murah sampai yang paling mahal.
Domain paling murah pakai domain my.id seharga 10ribu -20ribu per tahun tergantung penyedia jasanya. Ada lagi domain murah web.id yang harganya 40-60ribu per tahun. Sedangkan domain .com harganya sekitar 100-150ribu per tahun dan domain .id seharga 250-350ribu per tahun.
Semua tergantung penyedia jasa dan jenis domainnya. Kalau tanya perbedaannya coba gugling saja ya banyak kok yang menjelaskan perbedaan domain itu.
Artikel yang sudah dipublikasi
Syarat selanjutnya adalah sudah ada minimal tiga tulisan di blognya. Setidaknya satu artikel sebanyak 350 karakter. Tujuannya agar bisa dilihat struktur heading nya di Homepage atau di setiap artikelnya.
Mengajak dua teman lainnya
Saya menawarkan kepada teman-teman untuk masuk kelas. Ada yang sudah masuk kelasnya. Ada juga yang malah ketinggalan cek email. Jadi gagal masuk kelasnya. Hiks.
Kira-kira tantangan itu ribet nggak? Bagi yang niat pasti digasak aja deh. Dan itu nggak sulit. Karena tantangan selanjutnya lebih seru. Haha.
Tantangan Saat Mengikuti Kelas BRT
Tantangan nggak berhenti di sana saja. Masih ada tantangan selanjutnya yaitu mengerjakan tugas.
Tantangan Tugas 1
Di tugas pertama, kita disuruh cek SSL blog kita. SSL (Secure Socket Layer) adalah sistem keamanan dalam blog kita. Kalau tanpa enskripsi atau tanpa SSL maka kata sandi, ID, semua data blog kita bisa dilihat oleh hacker. Kalau kata Coach Priyo:
...misal kakak ambil di ATM pulang jalan kaki, nah tu duit, kakak pegang ditangan, merah-merah menyala, semua orang yang papasan sama kakak di jaringan internet bisa liat kakak pegang duit warnanya merah, karena kakak gak enkripsi duit (data) itu. Semua orang bisa liat, dan bisa aja ada orang yang jadi punya niat jahat, bayangkan klo duit merah itu password akun kakak? ada orang iseng bisa liat passwordnya, akun kakak bahaya kan? SSL fungsinya membungkus data itu, anggeplah SSL itu dompet atau amplop yang menutupi data kakak, orang liat mungkin tau kakak bawa amplop tapi gak tau isinya duit, bon cabe, atau cuma fotokopi KTP.
Coach Priyo mengatakan kalau fungsi SSL pada blog itu sama dengan mengenkripsi pesan biar tidak mudah dilacak oleh hacker.
Tahunya blog kita sudah aman atau tidak bisa dilihat dari gambar gembok pada bar address atau sudah https bukan http lagi.
Di tugas 1 ini juga artikel di blog setidaknya sudah ada tiga.
Tantangan Tugas 2
Tantangan di Tugas 2 ini cukup besar dan membuat chat nggak pernah sepi. Kita harus mengecek SEO blog kita pakai SEO Meta Inspector yang dipasang dari Extension Chrome.
Ada tiga yang harus dicek yaitu bagian Common, Social-Mobile, dan Header. Kalau banyak yang merah indikatornya harus dibenarkan.
Jangan sampai ada description yang double atau jumlah karakter kurang atau meta tag kosong. Dan itu kita harus tahu dimana menyelesaikan kekurangannya. Termasuk nggak boleh takut untuk mencoba edit HTML template.
Nah, di bagian inilah si pemilik blog harus tetap semangat dan berusaha mencari tahu. Para coach mencoba membantu sementara pemilik blog juga harus aktif mencoba-coba mengulik blognya.
Di sini nih sudah mulai banyak orang yang mengundurkan diri. Dan saya salut sama ibu-ibu yang juga mengurus anaknya masih mau kerja keras memperbaiki blognya.
Selama mengerjakan tugas 2 ini coach Pewe memberikan materi tentang SEO On page termasuk juga 18 kunci menulis artikel yang SEO. Coach Priyo memberikan materi tentang Google Analytic (GA) dan Google Search Console (GSC).
Tantangan Tugas 3
Nah, dari teori dari Coach Pewe coba dipraktekkin dalam menulis tugas ketiga ini. Sebenarnya saya kurang bisa menentukan kw yang unik nih biar muncul di page one.
Jadi ya masih belajaran banget sih menulis artikel yang SEO ini.
Pendapat Peserta Kelas BRT
Dari tantangan itu, bagaimana ya pendapat peserta kelas BRT ini. Saya mewawancarai dua orang di kelompok saya yaitu Mbak Iva dan Mbak Yayu.
Di kelas Mbak Yayu ini cukup aktif untuk bertanya-tanya pada Coach mengenai permasalahan blognya.
Di Grup WA Kelas BRT beliau mengatakan meskipun pusing berasa mau jungkir balik dengan materinya tapi beliau nggak mau menyerah karena dunia baru bagi Mbak Yayu adalah sesuatu yang membuatnya seru dan bahagia.
Sebelum ikut kelas ini, Mbak Yayu nggak pernah mengutak-atik blog karena nggak berani. Takut hancur dan nggak bisa memperbaikinya. Jadi saat mengikuti Kelas BRT beliau jadi berani mengoprek-oprek blog termasuk HTML nya.
Di grup kelompok pun Mbak Yayu aktif bertanya sama teman kelompok dan saya membantu sebisanya hehe.. Kalau saya nggak bisa baru minta share di grup sebelah. Hehe.
Ya sebenarnya wajar sih. Nggak Cuma Mbak Yayu saja. Banyak kok peserta yang masih baru di dunia blog dan baru pertama oprek-oprek blog termasuk HTML nya. Jadi benar-benar masih nol.
Perubahan blog yang moga bisa makin dekat dan bersahabat dg SEO. Asyek sih walau gak paham soal html. Tapi serulah ngoprek mainan baru.
Sama seperti Mbak Iva, beliau jadi semakin berani dengan mengoprek blog yang selama ini dihindari.
Wa'alaikumsalam Mba.. Klo tanya perubahan ke performa blog belum terasa signifikan sih Mba.. Tpi jdi byk dpet ilmu baru dan lebih tau seluk beluk settingan blog kita..Trus jdi makin terpacu jga buat berani oprec yg selama ini dihindari yaitu edit html..😁
Sama seperti saya, dulu banyak bahasa HTML yang nggak saya pahami. Setelah mengikuti kelas BRT gratis dari Mbak Monica dan Mas Pewe saya pun jadi tahu beberapa tentang bahasa HTML di blog.
Bagaimana perasaan saya mengikuti kelas BRT?
Kelas kali ini saya hanya mengalami beberapa revisi di bagian Homepage blog saya. Ada rasa lega sebenarnya.
Saya juga agak waswas karena kalau saya kurang teliti dengan blog sendiri, dengan tugasnya atau juga blog teman-teman jadi ya merasa bersalah gitu.
Jadinya saya hanya bisa bantu sedikit pada teman-teman kelompok yang masih bisa saya bantu. Sedangkan kalau bagian yang sulit dan saya belum pernah mengalami itu saya yang nggak bisa. Bukan pakarnya eh.
Saya pun belajar koding secara otodidak. Khusus koding di HTML blog. Dan itu kebanyakan memang lihat tutorialnya di artikel. Kalau nggak ada dan nggak berhasil, baru saya tanya para coach.
Coach yang paling berkesan
Untuk kelas BRT sekarang, sampai di tugas tiga ini, Coach Gilang yang paling berkesan. Dari lama Mbak Gilang emang keren banget. Udah nguasain bahasa HTML. Apalagi pas tahu indikator Meta SEO Inspectornya OK itu bikin hati takjub.
Waktu kelas sebelumnya juga Mbak Gilang yang juga kasih tahu dari mana sampai baris mana yang harus dihapus, ditambahkan atau diganti.
Coach Priyo yang juga mantap sekali sih. Sabar menjawab pertanyaan para peserta yang benar-benar masih asing dan awam dengan permasalahan blognya. Masyallah luar biasa.
Kesimpulan
Jadi kesimpulannya, kalau kalian selama ini takut buat utak-atik blog dan ingin blog kalian ramah dengan SEO dan bisa muncul di page one, besok-besok ikut aja kelas BRT. Dan yang paling penting, komitmen kuat yang harus dijaga. Jangan menyerah.
Saya pun sempat menyerah di kelas sebelumnya karena ada satu tugas yang saya nggak berhasil-berhasil. Tapi saat saya coba lagi ternyata bisa. Dan teman-teman di kelompok saya begitu. Ketika mencoba pertama gagal, coba lagi ternyata bisa.
Demi performa blog yang baik dan demi belajar SEO ya harus sampai selesai nih kelasnya. Semangat !




